Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 77 tiba masanya


__ADS_3

Hai ,Taman sekalian , jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya dan komentarinya.


Hari tengga hari pun tiba , hidangan dan mengemas kawasan itu pun siap. rasa terkejut mereka pun hilang


mereka tak menyangkah orang yang bersama dengan mereka dan membantu mereka selama ini adalah seorang puteri


Di dalam markas


"Yang mulia , bagaimana dengan luka mu ?" tanya Zong Ming lihat xiou si yang terbaring di kasul nya.


"Aku baik baik saja cuma " balas xiou si


"Cuma apa yang mulia ?"


xiou si pun menukar posisi duduk


"Aku lapar " ujar xiou si yang menahan lapar nya


"Ah , aku kira lukanya yang sakit ?" ujar batin Zong Ming.


"Yang mulia bawah bertahan mereka sedang menyediakan " ujar Zong Ming


"Apa belum lagi ?" tanya xiou si lagi


"Mereka kan baru mula tadi " balas Zong Ming


"Aahhhh , aku lapar ! jika bukan di sebab tiga orang itu aku masih dapat tahan lapar ku ! aku terlalu letih hingga lapar ku muncul !" ujar xiou si sedikit tegas.


"Yang mulia " panggil Zong ming lihat xiou si yang menahan lapar nya.


"Yang mulia tak pernah berubah , setiap kali lapar wajah imut nya keluar dan manja sekali " ujar batin Zong Ming dan tersenyum sinis.


"Ming kamu pergi lah rehat tak perlu menjaga ku , aku mau bersikan diri dulu badan ku sangat melekit " ujar tenang xiou si


"Baik yang mulia " ujar Zong Ming dan membungkuk


Di luar markas


"Jeneral apa meja dan tempat duduk ini sudah cukup ?" tanya Desven


Tim Desven melakukan seperti apa printah yang di beri oleh Alexander , meja di bina ada lima buah ukuran sederhana dan tempat duduk hanya potong kayu bulat berukuran tiga kaki sedang besar.


"Mungkin udah cukup "balas Alexander.


Di bahagian dapur


"Yang bai apa yang kita nak hidang kan ?" tanya yu lie


"Aku juga tak tahu , kita masak seperti biasa saja " ujar yang baik


"Baik " balas mereka semua


" Tang She apa nasi yang di masak tadi pagi masih ada ?" yang yang bai


"masih banyak lagi , kan tadi pagi kita semua tak makan ?" balas Tang Shi

__ADS_1


"Benar juga aku lupa , sudah lah ayuh kita lakukan kerja kita , mungkin yang mulia udah lapar " ujar yang bai


Ke tiga orang itu pun angguk kepala dan mereka saling memandang seperti hendak nak kata sesuatu.


"Komender bai "panggil yu lie


"Ada apa ?" balas yang bai yang sedang memotong sayuran


"Kami nak tanya ?" ujar Hou dou yang merasa sedikit gelisah


"Tanya apa ?" balas yang bai lagi


"Apa dari awal lagi komender sudah tahu siapa nona bukan maksud ku yang mulia " ujar Hou dou mula ketakutan


Yang bai terus berhenti memotong sayuran itu dan meletak kan pisau itu.


"Napa kalian tanya ?" ujar yang bai dan menetap tajam


"Kami hanya ingin tahu , lagi pun sejak nona bukan yang mulia datang ke sini , kami lihat komender dan jeneral seperti seekor haiwan yang jatuh dalam lubang " ujar yu Lie


"kalian ingat kami ini haiwan ! ya sememang nya sejak dari awal lagi kami sudah tahu , bukan itu saja kami mengetahui yang mulia itu seorang puteri sejak pertama kali yang mulia melangkah masuk dalam kerajaan kita !" ujar yang bai tegas


"Apa ! jadi sudah berapa lama yang mulia di sini ?" tanya Teng she


"Sejak pengambilan para Dayang istana !" ujar yang bai yang masih tegas


"Pengambilan para Dayang istana ?" ujar mereka semua dan menghitung hari minggu dan bulan nya.


