Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 17 beli bahan dan berjalan jalan


__ADS_3

"xiou si , Xing ru kalian sudah siap.....?"


"eyah.....sudah....."mereka berdua berkata


"ayoh....jalan beli bahan yang di perlukan kita harus cepat....."


"Mo Fan berapa hari kita di sini....?"


"tiga hari ....."


"oh.....Napa harus terburu buru....kan ada tiga hari....?"


"untuk pilih bahan yang baik kena teliti dengan baik ....."


"eeehhhh......kamu mempunyai pengalam memilih bahan ya...."


"semestinya.....aku dan Mo Fan yang membeli bahan keperluan di penginapan....."


"oh jadi gitu..... patut lah tahu semua nya...." batin Xiou si dan menangguk kepala saja.


mereka pun jalan pergi satu satu tempat melihat dan memilih bahan...


tapi tak di duga mereka di sambil oleh penduduk di sana .mereka tahu bahawa orang yang berkuasa itu ada bersama dengan mereka.


setelah mereka mendengar orang itu akan balik mereka sangat takut , tapi bukan semua orang penduduk di sana yang kenal orang itu. orang itu sangat jarang ke kota. jadi tak di kenal orang lain.....


"Hei...sini .....lihat barang yang kita perlukan ada di sini...."


"selamat datang ..Tuan dan nona apa yang ku boleh bantu ....."


" kami mau cari bahan ini ....." Mo Fan memberi tahu semua bahan yang mereka perlukan.


"balik lah.... tapi tak semua bahan ada di sini.....selain nya ada di gerai lain" penjaga toko itu berkata dan memberi tahu lokasi yang lain nya....


"baik terima kasih....."


"ohh....ya... semua bahan yang kalian minit kami akan tolong hantarkan nya..."


"ohhhh...balik lah....." Mo Fan berkata dan memberi tahu lokasi dimana mereka peginapan sementara.....


mereka pun jalan ke destinasi seterus nya.mereka dilayan seperti di gerai pertama itu, begitu juga gerai dan toko lain . xiou si tidak bersama mereka , dia memberitahu yang akan cara bahan yang dan jalan seorang .xiou si hanya melihat Mo Fan dan Xing ru dari jauh....mereka mencari bahan itu hingga petang hari....

__ADS_1


oleh kerana bahan yang lain tak sempat di cari .mereka melanjut kan hari esoknya..


apa waktu malam jam lapan ... xiou si mendengar bicara Mo Fan dan Xing ru tentang masalah lalu yang di lalu oleh mereka, yang berada di luar mereka tak xiou si kan terdengar tapi semua sudah terlambat.


Xiou si terdiam mendengar cerita itu ,xiou si sangat marah dan jalan balik ke kamar nya .di sana Feng wer menunggu xiou si....


"Feng wer beri tahu aku apa yang terjadi tahun lalu dan esok malam aku mahu semua laporan itu....." suara tegas xiou si


"ba.....ba.....ik dengan segerah...."Feng wer berkata selepas mendengar perintah dari xiou si ,hati nya berdegup kencang sagat ketakutan " tamat renawat daku kali ini....."batin Feng wer


dengan cepat di dua balik ke istana menyedari kan semua laporan yang di minta oleh xiou si....


*****


hari keesokan, mereka melanjut kan pembelian mereka dan memilih dengan baik hingga hari ke petang. mereka pergi ke tempat penimpanan bahan bahan yang mereka beli kemarin dan hari ini.


tiba di sana mereka terkejut melihat bahan yang mereka beli terlalu banyak .padahal mereka hanya memesan sedikit saja.


"napa bahan yang kita beli tu lebih dari bajet kita.....??"


"aku tak tahu mungkin barang orang lain kot..."


"ooohhh....Tuan nona kalian dan sampai ..... ini semua bahan yang kalian minta kemarin dan hari ini....."


"apakah kalian salah menghitung.....??"


"tak ini benar semua yang bahan keperluan yang kalian beli semua ada di sini......"


mereka tak percaya melihat bahan itu....


" nona ini surat dari Tetua......" salah seorang pelayan itu memberi surat pada xiou si .


xiou si pun memutar badan mengambil surat ini dan membuka surat itu yang panjang lebar tertulis.xiou si membaca surat itu yang penuh sabar ...


"apa.....ayah yang menyuruh mereka beri lebih dari hasil pembelian kami...... aduhhh......ayah bahan ini terlalu banyak ......"batin xiou si berkata dia marah dan mengeluh.


"nampak nya semua bahan sudah ada... aku tak sangka mereka beri lebih dari kita limitkan...."


"ya....aku pun tak sangka.....mereka melayan kita dengan baik....padahal dulu setiap kali kita masuk sini ,kita di layan buruk dan ada yang mengusir kita....."


"benar....kali ini sangat berbeda....."

__ADS_1


Mo Fan dan Xing ru berbicara dengan pelan tak di dengar oleh xiou si...tapi pendengaran xiou si lebih tajam ,walaupun berbicara dengan pelan xiou si tetap boleh dengarkan nya ,seperti angin membawah nadi bunyi....


xiou si makin panasaran , dia pun pergi dekan dengan mereka.


"Hei kalian apakah sudah siap melihat semua bahan yang kita dan ada yang tertinggal tak......??"xiou si tanya dan pura pura tak dengar mereka kata


"ya semua sudah ada....."


mereka pun jalan balik ke penginapan mereka.dalam perjalan


"Mo Fan boleh ku tanya....??"


"apa dia....."


"aku nak tanya , apakah selama di kalian di layan buruk..... jika boleh jangan tipu aku berkata dengan benar....boleh....kan."


"xiou si kenapa kamu tiba tiba bertanya seperti itu....."


"apakah....."


"aku mendengar kalian bercerita tadi....tolong berkata dengan jujur.....!!"


"baiklah.... aku akan beritahu semuanya...."


Mo Fan dan Xing ru mencerita segala nya .xiou si dengan paksa menahan marah nya yang hampir meledak ,seperti gunung berapi nak peletus..


"siapa nama orang itu....??"suara xiou si yang tiba tiba berubah menjadi serius...


"orang itu...??? kami tak tahu nama orang itu tapi kami tahu koto dan gerai nya.....apakan kamu masih ingat susunan dimana toko dan gerai pertama hingga akhir kita pergi...?"


"ya...aku ingat beritahu saja dari mana...."


"itu dari toko ketiga , toko keenam ,gerai ketujuh ,dan kota kesepuluh....itu semau yang melayan kami buruk masa itu...."


"bukan hari lalu saja...tapi tadi pun mereka hampir menengking kami ....."


"oh...yeah...."


jalan sambil cerita sampai di penginapan. Mo Fan dan Xing ru masuk dahulu.....melihat mereka sudah jauh ke dalam


"Feng wer kamu sudah dengar semua toko dan gerai tu , bawah mereka Menghadap aku malam ini ....ingat guna alasan lain ....!!" Suara tegas dan keras xiou si

__ADS_1


"ba....ik ....ba ......ik nona....den.....gan ...segerah" suara gugup feng wer yang ketakutan dengar suara tegas dan marah


__ADS_2