Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 68 untung saja


__ADS_3

Hai...teman sekalian ayoh kita sambung cerita nya dan jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya ya itu membuat auther senang hati terima kasih terus membaca novel ku...


Teriakan dari luar hingga semua orang hairan dan mencari dari mana suara kuat itu.


"siapa itu..?" tanya xiou si


"tak tahu yang mulia..." ujar Zong Ming


"orang itu sebut nama mu dengan kuat..." ujar xiou si


"aku tak tahu sia kena itu , aku keluar dulu tanya mereka ..." ujar Zong Ming dan tunduk hormat lalu jalan keluar.


Zong Ming pun keluar lihat mereka pun seperti binggun dan berbicara tentang siapa yang meneriak nama Zong Ming dengan kuat..


"siapa yang berani meneriak nama Jeneral dengan kuat...?" ujar yang bai


"tak sopan sekali apa orang itu cari mati...!" ujar pengawal yang lain..


"di mana orang itu sembunyi...! berani sungguh....!" ujar Teng she


"siapa yang memanggil nama ku dengan kuat...!" ujar Zong Ming kuat dan tegas yang baru keluar dari markas


"jeneral..."panggil mereka semua dan tunduk hormat


"bukan kami jeneral kami juga tak tahu ..." ujar yang bai


"kami juga terkejut tiba tiba saja ada suara kuat menyebut nama jeneral..." ujar Hou dou


"baik cari orang itu...!" ujar tegas Zong Ming


"baik jeneral..." seru semua pengawal


"siapa orang itu...? jika aku dengar suara itu mungkin c pengacau itu ...!" ujar batin Zong Ming dan mengerut kening nya


"jeneral .."panggil pengawal nya


"ada apa...?" tanya Zong Ming


"Tuan Mo Fan ingin bertemu...." ujar pengawal itu lagi..


"baik ...di mana dia..?" balas Zong Ming


"ada di depan tempat latihan pertama..." ujar pengawal itu


"Napa tak sudah nya masuk...?" tanya Zong Ming


"aku sudah menuruh nya , tuan kata di sini saja..." balas pengawal itu

__ADS_1


"baik kamu pergi rehat beritahu yang lain juga..." tegas Zong Ming


"baik Jeneral..."


"Napa Mo Fan ingin bertemu...?" ujar batin nya lagi


"Ming...Ming..." panggil xiou si jalan keluar


"yang mulia..."panggil pelan


"aku naik dulu..." ujar xiou si


"baik... istirehat lah yang mulia..." ujar pelan Zong Ming


"kalian juga.." balas xiou si


"baik ..."


xiou si pun naik ke atas dan Zong Ming ke tempat Mo Fan yang baru saja tiba . Zong Ming lihat Mo Fan yang tak tentu arah jalan ke kiri dan ke kanan .


xiou si yang sudah ke naik ke lantai atas dan pergi di luar lihat mereka yang sentiasa bersemangat dan berlatih tak henti .xiou si pun melihat Zong Ming jalan keluar dari kawasan markas itu . xiou si pun mengabaikan nya dan jalan balik ke kamar nya..


" Tuan Mo Fan .."panggil Zong Ming yangabaru tiba ke tempat nya.


"Ming apa kamu melihat yang mulia sejak dari kemarin aku tak melihat nya... "ujar Mo Fan terus tanpa membalas panggilan Zong Ming


"yang mulia ada..." ujar Zong Ming terhenti mulut nya yang masih terbuka yang belum habis bicara


" Tuan Mo Fan sebenarnya yang mulia ada di..." ujar Zong Ming terhenti lagi


" mati lah aku jika jeneral Feng wer tahu aku sudah mencari yang mulia di merata tempat tapi aku tak melihat nya di mana yang mulia..."ujar Mo Fan


"yang mulia ada di Mar..." ujar terhenti lagi


Mo Fan terus bicara tak henti Kerna merisaukan xiou si ada dimana , hingga Zong Ming merasa panas dan tak senang hati setiap bicara yang hendak di kata kan terhenti Di mana Zong Ming nak beritahu bahawa xiou si ada di tempat nya..


plakkkk...


"Aduh.....!!!" teriak Mo Fan dan bicara nya terhenti pipi kanan ini di tampar


"apa kamu sudah baik sekarang...?" tanya Zong ming


"Napa kamu memukul ku..!" marah Mo Fan


"kamu datang saja turus bicara tak beri aku peluang nak bicara , yang mulia ada di sini sejak kemarin petang lagi..." ujar tenang Zong Ming


"apa... ? yang mulia ada disini..." ujar Mo Fan

__ADS_1


binggun


" eyah..." balas Zong Ming


"aahhhh...... yang mulia di sini rupa nya , untung saja yang mulia baik baik saja..." ujar Mo Fan merasa senang


"aku ingin bertemu yang mulia..." ujar Mo Fan lagi.


"baik masuk lah Tuan Mo Fan..." ujar sopan Zong Ming .


mereka berdua pun jalan balik ke markas. Mo Fan lihat tempat itu tak berubah sama sekali . walaupun Mo Fan bekerja di tempat itu hanya di bahagian depan saja yang Mo Fan kerja kan.


tiba di markas semua pengawal itu berdiri , panggil dan hormat pada Mo Fan , xiou si yang yang berbaring di katil nya dengar suara kuat dari luar panggil Tuan Mo Fan . xiou si hairan Napa mereka begitu hormat pada Mo Fan ...? dan siapa Mo Fan sebenar hingga mereka takut padahnya...?


"yang mulia..." panggil Zong Ming yang sudah masuk dalam markas itu dan naik ke atas tempat kamar xiou si..


xiou si mendengar nya lalu meganti posisi duduk .


"ada apa...?" ujar balas xiou si


"Mo Fan ini bertemu..." balas Zong Ming


"baik masuk lah..." ujar xiou si


"yang mulia .." ujar Mo Fan yang baru masuk ke kamar Xiou si dan tunduk hormat


"eyah... ada apa kamu ingin bertemu dengan ku..."tanya xiou si


"aku hanya risau kan yang mulia , sejak kemarin yang mulia tak ada di istana bunga jadi aku mencari yang mulia dia emua tempat..." ujar Mo Fan ragu..


"oh... hanya itu... maaf Mo Fan aku tak beritahu , aku terlelap di sini kelmarin dan tak balik ke istana bunga.. dan Napa kamu ke sini..." ujar tanya xiou si


"hanya mencari yang mulia saja , lagi pun jika jeneral Feng tahu...!" ujar Mo Fan terhenti dan


ragu


"aku tahu.... maaf ya..." ujar tenang xiou si


"tak apa apa yang mulia hanya aku saja yang terlalu berfikir ... oh ya yang mulia ini surat dari jeneral Roger..." ujar Mo Fan dan memberi surat itu pada xiou si .


surat yang di beri oleh roger waktu Mo Fan pergi ke tempat Yun Tang . xiou si pun ambil surat itu dan membaca nya...


"sudah sampai rupanya laju juga mereka baru tadi pagi aku mengirim surat ..." ujar batin xiou si


"Mo Fan petang nanti sebelum gelap bawah , yang bai , Teng she , Hou dou dan Yun Lie ke gerbang utama...! roger menunggu kalian di sana dan bawah mereka masuk ke sini..."ujar tegas xiou si


"baik yang mulia..."balas Mo Fan dan tunduk hormat

__ADS_1


Mo Fan pun turun ke bawah , Mo Fan hairan sudah tengah hari tapi mereka belum menediakan makan mereka


Mo Fan pun bertanya pada mereka , mereka hanya kata mereka masih kenyang lagi...


__ADS_2