
" Ketua....."semua pelayan itu bersahut
"Apa maksud ketua...?"seorang bertanya
"Lihat pakaian seragam mereka apa kalian tak sedar dan ada seorang gadis di depan sana...."ketua mereka berkata sambil memerhati setiap mereka
"Seorang gadis....?"
"Eyah Napa kita tak perasan tadi... " seorang lagi berkata
"Benar juga ....."
"Mari kita lihat apa yang mereka lakukan malam ini...." ketua mereka berkata
Jeneral Roger jalan ke tempat xiou si
" Yang mulia silakan...." berkata dengan suara pelan
"Baik...."
Roger ,Yun Tang dan Mo Fan , jalan bersama xiou si.
Para pelayan dan ketua mereka ,membeku seketika melihat ke tiga orang itu jalan di samping xiou si.
"Siapa orang ini , kenapa mereka sangat hormat pada nya...." seorang pelayan bertanya pada ketua nya.
"Tak tahu lebih baik kita lihat saja...."
"Silakan sebelah sini...."
Xiou si hanya mengangguk kepala dan jalan bersama tiga orang itu naik ke atas..
Malam pun tibi ,
Penginapan yang di keliling pengawal dan tak terlihat orang lain , para pengawal itu menjaga sambil sembunyi dan di beri makan.
Xiou si dan tiga orang menikmati makan di dalam ,
Mereka semua terlihat sangat tenang tapi di sebalik nya mereka sudah bersedia , para pelayan penginapan itu tahu apa yang kan terjadi pada malam ini.
m.ereka pun bersembunyi , hanya melihat mereka saja dari jauh , di desa itu setiap kali ada orang lain yang masuk ke desa itu para bandit akan datang menerang , itu sebab orang di penginapan itu bersembunyi dan ketakutan .
Jam menunjukkan sembilan malam , mereka memajamkan lilin itu , menunggu para bandit datang , xiou si mendahului tidur kerana terlalu lama menunggu ,xiou si hanya beri perintah pada mereka saja.
amalam makin larut ,terdengar bunyi tapak berjalan dan berlari ke arah penginapan mereka , mereka masuk ke dalam menyerang para pelayan yang di suruh diam .
Bunyi terdengar masing masing mereka bersedia begitu juga para pengawal yang menjaga di luar , sementara itu bandit ada di dalam sibuk mencari mereka .
__ADS_1
Di luar salah seorang memberi syarat menyerang secara senyap , satu demi satu tumbang , tak di sedari oleh ketua bandit yang ada di dalam.
Beberapa minit kemudian , terdengar bunyi pukulan dan jatuh , bandit itu terkejut lihat seorang orang nya sudah jatuh.
Dalam keadaan yang tak terlalu terang.para bandit itu melangka naik tangah , ketua bandit itu merasa lain , lalu menuruh seorang bawahan nya mendahului.
Tiba di atas , sebuah tinju dan tendangan terkena orang itu, terus berguling kebawah.
"Hye ! , apa yang terjadi .!"suara keras dari ketua mereka.
Orang bawahan nya hanya geleng kepala saja.
Sebuah benda besar di lempar ke arah para bandit , mereka semua jauh ke hujung tangga .
"Aduhhh , sialan siapa kalian berani melawan penguasa di sini...!"suara kuat seorang dari mereka suara kemarahan , jika didengar suara nya dan penampilan yang lebih kurang umur tiga puluh an.
"Siallan ! , aku akan memangkal kepa--"belum habis bicaranya.
Orang itu merasakan sebuah Benda tajam , berkilau yang mendekat di leher.
" Siapa kalian ! " suara sedikit gugup , orang itu pun melihat para orang bawahan nya juga sama seperti nya benda tajam itu menuju di leher mereka..
" Tak ku sangkah ,sudah di beri pengampunan tapi masih buat jahat juga....." suara di sebalik kegelapan itu.
"Siapa kalian " suara semakin gugup.
Lilin di nyalakan kan kembali , dengan perlahan orang itu memandang orang yang menghala benda tajam itu ke depan nya itu.
