Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 105 Pertandingan dan pemilihan


__ADS_3

"Tempat ini seperti biasa masih teratur dan kemas , udah lama aku tinggal kan kerja ku tempat ini masih teurus , apa yang Mo Fan kerja " ujar batin xiou si


"Yang mulia di mana orang di sini ? Napa Sunyi sangat ?" ujar Zhang wei


"Tak tahu , ayuh masuk " ujar xiou si


Mereka pun masuk ke dalam , tempat itu kosong tak ada orang .


"Kosong mana Mereka pergi ?" ujar xiou si


"Jadi yang mulia bagaimana ?" ujar tanya Li Jie


"Kita pergi ke istana ye saja lah , Lagian Mo Fan juga tak ada disini " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar balas Merka semua


Lalu jalan lah mereka ke istana ye .


"Yang mulia di sini juga tak ada orang ?" ujar Tengky


"Kemana Mereka pergi ?" ujar xiou si lagi


"Haish ! , sudah lah ayoh balik " ujar tegas xiou si


" Baik yang mulia "


Mereka pun jalan meninggalkan tempat itu , tapi langkah Mereka terhenti dengar ada panggilan dari istana ye


"Nona apa itu kamu ?" ujar tanya Mo mei


"Ah benar ini aku , ada apa ?" ujar tanya xiou si dan putar balik badan nya


"Napa datang ke sini ?" ujar tanya Mo mei lagi


"Hanya lihat lihat saja , dimana yang lain ?" ujar tanya xiou si lagi


"Apa Nona tak tahu , hari ini Akdemik Tarian menjalankan pertanding di semua kumpulan " ujar Mo mei


"Ah gitu , maaf aku tak tahu dimana tempat nya dan apa bisa kamu menghantar aku ke sana Lagian aku tak tahu jalan ke sana itu nanti " ujar tenang xiou si


"Tentu saja Nona , Lagian aku baru selesai kerja dan hendak ke sana terus ." ujar Mo mei


" Baik ayoh jalan " ujar xiou si


"Sekejap aku nak ambil sesuatu" ujar dan jalan masuk kembali


"Napa aku tak tahu semua itu ? " ujar hairan xiou si

__ADS_1


"Mungkin Mereka lupa " ujar Li Jie


"Ehm sudah lah , asalkan ada yang beritahu pada ku " ujar xiou si lagi


Selepas saja Mo mei melakukan kerja nya di tempat itu mereka pun jalan ke tempat pertandingan itu , Dalam dewan besar yang laut dan tinggi , Setiap tiang terhias dengan kain warna merah jambu yang di ikat bersebelahan dan ada pasu pokok sedang besar .


Setiba di tempat itu penuh dengan orang yang akan megikuti pertandingan , dalam satu kumpulan itu ada lebih dari sepuluh orang dan kumpulan tarian yang mengikuti pertandingan itu ada lapan buah kumpulan , setiap kumpulan menguna kan berlainan warna pakaian dan terlihat kemas dan cantik.


"Mo mei apa semau orang di sini adalah yang ikut pertandingan itu ?" ujar tanya xiou si


"Benar Nona " ujar balas xiou si


"Aku kira hanya tiga atau empat saja ternyata , dalam satu kumpulan di bahagikan dengan lapan katogeri , Haish buat apa juga aku hiraukan di kerajaan ada sepuluh buah Akedemik dan satu akedemik ada lima kolompok yang berlain kemahiran " ujar batin xiou si


"Nona ayoh duduk di sana , teman ku yang lain ada di sana " ujar Mo Mie dan membawah xiou si ke tempat itu.


"Kamu pergi lah aku di sini saja , Lagian orang seperti ku tak pantas berada di tempat itu " ujar xiou si


"Baik jika gitu aku tak memaksa mu nona " ujar balas Mo mei


"Pergi lah " ujar tenang xiou si , lalu mencari keberadaan Kolompok Tari riang


"Yang mulia sebelah sana " ujar Pinky


"Kita ke sana " ujar xiou si


Jalan lah mereka ke akademi kumpulan Tari Riang yang duduk di tempat terhujung sekali , xiou si pun perasan dengan pakaian yang di gunakan oleh kumpulan Tari Riang yang berlainan warna , lalu xiou si pun terus jalan ke arah itu .


