
Hai...teman sekalian maar lama updeat ya tapi aku cuba berusaha sebaik nya dan jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya itu buat auther lebih senang hati terima kasih atas sokongan kalian semua.
Xiou si yang tak henti memukul tiga orang itu buat orang yang ada di kawasan itu , tak percaya lihat kelakuan xiou si yang sangat menakutkan , beberapa hari yang lepas xiou si melayang mereka dengan baik dan bicara dengan baik tapi situasi sekarang lain tak seperti sebelum nya hingga mereka ketakutan dan tercanggak tak percaya.
Orang yang di ikat di dinding itu juga sama ketakutan dan tak percaya , orang yang ada di tempat itu sama sekali tak berani bertindak lihat pertarungan itu tak henti , satu lawan tiga tak ada makna bagi xiou si , xiou si sudah terbiasa sepeti itu waktu latihan nya dan semua yang bertarung dengan xiou si semau nya kalah.
Pertarungan yang sangat menakutkan hingga tiga orang itu tak ada ruang untuk balas , mereka turus menerus di tendang dan terapung apung di udara tak terjatuh sama sekali , jika mereka hampir terjadi xiou si akan memendang atau meninju naik ke atas .
Luka xiou si yang masih berlumuran darah itu sama sekali tak ada pengaruh bagi xiou si walaupun itu pertama kali xiou si dapat dan paling parah.
Zong Ming yang bersandar di dinding Markas , cuba ingin menghentikan xiou si tapi badan nya sukar untuk di gerakan , para tentera nya melihat Zong Ming yang tercedera parah itu lalu mereka membantu nya.
"Jeneral ?" panggil satu demi satu orang bawahan nya
"kalian semua Jangan hiraukan ku pergi hentikan nya tolong hentikan nya !" ujar Zong Ming dengan suara yang hampir tak jelas
" Jeneral bagaimana kami nak hentikan ? serangan nona terlalu kuat !" ujar salah seorang tentera nya
"Pergi !" teriak Zong Ming dan terbatuk batuk
mereka pun terpaksa melakukan tapi tak berkesan sama sekali , Zong Ming pun memaksa diri nya berdiri.
"Jeneral Mohon jangan banyak bergerak luka jeneral belum sembuh " ujar seorang lagi tentera nya yang membantu mengubati Zong Ming
"Tak usah ! " ujar Zong Ming dan melompat ke atas arah tiga orang yang cuba menerangkan xiou si dengan serentak.
Serang ketiga orang itu terhenti kena serang Zong Ming dan mereka pun terhenpas ke bawah dengan kuat dan darah terkeluar dari mulut mereka .
"Sialan kamu Zong Ming !" teriak Leng Lee
Zong Ming pun mendarat dan terbatuk lagi , xiou si pun mendarat dengan pelan turun ke bawah dan jalan ke arah Zong Ming dan tiga orang itu.
Zong Ming merasannya lalu terus mehempaskan lutut nya di depan xiou si lalu memohon pada xiou si , Zong Ming pun berusahan menenang kan xiou si tapi tak berkesan sama sekali.
__ADS_1
Di luar kawasan markas .
Yang bai yang baru balik dari tempat istana ye chen menghantar makanan yang di printah oleh xiou si. saat tiba di gerbang kawan markas dari jauh yang bai dengar bunyi teriakan kesakitan , bunyi kerosakan dan merasa ada pertarungan .
Yang bai pun hairan lalu di pun bergegar balik ke markas , dari jauh yang bai lihat semau orang berkumpul di tepi menutup ruang hingga tak dapat lihat apa yang berlaku di dalam.
Salah seorang melihat yang bai di belakang nya lalu beri hormat pada yang bai.
"Komender." panggil orang itu
" Eyah apa yang terjadi ?" tanya yang bai hairan
"Kami juga tak tahu ? tapi nona " ujar terhenti orang itu
"Apa yang terjadi pada nona !" tegas yang bai dengar ujar tentera itu.
Yang bai terus jalan masuk ke tempat itu.
Zong Ming yang masih berlutut di depan xiou si yang tak berhenti memohon pada xiou si
"Aku mohon hentikan nya aku tak sanggup lagi tolong " ujar Zong Ming yang air mata sudah mula keluar .
"Ke tepi !" terik keras xiou si
Yang bai pun bergegas jalan masuk ke tempat itu lepas dengan suara teriakan xiou si dengan jelas.
"Yang mulia apa dah terjadi pada mu ?" ujar batin yang bai
Para tentera yang menyaksikan itu juga terkejut , bukan mereka saja tapi ketiga orang itu dan juga orang yang di ikat di dinding itu juga tak percaya .
"Apa yang jeneral lakukan ?" ujar salah seorang dari mereka
"Apa yang di segani oleh jeneral pada nona?" ujar seorang lagi.
__ADS_1
Mereka pun terus di bacara dan masih binggun dan tak percaya lihat kelakuan jeneral mereka.
"Aku mohon tolong hentikannya " ujar Zong Ming lagi
"Jeneral Zong Ming kamu malah tunduk pada orang itu kamu pengecut ! kamu tak layak pegang jawatan itu lebih baik kamu mampus saja !" ujar keras Leng Lee
Xiou si pun semakin marah dengar bicara Leng Lee dan mula bertindak lagi , Zong Ming menyadari langkah xiou si dengan cepat Zong Ming menahan serang xiou si.
Jurus xiou si pun terhenti tak terkena Zong king , xiou si tahu Zong Ming belum sembuh dari luka nya.
"Aku Mohon , aku mohon ini salah ku , aku yang bersalah , aku Mohon hentikan nya " ujar Zong Ming yang masih berlutut di depan xiou si dan tunduk berkali kali memohon pada xiou si.
"Napa ! Napa kamu menghentikan ku ? apa kamu menentang printah ku !"tegas xiou si , mukanya yang masih menghitam
" Zong ming tak berani menentang perintah , tapi aku mohon tolong hentikan , zong Ming memohon dengar kan lah permohonan dari ku yang mulia !" ujar Zong Ming memohon lalu megemgam ke dua tangan nya di depan xiou si , tapi Zong Ming terlalu kesakitan dan tak sengaja tersebut yang mulia di depan xiou si.
Selepas Zong Ming berkata seperti itu , semua orang yang ada dia terdiam tercanggak dan terkejut dengar Zong Ming memanggil xiou si yang mulia.
"Apa aku salah dengar ?" ujar tentera itu
"Tak tahu aku rasa aku juga salah dengar " ujar tentera yang satu lagi
"Jeneral memanggil nona yang mulia !" ujar seorang lagi
"Napa kalian diam saja tak bantu hentikan mereka !" ujar kuat yang bai yang baru tiba di sana.
"Komender " panggil mereka semua
"Komender kami bukan tak hentikan nya tapi--" ujar nya terhenti dan menunjuk ke arah xiou si berada.
"Ada apa kamu tunjuk disana ?" ujar yang bai hairan
yang bai pun lihat ke arah itu , mata nya mula lihat xiou si berdiri disana dan Zong Ming berlutut di depan nya , bukan itu saja yang bai lihat lengan xiou si yang berlumuran darah .
__ADS_1
"Tidak ! tidak ! tidak ! " ujar kuat yang bai lihat keadaan xiou si seperti itu.
Yang bai sangat terkejut hingga meramas ramas rambut nya dan berlutut di sana , tak henti berkata tidak .