
Hai teman sekali maaf uldeti nya lama. , tapi jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya ya itu buat auther lebih senang hati terima kasih atas sokongan kalian dan jangan lupa komentarinya.
Dalam keheningan di petang hari yang bersiap sedia menanti ketibaan sang yang mulia , para peri yang membantu mengurus rambut xiou si dan menggunakan jepitan rambut.
"Jun Qiang beri hormat pada yang mulia !" ujar tegas Jun Qiang dan menangkup ke tangan nya ke depan.
"Ada apa Qiang ?" tanya xiou si
"Yang mulia akan berangkat hari ini kan ?" tanya Jun Qiang
"Eyah Napa ?" balas xiou si
"Tak ada apa apa hanya , hati hati dalam perjalan " ujar sopan Jun Qiang
"Aku tahu , apa kamu nak ikut ?" tanya xiou si lagi
"Aku ingin pergi tapi aku mempunyai tugas yang di berikan oleh yang mulia " ujar tegas Jun Qiang
"Kamu melakukan kerja mu dengan baik , ingat kerja tepat kerja jangan lupa istirehat !" ujar tegas xiou si
"Baik yang mulia , sudah saat nya yang mulia mereka sudah menanti yang mulia turun " ujar Jun Qiang dan membungkus
Waktu itu juga xiou si udah siap berdandan , lalu keluar dari kamar nya.
"Terima kasih bantu ku para peri " ujar xiou si
"Itu adalah tugas kami melayani yang mulia " ujar mereka kesemua peri.
"Yang mulia " panggil mereka semua
"Ada apa ?"
"Hati hati dalam perjalan " ujar kesemua peri dan membungkuk ,Jun Qiang juga ikut serta
"Baik " ujar dan senyum xiou si lalu turun ke bawah.
pak pak pak
Bunyi spatu tinggi terdengar dari dalam , orang yang di luar pun bersiap , xiou si pun melangkah keluar dari markas guna pakaian
dan menggunakan spatu tinggi rambut terurai terhias dengan jepitan
warna cerah yang memikau hingga kesemuan orang membeku lihat xiou si yang baru melangkah keluar dari Markas , alis bahu yang cerah dan licin tak ada noda.
"salam hormat yang mulia xiou je si !" ujar tegas Alexander Roger Desven beserta militer mereka , berlutut hormat .
"Berdiri lah !" ujar tegas xiou si
Mereka pun berdiri , xiou si pun jalan turun anak tangga .
__ADS_1
"Yang mulia " ujar Alexander dan Menghulur tangan nya ke arah xiou si , untuk membantu nya turun
"Terima kasih xander " ujar tenang xiou si
orang sekitar memandang xiou si tak terkelip mata .
"Xiou je si ? xiou si ? je si ? Napa nama itu perna aku dengar ? tapi di mana ?" ujar pelan salah seorang dari dan berfikir.
"Je si ! apa dia puteri je si ? " ujar batin orang itu..
"Oh ya aku lupa , orang yang ada di sana itu lepas kan mereka " ujar tenang xiou si
"Lepas kan ! , apa tak apa apa jika di lepas kan ?" tanya yang bai
"Eyah lepaskan , jika mereka ingin memborontak aku tak kesah lagi pun mereka tak akan terlepas dari cengkaman militer kerajaan ku !" ujar xiou si tegas.
"Ehh baik yang mulia" balas yang bai ketakutan
"Oh satu lagi lepas mereka di lepaskan , beri mereka makan dan obati luka mereka , tiga anak beranak itu juga ya , aku harus berangkat sekarang " ujar tenang xiou si
"Baik "ujar mereka semua
"Tunggu " salah satu dari mereka menghentikan xiou si
Xiou si pun menoleh ke arah orang itu ,
"Ada apa?"tanya xiou si
"Apa kamu puteri jessi ?" ujar orang itu
"Hei , Napa kamu tiba tiba tanya begitu?" ujar teman nya hairan
"Tak aku kira perna dengar nama itu ?" ujar orang itu lagi
Teman nya juga berfikir dan terdiam
"Eyah Napa aku juga rasa seperti dengar nama itu ?" ujar teman nya
Xiou si memupuk punduk Alexander ,
"Napa kalian bertanya seperti itu?" tanya xiou si
"Aku hanya panasan , lagi pun nama itu kepala desa perna beri tahu kami tentang orang ini " ujar orang itu
"Apa yang dia ceritakan pada kalian ?" tanya xiou si lagi
orang itu menceritakan , teman nya juga akhir sekali dua orang yang ada di sana satu demi satu menceritakan .
"Napa mereka mencari ku ?" ujar batin xiou si
"Apa yang kalian harapkan dari orang itu ?" tanya xiou si lagi
"Kepala desa kata orang itu satu satu nya harapan desa ini..."ujar orang itu
__ADS_1
"Kalian semua dari desa mana ?" tanya xiou si lagi
Mereka pun beritahu mereka berasa desa mana , mereka semua ada yang dari desa yang sama dan dari desa lain , ada enam buah desa yang bekerja disana
"Napa kalian tak minat bantuan dari Raja kalian ?" tanya xiou si lagi
semua terdiam.
"Alexander kamu urus salah satu desa dan lima desa itu beri pada Christoper , Lu yang , Fu Kong , Valen dan Mario " ujar tegas xiou si
"Baik yang mulia " ujar Alexander
"Aku tak tahu Napa kalian mencari orang itu dan aku tak tahu Napa banyak desa yang mencari aku " ujar xiou si
"Apa maksud yang mulia ?" tanya orang itu
"Terus terang saja orang yang kalian cari itu adalah aku !"ujar tegas xiou si
Semua tercanggak dan masih binggung
"Aku adalah puteri jessi dari kerajaan Han yang di cari si seluruh wilayah dan kerajaan ! " ujar tenang xiou si sambil senyum.
"APA !" ujar terkejut mereka semua tak percaya.
"Sekarang kalian semua tahu siapa yang mulia dan sekarang kalian semua yang ada di sini harus bertanggungjawab jika identiti yang mulia bocor !" tegas Alexander
"Cukup aku sudah lewat , harus berangkat ! Alexander aku serahkan mereka pada mu dan latih mereka waktu aku tak ada disini , aku tak tahu berapa lama aku di luar kerajaan ?" ujar xiou si
"Baik yang mulia "
"Oh ya putera mu juga ya " ujar xiou si
"Tentang putera ku ! aku ingin menghukum nya yang mulia apa bisa ?" ujar xander
"Dia adalah putera mu lakukan semahu mu !" balas xiou si
Xiou si pun jalan meningal kan markas itu di susuri oleh Roger dan militer nya hingga ke gerbang utama.
Tiba dia tempat itu ,Christoper menungguh di tempat itu bersama dengan militer nya yang hanya guna pakaian biasa
"Salam hormat yang mulia " ujar sopan Christoper dan membungkuku
"apa ayah sudah mendahului ?" tanya xiou si
" tetua hanya mengirim pesan untuk yang mulia " ujar dan beri pesan itu pada xiou si
"oh " xiou si pun ambil pesan itu dan membacanya.
selepas xiou si membaca pesan itu .
"terus berangkat , ayah menunggu di jalan tiga arah !" printah xiou si
"baik yang mulia " balas Cristopher dan mereka pun bergerak meninggal kan kerajaan itu , Yun Tang yang binggun lihat Christoper dan hanya berfikir siapa orang ini?
__ADS_1
maaf ya updet nya lama