Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 124 Waktu kalian sudah tiba


__ADS_3

Selepas kepergian Raja Huang , orang dari kerajaan Liong Han hanya diam dan wajah menghitam .


Lepas saja mereka keluar dari persembunyian , Lu Ming , Vivian dan xia Shu mendahului keluar .


"Kasim Lu Ming , selir Xia Shu dan ibu oddes ! , Napa kalian ada di sini ?" ujar tanya Han Bo , terkejut lihat mereka bertiga juga ada di tempat itu


"Tuan Putera , kami mohon maaf tak dapat bantu , walaupun kami lihat yang terjadi Kami sama sekali tak dapat bantu " ujar Lu Ming


"Tuan Putera apa bisa berhenti nangis ?" ujar Xia Shu yang merasa kasihan pada ye chen


"Tuan muda , bantu hentikan nya " ujar memohon Xia Shu lagi


"Aku sendiri juga tak bisa hentikan nya , aku sudah mencuba nya tapi tetap sama " ujar balas Nian Ling


"Han Shi , Han Bo , bagaimana dengan kalian , apa bisa ?" ujar tanya Vivian lagi


"Tak bisa , kami juga tak bisa hentikan nya , jika tuan Putera sudah seperti ini , kami tak dapat buat apa apa , melainkan--" ujar Han Shi terhenti


"Melainkan apa ?" ujar tanya mereka bertiga


"Nona ! , hanya nona saja yang bisa hentikan tangisan tuan Putera " ujar Han Bo


"Siapa nona yang kamu maksud kan ?" ujar tanya xia Shu


"Nona apa maksud mereka yang mulia ! " ujar batin Mo Fan


Tangisan ye chen semakin tak terkendali , mereka cuba menangkan ye chen tapi sama sekali tak berkesan , Nian Ling juga turut nangis , tamparan yang mendarat ke wajah nya itu lebih kuat dari tamparan ye chen , sakit yang ada di wajah nya semakin naik hingga Nian Ling juga turut nangis .


Ke dua bocah yang nangis tak henti semakin tak dapat mereka atasi .


"Ye chen , Nian Ling " ujar panggil xiou si yang jalan melangkah keluar dari markas dengan wajah hitam.


Kedua bocah itu terhenti seketika dengar suara itu , mereka semua pun menoleh ke arah xiou si .


" suara Ibu ?" ujar pelan ye chen dan Nian Ling dan menoleh ke arah markas dan mata berkaca kaca


Xiou si pun buka lebar tangan nya .


"Kesini " ujar xiou si sambil paksa senyum .


Ye chen dan Nian Ling terus Lari ke arah xiou si.


"IBU !" Ujar kuat ye chen dan Nian Ling yang lari kearah xiou si yang masih nangis dan memeluk xiou si


"APA ! , IBU ! " ujar terkejut mereka semua


"Maaf kan aku tak bisa bantu " ujar xiou si yang balas pelukan itu.


Ye chen dan Nian Ling hanya geleng kepala .


"Apa bisa berhenti nangis , laki laki tak boleh seperti ini " ujar xiou si


"Baik " ujar ye chen dan Nian Ling


Dengan sekejap hanya dua hingga tiga kata buat ke dua bocah itu terus berhenti nangis , itu membuat mereka sangat terkejut .

__ADS_1


"Nona " ujar panggil Han Shi dan Han Bo


"Han Shi Han Bo kalian tak apa apa ?" ujar tanya xiou si


"Tak sepenuh nya , Kami jadi seperti ini Karna kesalah kami " ujar Han Bo , ke dua Adi beradik ini kelihatan seperti di cambuk berkali kali.


"Pergi obati luka kalian , kalian bantu mereka " ujar tenang xiou si


"Baik " ujar balas mereka


"Ye chen Nian Ling , apa wajah kalian masih sakit " ujar tanya xiou si


"Masih sakit " ujar balas mereka


"Vincent ambil kan peti obat , aku tahu kalian ada membawah nya " ujar xiou si


"Baik " ujar balas Vincent


"Ibu siapa dia ?" ujar tanya ye chen


"Orang bawahan ku " ujar balas xiou si


"Bagaimana aku bisa lupa dengan nona xiou si , hanya dia saja yang bisa menenang kan Putera ye " ujar batin Lu Ming dan Xia shu


Tiga puluh minit kemudian ,


Di antara mereka masih tertanya tanya siapa xiou si sebenar hingga , tentera dari Zong Ming tak berani menentang nya.


"Jeneral Yun Tang " ujar panggil Tong ma yang datang ke kem tentera .