"Yang mulia izin kami musnah kan Mereka !" ujar tegas Li Jie


"Abai kan parah sampah ini , Berani Mereka mengutuk dan bicara buruk pada Mereka !" ujar tegas dan pelan xiou si


"Baik yang mulia , Para sampah ini mungkin udah tak nak hidup panjang lagi "ujar tegas Zhang wei


"wang Lei , Lui Yong dari tadi kalian diam saja Napa ?" ujar tanya xiou si


walaupun xiou si dan mereka sedang bicara tapi tak ada yang menyedari xiou si sedang bicara , setiap kali xiou si bicara kain yang menutup separuh muka nya itu yang melindungi setiap kali xiou si buka mulut .


"Kami belum terbiasa Yang mulia " ujar wang Lei


"Maaf yang mulia " ujar Lui Yong


"Tak apa kalian akan terbiasa juga nanti , Lagian kalian semua adalah teman , benar " ujar xiou si


"Benar yang mulia " ujar Mereka semua


"Oh ye chen ada di sebelah sana , dia bersama dengan pelayan dan pengawal nya , Tapi siapa yang ada di sebelah itu ?" ujar batin xiou si lihat ye chen yang duduk di bahagian depan dan ada orang di sebelah nya.

__ADS_1


"IBU ! " ujar batin ye chen lihat xiou si dari jauh , ye chen hendak memanggil xiou si tapi di tempat itu penuh orang , Jadi ye chen ambil keputusan hanya diam.


"Napa aku kira pernah lihat nya tapi di mana ? " ujar pelan xiou si


"Siapa yang mulia ?" ujar tanya mereka semua


"Lihat arah jam 12 , di sebelah bocah itu " ujar xiou si


Mereka pun menoleh ke arah tempat itu , seorang laki laki di usia masih muda tampan dan berkulit cerah dan berpakaian bangsawan.


"Yang mulia jika lihat pakaian nya seperti seorang Kasim , lihat pakaian nya tak sama dengan orang yang berdiri di sebelah nya " ujar Zhang wei


"Aku juga kira seperti itu , sudah lah ayoh kesana sebelum dia nampak aku , ye chen mungkin udah lihat ku tapi dia takut jika Kasim itu tahu jika ye chen panggil ku " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar Merka semua


Xiou si pun jalan ke arah dimana kumpulan Tari Riang berada , sebelum tiba di tempat itu xiou si terlihat seseorang yang sangat dia kenal lalu xiou si pun berfikir kembali untuk tidak ke tempat itu .


"Yang mulia apa ada masalah ? Napa kita tak kesana saja ? " ujar tanya wang Lei yang cuba biasakan diri .


" Mungkin , kita duduk di tempat lain saja "ujar xiou si


"Baik " ujar mereka semua dan merasa hairan


Xiou si lihat tempat itu udah penuh , oleh Karna penuh xiou si pun berdiri saja , satu demi satu kumpulan yang mempersembahkan tarian mereka .


"Membosan kan ! , Napa semua nya tunjuk ayuh uda lah badan itu masih keras ! Haish menyakitkan mata ku saja ! Oh aku tahu sebab Kasim tampan ada di depan " ujar bentak xiou si


"Yang mulia , orang yang di depan yang mulia melihat mu " ujar gugup Wang Lei


"Jika tak nak mata kalian aku cabut lebih baik diam dan buat tak tahu !" ujar keras dan tegas xiou si


Hingga orang yang berada di depan xiou si ketakutan dan tak berani bergerak orang itu pun hendak bisik pada temannya.


"Jika kalian mau bicara normal lebih baik diam !" tegas xiou si lagi


orang itu pun terus membekuh .


"Yang mulia apa maksud bicara normal ?" ujar tanya Tengky


"Aku pernah dengar ayat ini , maksud nya jika masih nak berbicara jaga lah lidah , jika berkata buruk lidah akan di potong " ujar Li Jie


"Oh jadi itu maksud nya , tapi bukan itu keterlaluan ?" ujar tanya wang Lei


"Itu adalah peraturan kerajaan ku !" tegas xiou si lagi


Xiou si menyaksikan pertandingan itu hingga tiba giliran Tari Riang , xiou si lihat cara menari mereka sangat menarik dan sepadan dengan tema tarian , gerakan yang lembut dan teratur .

__ADS_1


Xiou si hanya senyum dan jalan meninggalkan tempat itu.


"Didikan nya sangat bagus " ujar xiou si yang jalan meningalakan tempat itu.


__ADS_2