Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Bab 143 Masalah selesai dan balik ke kerajaan


__ADS_3

...Aku sambung ya novel nya , maaf...


sebelum ini aku tak up bab baru nya , aku tak punyai idea


****


"Waktu itu aku bertindak tanpa fikir , Aku marah pada ayah ku dengan keras hingga mereka terdiam " ujar Leyrion


"Aku lihat wajah Leyrion penuh amarat , jadi untuk tutup mulut ayah nya aku Angkat Leyrion sebagai Anak angkat ku , meskipun aku lebih muda dari nya , Leyrion tetap hormat pada ku dan memperlaku aku seperti ibu kandung nya sendiri , Kerajaan Raifon sekarang di kendali oleh Leyrion dan ayah nya sebagai raja kerajaan itu tak punyai hak atau menentang keputusan Leyrion " ujar xiou si


"Sebelum aku di angkat jadi anak angkat ibu mulia , ayah paksa ibu mulia nikah dengan kakak pertama dan ibu mulia menolak dan berfikir untuk keselamat dirinya saja , aku menentang ayah dengan keras hingga kami bertarung nyawa , ibu mulia tak setuju , aku tak tahu Napa alasan ibu mulia membelahku hingga ibu mulia ganti aku dan beri satu syarat , tapi ayah ku malah terburu buru dan tak mahu dengar bicara ibu mulia , akhir pertarungan ibu ayah kalah dengan terluka parah ibu mulia hanya guna satu serang , ayah ku menyerah waktu itu juga ibu mulia ambil aku sebagai anak angkat bukan hanya itu aku juga di angkat sebagai putera mahkota "


"Kamu sangat bekeruntungan sekali " ujar Stavfan


"Mungkin langit memihak pada ku "


"Yang agung siapa ke tiga orang itu lagi ?" ujar tanya Amerin


"Merin Napa tanya gitu ?"


"Aku hanya ingin tahu , apa tak bisa ?"


"Ke dua putera ku punyai kerja masing masing , putera pertama ku ada di istana nya sendiri dan bantu aku urusan kerajaan waktu aku tak ada , putera kedua ku bantu aku urusankan di kerajaan lain " ujar xiou si


"Dan siapa yang satu lagi ?" ujar tanya Amerin lagi


"Itu , aku baru saja Angkat dia sebagai anak angkat ku , tapi apa kalian tak sesali jika kalian tahu ?"


"Tida " ujar mereka


"Arslan sini " ujar panggil xiou si


"Ada apa yang agung ?"


"Ibu mulia apa ibu akan beritahu mereka ? Lagian mereka tak tahu apa maksud panggilan itu ?" ujar Leyrion


"Lebih bagus jika mereka tahu "


"Apa maksud kalian ?" ujar hairan sang ibu


"Arslan ucap salam pada Kaka ketiga mu " ujar xiou si


"ucap salam pada kakak ketiga ?" ujar mereka semau


" Apa maksud yang agung ?" ujar tanya Arfansius


"Kalian masih tak gerti Aku Angkat Arslan sebagai putera kerajaan ku tapi bukan hanya itu menjalan kan tugas tapi maksud putera kerajaan , aku Angkat dia sebagai anak angkat ku " ujar xiou si denagna tenang


"Ibu mulia kata benar , Adi keempat Salam kenal " ujar Layrion


"Eh ? ja jadi aku adalah anak angkat yang agung ?" ujar tanya Arslan yang tak percaya


"Benar dan Napa masih panggil Ibu mulia yang agung ?" ujar Leyrion lagi


"Eh maaf , Ibu mulia kakak ketiga " ujar Arslan panggil dan membungkuk


"Eya " ujar Xiou si dan Layrion


"Masalah di sini uda selesai , esok aku berangkat pergi , Chris dan yang kalian kemas barang dan beritakan semau militer untuk bersiap pulang ke kerajaan " ujar xiou si


"Baik yang mulia " ujar Christoper dan meningkatkan kan ruang bersama Lu yang dan Fu Kong

__ADS_1


"Apa ibu mulia uda nak balik ?" ujar Arslan


"Eya Napa ?"