"Siapa ?" ujar ujar tanya Yun Tang


"Itu Mereka aku udah bawah mereka ke sini " ujar Tong ma


"Baik " ujar Yun Tang dan lihat ke arah orang


"Orang ini ? , tunggu Tuan jeneral !" ujar batin Yun Tang dan melangkah hendak beritahu pada xiou si , tapi langkah nya terhenti


"Tak usah beri tahu pada nya , dia mana nona mulia ! " ujar tegas orang itu dan terus jalan ke arah markas


Orang dari kerajaan Liong Han tunduk pada orang yang melintas mereka dan membuat orang lain semakin hairan.


"Napa kamu datang !" ujar tegas xiou si , orang yang datang itu belum melangkah ke markas xiou si sudah mengetahui siapa orang itu


"Salam hormat nona mulia " ujar Orang itu


"Kamu sendiri datang ke sini tentu ada masalah ! Apa benar Feng Wer ! " ujar tegas xiou si yang duduk bersama dengan ye chen dan Nian Ling


Feng Wer hanya diam .


"ye chen Nian Ling apa bisa tinggal kan kami dahulu " ujar xiou si


"Baik " ujar balas ye chen dan Nian Ling dan jalan masuk dalam markas


"Baik beritahu aku apa yang terjadi !" ujar tanya tegas xiou si

__ADS_1


"Di kerajaan tak ada masalah hanya dari kerajaan sebelah " ujar Feng wer


"Napa dengan kerajaan sebelah ? " ujar tanya xiou si lagi


"Ini pesan dari kerajaan sebelah dan ada salah satu dari Mereka ingin bertemu dengan nona mulia " ujar Feng Wer cuba menahan bicara gugup nya dan melawan ketakutan .


Xiou si pun ambil pesan itu , sebelum buka pesan itu ,


"Di mana orang itu ?" ujar xiou si lagi


Orang itu pun mampir .


"Salam hormat nona mulia " ujar balas orang itu


" Siapa nama kamu dan dari mana ? , Napa kamu mencari ku dan apa masalah yang kalian hadapi ?" ujar tanya xiou si


"Maaf tidak kesopan ku nama ku Firdaus Barlis orang bawahan Tuan stevfan dari kera-- " ujar memperkenalkan diri dan bicara terhenti


Xiou si hanya angkat tangan hentikan bicara Firdaus ,


" Tuan Stevfan dari poseiden benar ?" ujar xiou si


"Benar " ujar balas Firdaus


Xiou si menghela nafas dan buka sampul surat itu lalu membaca nya , xiou si terkejut lepas baca pesan itu.


"Apa terjadi , Napa bisa jadi seperti ini !" ujar tanya xiou si dengan tegas .


" Aku tak pasti dengan punca nya , tapi Tuan Stevfan dan yang lain berusaha melindungi ku hingga keluar dari perangkap musuh , Tuan kata dia tak dapat keluar dan pesan yang di hantar juga di ketahui , jadi tuan mengirim aku ke sini bersama dengan pesan terakhir ini " ujar Firdaus


"Waktu kamu tinggal kan tempat itu , bagaimana keadaan nya ?" ujar tanya xiou si


"Waktu itu aku bersama dengan teman baik ku tapi di tewas melindungi ku , waktu melintas sempadan dan waktu sebelum aku pergi dari Nan Chun juga datang bantu , aku kira mungkin masih stabil " ujar Firdaus


"Nan Chun bantu kalian , itu adalah kebanggaan ku kerjasama adalah yang terbaik , apa yang lain ada datang bantu ?" ujar tanya xiou si


"Kata nya tak dapat bantu Karna mereka menghadapi masalah , tapi waktu aku lintas dari sempadan aku bertembung dengan saudara dari Raifon dan mereka melindungi ku dari jauh , aku tak tahu Napa mereka ada di sempadan " ujar Firdaus


"Sudah cukup aku mengerti sekarang " ujar tegas xiou si dan berfikir cara untuk mengatasi masalah itu


"Ibu apa maksud kalian dengan saudara sebelah ?" ujar tanya ye chen yang melangkah keluar


"Nona xiou si aku dengar sangat serius dan sejak kali pertama kita bertemu aku udah panasaran siapa sebenar nya nona dan Napa Mereka sangat hormat pada nona " ujar tanya Lu Ming yang mula curiga


Xiou si hanya diam dan menghelah nafas lagi .


"Sekarang waktu kalian bertujuh sudah tiba siapa aku sebenarnya ! " ujar tegas xiou si


"Apa maksud nya " ujar tanya mereka


"Ibu ye tak gerti " ujar ye chen


"Feng apa ayah mengirimkan lagi ?" ujar tanya xiou si


"Ada nona mulia " ujar balas Feng War

__ADS_1


"Baik berikan pada ku dan kalian bersiaplah ! " ujar tegas xiou si


__ADS_2