Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 108 panasaran


__ADS_3

Lu Ming dan Xia Shu yang masih binggung dan tak percaya yang mereka saksikan di depan Mereka , Han Shi dan Han Bo panggil xiou si nona , ye chen pula panggil xiou si ibu .


"Aku masih tak percaya , jika dia bukan permaisuri Napa tuan Putera dipanggil nya ibu ?" ujar batin Lu Ming


"Napa yang benar saja katanya bukan permaisuri , tapi Napa tuan Putera panggil dia ibu dan jika dia permaisuri dia pasti kenal ku , waktu aku bertemu nya tadi dia sama sekali tak kenal aku ?" ujar batin Xia Shu


"Napa kalian masih berdiri sana duduk lah " ujar tenang xiou si


Lu Ming dan Xia Shu tak berani menyapa dan melihat ke arah ye chen.


"Ye apa bisa mereka duduk di sini ? " ujar tanya xiou si pada ye chen


"Jika ibu meminta nya , ye tak menghalang nya " ujar balas ye chen


"Anak baik , terima kasih ye " ujar xiou si dan mengusap kepala ye chen


"Kalian boleh duduk di sana , aku benar kan " ujar ye chen lagi


"Terima kasih Tuan Putera " ujar Lu Ming dan Xia Shu yang merasa sedikit segan .


"Ibu ada sesuatu yang aku nak lihat kan pada ibu " ujar ye chen


"Apa dia ?" ujar tanya xiou si


"Sebentar " ujar ye chen dan berlari ke ruang belajar nya


Beberapa minit kemudian ye chen keluar bawah tiga hingga empat keping kertas dan memberi xiou si Kertas itu.


"Apa kamu selalu belajar ye ? " ujar tanya xiou si


"Eyah aku selalu belajar " ujar ye chen dengan yakin


"Jangan kamu berbohong pada ku , aku lihat wajah kamu seperti tidak !" ujar xiou si sedikit tegas


"Em--" ujar pindik ye chen tak dapat berkata apa apa.


"Ye , aku tahu kamu tak setiap hari belajar ! " Ujar tegas xiou si lagi


Xiou si lihat wajah ye chen yang menahan tangisan nya walaupun wajah nya melihat arah bawah , Lu Ming dan Xia Shu hanya diam tak berani berkata.

__ADS_1


"Ye , tidak perlu setiap hari belajar pun boleh , ingat kesihat perlu di utama kan " ujar xiou si lagi


"Ibu tak marah ?" ujar tanya ye


"Napa harus aku marah , kamu lakukan kerja mu dengan baik , lebih baik dari sebelum nya , ibu lihat setiap kata yang kamu tulis sangat berbedah dari yang sebelumnya ." ujar tenang xiou si


"Benar ?" ujar ye chen lagi


Xiou si hanya angguk kepala .


"Terima kasih ibu aku akan berusaha dan belajar lebih banyak , ibu aku kira aku lebih cepat belajar jika ibu yang mengajar nya berbanding dengan sekolah ku , aku selalu saja di marah dan di pukul" ujar ye chen dan wajah nya mula sedih lagi


"Di pukul ! , Siapa yang berani melakukan seperti ini pada Putera mahkota ! , apa Tak takut mati !" ujar tegas xiou si dan wajah serius kembali


"Tuan Putera apa kamu ada beri tahu pada Raja ?" ujar tanya Lu Ming yang ikut terkejut dengar ujar ye chen


"Aku sudah beri tahu , tapi aku malah di katakan tak mendengar kata guru dan aku yang di salah kan " ujar ye chen


"Siapa guru kamu ! , aku selalu berkunjung ke kelas kamu tapi semua nya baik baik saja " ujar tanya Lu Ming sedikit tegas


"Kasim Lu Ming sememang kamu lihat semuanya baik baik saja , tapi lepas kamu beredar dari tempat itu guru itu akan ulangi kelakuan buruk nya lagi , jika kamu lihat dalam kelas ku makin lama makin sedikit " ujar ye chen


"Napa aku tak perasan waktu aku lintas di sana " ujar batin Lu Ming


"Kasim Lu Ming , tak perlu lah kamu lapor kan pada ayah ku , aku tak nak kamu di marah dan di hukum lagi " ujar ye chen


Lu Ming terkejut dengar ucap ye chen yang seperti orang dewasa.


