Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 122 Orang dari kerajaan lain


__ADS_3

"Sialan kamu rupanya ! " ujar gadis itu


"Aku tak sangkah akan bertemu dengan kamu lagi !" ujar orang yang sudah tiba di tempat ke dua orang itu.


"Apa mahu mu datang ke sini ! , dasar pelayan rendah !" ujar gadis itu


"Rendahan ! , aku kira orang seperti kamu tak layak hidup , dengan bicara seperti itu kamu kira kamu ada kuasa menghukum ku ! " ujar tegas nya lagi


"Ohho ! , sangat meninggi diri ku ingat kamu siapa ! , lihat saja wajah mu seperti berlagak orang raja ! , Oh aku lupa aku sepatut nya tak berkata seperti itu pada pelayan dari istana bun--" ujar gadis itu terhenti kerne tamparan


PLAK !


"Kamu memang berani memperburukkan istana bunga , tapi aku bisa membunuh semua keluarga kamu hingga ke cucu cicit !" ujar balas orang itu


Orang yang berada di tempat itu tidak lain tidak bukan xiou si lah yang ada di sana dan gadis itu adalah pelayan yang membuli Xia Shu waktu itu.


"Berani kamu menyampar ku ! , dasar pelayan rendah !" ujar gadis pelayan itu dan membalas tampar itu.


"Ah ! , tangan ku !" ujar teriak pelayan itu dan kesakitan


"Menjauh tangan kotor kamu !" ujar tegas Vincent


"Siapa ka-- " ujar pelayan itu terhenti


"wah , siapa ini tuan tampan sekali " ujar batin pelayan itu dan mata berbunga bunga.


"Tuan apa Gaun dan jepitan hiasan itu kamu ingin membelinya ?" ujar sedikit tegas Xiou si pada pemilik tokoh itu.


"Aku tak berani membeli nya , Lagian pakaian ini tidak ada di kerajaan ini ,jadi aku fikir mungkin barang ini berasal dari tempat lain , bukan itu saja jika aku lihat barang ini , aku pernah lihat di kerajaan lain " ujar pemilik tokoh itu yang cuba memberanikan diri


"Diam kamu Orang tua !" ujar bentak pelayan itu


"Kamu yang Seharus --" ujar pemilik itu terhenti


"Vincent , lalat terlalu bising !" ujar tegas xiou si hingga bicara pemilik tokoh itu terhenti


"Lalat ? " ujar batin Vincent dan berfikir seketika dan faham maksud nya

__ADS_1


"Baik , Cristopher ambilkan kain yang paling bersih tapi tidak " ujar Vincent pada Cristopher ,awal nya Cristopher juga tak gerti bila di fikirkan kembali dia pun gerti maksud nya.


"Baik Tuan " ujar balas Cristopher dan mengambil lain itu dan berikan pada Vincent


Vincent pun terus ikat pelayan itu dan pukul pelan di belakang nya lalu terus pengsan .


"Siapa nama kamu dan dari mana asal kamu ?" ujar tanya xiou si


"Maaf ke tidak sopan ku tadi nama ku Francis kok" ujar pemilik tokoh itu yang bernama Francis kok


"Dengar nama kamu , seperti nya bukan dari sini " ujar tanya xiou si lagi


"Benar aku bukan asal sini " ujar balas Francis


"Kamu asal mana dan kamu di sini udah berapa lama ?" ujar tanya xiou si lagi


"Aku di sini udah Sepuluh Tahun dan tempat asal ku dari kerajaan Raifon dan aku menikah dengan orang dari desa Han dan berpindah kesini " ujar Francis


" Kerajaan Raifon ! Desa Han ! , ck nama itu adalah nama desa Dua puluh tahun yang lalu benar kan " ujar tanya xiou si


"Tadi kamu kata pernah lihat barang itu ! , dimana kamu lihat nya ?" ujar tanya xiou si lagi


"Bagus jika begitu , do you now ho i am ? " ujar xiou si dan juga bahasa dari dari kerajaan ini


"Bahasa ini ! , bagaimana kamu bisa bicara bahasa ini " ujar terkejut Francis


"Kerajaan Raifon ka , jika aku tak silap nama raja itu Lancelot Forkey ! , Benar kan !" ujar Tanya xiou si dengan tegas


"Bagaimana nona tahu ! " ujar Francis semakin binggung


"Waktu kamu di desa Han , apa kamu tak mengenali ku !" ujar tegas xiou si


Francis pun menetap xiou si dan berfikir panjang .


