Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 119 Darurat


__ADS_3

Lepas saja kecelakaan itu , xiou si balik penginapan , waktu xiou si di penginapan Mereka juga terkejut dengan kelakuan dan keberanian xiou si yang lompat ke tasik itu tanpa berfikir.


Hingga Mereka bertanya tanya Napa xiou si lakukan seperti itu , xiou si hanya berkata ,


"Apa nak tunggu Tuan Putera kalian mati lemas dahulu baru pergi selamat kan ! " ujar tegas xiou si


"Buka seperti itu yang mulia , tapi itu kan terlalu bahaya " ujar tanya salah seorang dari mereka lagi


"Bahaya ! , apa kalian takut mati , buat apa kalian menjadi tentera jika takut mati ! , lebih baik jadi rakyat saja dan bercucuk tanam ;" ujar tegas xiou si lagi


"Yang mulia mohon maaf kami tak bermaksud seperti itu " ujar Hou duo


"Jika bukan apa ! " ujar tegas xiou si lagi


Mereka hanya diam tak tahu nak berkata apa ,


"Di mana Mo Fan?" ujar tanya xiou si kembali tenang


"Di ada di sana " ujar balas Hou duo


"Panggil kan nya " ujar xiou si lagi


Hou duo pun jalan pergi panngil Mo Fan , Mo Fan pun jalan dengan segerah .


"Yang mulia memanggil ku " ujar Mo Fan dan beri hormat


"Mo Fan hari ini aku tak balik ke penginapan , aku rasa tak nyaman jika balik ke sana sekarang " ujar xiou si


"Baik aku beritahu apa ibu odess nanti " ujar balas Mo Fan


"Terima kasih Mo Fan " ujar xiou si lagi


Mo Fan hanya tunduk hormat , dia pun jalan balik ke penginapan beritahu pada Vivian yang xiou si tak balik hari ini .


Lepas saja Mo Fan beri tahu , Vivian semakin hairan dan mula sedar dengan kelakuan Mo Fan dan xiou si yang semakin berubah , bukan itu saja setiap minggu sekali Mo Fan membawah satu box ke penginapan dan bawah ke tempat xiou si .


Apabila Vivian bertanya Mo Fan hanya berkata barang keperluan xiou si , hanya seperti itu Mo Fan kata , itu juga yang buat Vivian tertanya tanya barang apa yang di hantar setiap minggu ?.


Di hari berikutnya nya ,


Xiou si hanya rehat , kerjanya juga sudah siap di periksa , xiou si hanya balik ke penginapan sebentar dan jalan balik ke kem tentera lagi , waktu itu Vivian tak ada di penginapan hanya Xing ru saja.

__ADS_1


"Yu Lei aku balik ke penginapan ya , beri tahu pada Ming jika dia sudah balik nanti " ujar xiou si pada yu Lei


"Baik yang mulia " ujar balas Yu Lei


Xiou si pun jalan balik ke penginapan , tiba di sana xiou si lihat Vivian ada di saja , waktu xiou si balik ke tempat ini Vivian tak ada hanya baru satu jam berlalu xiou si di kem tentera dan balik ke penginapan , Vivian sudah ada di sana bersama dengan Xing ru.


"Ibu Via kamu sudah balik ? tadi aku balik ibu Via tak ada " ujar tanya xiou si


"Aku Jalan sebentar ada nak pergi " ujar balas Vivian


"Oh gitu " ujar balas xiou si


"Eyah , mari masuk aku sudah sediakan makanan " ujar Xing ru


"Baik " ujar balas xiou si dan Vivian


Mereka pun menikmati makanan mereka .


Selepas saja menikmati makan itu , xiou si balik ke kamar nya , xiou si hairan pintu kamar nya terbuka dan dengar ada suara di dalam.


Xiou si pun dorongan pintu kamarnya dengan pelan dan masuk ke dalam .


