Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 92 kembali


__ADS_3

" Hye kamu lagi ! , Napa kamu ke sini pergi sana dasar pelayan tak tahu diri !" ujar keras ketua pelayan yang tak henti henti mengarah duduk pada xiou si.


Xiou si hanya diam lihat pelayan itu dan mengabaikan nya saja , xiou si pun jalan ke arah Jorden hanya bunyi spatu tinggi saja yang terdengar .


"Tetua Han aku akan pergi , jika ada masalah di kerajaan sebelah , aku serahkan pada tetua saja " ujar tenang xiou si


" Kamu akan pergi , tapi aku tak punyai hak semua ini kamu sudah lupa ?" ujar Jorden


"Benar aku akan pergi " balas xiou si


"Tunggu apa kamu sudah makan ?" tanya Jorden


" Wangian nya saja udah buat ku kenyang " ujar datar xiou si


"Oh gitu aku gerti , tapi aku sudah lama tak makan masakan mu " ujar Jorden dan pergi sedikit pujian


Orang sekitar semakin binggun lihat mereka berdua sangat rapat .


" Hey kamu berapa kali aku kata kan pergi balik sana ! , buat apa kamu guna pakaiaan seperti itu bukakannya dasar pelayan tak guna ! " ujar keras teman ketua pelayan itu.


"Bicara mu tak sopan sekali ya ! " ujar tegas xiou si dan tetapan wajah nya seperti membunuh .


"Waaahhh ! sialan kamu ya , ini yang terakhir kali pergi dari sini bodoh !" teriak kuat ketua pelayan itu dan dia tak sedar siapa yang berada di sekitar nya , itu juga buat para bangsawan merasa tak nyaman .


"Kamu yang harus diam ! , Dasar pelayan tak tahu diri kamu ingat kamu itu siapa ! , kamu itu hanya pelayan sampah di depan ku ! " ujar tegas xiou si yang udah tak dapat menahan marah nya lagi.


"Hahhahahha ! kamu hanya bicara kosong , pergi mampus kamu Nona mulia palsu !" ujar keras ketua pelayan dan juga teman nya.


" Kak stev bukan itu pelayan nya tadi ?" ujar tanya Amarin hairan lihat xiou si ada disana.


"Benar tapi Napa dia sini ?" ujar stevfan


" Nona xiou si , Napa kamu ke sini ayuh pergi "ujar ketakutan Bibian

__ADS_1


"Bibiana panggil kesemuan pelayan ke sini !" ujar tegas xiou si


"ketua pelayan Kamu mencabar kesabaran ku ! bagus sangat bagus ! , Gabenor Christoper !" ujar keras dan kuat xiou si lagi , lalu terus panggil nama Cristopher dengan kuat.


"Hamba di sini " ujar balas Cristopher dengan laju dan tak banyak berkata dia tahu apa yang terjadi jika xiou si melebihi batas nya.


mereka pun hairan Napa Cristopher sebut hamba di depan xiou si .


"Atas printah nama ku , lenyap kan pelayan itu ! " tagas xiou si


"Menurut perintah Yang mulia " ujar tegas Christoper dan melakukan sesuatu dengan printah nya


"Tetua kerajaan Han !" panggil xiou si dengan keras


"Patik di sini " ujar balas Jorden


" Aku sudah melihat semua nya ! , aku berterima kasih pada empat orang itu , aku dengar mereka dari di kerajaan lain yang ingin bergabung dengan lima kerajaan apa benar !" Ujar tanya xiou si dengan tegas.


"Benar " ujar Jorden


"Tunggu dia panggil ayah pada Raja Han !" ujar sedikit naik Raja Agustine Raja dari kerajaan Yan land


" Hooo , lama tak bertemu Raja Yan Land , apa kerajaan ini baik baik saja dan apa kamu sudah melupakan ku " ujar xiou si sedikit tegas dan jalan ke depan .


