
Bai gong yang masih berlutut hormat.
"Ya tu memang benar.." ujar Bai gong suara sedikit randah..
"Kakak Bai , apa ini apa yang kalian lakukan hingga jadi seperti tu.. ?" ujar Chu gong
"Sudah bai pergilah ...."
"Baik..."
Xiou si pun jalan dibelakang Roger , Yun Tang dan Mo Fan , serta para pengawal itu , dalam perjalan masuk ke toko itu .
"Ahhhhh....!"suara jeritan xiou si lalu terus terduduk disana yang masih menahan sakit kakinya.
"Yang mulia ....!"menoleh ke belakang dan semua memangil dengan terkejut
"Yang mulia kamu tak apa apa...?" ujar Mo Fan yang paling dekat dengan xiou si.
"Eyah aku baik baik saja , cuma kaki ku...."
Mereka lihat kaki xiou si yang kemerahan , masa itu xiou si tak menguna kan stokin nya jadi kaki nya luka itu terlihatan..
"Apa yang terjadi , aku dengar suara jeritan tadi ... ?" ujar bai gong
Dengan pelan kepala bai gong lihat ke arah xiou si dan yang lain mata nya membesar bulat terkejut lihat xiou si yang terduduk Sana.
"Yang mulia...!" suara kuat bai gong dan berlari ke arah xiou si , bai gong melihat kaki xiou si kemerahan .
"Yang mulia , apa kamu tak apa apa ..?" ujar bai gong
"Apa ! , jadi orang itu adalah yang yang mulia " ujar suara ketakutan dan gugup Chu gong
Begitu juga dengan penduduk desa , mereka sangat terkejut dengar panggilan yang mulia
"Bawah aku masuk aku merasa lain , lihat wajah penduduk di sini..." ujar xiou si
Mereka pun saling pandang dan melihat sekitar mereka
"Memang benar kata yang mulia ! , kita bawah yang mulia masuk dulu. " ujar Yun tang,
Dengan pelan Yun Tang ke arah xiou si lalu mengendong xiou si , muka xiou si kemerasa malu sebab tak ada seorang peria Yang pernah lakukan seperti itu.
"Hye Yun apa kamu buat....? "ujar mo Fan
"Napa tak boleh , tak kan nak biar kan yang mulia seperti ini.... " ujar Yun tang sedikit tegas
Roger melihat ke dua orang yang sedang bertengkar itu lalu senyum sinis , dia tak sangka ada orang yang melayani xiou Si dengan tulus.
"Rakan yang bagus dan siapa di antara kalian yang akan di pilih yang mulia ...." ujar Roger dalam hati terlihat senyum sinis di muka nya dan geleng kepala.
__ADS_1
Xiou si tersipu malu , xiou si merasakan tubuh Yun Tang yang berotot dan keras Mereka pun membawa xio si masuk
Sementara yang lain membersihkan tempat itu , xiou si dan yang lain masuk ke dalam , yun tang mehantar xiou si di kamar nya dan dirawat di sana..
Di ruang lain
"Kalian semua dengar jika ketua jeneral bertanya kalian sudah tahu nak buat apa kan....!" ujar Roger dengan tegas
"Kami mengerti jeneral Roger..." suara serentak orang bawahan berkata
Keesokan pagi
Kedengaran hentakan spatu tinggi dari atas , Roger dan orang bawahan kenal dengan bunyi itu , mereka pun berlutut hormat tangan kanan di dadah kiri ,vmenungguh Xiou si turun.
"Selamat pagi yang mulia...." ucap semau orang
"Eyah selamat pagi..." ujar balas xiou si dengan suara dinding.
Mo Fan dan Yun Tang pun tunduk separuh badan , mereka lihat pakaian xiou si sangat rapih dan kemas dari sebelumnya.
