Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 112 Sumpah para tentera


__ADS_3

Hari berikutnya ,


Emosi xiou si semakin berubah , dan cara bicara nya selalu tegas.


Xiou si megemas laporan dua minggu yang baru di hantar dan memasukkan dalam kotak .


"Ibu Via aku ke kem tentera ya Mo Fan minta bantu " ujar xiou si


"Baik " ujar balas Vivian sedikit gugup ,karan dengar bicara xiou si yang tegas itu.


"Aku pergi dulu " ujar xiou si


Walaupun bicara xiou si tegas , sopan santun nya masih ada dan juga kehormatannya.


Xiou si pun tiba di markas Zong Ming , sesampai saja di sana Zong Ming yang lihat xiou si dari jauh membawah kotak , Zong Ming terus ke arah xiou si.


"Salam hormat yang mulia " ujar Zong Ming


"Eyah " ujar balas xiou si


"Yang mulia aku bantu yang mulia bawah " ujar Zong Ming lagi


"Terima kasih Ming dan tolong aku keluarkan semua dokumen dan laporan itu " ujar xiou si dengan suara letih.


"Baik yang mulia " ujar balas Zong ming


"Ming aku nak guna kan meja kerja mu , apa bisa ?" ujar tanya xiou si


" Bisa yang mulia , Lagian aku tak ada kerja nak lakukan " ujar balas Zong Ming


"Terima kasih Ming " ujar xiou si


Zong Ming hanya tunduk beri hormat dan melaksana kan printah yang xiou si arahkan , Waktu Zong Ming kelurakn semua dokumen dan laporan itu , dia sama sekali melihat lihat dokumen itu , Zong Ming terus keaur kan saja.


"Tak sangkah ada sebanyak ini laporan dan dokumen dari kerajaan , nampak nya kerajaan semakin maju " ujar Zong Ming , yang tak perasan dengan semua dokumen itu

__ADS_1


Dokumen dan laporan itu Zong Ming hanya tahu dari kerajan Liong Han saja , tapi Zong Ming tak tahu bahawa xiou si mengerjakan lapan buah kerajaan yang kini bergabung dengan kerajaan Liong Han Bukan itu saja malah termasuk kerajaan Liong Han.


Selepas selesai mengeluarkan semua itu , Zong Ming pun keluar dari markas .


"Yang mulia aku sudah selesai " ujar Zong Ming


"Baik , apa kalian berlatih ?" ujar tanya xiou si


"Benar tapi sekarang kami rehat dulu " ujar balas Zong Ming


"Oh , aku lihat kalian sangat berusaha walaupun militer kamu baru belajar tiga teknik , itu sudah cukup bagus " ujar xiou si lagi lihat perkembangan para militer itu.


"Sejak Jeneral Roger dan ayah balik ke kerajaan , kami merasa sunyi dan berlatih tanpa mereka " ujar Zong Ming


"Kalian semua udah terbiasa walaupun hanya beberapa hari saja aku menyuruh mereka melatih kalian " ujar xiou si


"Meskipun terseksa di latih oleh ayah tapi , latihan yang kami tak sia sia , Yang mulia aku benar benar berterima kasih atas bantuan dari yang mulia , meskipun aku meninggalkan kerajaan begitu lama , yang mulia tetap ingin menolong ku " ujar Zong Ming dan tunduk separuh dadah beri hormat pada xiou si.


"Zong Ming aku menolong bukan Kerna aku kasih apa kalian , Tapi aku tak ingin peristiwa itu berulang lagi , Kamu tahu kan apa yang terjadi waktu itu , Aku tak nak ada kehilangan lagi , Aku bantu kamu dan militer Kerna kamu adalah keturunan darah dari kerajaan ku , kamu juga membesar dari kerajaan ku " ujar xiou si


"Aku sama sekali tak lupa dengan peristiwa itu yang mulia , Tapi aku sudah bersumpah pada Raja untuk melindungi Yang mulia " ujar Zong Ming


"Yang mulia benar kan kami juga untuk bersumpah untuk melindungi dan bantu yang mulia " ujar Yu Lie yang mendengar bicara Zong Ming dan Xiau si


"Kalian " ujar Zong Ming lihat para tentera Anya yang jalan dekat dwnagna mereka


"Izin kan kami yang mulia " ujar para tentera Zong Ming dan tunduk separuh dadah


"Baik lah jika gitu aku akan bertanya pada kalian dan kalian harus menjawab dengan sepenuh hati dan penuh percaya serta yakin pada diri , fikirkan kembali sebelum menjawab pertanyaan ku ! , apa bisa ?" ujar tegas xiou si


"Kami akan menjawab dengan ikhlas dan benar , sila beri perintah nya " ujar balas mereka dan berlutut hormat


" Pertama apa kalian akan percaya pada ku ?" ujar xiou si


" Kami percaya dengan genap hati " ujar para tentera

__ADS_1


"Ke dua apa kalian bisa melakukan pekerjaan yang akan ku berikan ?" ujar xiou si


"Kami akan laksanakan dengan sempurna " ujar para tentera


"Ketiga Apa kalian sanggup mengorbankan diri kalian untuk kerajaan ?" ujar xiou si


"Kami para tentera tidak takut mati , kami adalah benteng kerajan " ujar para tentera


"Ke empat jika satu hari nanti aku membelot pada kerajaan kalian , apa kalian masih menghormati ku dan melindungi ku ?" ujar xiou si lagi


"Kami percaya yang mulia tak akan melakukan seperti itu , kami percaya yang mulia adalah yang terbaik dan kami akan terus melindungi yang mulia walaupun yang mulia berniat buruk " ujar para tentera


"Kelima apa kalian bersedia mengikut perintah ku , jika satu hari nanti kerajaan kalian di serang hendap apa kalian akan mengikuti ku dan mendengar printah ku dan tak menentang ku " ujar xiou si


"Kami mahukan printah yang saksama dan dapat mengatur strategi dengan baik , jika satu hari nanti kerajaan ini akan di serang kami akan setia mengikuti yang mulia " ujar para tentera


"Bagus , aku harap kalian semua menetapi janji kalian " ujar xiou si


"Kami tidak akan menyesali janji kami dan mengkhianati yang mulia " Ujar Para tentera itu lagi


"Berdiri lah " ujar xiou si


"Terima kasih yang mulia " ujar balas Mereka semua


"Kalian pergi lah sambung latihan kalian , aku nak lakukan kerja ku dahulu " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar balas mereka


Xiou si pun masuk ke markas itu dengan senyum sinis , dia tak sangkah mereka akan berjanji dan angkat sumpah pada nya , tapi mereka tak tahu dengan siapa yang mereka bersumpah.


Orang yang berjanji dan bersumpah itu bukan puteri mahkota tapi mereka berjanji dengan Sang Raja , waktu mereka Angat sumpah dan janji xiou si membuka kain penutup mukanya .


Bila xiou si membuka kain penutup wajah nya , xiou si bukan lagi Puteri mahkota , tapi xiou si adalah Raja .


"Yang mulia Napa kamu lepas kan kain itu ?" ujar tanya Zong Ming

__ADS_1


"Saja aku lepas kan , aku kepanasan " ujar xiou si sambil tersenyum


"Kalian sangat malang , malah tak tahu siapa aku sebenar nya , kalian malah terus angkat sumpah tanpa berfikir , aku kira kalian mengabaikan Raja kalian dan Menghormati Raja lain " ujar batin xiou si dan terus duduk di meja kerja Zong Ming yang penuh dengan dokumen dan laporan.


__ADS_2