
Selepas keliling tempat itu mereka pun duduk di dalam satu pondok disana , Zong Ming memanggil semua tenteranya berkumpul berhadapan dengan xiou si , yang bai juga ada di sana melihat xiou si di sana lalu tunduk hormat semua yang melihat nya hairan dan ada yang tertawa.
Zong Ming mengerut kening nya lihat semua tentera yang di latih dengan nya dengan cukup sabar , Zong Ming sangat malu dengan kelakuan tentera nya .
"Apa kalian menjadi tentera untuk mengatah orang.!" ujar tegas xiou si
Zong Ming menelan ludah , ketakutan dengar ucapan dari xiou si dia tahu kelakuan xiou si seperti apa sejak berusia lima tahun kelakuan xiou si seperti orang dewasa bila berbicara setiap kata itu ada satu kata yang sangat menakutkan , tentera Zong Ming juga terdiam ,tak dapat berkata.
" Nona , aku memanggil tenteraku untuk menolong jadi kami hanya menunggu arahan dari mu " ujar Zong Ming ketakuan lihat muka xiou si dengan serius , Mo Fan juga seperti dia pernah lihat xiou si jadi seperti ini masa di Desa kota Liong Han yang menghukum orang yang melanggar undang undang itu.
"Nona , maaf kan rakan kami mereka sememang nya seperti itu , suka buat lawak dan mengejek " ujar yang bei dan tunduk hormat
"Sudah lah ! , aku hanya nak bantu kalian mengubah tempat ini !" ujar tegas xiou si
Xiou si pun memberi arahan , walaupun mereka sangat nakal tapi selalu ikut arah dan tak ceroboh melakukan tugas mereka , itu yang buat xiou si kagum dengan mereka , Zong Ming melatih mereka dengan giat .
Setelah selesai xiou si bertanya pada Mo Fan , apa ibu Oddes bertugas atau tak , Mo Fan berkata tidak , itu buatnya senang xiou si membawah Zong Ming , Mo Fan dan sepuluh orang membawah kereta surung balik ke istana bunga.
Tiba di sana , xiou si berjumpa dengan ibu Oddes minta kebenaran untuk ambil bunga bunga dan pohan pohan yang tertanam dalam pasu itu untuk di pindahkan ke tempat peralatan dan latihan , ibu Oddes berfikir sejenak , tanpa berfikir panjang dia membenar kan nya tampa banyak cakap.
"Xiou si bunga itu kan banyak jadi ambil sebanyak mana yang kamu mahu , lagi pun bunga dan pokok ini sudah lama di sini , jadi bagus juga jika di pindahkan ." ujar tenang ibu Oddes
" Terima kasih ibu Oddes..."
Xiou si menuruh mereka masuk , pergi ke taman A Bunga dan pohan yang di tanam dalam pasu itu di letak di tepi dinding , masa mereka masuk ke sana Zong Ming dan yang lain terkejut lihat pemandangan yang sangat cantik dan berwarna warni bunga nya.
__ADS_1
Xiou si menunjuk semua bunga dan pokok yang harus di bawah , empat kereta suruh penuh dengan bunga dan pokok , satu kereta surung muat dua belas pasu jadi semua nya ada empat puluh lapan pasu dan dua belas pasu mereka angkat biasa , semua nya ada lima puluh pasu bunga.
Mereka pun jalan keluar , melintas penginapan mereka , ibu Oddes lihat mereka hanya senyuman yang terlihat di muka nya
"Xiou si apa bunga dan pokok itu cukup ? , jika tak cukup datang lah ambil lagi , lagi pun banyak lagi di taman sana dan jangan lupa di taman B ya , di sana ada bunga yang lain. " ujar ibu Oddes sangat gembira , selama ini taman bunga tak perna di ambil sejak orang itu keluar dari istana itu , sekarang ada orang yang semirip dengan orang itu yang suka dengan bunga.
" Baik ibu Oddes "
Mereka pun Jalan keluar dari tempat itu , balik ke tempat latihan mereka , Tiba di sana mereka menurunkan suara bunga dan pokok itu . xiou si melihat semau bunga itu lalu menuruh mereka meletak di setiap rumah itu ada dua bunga dan pohan , satu rumah ada empat , dua Bunga dan dua pokok .
Di kawasan itu ada lima buah rumah , jadi semua nya ada dua puluh , di pintu masuk ada dua ,di pondok ada empat di letak setiap penjuru , pondok itu ada tiga , semau nya ada ada dua belas pasu , xiou si lihat kembali .
"Seperti nya tak cukup " ujar xiou si
"Berapa banyak lagi yang nak kita ambil nona ?" tanya yang bei
"Baik..."ujar Mo Fan dan membawah sepuluh orang lagi dan lima kereta surung , Zong Ming juga ikut Mo Fan , masuk ke taman B mereka lebih terkejut lihat taman B lebih cantik dari taman A dan mereka membawah enam puluh buat pasu lagi dan bawah ke tempat xiou si
" Yang mulia sangat baik , hingga menolong orang orang disana..." ujar Zhang wei
" Kamu benar Zhang , walaupun yang mulia sangat tegas tapi masih ada kelembutan dalam dirinya ." ujar Jun Qiang
Mereka hanya melihat mereka yang sedang mengambil bunga dan pokok itu di taman itu, tapi mereka tak sedar dengan taman C itu ada orang lihat mereka.
Jun Qiang dan Zhang wei pun menggekori mereka ke tempat xiou si , tiba disana xiou si terkejut lihat dua orang itu bersama dengan mereka datang ke sana.
__ADS_1
"Napa dua orang ini bersama dengan mereka ...?" ujar batin xiou si dan terkejut lihat dua orang itu di sana
xiou si pun balik sambung kerja nya.
"Kemarin kata tak nak ikut , tapi datang juga.." ujar batin dan menhela nafas
"Selamat petang yang mulia. "sapah kedua orang itu ,menghampiri xiou si
"Eyah Napa kalian ke sini ? , kata tak nak pergi "ujar xiou si
"Hahaha , kami lihat mereka ambil bunga dan pokok itu , jadi kami hairan itu sebab kami ekori mereka ..." ujar Zhang wei sambil garuh kepala yang tak gatal itu
"Kami ingat mereka buat apa , rupa rupanya yang mulia yang memintanya ." ujar Jun Qiang
" Oh Gitu , tempat ini terlalu ringkas dan gelap , jadi aku pindahkan sedikit bunga dan pokok ini ke sini..." ujar xiou si
"Nampak nya mereka terlalu bersemangat bantu mu yang mulia..."ujar Zhang wei
"Kamu benar , tapi mereka kasihan sekali tak ada yang membantu mereka walaupun sudah di lapor...." ujar suara xiou si kesal
"Tapi sekarang yang mulia membantu mereka dan lihat tempat ini nampak cantik bila ada bunga dan pokok di sini ..." ujar Zhang wei
"Sangat cerah bila ada tumbuhan , itu yang mulia ingin kan benar..." ujar Jun Qiang
"Benar aku lebih suka jika seperti ini." ujar xiou si dan tersenyum.
__ADS_1
Hye , teman sekalian terima kasih baca novel ku dan jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya maaf jika lambat updeat barunya.