
Hari keesokan
"Jeneral , apa kamu kenal orang yang tadi tu ? " ujar tanya Lu yang
"Aku kurang pasti , tapi nama Zong Chuan seperti aku kenal tapi di mana ?" ujar Zong Ming
Wesley dan Zong Chuan hanya dengar bicara mereka .
"Tuan aku kira mereka mencurigai kita " ujar Zong Chuan
"Meskipun mereka curiga mereka tak tahu siapa aku , lebih baik diam dan lihat saja " ujar Wesley
"Baik Tuan " ujar Zong Chuan
Satu jam pun berlalu , para militer yang tak henti berlatih , mereka terlalu semangat hingga tak ingin berhenti .
"Tak ku sangkah mereka terlalu semangat ?"
Para tentera semua menoleh ke arah suara itu , mereka terkejut lihat siapa yang datang .
"Salam ke dua Jeneral " ujar panggil mereka
Mereka adalah Feng Wer dan Vincent dan lima tentera bersama dengan mereka
"Eya , apa ada orang tiba di sini kelmarin ?" ujar tanya Vincent
"Ada , mereka ada di dalam markas " ujar salah seorang dari mereka
"Baik kalian terus berlatih jangan buat yang mulia kecewah " ujar Feng wer
"Baik jeneral " ujar kuat mereka semua
Feng Wer dan Vincent terus Jalan ke markas , mata mereka berdua tak sengaja lihat ke arah kanan dan di sana adalah kawasan dapur dan tempat tentera makan.
Feng Wer dan Vincent saling pandang , lihat seorang yang di kenali duduk di tempat makan mereka yang sedang santai , lalu mereka pun jalan ke arah tempat itu
"Apa bisa kami sertai " ujar tanya Vincent
"Napa tak pergi berlatih ?" ujar tanya orang itu
"Kamu sama sekali tak beruba , Alfred ! " ujar Feng Wer
Orang yang duduk di tempat makan itu adalah Zong Ming , Zong Ming sedar dan toleh ke arah Feng Wer dan Vincent
"Aku kira siapa , ternyata kalian berdua " ujar Zong Ming
"Teman lama uda banyak berubah ? dan kelihatannya uda sedikit tegas berbanding dengan dulu kamu tak seperti ini " ujar Vincent
"Jangan ungkit tentang masa lalu !" ujar Zong Ming naik
"Eh , apa kamu ingin bertarung uda lama tak bertarung dengan kamu sejak kamu tinggal kan kerajaan " ujar Feng Wer lagi
__ADS_1
"Aku tak ingin , aku bukan setanding dengan kalian " ujar Zong Ming lagi
"Itu tak mungkin , yang mulia kata Alexander latih kalian selama ini , mustahil kamu tak bisa kembali seperti dulu " ujar Feng Wer lagi
"Aku kata tak ingin !" ujar Zong Ming
"Bagaimana dengan tentera mu ?" ujar Feng Wer lagi
"Jangan sesekali sentuh tentera ku !" ujar tegas Zong Ming lagi
"Ok , teman kita uda beruba dan mula sombong " ujar Vincent
"Ck ! , Napa kalian ke sini ?"
