Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 50 rakan baru


__ADS_3

xiou si tidak tahu apa yang terjadi hingga empat peri itu ketakuan dan beri hormat pada xiou si.


"Yang mulia maaf terlalu lancang kata kami tak sedar kamu adalah ra.." ujar terhenti


"Kalian ...!"tegas Jun Qiang


"Adalah apa...?" tanya Xiou si


"Tidak ada apa apa hanya terlalu banyak fikir hehehe.." ujar tertawa dan garuh kepala yang tak gatal.


"Oh " ujar sambil angguk kepala


"Oh ya , siapa nama kalian...?" tanya xiou si


"Nama ku Honky.."


"Aku Twinky..."


"Wku milky.."


"Aku Tenky.."


"Eh , nama kalian comel sekali semua ky.." ujar xiou si


"Sememangnya peri jenis kami semua nya nama belakang nya ky..." ujar milky peri yang periang


"Oh , eyah Napa hanya kita berempat saja di sini mana yang lain....?" ujar Tenky hairan


"Xiou si , xiou si ?" Lian shiou panggil dari luar


"eh....ada apa Lian..?" tanya xiou si


"Maaf ya gangu kerja kamu..." jalan masuk ke dalam


"Tak apa ada apa...?"ujar xiou si


"Aku dengar bunyi seruling di main apa itu kamu...?"


"Eyah ada apa..."


"Tak aku cuma hairan siapa yang Main kan..."


Lian shiou pun lihat seruling yang di pegang oleh xiou si...." bukan ka benda tu sudah aku buang dulu Napa ada di sini lagi...?" ujar batin Lian shiou


"Xiou si lihat kan aku benda itu..."


"Ah , yang ini ? " xiou pun beri seruling yang dia pegang.


"Jika ku tak silap aku sudah buang benda ini tapi Napa ada disini ? , Eh tiga alat itu juga aku sudah buang kan nya...! " ujar hairan Lian shiou


"Oh , ternyata dia yang buang harta milik kita ! " ujar keempat peri


Lian xiou pun menunggu empat alat muzik itu . xiou si melihat keempat muka peri itu berubah..


" Tunggu Lian Napa harus di Buang...? kan masih elok lagi..?" ujar xiou si


"Ini adalah barang lama , jadi tak di guna kan lagi.." ujar Lian shiou


"Barang lama , itu kan boleh di jadikan pameran...."


"Pameran , aku tak faham masuk mu..."


"Lian barang lama boleh di jadi sejarah jika dilihat dari bentuk nya dan ada corak ia sangat menarik ,ini juga untuk generasi yang akan datang untuk melihat nya."


Lian shiou hanya diam dengar kata xiou si , dia sangkah xiou si seperti mereka tak berfikir panjang.


"apa kah boleh seperti itu ...?" tanya Lian shiou


"tentu saja...! oh..ya Napa kamu ke sini...? apa pekerjaan mu sudah siap.....?"


"belum... xiou si laju juga kamu bersukan tempat ini ...? sedangkan aku dua hingga tiga hari baru siap .. "

__ADS_1


xiou si hanya diam " Hei.... bukan aku yang lakukan nya...! jika ku beritahu Lian tak akan percaya jika ku berkata benar..." ujar batin xiou si menoleh belakang dan geleng kepala nya..


"xiou si bantu aku sekejap , kamu udah siap kan.."


"ah....iya..ada bantu apa...?"ujar santai xiou si dan lihat muka Lian shiou seperti ketakutan


mereka pun jalan ke kamar tempat Lian shiou kerjakan termasuk peri itu. masuk ke dalam semua nya alat tarian .


"Napa barang ini balik balik jatuh...! sudah banyak kali aku kemas kan...!" ujar Lian shiou


xiou si lihat sekeliling ada tiga peri kecil sama seperti di kamar sebelah "apa mereka juga teman kalian...?" ujar pelan xiou si


"eyah.... " ujar Tenky


"Lian apa kata kita rehat dulu aku lelah..." ujar xiou si tenang


"kerja ku belum siap lagi..."


"lepas rehat kita sambung balik ok "


"baik lah..."


"barang yang jatuh tu nanti aku yang kemaskan ..."


"terima kasih xiou si aku keluar dulu aku tunggu kamu di luar..."


"baik..."


xiou si hanya lihat Lian shiou keluar dan memutar kembali badan nya lihat barang yang jatuh itu


"barang ini aneh sekali..." ujar xiou si


lihat barang yang jatuh itu , lalu mendekat mengambil benda itu . sebuah kipas lipat , xiou si ambil kipas itu lalu membuka nya dalam terlukis lukisan pemandang yang sangat indah ada pohan berdaun merah jambu ,gunung , pondok dan air dan ada tulis di tepi bertulis sang kedamaian telah tiba , bersatu kita tegu , bercerai kita roboh , sang penyelamat sudah kembali.


"apa maksud nya...? siapa yang kembali...?" ujar hairan xiou si


lalu jalan ke arah benda ke dua yang terjatuh sebuah kotak , membuka nya tiga jepit rambut yang sama warna dan panjang , berwarna emas hujung nya terhias tiga bunga lotus warna merah ,ada manik merah dan berjuantai merah di bawahnya.xiou si pun menutup kembali kotak itu..