"Siapa dia ? , aku lihat kedua orang ini bukan calang calang orang nya , kain penutup wajah ? , dua orang ini tunguh tadi nona ini panggil Vincent dan Vincent panggil teman nya Cristopher ,kedua orang ini adalah petinggi ! , jika begitu apa mungkin nona ini , tidak mungkin itu dia sang penguasa !" ujar batin Francis dan mata bulat besar dengan cepat Francis terus berlutut dan berkali kalian tunduk kepala ke bawah


"Ampun kan hamba , ampun kan hamba Karna bicara biadap dengan penguasa " ujar gugup dan ketakutan Francis , dia merasa dunia sudah hancur bila kedatangan xiou si

__ADS_1


"Pandangan kamu tajam juga ya , bisa mengenali ku walaupun ubah sepuluh tahun tinggal kan kerajaan " ujar xiou si dengan tenang , tapi bicara nya masih terdengar dengan tegas.


"Maafkan hamba tidak mengenal yang mulia dari awal " ujar Francis


"Aku ampuni kamu , karna tidak membeli Gaun diraja dan jepitan hiasan ku , terima kasih Francis " ujar xiou si lagi


"Aku terlalu ragu untuk membeli barang seperti itu" ujar balas Francis lagi


"Sudah lah , kamu bisa berdiri kaki kamu akan sakit jika kelamaan berlutut " ujar xiou si lagi


" Terima kasih yang mulia " ujar Francis


"Mohon maaf yang mulia , aku terlalu ceroboh hingga tak tahu orang ini mengenali identiti sebenar yang mulia " ujar Vincent dan berlutut , Cristopher juga ikut serta


"Tak perlu minta maaf , kalian melakukan kerja kalian dengan baik , ambil kembali barang ku dan bawah ke kem militer Zong Ming bawah lalat itu juga , Francis indentiti sangat rahsia aku harap kamu bisa sembunyikan nya " ujar xiou si lagi


"Menurut perintah yang mulia " ujar balas mereka


"Yang mulia aku sangat gembira dapat bertemu dengan yang mulia , dari dulu aku selalu berharap tapi kini semua nya terkabur " ujar Francis dan beri tunduk beri hormat


"Aku juga turut gembira dapat bertemu dengan kamu , terima kasih sudah menyelamatkan barang berharga ku " ujar balas xiou si


"Aku hanyalah rakyat , tidak pantas menerima ucap itu " ujar balas Francis lagi


"Aku bukan jenis pandang orang desa atau bangsawan , bagi ku kedua dua nya sama saja hanya status saja yang berlainan " ujar balas xiou si


"Baik hamba mengerti , ucapan terima kasih itu aku terima , semoga Yang mulia sentiasa di berkati " ujar balas Francis


" Terima kasih Francis , jika kamu butuhkan bantuan tulis lah pesan dan berikan pada Yun Tang " ujar xiou si lagi


"Baik yang mulia " ujar balas Francis


"Ayoh balik " ujar xiou si lagi


"Baik yang mulia " ujar balas mereka


Mereka pun jalan balik ikut jalan terperinci agar tak di lihat orang lain , Mereka ikut jalan itu hingga tiba di depan gerbang utama istana .

__ADS_1


Xiou si lihat Yun Tang tak menjaga di depan , hanya orang bawahan nya saja yang berjaga .


__ADS_2