"Tuan ada di sini dan yang mulia minta kami berdua melatih dua orang itu " ujar Feng Wer
"Dua orang itu , apa maksud kalian Tuan putera da tuan muda ?" ujar Zong Ming
"Tepat sekali , di mana mereka aku ingin lihat murid ku " ujar Feng Wer
"Aku ingin lihat murid ku juga " ujar Vincent
"Yang bai , kata kan pada tuan Putera ada orang ingin bertemu " ujar Zong Ming pada yang bai
"Baik " ujar yang bai dan masuk ke markas
"Apa putera kalian tinggal di sini ? bukan dia ada istana sendiri ?" ujar tanya Vinci t lihat yang bai masuk markas
"Apa orang ini gila ? malah biar in anak sendiri " ujar Vincent dan Feng Wer dengan serentak
"Tak tahu gila atau apa " ujar Zong Ming lagi
Beberapa minit kemudian , ye chen dan Nian Ling keluar dari markas
"Jeneral Zong Siapa yang ingin bertemu dengan ku ?" ujar tanya ye chen
Zong Ming hanya tunjuk arah orang itu
"Apa Kedua tuan yang cari kami ?" ujar tanya Nian Ling
"Eya , pantas saja yang mulia menuruh kita "ujar Vincent
"Benar " ujar balas Feng Wer
"Apa hajat ke dua tuan ingin bertemu kami ?" ujar tanya ye chen
"Yang mulia , memerintah kami berdua untuk latih kalian berdua waktu yang mulia tak ada " ujar Feng Wer
"Ibu yang minta ?" ujar ye chen dan Nian Ling
"Kapan ibu balik ?" ujar tanya ye chen
__ADS_1
"Kurang pasti mungkin , dalam dua minggu atau sebulan " Ujar vincent
"Kami udah dengar dari yang mulia dan kami tak ingin buang masa , kalian pergi bersiap " ujar feng wer
"Ba Baik " ujar Ye Chen dan Nian Ling
Feng wer dan Vincent terus masuk dalam markas , terus naik atas pergi di mana wasley dan Zong chuan berada
"Tuan mulia " ujar panggil feng wer dan vincet
"Apa dua bocah itu yang di maksud kan ibu ?"ujar taya wesley
"Benar Tuan mereka la orang nya " ujar feng wer
"Ibu kirim kalian untuk latih mereka , aku kira kasihan sekali , ibu selama ini tak perna memperlaku aku seperti ini , meskipun ayah dan ibu uda tak ada , ibu mulia tak perna layan kami seperti ini " ujar Wesley
"Aku juga terfikir napa seorang putera mahkota di perlaku buruk dan yang satu lagi adalah tuan muda , dia di tugas kan untuk lindungi putera " ujar Feng wer
"Bukan hanya itu aku dengar putera mereka pernah tenggelam di tasik , tapi tak ada seorang pun yang selamat kan nya hingga Nian Ling minta bantuan dari yang mulia " ujar Vincent
"Kasihan sekali , apa mereka tunggu putera mahkota mereka mati dulu baru selamat kan nya ? " ujar Wesley
"Aku juga tak tahu Tuan , waktu itu yang mulia ada di sini Raja mereka bawah Ye chen dan Nian Ling ke sini waktu itu mereka dalam keadaan menangis , bukan itu saja Raja mereka malah menampar mereka berdua dengan kuat " ujar Feng Wer
"Raja yang tak ada kasih sayang , apa ibu sudah bertolak " ujar wesley lagi
"Kira nya belum , waktu kami bertolak banyak laporan dari team shadow dan aku dengar kerajaan poseiden hampir tak dapat menahannya dan aku kedengaran kerajaan dari Raifon dan Nan chun datang bantu " ujar feng wer
"Entah napa , baru berapa lama kerajaan poseidon bergabung udah di serang ? !" ujar wesley lagi
"Entah apa sebab nya ? Zong chuan bagaimana perasaan kamu bila lihat nya ?" ujar tanya Feng wer
"Aku kira seperti nak hantak kayu di kelapanya ! Bila lihat wajah nya aku ingat masa lalu hingga aku yang jadi tekanan ganti tempat nya !" ujar zong chuan
"Aku kira hanya aku saja , ternyata kam juga ?" ujar vincent
"Sudah , jika ada masa kalian bertarung dengan nya dan lepas kan semua kebencian kalian pada nya " ujar wesley
"Jika Tuan benarkan , kami ingin sekali lakukan nya "Ujar feng wer
"Kalian punyai kuasa napa minta kebenaran dari ku , aku ini hanya--" ujar wesley lagi
"Tuan meskipun kami lebih tinggi , tapi kami harus hormat keputusan dari tuan " ujar Feng wer
"Aku tahu " ujar wesley
"Sudah lama tak turun padang , akhirnya yang mulia beri aku murid lagi " ujar Feng wer
"Mungkin mereka udah siap , kami turun dulu Tuan " Ujar vincent
"Baik " ujar balas wesley dan zong chuan
__ADS_1