"Lana tak jumpa Bai gong , tak sangkah kamu membuat masalah lagi selepas di bebeskan ....!" suara tegas
"kamu Yun Tang , tak tak maaf kan aku aku tak akan lakukan lagi....." suara ketakutan Bai gong.
"Berani kamu memanggil nama ku tak sopan....!" suara tegas Yun Tang
Plakkkk !
Bunyi tamparan dan tendangan dari Yun Tang
" Aahhhhh tuan jeneral , maaf aku ampuni aku jeneral kami tak akan lakukan lagi..." Baik gong memohon
"Tak ku sangka kalian saling mengenal Yun tang...." suara dari belakang Yun tang
"Aku juga tak berharap jumpa dengan orang ini....!" suara tegas.
"Suara ini , mungkinkah " Bai gong semakin
ketakutan
__ADS_1
"Kenapa dengan muka mu bai gong ...?"
"Jeneral Roger ! , kamu juga ada di sini...."
"Sememangnya , aku panasaran siapa yang mereka maksud itu , rupa rupa kamu." Sambil menggeleng kepala
Orang yang bekerja di penginapan itu terkejut dan mata membulat besar tak percaya , mereka tahu para bandit itu sangat kuat dan tak ada suatu pun berani melayan mereka.
Bukan itu saja mengejut kan mereka bila bai gong menyebut kedua orang itu jeneral , pada masa itu juga pintu utama di buka
"Tuan jeneral di luar kami sudah bereskan...." seorang dari mereka berkata lalu melempar semua para bandit itu di depan bai gong .
Bai gong terkejut melihat semau orang bawahan nya di kalahkan dan melihat lebih sepuluh orang berseragam masuk memenuhi ruang itu ..
"Kalian bekerja dengan baik....."
"Jeneral Roger aku tak sangka kamu juga mengenal orang ini..." Yun Tang bertanya dengan suara sedikit panasaran
"Aku pernah mengalahkan kan nya semasa mereka menerang di sebuah desa...." Roger menjelaskan dengan lebih detal.
"Jadi kalian sudah siap sedia dari awal...." ketua toko itu berkata yang masih ketakutan
"Kami sudah menyedari nya sejak kami mula masuk di desa ini...." Mo Fan berkata sambil turun tangga.
Mo Fan di tugas kan menjaga xiou si , Mo Fan tidak di benar kan meninggal kan xiou si walaupun keadaan semakin darurat.
Oleh kerana mereka melihat Mo Fan di sana mungkin xiou si juga ada di sana.
"Apakah kerja kalian sudah selesai....." suara dari belakang Mo Fan ,xiou si lah yang dia sana sambil menguapa masih mengantuk , xiou si dan Mo Fan sampai di bawah
"Salam hormat yang mulia , maaf kan kami jika istirehat nya terganggu ." semua para bawahan xiou si dan yun tang tunduk beri hormat pada xiou si.
"Maaf kan kami yang mulia , di sebab kan para bandit ini , yang mulia terbangun kami sungguh minta maaf." ujar Roger sedikit kesal walaupun di berwaspada dan berhati hati supaya xiou si tak terbangun tapi akhir nya seperti itu.
"Tak apa lagi pun aku tak dapat tidur....."
"APA YANG MULIA KATA NYA ! ." suara terkejut bai gong
Ketua toko itu dan para pelayan nya juga terkejut selepas terdengar panggil itu hingga mereka hingga ada yang terduduk dan berlutut tak percaya , di depan mereka bukan saja ada jeneral tapi orang yang sangat berkuasa juga ada di sana.
"Yang mulia ! , apa benar..."ujar pemilik kotoh itu
Xiou si jalan ke arah pelayan itu
"Bukalah bungkusan yang aku beri tadi itu adalah pembayaran kami semua , aku ucap terima kasih pada kalian meminjamkan tempat ni dan bakinya guna lah untuk perbaiki tempat kalian. " xiou si berkata dengan suara lembut dan tersenyum
Orang itu pun membuka nya kertas itu melihat dua ketul emas yang di tutup kertas itu
__ADS_1
"Yang mulia ini ! " ujar pemilik tokoh itu lagi
"Tak apa lagi pun kalian semua sangat jujur dan baik hati menyambut kami dengan sopan ...." Xiou si menjelas kan.