"Kita berangkat sekarang....."ujar xiou si
"Baik yang mulia " ujar semua
Mereka pun mengiringi xiou si keluar , tapi tak di sangka di depan pintu toko itu dipenuhi orang desa , xiou si dan yang lain terperanjat lihat orang desa itu.
"Mereka sudah keluar....."semua orang desa tiba tiba berseruh bersama dengan kuat dan tak henti henti memanggil.
"Apakah kamu adalah yang mulia sesungguh nya.... " ujar semua orang desa tak berhenti bertanya...
" Senyap !" suara keras Roger
Semua orang desa itu pun diam .
"Napa kalian tiba tiba bertanya seperti itu....!" tegas Yun tang
"Kami ingin pastikan saja apa benar...." ujar Salah seorang
"Kalian cukup ,biar aku saja...." ujar xiou si
"Tapi yang mulia " ujar Roger
Xiou si hanya beri isyarat saja , Roger pun gerti maksud nya.
"Baik aku akan sendiri beritahu , aku mungkin tak kenal kalian , tapi mungkin kalian kenal aku...." ujar xiou si
"Apa maksud mu...." ujar orang desa
"Sebanyak banyak desa Napa semua mencari ku ,aku tak tahu mengapa kalian semua ada di depan ini , kalian menhalang jalan ku dan apa kalian mahu ....!" suara sedikit tegas
__ADS_1
"Kami hanya mahu bertanya siapa kamu sebenar nya.....?"
"Jaga ucapa kalian.....! "tegas Roger
Xiou si angkat tangan beri isyarat lagi
"Baik jika itu yang kalian nak tahu aku beri tahu yang sebenar , namaku puteri xiou si dari kota Han..." ujar xiou si
"Puteri xiou si dari kota han , kami tak kenal orang tu....?" ujar orang desa
" Tak kenal pufffff ok lah , kalian mungkin tak kenal dengan nama itu tapi ! , di kerajaan memanggil ku puteri Jessi dari Kerajaan Han...!" uajr tegas xiou si
"Puteri Jessi , puteri jes-- Jessi dari kerajaan han...!" suara tinggi.
" Ja ja ja di kamu " ujar orang desa terkejut dengar nama xiou si yang sebenar di kota .
Orang desa pun tunduk tak henti memanggil nama yang mulia , xiou si hanya angkat tangan saja.
"Aku tak faham maksud kalian seperti ini , aku tahu desa kalian kekurangan bekalan makan dan ada bandit lain yang selalu datang ke desa kalian , mereka menindas kalian dan ambil semua hasil usaha kalian benarkan.....!"
"Bagaimana yang mulia tahu ? " ujar bai gong hingga berlutut tak percaya apa yang dikatakan xiou si semua nya benar.
"Terima kasih untuk orang bawahan mu bai gong....!" suara keras xiou si
Xiou si memberi tahu semua yang di dengar kemarin dari orang bawahan bai gong , orang desa pun terkejut dan ada yang menangis meminta semau yang dikata benar.
Bai gong dan Chu gong pun seperti itu .
"Yang mulia apa yang harus kita buat....?" ujar Mo Fan
"Roger aku serahkan desa ini pada mu....!" tegas xiou si
" Ah aku , maaf yang mulia , baik akan ku uruskan..." ujar Roger dan tunduk hormat
" Ayuh berangkat...! "seruh xiou si
"Tunggu yang mulia ada satu lagi..."
"Apa dia....?" ujar xiou si
"Jika boleh kami ingin pindah ke kerajaan yang mulia....." ujar kepala desa
"Kenapa ? "
"Kami tak tahan di sini...."
"Oh , aku pertimbangan kan dulu , jika ada aku kan menyuruh jeneral Roger menjemput kalian...." ujar xiou si tegas
"Terima kasih yang mulia..." ujar semua orang desa...
__ADS_1
"Ayuh berangkat..." printah xiou si sambil senyum sedikit.
Mereka pun meningal kan desa itu .