Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 113 susun laporan


__ADS_3

"Ibu oddes dimana xiou si ?" ujar tanya Mo Fan yang sedang membayar kotak yang ada isi


"Bukan ka kamu minta tolong nya di kem tentera ?" ujar tanya Vivian lagi


Mo Fan terdiam seketik,


"Ah aku lupa , aku minta bantu nya tadi " ujar Mo Fan dan pura pura tahu .


"Yang mulia ke markas " ujar batin Mo Fan


"Mo Fan apa yang kamu bawah itu , tadi aku lihat xiou si juga bawah kotak tapi tak tahu apa isinya ?" ujar ibu oddes


"Oh ini barang xiou si , dia minta bantu ku ambil " ujar Mo Fan lagi


"Mungkin yang mulia bawah laporan dan dokumen itu ke sana " ujar batin Mo Fan lagi


"Barang apa ?" ujar tanya Vivian lagi


"Hanya barang yang nak xiou si guna , aku pergi sambung kerja ku dulu " ujar Mo Fan dan membawah kotak itu ke markas


"Baik pergi lah " ujar balas Vivian


"Napa aku lihat Mo Fan dan xiou si seperti lain dan aku kira ada yang mereka sembunyikan dari ku " ujar Vivian lepas Mo Fan meninggalkan tempat itu


Mo Fan pun jalan menujuh ke markas , Mo Fan lihat setiap minggu ada laporan dan dokumen yang di hantar ke tempat xiou si , Mo Fan lah yang selalu pergi ambil laporan dan dokumen itu yang di hantar oleh salah satu militer dari kerajaan Liong Han.


"Apa aku rasa , aku yang kebaratan lihat yang mulia setiap hari lakukan kerja ini tanpa henti , seharus nya semua ini kerja Raja , tapi Napa yang mulia yang lakukan nya sedang kan yang mulia hanya Puteri mahkota " ujar Mo Fan .


Mo Fan juga tak tahu siapa xiou si sebenar , dia hanya tahu xiou si adalah seorang puteri saja , Mo Fan pun tiba di markas dan terus jalan masuk ke dalam.


"Tuan Mo Fan " panggil mereka semua


"Apa yang mulia di sini ?" ujar tanya Mo Fan


"Yang mulia ada di dalam , aku pergi beritahu pada yang mulia " ujar tentera itu


Mo Fan hanya angguk kepala .


" Yang mulia , Tuan Mo Fan datang " ujar tentera itu


"Baik " ujar balas xiou si


"Salam hormat yang mulia " ujar Mo Fan dan beri hormat


"Kamu kemana ? , aku kira kamu di sini " ujar tanya xiou si


"Maaf yang mulia tadi Yun Tang memanggil ku , dia kata orang dari kerajaan yang mulia datang , jadi aku kesana " ujar Mo Fan


"Oh , jadi apa yang kamu bawah itu ?" ujar tanya xiou si lagi

__ADS_1


"Ini--" ujar Mo Fan terhenti dan meletakkan kotak itu dan memereksan di dalam nya


"Ini apa ? " ujar tanya xiou si


"Ini adalah laporan dari kerajaan " ujar Mo Fan


"Laporan ? bawah ke sini " ujar xiou si


Mo Fan pun meletak kan kotak itu di meja kerja xiou si , xiou si buka kotak itu dan periksa satu persatu .


"Mo Fan apa ini yang terbaru ?" ujar tanya xiou si dan lihat tarik setiap laporan itu.


"kemungkinan yang mulia " ujar balas xiou si


"Aku kira kamu akan salah kata lagi , nampak nya kamu udah dapat beza kan ke dua itu " ujar xiou si


"Aku tak tahu jika yang mulia tak menjelaskannya " ujar balas Mo Fan


"Bagus bantu aku kemas kan , aku asing kan dan kamu susun dengan baik , Ming " ujar xiou si dan panggil Zong Ming


"Eh , di mana Ming ?" ujar xiou si hairan ,tadi May Zong Ming ada di sana kini udah tak ada.


