
Xiou si yang hanya berdiri di sana lihat Jun Qiang dan Zhang wei memperbaiki tempat itu dengan sekejap , xiou si tak perlu buang tenaga nya atas bantuan mereka berdua xiou si merasa lebih tenang.
Xiou si pun jalan melihat setiap alat muzik tu ,lalu teringat kembali di tempat asal nya , Setiap hari berlatih main muzik ikut jadual pembelajaran nya.. masa Xiou si jalan di sana terlihat ada benda di bawah meja.
Xiou si pun mengambil nya , sebuah seruling yang tertinggal , jika dilihat dari penampilan seruling itu sepertinya sudah lama dan warna nya pudar.
Tanpa berfikir banyak xiou si pun cuba main seruling itu , saat not pertama di mula kan sebuah gelombang kuat keluar dari seruling itu tanpa di sedari oleh xiou si , xiou si tak menyadari kerana sedang bermain seruling itu.
Jun Qiang dan Zhang wei terkejut terkena dengan gelombang kuat itu.
" Apa yang terjadi...!" ujar Jun Qiang panasaran
"Napa ada golombang kuat keluar dari benda itu...?" ujar Zhang wei yang masih terkejut
Mereka berdua pun saling memandang kebingugan.
Di istana utama.
Raja Huang dan para menteri yang sedang berbicara tentang masalah di kerajaan mereka , saat para menteri yang tak berhenti bicara memberi cadang dan rayuan , raja Huang hanya diam kepalanya terasa sakit dengar pertengkaran para menteri.
"Sudah cukup ! , kalian semua sama saja ! , fikir kan tentang diri kalian saja ! ,apa kalian aku ini kayu tak fikir tentang rakyat ku ! , desa dan kerajaan hanya dapat hantar bekalan dan obat hanya sedikit saja dalam sebulan , kalian ingat aku tak buat apa apa selama ini , aku sudah hantar minta bantuan dari kerajaan lain hingga sekarang belum ada tindak balas nya lagi....!" tegas Raja Huang yang menahan dengar bicara dari para menteri itu...
Para menteri pun terdiam tempat itu menjadi sunyi dan tak berani berkata , saat raja Huang baru nak buka mulut mula nak bicara lagi , dia merasakan gelombang besar yang di main kan oleh xiou si , raja Huang pun terkejut dan bergetar sedikit.
"Ada apa ini Napa aku rasa ada gelombang yang kuat ! , apa yang terjadi sejak kebelakangan ini banyak yang terjadi Tapi orang lain tak menyadarinya ! " ujar batin Raja Huang
Bukan raja Huang saja , tapi ada beberapa para menteri yang merasakan gelombang itu juga , tapi mereka hanya diam dan bergetar , kejutan gelombang itu sangat kuat hingga buat mereka tak berdaya .
Balik ke tempat xiou si
Selepas xiou si habis main seruling itu , dia sedar Jun Qiang dan Zhang wei tak bergerak Kerna terkejut kena gelombang itu dan mereka dapat merasa ada sesuatu di dalam nya.
"Hye kalian berdua kalian baik baik saja...?" tanya xiou si
"Ahhh , eyah kami baik baik saja.." ujar mereka berdua
Beberapa minit kemudian terdengar ada tiga hingga empat suara dan keluar dari alat muzik itu.
"Aahhhh , siapa yang bangun kan aku...!"
"Diam kau ! , aku sudah lama bosan terkurung dalam ini...!"
"Eyah kamu benar Twinky...! , kita sudah lama di dalam sana..."
"Sudah sudah , berhenti berbicara ada orang lain di sini..." ujar pelan salah seorang dari mereka
"Orang lain ? , mereka tak akan nampak kita....! "
__ADS_1
Mereka pun terus bicara tak henti gaduh , mereka sangkah xiou si Jun Qiang dan Zhang wei tak melihat mereka jadi mereka pun terus bertengkar.
"Permisi maaf ganggu kalian ..." ujar xiou si sambil angkat tangan nya memberi salam
"Diam kamu jangan ganggu kami....! "ujar salah seorang dari mereka.
Beberapa minit kemudian bicara mereka semakin pelan dan kepala mereka memutar ke arah xiou si dengan wajah cema.