Xiou si pun membuka jubah nya dan Pakaian Bangsawan nya terlihat , pakaian Gaun itu adalah pakaian yang xiou si guna waktu berangkat pergi dari kerajaan Dongguan.


"Kamu !" ujar terkejut Agustine lihat xiou si


"Raja Agus apa kamu sudah lupa dengan gadis kecil yang tegas itu ?" ujar Jordan dengan tenang


"Gadis kecil ? apa itu Dia ?" ujar tanya Agustine mula ketakutan


Pada waktu itu juga semua pelayan pun udah tiba di tempat itu , mereka terkejut lihat gaun yang di pakai oleh xiou si , mereka tak tahu apa yang berlaku hingga mereka Lihat Raja Agustine wajah nya mula pucat dan ketakutan.

__ADS_1


"Benar dia lah orang , Puteri ku apa kamu udah nak pergi ?" ujar Jordan


" Eyah ayah aku ada urusan sedikit !" ujar tegas xiou si


"Baik maaf ya para raja sekalian Karna menunggu lama , tapi aku sangat kecewa dengan kerajaan ini , Raja Agus apa kamu mengabaikan perintah ku ? apa kamu memperlaku buruk pada rakyat ?" xiou si berbicara sambil jalan ke depan terus duduk di kerusi taktah itu.


Agustine hanya diam dan terus jalan ke hadapan xiou si , begitu juga dengan Jorden , Sandra ,Cristopher dan mili , mereka juga ke hadapan xiou si yang tengah duduk di depan semua orang , Awal nya xiou si di kata kata , bila masanya tiba semua orang mula terdiam .


selepas mereka kelima orang itu berdiri di depan xiou si mereka turus berlutut hormat pada xiou si dan itu membuat semua orang tercanggak dan hairan .


"Salam hormat Raja mulia Agung !" ujar hormat ke lima orang itu , hingga semau tempat itu menjadi sunyi , mereka sangat terkejut apabila ke lima orang itu hormat pada xiou si.


"Aku kira kamu sudah lupa kan ku ? dan Napa kalian panggil aku raja mulia agung , aku bukan raja agung hanya puteri mahkota saja , Ayah Napa di sana " ujar tanya xiou si tenang , xiou si pun berdiri dari bangku itu dan jalan ke arah Jorden .


"Ayah Napa tak mulakan saja ? berdiri ayah di sini tak secocok dengan ayah " ujar xiou si , lalu bantu Jorden berdiri dan jalan ke bangku takyah itu dan beri Jorden duduk.


" Em ? , jessi aku tak mulakan sebab ayah tak nak kamu tingalan " ujar Jorden dia tahu xiou si sengajah melakukan seperti itu.


" Aku tahu ayah , aku harus balik sekarang kemari petang ada pesan dari kerajaan , jadi aku balik ganti ayah saja urus di sana , lagian pertemuan para raja ini tak boleh di abaikan " ujar xiou si menjelaskan.


" Baiklah kamu pergi lah , terima kasih jessi bantu ayah " ujar Jorden lihat xiou si yang tak seperti dulu .


"Aku adalah puteri mahkota dari kerajaan Han , itu sudah sewajarnya aku bantu ayah melakukan kerja untuk kerajaan. " ujar xiou si


"Bagus lah jika seperti itu " ujar Jorden , dia sangat kagum dengan perkembangan xiou si selama ini berjauhan dengan nya.


"Aku pergi dulu , Gabenor Christoper kamu ikut ayah , Jeneral Chong kamu ikut aku " ujar tegas xiou si


"Tunggu yang mulia , aku saja ikut yang mulia " ujar christoper


"Kan kamu harus mewakili pada Gabenor ?" ujar xiou si


"Tapi yang mulia bagaimana jika ketua gabinor tahu ?" ujar kaget Cristopher

__ADS_1


"Cris dengar kan lah printah yang mulia " ujar tegas Jorden


"Ba baik Tetua " ujar balas christoper dan tak berani membantah lagi.


__ADS_2