"Yang mulia jeneral Zong Ming baru saja pergi kata nya Raja Huang memanggilnya " ujar Yu Lei


"Terus pergi begitu saja tak beritahu ku awas kamu Ming , bantu aku susun ini Yu Lie panggilkan Teng she dan Hou duo juga " ujar xiou si


"Baik yang mulia , aku panggilkan mereka " ujar balas Yu Lei


"Yang mulia memanggil kami ?" ujar Teng she dan Hou duo


" Eyah , Yu Lei bantu aku susun laporan ini dan lekat di meja sebelah kiri , Teng She yang ini susun dan letak di sebelah nya , Mo Fan yang ini letak di sebelah nya lagi , jangan letak terlalu dekat beri jaraknya " ujar xiou si dengan suara sedikit lembut


"Baik yang mulia " ujar mereka bertiga


"Sekarang ada empat lagi " ujar xiou si dan berfikir


"kami udah selesai yang mulia " ujar mereka lagi


" Baik , dua ini letak di meja kanan " ujar xiou si dia lihat meja di sebelah kanan itu pensil sedikit dari meja sebelah


"Baik " balas mereka


" Ada dua lagi , tapi nampak nya meja tak cukup? " ujar xiou si lagi


" Yang mulia berapa banyak meja yang di perlukan lagi ?" ujar tanya Teng she


"Jika meja itu panjang aku mahu guna satu saja " ujar xiou si


"Baik aku pergi ambilkan " ujar balas Teng she

__ADS_1


Lima limait berlalu , Teng Shi dan tiga tentera nya masuk membawah meja panjang lebih besar sedikit dan meletakkan di dahaguan tengah , xiou si lihat meja itu.


"Teng she bukan itu meja makan kalian ?" ujar tanya xiou si


"Benar tapi meja terlalu banyak , Lagian tidak semua kami guna kan " ujar Teng she


"Apa masih cukup ?" ujar xiou si lagi


"lebih dari cukup " ujar balas Teng she


"Oh , maaf ya merepot kan kalian " ujar xiou si lagi


"Kami sedia menanti yang mulia dan kami tak lupa dengan janji kami " ujar Teng she


"Kalian bertiga boleh keluar " ujar Teng she pada tiga orang itu.


"Baik " balas mereka bertiga


Lalu xiou si pun menuruh letak kan dua laporan itu lagi di meja itu tengah itu .


"Terima kasih bantu ku , jika kalian ada kerja pergi lah lakukan kerja kalian " ujar xiou si


"Baik yang mulia , kami keluar dulu " ujar Teng she, Hou duo dan Yu Lei


Xiou si pun mula periksa laporan yang ada di meja nya , laporan itu dari kerajaan nya sendiri , hingga siap , terus melaksanakan yang lain lagi .


Xiou si yang tak henti melakukan pemeriksaan itu hingga hari semakin gelap .


"Mo Fan kamu balik lah ke penginapan beri tahu pada ibu odess aku tak balik ke sana , jika dia bertanya kamu jawap apa yang patut " ujar xiou si


"Baik , tapi bagaimana dengan yang mulia ? siapa yang bantu yang mulia nanti ? " ujar Mo Fan


"Kami bersama dengan yang mulia , Napa kamu terlalu bimbang ?" ujar Zhang wei yang muncul tiba tiba entah dari mana


Mo Fan terkejut , kedatangan mereka tanpa ada bunyi .


"Tuan Mo Fan kamu balik saja , kami yang bantu yang mulia lakukan kerja ini " ujar Milky


"Lagian kami selalu tolong yang mulia melakukan kerjanya jika kamu tiada " ujar Pinky


"Kalian rupa nya yang datang , yang mulia jika begitu aku pergi dulu , maaf tak dapat bantu " ujar Mo Fan


"Pergi lah balik " ujar tenang xiou si


Mo Fan pun jalan baik ke penginapan dan Xiou si masih di markas itu , Yu Lei yang perasan xiou si belum balik , lalu Yu Lei pun masuk ke markas.


"Maaf menganggu yang mulia " ujar Yu Lei dan jalan menyalakan lampu lilin .


"Terima kasih Yu Lei " ujar xiou si

__ADS_1


"Tidak apa apa yang mulia " ujar Yu Lei dan tunduk hormat , yu Lei tak banyak bicara dia lihat xiou si yang tak berhenti melakukan kerja nya tanpa henti .


__ADS_2