"warna nya sama seperti jepitan tadi.." ujar batin xiou si


"Hei lihat ada orang baru..!"


"mari kita takut kan nya...!" ujar seorang lagi


"sudah kalian jangan degil lagi... lihat di sana itu apa kamu tak perasan tuan ada di sini..." ujar yang satu lagi


"ah....aku tak kesah jika banyak orang di sini..."ujar seorang lagi dan mendekat ke tempat xiou si


seorang lagi terbang ke arah Jun Qiang dan yang lain "salam hormat tuan Jun Qiang , tuan Zhang wei dan kalian juga..."


Jun Qiang dan Zhang wei hanya tunduk saja.


"lama tak bertemu Pinky...dan apa yang yang mereka lakukan pada tuan....?" ujar Tenky


"haaa.... mereka berdua selalu menakut kan orang tadi itu ...! sekarang mereka lihat yang satu ni mereka cuba menakutkan nya lagi....!" ujar tenang Pinky


"apa....!! menakutkan tuan...!" ujar mereka semua


"eh....tuan... siapa maksud kalian...?" tanya Pinky lalu menoleh belakang Menghadap xiou si yang sedang lihat barang itu."Hei...kalian berdua berhenti...!" ujar Pinky menghentikan mereka "apa maksud mereka orang ini..." ujar batin pinky


kedua peri itu pun menoleh ke arah Pinky dan mereka terkejut dengar suara


mereka.xiou si hanya diam dan mengabaikan mereka berbicara.


"ada apa Pinky...!" ujar yang seorang


Jun Qiang dan yang lain hanya tunduk kepala saja dan ada yang membelakang ada yang pegang dahi dan geleng kelapa...mereka hanya diam tak berkata dan ketakutan.


"sudah cukup tuan ada di sini..." ujar Pinky


kedua peri itu lihat orang yang di belakang nya..

__ADS_1


"Tuan Jun Qiang , Tuan Zhang wei... kalian ada di sini..."ujar yang seorang


"sejak dari tadi lagi kami disini...!" tegas Honky


"senior Honky , senior Tenky kalian guna di sini..."


"sekarang baru kalian berdua perasan kami di sini...!" ujar tegas Tenky


"maaf...kami tak sedari ..Pinky Napa tak beritahu kami...?"


"aku sudah beritahu tadi kan....! kalian yang degil...!" marah Pinky


"maaf.. tapi tunggu sebentar kami nak kerja kan orang itu dulu , pasti dia ketakutan heheheh..." terbang ke arah xiou si


"cukup .. ! hentikannya..!" ujar keras Pinky menghentikan mereka


"tak apa Pinky dia tak akan dapat lihat kita...!"


"jangan...!" keras Pinky


Tenky memegang punduk Pinky dan menggeleng kepalanya.


"apa tiga barang ini milik kalian...!" tegas xiou si


dua peri yang mendekati xiou si berhenti dan binggung dengan siap xiou si bicara.


"apa orang ini bicara seorang diri...?"


"aku bertanya pada kalian ...! apa barang ini milik kalian....!" ujar keras xiou si dan menoleh ke arah mereka semau


"dengan siapa dia bicara tak ada orang lain di sini hanya kita saja...."


"senior Tenky dengan siapa orang ini bicara..?" ujar seorang itu yang masih binggun dan menoleh belakang .


"kedua peri itu terkejut lihat Jun Qiang , Zhang wei , Tenky , Honky , milky dan Twinky berlutut hormat pada xiou si .mereka tahu xiou si sedang marah... Pinky juga terkejut lihat mereka pada masa itu ,Pinky pun ikut serta mereka berlutut hormat..


"apa yang kalian lakukan...!" ujar gugup kedua peri itu


"aku sedang bicara dengan kalian bertiga ..! Napa tak mengapa kembali...?" ujar tegas xiou si


" ehhh... apa dia bisa lihat kita...!" teriak ketiga tiga peri itu...


"tentu saja tuan dapat lihat kita..." ujar gugup Tenky


" tu....tu...an....! siap orang ini sebenar nya...! apa dia juga seperti.... " ujar terhenti


"jaga ucapan kalian..." tegas Jun Qiang dan Zhang wei


ketiga peri itu pun terdiam


" tuan aku juga tertanya tanya siapa tuan di sebenarnya...?" ujar Tenky


" benar lagi pun tuan yang membangunkan kita..." ujar Twinky


Jun Qiang dan Zhang wei hanya diam mereka tahu siapa xiou si sebenar nya , tapi mereka takut xiou si akan marah..


" maaf kan mereka yang mulia...!" ujar tegas Jun Qiang dan Zhang wei


"tak apa... berdirilah , lagi pun ini pertama kali mereka lihat ku..." ujar tenang


"tapi yang mulia..." ujar kaget


"tak apa aku baik baik saja..." ujar dan tersenyum


"baik.... terima kasih yang mulia..."


semau peri itu pun terdiam dengar ujar Jun Qiang dan Zhang wei ..


"yang mulia... Tuan Jun Qiang , Tuan Zhang wei kalian me...me... manggilnya yang mulia..." ujar semau peri itu


"jaga ucapan kalian , kalian berdua cepat minta maaf pada yang mulia..."ujar keras Jun Qiang

__ADS_1


__ADS_2