"Tuan Putera aku lihat kamu sudah berubah , dulu nya kamu sangat nakal dan tak berkata seperti ini jika kamu dalam masalah " ujar tanya Lu Ming


"Ibu mengajar aku tak perlu membeban kan orang lain , Jika orang itu cari pasal ibu kata bersabar , jika orang itu berkata banyak ibu kata abaikan omong kosong itu , seperti itu ibu mengajar aku , aku tak berharap pada sekolah , aku berubah Karna ibu yang mengajar ku dan mendidik ku lebih baik dari guru ku !" ujar ye chen tegas dan menjelaskan .


"Tuan Putera , apa raja tahu tentang ini ?" ujar tanya Xia Shu


"Dulu nya aku pernah beritahu pada ayah , tapi dia kata ibu kamu sudah mati dan semua kerja yang aku selesai kan ayah kata semua itu salah !" ujar ye chen sedikit tegas.


" Ye hari sudah nak malam , Ibu harus balik ada kerja nak di lakukan " ujar xiou si


"Ibu udah nak balik ? , apa tak boleh temankan ye di sini ? , ye merindukan ibu selama ini Lagian udah lama ibu tak mengunjungi ku " ujar ye chen

__ADS_1


"Ibu berharap dapat teman kan kamu di sini , Tapi ibu ada Kerja nak di lakukan , jika ibu ada masa Luangan ibu datang lagi ok " ujar xiou si memujuk ye chen


"Baik ibu " ujar balas ye chen


"Jika gitu aku berangkat sekarang " ujar xiou si lagi


"Ibu kapan ibu datang lagi ?" ujar tanya ye chen


"Tak tahu , tapi jika ibu datang ibu bawakan beberapa buku lagi " ujar xiou si


"Benar , yeah terima kasih ibu jangan lama ya " ujar ye chen


"Tuan Putera kami juga akan beredar " ujar Lu Ming dan Xia Shu


"Baik , pastikan ibu selamat balik ke istana bunga !" ujar tegas ye chen


"Baik Tuan Putera , kami akan hantar kan Nona dengan selamat " ujar balas sopan Lu Ming


"pergi lah " ujar balas ye chen


xiou si , Lu Ming dan Xia Shu pun beredar dari istana ye chen , Lu Ming dan Xia Shu pun hantar xiou si balik ke istana bunga , hingga lah tiba di pintu Taman B istana bunga angin bertiup yang sangat segar .


"Sampai di sini saja , kalian bisa pulang " ujar xiou si


" Nona jalan masuk ke istana bunga tak selamat , Lagian jika waktu seperti ini ada makluk yang mengerikan berterbangan " ujar Lu Ming


"Apa maksud kamu makluk yang mengerikan kan ? , aku sudah lama di sini tak ada pa pa yang terjadi dan aku selalu guna jalan ini waktu aku balik kerja " ujar xiou si


"Maaf , meskipun nona rasa selamat tapi taman ini sudah lama dan tak ada tumbuhan yang hidup " ujar Lu Ming lagi , dia tak tahu bahawa taman ini tak seperti dulu semua nya layu .


"Haish kamu ini Lu Ming , tak ada apa apa yang berlaku masuk lah kalian lihat sendiri , Taman ini tidak seperti yang kalian fikirkan " ujar xiou si lagi dan mendahului masuk .


"Nona tunggu " ujar Lu Ming cuba menghentikan xiou si yang sudah sedikit jauh dari mereka


Langkah Lu Ming dan Xia Shu pun menginjak ke Taman B , mata mereka membulat besar lihat Taman B tak seperti yang mereka fikir kan , bunga dan pohon bunga yang berwarna warni membuat Mereka terpikat .


"Aku sudah katakan , Taman ini tak seperti dulu " ujar xiou si


"Bagaimana bisa seperti ini ? , ini sangat mengejutkan aku kira banyak yang berlaku dan banyak perubahan yang terjadi selama ini ? , Raja ada pesan pada ku bahawa ada Petanda kebangkitan Raja Alam dunia yang mempunyai kuasa menghancur kan dunia , Apa aku harus beritahu pada raja ? , jika fikirkan kembali lebih baik tak perlu lapor kan dulu Lagian Tentang nona aku masih panasaran " ujar batin Lu Ming

__ADS_1


__ADS_2