Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 99 Bertarung


__ADS_3

Pada waktu menjelang pagi jam enam pagi ,


"Lapor jeneral Roger jeneral Alexander !" ujar kuat yang bai yang memanggil kedua orang itu yang masih lelap .


"Haish ! , berisik sekali mereka apa lagi mereka lakukan hingga panggil kuat di awal pagi !" ujar Alexander yang masih belum bangun dari tempat tidur nya.


"Apa lagi yang mereka lakukan , awal pagi udah panggil !" ujar Roger lagi yang juga belum bangun dari tempat tidur nya


Sepuluh minit berlalu , tak ada respon dari mereka .


"Apa masih tidur lagi udah siang ini ! aku kira udah bangun ?" ujar xiou si


"Yang mulia ke dua Jeneral belum turun lagi , mereka masih dalam kamar mereka " ujar Hou duo yang baru keluar dari markas itu


"Apa kata kita pukul gendang bangun mereka " ujar yu Lie beri cadangan


"Boleh juga , tunggu jika di bunyikan semua akan terbangun bukan di sini saja , tapi kan kamu pintar juga ya beri cadangan seperti itu , yu Lie terus panggil hingga mereka keluar " ujar xiou si


"Baik yang mulia " balas mereka berdua


"yang mulia duduk lah dahulu " ujar Zong Ming


"Oh , terima kasih Ming , apa ayah kamu itu selalu seperti itu ?" ujar tanya xiou si


"Boleh di katakan seperti itu yang mulia " ujar balas Zong Ming


Tiga puluh minit berlalu , Yu Lie yang masih terus memanggil tanpa henti .


"Apa laporan yang kalian nak sampaikan Ha !" ujar kuat Roger dan Alexander di dalam kamar mereka .


"Yang mulia , sudah ada sahutan dari mereka " ujar Zong Ming


"Dasar biadap ! , terus beritahu Ming awas kalian nanti !" ujar tegas xiou si

__ADS_1


"Baik yang mulia , tapi apa baik baik saja jika yang mulia lakukan seperti ini ?" ujar tanya Zong Ming


"Tak tahu bagaimana hasil nya nanti , Lagian aku nak kenakan kedua orang itu " ujar xiou si


Alexander dan Roger pun bangun , mengemas diri dan terus turun ke tempat Zong Ming yang sedang menunggu di tempat itu.


"Apa laporan nya !" ujar tanya tegas Roger dan Alexander


"Kami menemukan orang yang mengakuh diri nya yang mulia dan sekarang orang itu kami ditangkap ! " ujar tegas Zong Ming dengan penuh yakin agar rencana mereka tak bocor.


"Hanya itu saja ! , Napa tak penjara saja terus ini kan tempat kalian ! , beritakan ini pada yang mulia bila yang mulia balik nanti " ujar Alexander


" Di mana orang itu " ujar tanya Alexander


mereka pun memujuk ke arah xiou si yang menggunakan jubah menutupi seluruh tubuhnya dan menggunakan topi jerami , jubah yang terlihat agak kusam dan tak kemas dan tangan di ikat ke belakang .


" Yang mulia belum balik dari pertemuan , sekarang ada pula orang yang mengakuh dia adalah yang mulia " ujar Roger lihat ke arah xiou si yang keadaan menunduk dan tak di kenali oleh mereka.


"Bawah orang ini dan beritahu yang mulia bila dia sudah pulang ! " ujar tegas Alexander


Mereka pun membawah xiou si masuk tanpa di sedari Roger Alexander dan militer mereka , Zong Ming , yang bai , Yu Lie , Hau duo dan Tang Shi membawah xiou si dengan keraguan .


Setiba Zong Ming dan yang lain tiba di dalam , Roger dan Alexander masih berdiri diluar , Zong Ming dan yang lain melihat keadaan di luar hingga nyaman , mereka pun terus jalan naik ke atas tanpa guna kasut mereka agar tak di dengar waktu mereka menaiki anak tangga , xiou si juga seperti itu membuka sedia sepatu tinggi nya sebelum masuk ke dalam markas itu.


"Yang mulia istirehat lah , kami akan turun " ujar Zong Ming pada xiou si yang berada di kamar nya


"Baik kalian boleh turun , ingat jangan sampai di ketahui " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar ke lima orang itu , lalu terus turun ke bawah


Xiou si tidak sama sekali keluar dari kamar agar tidak di ketahui oleh orang kerajaan , mereka hanya hantar makan dan air saja ke kamar xiou si tanpa di sedari oleh orang dari kerajaan nya.


"Bosan sekali bila terkurung di tempat ini " ujar xiou si sambil lihat di luar .

__ADS_1


Sampai lah hari berikut nya , mereka berkumpul di pintu gerbang markas utama .


seperti biasa bangun awal , kali ini Zong Ming beritahu pada xiou si mereka akan bertarung dengan ke dua jeneral itu , penampilan xiou si pun berubah menjadi seorang laki laki , awal nya mereka tak percaya , lepas di lihat semau nya terkejut tanpa berkata.


"Dengar kalian semua ! , lawan kalian adalah jenerel tahap atas , bertarunglah sekuat tenaga kalian dan guna teknik yang sudah di ajar ." ujar xiou si


"Tapi yang mulia kami tak berani guna kekerasan Lagian ke dua Jeneral itu orang dari kerajaan yang mulia ." ujar gelisah salah satu tentera Zong Ming


"Napa kalian takut sangat pada mereka ? apa ada sesuatu yang mereka kata pada kalian belum aku balik atau--- !" ujar tegas xiou si dan terhenti seketika , lalu memandang semua wajah para militer itu


"Dengar kan lah printah Ku ! " ujar tegas xiou si


Zong Ming tersedar dan dengan segera berlutut dan di susuri oleh tentera nya .


"Atas nama Raja dari kerajaan ku , aku benar kalian bertarung dengan keras dan guna kan seluruh kekuatan yang telah di ajar , tunjukkan diri sebenar kalian , tunjukkanlah bahawa kalian bukan lemah !" ujar tegas xiou si dan memberi mereka keberanian dan semangat .


"Terima kasih yang mulia , kami akan buktikan pada yang mulia , kami tidak akan sia sia pembelajan dan bantuan dari yang mulia " ujar para tentera itu semua yang sudah penuh percaya diri selepas dengar bicara dari xiou si


"kalah kan lah mereka " ujar tenang xiou si


"Baik yang mulia " balas mereka semua


matahari pun sudah naik , para tentera sangat semangat mereka di bimbing oleh xiou si , perlawanan mereka pun berlangsung , hampir separuh tentera Zong Ming setara kekuatan dengan Roger dan Alexander , hingga semua selesai di uji .


" Hei kamu yang di sana , aku kira hanya kamu saja yang belum ! " ujar tegas Alexander yang menunjuk ke arah para tentera itu


para tentera bingung siapa yang mereka bicarakan .


" Apa kamu merasa takut hingga tak keluar ! " ujar tegas Roger


Zong Ming dan tentera nya melihat ke arah xiou si , wajah nya mula menghitam tak terkawal , semua para tentera mula ketakutan dan cuba menenangkan xiou si .


Tanpa rasa segan xiou si jalan ke arah Roger dan Alexander dengan wajah menetap ke tanah .

__ADS_1


"Apa kamu terlalu takut !" ujar tegas Alexander , lalu terus menerang xiou si , begitu juga dengan Roger , mereka tak sedar dengan siapa mereka berdual.


"Tamat lah kalian berdua jenerel , lawan kalian itu adalah yang mulia " ujar Chong yang melihat mereka dari jauh bersama dengan militernya


__ADS_2