"Bukan kah itu sudah lama ! " ujar terkejut Teng she


Mereka pun melaksana kan kerja mereka .


"Bai , yang mulia meminta kami buat sesuatu , kami nak guna sedikit barang di sini " ujar Roger


"Tentu saja boleh , guna kan saja yang perlu jeneral guna " balas yang baik sedikit ragu


"Ok yang bai terima kasih "balas Roger


Roger pun ambil barang yang nak di guna


"Jeneral Alexander ! apa bahan yang perlu kita guna kan ?" tanya Roger


"Aku sudah sediakan tinggal masak saja , Napa dengan bicara mu itu seperti baru nak belajar " tanya Alexander


"Ahhahaha , saja lagi pun bukan kah itu cara bicara kita di kerajaan sopan dan berbudi bahasa ?" ujar tanya Roger


"Kamu ini bicara mu tak perna berubah jika yang mulia tahu kamu kata kan gitu aku minta maaf saja " ujar Alexander.


Tiga puluh minit kemudian mereka pun siap melakukan pekerjaan mereka xiou si juga sudah membersihkan diri nya dan menunggu mereka .


"Jeneral hidangan sudah siap " ujar yang bai pada Roger


"Baik aku pangilkan yang mulia " balas Roger


Roger pun jalan pergi ke markas hanya Zong Ming saja di sana

__ADS_1


"Ming di mana yang mulia ?" tanya roger


"Ada di atas " balas Zong Ming


"Ada apa roger ?" tanya xiou si yang baru turun


"Oh kebutulan sekali yang mulia santapan sudah siap " ujar Roger dan membungkuk


"Baik aku ke sana sekarang Ming kamu juga , roger lepas kan ikatan pada mereka dan beri kan mereka makan juga " ujar xiou si


"Menurut perintah yang mulia " ujar dan membungkuk lagi


Mereka pun jalan keluar dari markas dan terus ke ruang makan yang sudah terhidang , para tahanan juga di beri tapi di awasi takut mereka lari keluar dari kawasan itu.


Selepas mereka habis makan , xiou si menuruh Roger dan alexander membahagikan sup herba yang di masak tadi .


"Kalian semau terima kasih atas hidangan nya , walaupun hidang biasa rasanya lumayan " ujar xiou si dengan tenang dan memuji


"Yang mulia jangan kata gitu kami yang seharus nya berterima kasih pada yang mulia , lagian yang mulia menyumbang bekalan makan herba dan obat " ujar yu Lie sambil melambai lambai ke dua tangan nya


"Habiskan sup itu Jangan bazirkannya " ujar xiou si


Lalu jalan terus balik ke markas dan berehat seketika .


selepas dua jam berlalu.


"Sekarang udah masanya aku bersiap " ujar xiou si yang berada di kamar nya.


"Para peri sekalian aku butukan bantuan kalian " ujar pesan jarak jauh


Beberapa minit kemudian para peri pun tiba.


"Para peri beri hormat pada yang mulia " ujar para peri itu


"Bantu aku urusan rambut ku boleh kan " ujar xiou si


"Tentu saja yang mulia " ujar loly


"Aku bantu mu Lily " ujar Pinky


"Aku juga " ujar milky


"Terima kasih , baik para peri yang tampan apa kalian boleh menungguh di luar aku nak ganti pakaian ku " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar mereka semua lalu terbang menebus pintu itu.


Xiou si menukar pakaian nya di bantu oleh tiga peri itu


Di luar markas


"Udah tiba masa nya yang mulia akan berangkat " ujar Alexander


"Jeneral Alex , jeneral Cristopher sudah tiba dan dia ada di luar gerbang utama menungguh " ujar Roger


"Baik bersiap lah tak lama lagi yang mulia akan keluar " balas Alexander

__ADS_1


" Baik " ujar dan membungkuk


__ADS_2