"Yang mulia " ujar panggil para peri


"Apa yang terjadi dengan kamar ku !" ujar tegas xiou si dan terkejut


"Kami tak tahu yang mulia , kami juga baru tiba " ujar lololy


Xiou si pun masuk kutip barang yang jatuh , lihat pakaian nya juga terkeluar dari rak itu , xiou si lihat sekeliling ada yang kurang , lihat pakaian yang xiou si sangkut tak ada , lalu bergegas jalan ke tempat itu , xiou si lihat lagi tiga kotak yang di letak di sana juga tak ada .


"Tidak! , tidak " ujar xiou si


"Ada apa yang mulia ?" ujar tanya Pinky


"Pakaian ku dan hiasan ku hilang !" ujar xiou si dengan penik


"Hilang !" ujar para peri semua


"Benar , aku baru perasan pakaian yang mulia yang ada di sini tak ada " ujar milky


"Benar , tak ada " ujar mereka semua

__ADS_1


"Siapa yang berani ceroboh kamar ku , kalian semua bantu aku kemas kamar aku , aku nak tanya pada mereka dulu ! " ujar tegas xiou si


"Baik yang mulia " ujar balas para peri


Xiou si pun turun dengan wajah tak tersenyum ,


"Ibu Via ! " ujar panggil xiou si dengan tegas


"Xiou si , kamu Napa " ujar Xing ru yang terkejut dengar panggil xiou si yang kuat dan tegas itu.


"Ada apa xiou si " ujar balas Vivian dengan sedikit takut , lepas dengar xiou si panggil nama nya dengan kuat dan tegas .


"Apa ada orang yang masuk ke kamar ku !" ujar tanya xiou si tegas


"Napa aku rasa bicara dan emosi xiou si berubah , tadi baik baik saja sekarang ?" ujar batin Vivian


"Aku dari tadi di sini tak nampak ada orang ke sini hanya aku dan ibu oddes saja " ujar Xing ru


"Benar ! , ibu Via bagaimana dengan kamu !" ujar tegas xiou si lagi


"Oh aku ingat , tadi ada orang datang kata nya kamu minta bantu ambil barang mu " ujar Vivian , yang lihat ada orang yang datang untuk ambil barang xiou si


"Sejak kapan aku menurun orang lain ambil barang ku melainkan Mo Fan dan di antara kalian semua tak ada yang pernah ke kamar ku melainkan Mo Fan !" ujar tegas xiou si dan mula emosi


Xing ru dan Vivian hanya diam tak berkata ,


"Haish , sialan tak guna sekali , aku ingin sakali hancur kan kerajaan ini !" ujar kuat xiou si dan tegas


Lalu xiou si pun keluar dari penginapan , Xing ru dan Vivian sangat terkejut lihat xiou si yang selama ini lemah lembut dan tak pernah berkata seperti itu .


Xiou si yang ada di luar , xiou si pun mencangkuk dan mengambil sesuatu barang yang ada di penrgelangan kaki Kanan dan berdiri balik , tangan nya naik menujuh ke arah langit dan terdengar bunyi meletup yang kuat .


Xing ru dan Vivian terus keluar dari penginapan , letupan itu terdengar di seluruh kerajaan Dongguan , semua para penduduk yang ada di desa kota dan istana semau keluar lihat arah bunyi itu .


Bunyi letupan itu adalah kembangan api yang di lepas kan oleh xiou si dan senjata yang xiou si guna itu adalah pestol darurat jika tembakan di lepas kan akan keluar seperti kembang api yang meletup di atas udara , bukan itu saja senjatah itu hanya ada empat orang saja yang memegang nya dan tak ada orang lain , kembang api itu akan menghilang lepas lima minit .


Di sisi lain ,


Cristopher , Vincent dan militer nya yang dalam perjalanan ke kerajaan Dongguan , dari jauh lihat ada kembang api di atas kerajaan Dongguan , mereka terkejut.


"Cristopher Ayoh cepat , ini adalah darurat yang mulia minta bantuan " ujar tegas Vincent

__ADS_1


"Baik Vice jeneral "ujar balas Mereka semau


__ADS_2