"Aaahhhhh sembunyi semua...! " ujar mereka terkejut dan bersembunyi
"Maaf gangguan kalian " ujar tenang Xiou si
"Siapa kamu ? , apa kamu boleh melihat kami....!" ujar mereka
"Eyah , aku bisa lihat kalian ..."ujar xiou si yang masih tenang
"Dan kalian berdua? "
"Tentu saja bisa lihat kalian lagi pun bukan kah kita sama saja sejenis roh atau peri...!" ujar Zhang wei sedikit tegas
"Ahh , bagaimana kamu tahu kami adalah peri..!" ujar terkejut
"Apa kalian tak mengenal kami berdua...!" ujar tegas Jun Qiang
Ke empat peri itu pun melihat dengan tetapan tajam , beberapa minit kemudian mereka terkejut lihat Jun Qiang dan Zhang wei yang berada di belakang xiou si
"Untung saja kalian masih ingat !" tegas Jun Qiang
"Maaf kan kami tak mengenal tuan berdua tadi dan Napa kalian berdua ada di belakang orang ini...?" ujar hairan salah seorang dari mereka
"Benar dan di mana tuan yang lain...?" ujar seorang lagi
"Ehem ! "ujar Jun Qiang dan Zhang wei
Ke empat peri itu pun terdiam seketika
"Yang lain siapa mereka...?" ujar xiou si bertanya
"Yang mu..." ujar Jun Qiang terhenti
"Kamu siapa berani bertanya pada tuan Jun Qiang dan tuan Zhang wei..!" tegas seorang lagi
"Aku siapa ! " ujar xiou si menahan marahnya
"Jaga ucapan kalian...! " ujar keras Jun Qiang dan Zhang wei
Keempat peri itu terdiam lagi dan binggung.
__ADS_1
"Maaf yang mulia dan jangan masuk kan dalam hati apa yang mereka katakan...! hukum lah kami...! "ujar Jun Qiang dan Zhang wei dan berlutut
"Sudah aku faham " ujar tenang xiou si dan memutar badan nya ke belakang mengadap mereka.
"Tapi yang mulia..." ujar mereka berdua
"Tak apa berdiri lah...!" lalu memutar kembali badan nya menghadap empat peri itu
"Baik yang mulia...."
Empat peri itu terkejut lihat kelakuan Jun Qiang dan Zhang wei yang hormat pada xiou si , mereka lihat akan tak percaya apa yang mereka lihat.
"Apa , yang kalian panggil orang ini tuan....?" ujar raguh salah seorang peri lagi
"Kalian memanggil nya yang mulia....! " ujar seorang lagi..
"Eyah , kami memanggil nya yang mulia ! , apa ada masalah...! "ujar tegas Zhang wei
"Yang mulia....!" ujar keras keempat peri itu
"Tak mungkin tuan kalian berdua tunduk pada--" ujar terhenti
"Diam ! ,sungguh biadap bicara kamu.." tegas Jun Qiang
Jun Qiang Zhang wei dan empat peri itu terus berbicara , xiou si merasa di tak ada di sana dan tak dilayan , bicara mereka semakin panjang suara mereka semakin naik itu buat xiou si tak senang .
"Kalian cukup..." ujar tenang xiou si pertama tapi masih di abaikan
"Oi , hentikan ! " ujar kali kedua nya yang masing tenang
"Sudah berhenti bertengkar !" ujar ketiga xiou si menahan marah nya dan muka menjadi hitam.
"Aku kata hentikan ! "ujar kali keempat nya kemarahan sampai ke batasnya
"CUKUP ! " ujar keras dan tegas xiou si dan mengeluarkan gelombang yang lebih kuat dari sebelumnya
" Apa kalian masih mahu melanjutkannya...! " tegas xiou si
Jun Qiang dan Zhang wei terus berlutut ketakutan terkena gelombang yang keluar dari tubuh xiou si , mereka berdua terus terdiam begitu juga dengan empat peri itu.
"Mohon maaf yang mulia , kami bersalah..." ujar Jun Qiang dan Zhang wei dengan suara gugup dan ketakutan
Xiou si hanya diam .
"mustahil.... mustahil... Napa orang ini ada kekuatan Raja Lam Zhou...! pantas saja kedua dua tuan tunduk pada nya...!" ujar batin salah satu dari mereka
"kami Mohan maaf yang mulia..." ujar mereka semau dan tunduk hormat
__ADS_1