"Gah ada apa apa , ibu mulia terima kasih bantu kerajaan ini "


"Itu uda sewajar nya , Arslan ingat masalah di kerajaan ini dan kerajaan Lamberion kamu yang akan kendali , jika ada yang kamu tak gerti kamu bisa kirim pesan pada kak tiga mu , jika dia tak ini bantu kirimkan pesan pada ku saja dan jangan lupa tulis jika kakak tiga mu tak bantu nanti aku kirim militer ku hukum kan nya !" ujar xiou si sedikit naik dan tegas


"Baik ibu mulia " ujar Arslan


"Ibu mulia aku pasti akan bantu Adi keempat heheheh "


"Bagus jika gitu , uda larut malam aku pergi rehat dulu nanti jika marah pada ku lagi jika mereka lihat aku masih di sini , kalian pergi lah rehat " ujar xiou si


"Baik , selamat malam yang agung ' ujar mereka semua


"Yang agung bagaimana dengan masalah putera sulung ku ?" ujar tanya Afansius


"Aku uda maaf kan , hukuman nya Arslan yang tentukan " ujar xiou si dan terus jalan balik ke kamar nya


"Kaka pertama , aku maafkan jika kakak tak lakukan seperti itu lagi di masa hadapan terutama sekali dengan pelayan istana !" ujar tegas Arslan


"Baik , aku tak akan lakukan lagi , tapi kamu mengejutkan Adi bungsu kamu bisa jadi anak angkat pada yang mulia itu "


"Andirion bicara kamu itu sopan sedikit ! dengar semua mulia sekarang Arslan adalah putera anak angkat kepada yang agung ! Pengawal Davin !"


"Gaberon Davin menghadap " ujar Davin dan membungkuk


"Sesiapa saja yang lancang bicara dengan Putera kerajaan Arslan ! semau nya harus di hukum termasuk kami sendiri !"


"Ayah Napa kata gitu !"


"Arslan tidak putera kerajaan , kamu lebih tinggi dari kami dan kami sekeluarga harus hormat pada mu " ujar Afansius, lalu berdiri dan membungkuk


"Salam hormat Putera kerajaan " ujar keluarga yang sedara dengan Arslan


"Angkat lah wajah kalian , kalian adalah keluarga ku meskipun aku adalah anak angkat ibu mulia , kalian semau juga keluarga ku "


"Terima kasih putera kerajaan " ujar mereka lagi


Hari keesokan


Para militer kerajaan Liong Han bersiap , untuk berangkat pergi mereka akan jalan lepas sarapan


"Welbert jangan lupa setiap seminggu sekali hantar laporan tempat Arslan , Arslan kamu juga seperti itu "


"Baik " ujar Arslan dan welbert


"Yang mulia semau uda siap " ujar Christoper , xiou si hanya angguk


"Aku pergi dulu "


"Salamat jalan yang agung "


"Baik , kamu bagaimana Layrion ?"


"Aku uda lama tak balik kesana dan tak tahu bagaimana keadaan istana ku " ujar Leyrion


"Kamu merindukan istana mu ?"


"Tentu saja , bukan hanya rindu aku punyai banyak kerja nak di lakukan di sana kakak pertama minta bantu "

__ADS_1


"Baik Kak pertama kamu itu selalu sibuk bah kan jarang balik ke istana"


"Apa aku juga punyai istana ?" ujar tanya Arslan


"Tentu saja , setiap putera kerajaan punyai istana di sana " ujar Leyrion


"Oh , ibu mulia sampai kan salam aku pada ye chen dan Nian ling jika ibu balik ke sana ?" ujar Arslan dia tahu xiou si berda di kerajaan lain


"Baik nanti aku sampai kan "


"selamat jalan ibu mulia kak ketiga , bertemu di lain waktu yang akan datang "


"Jaga diri Adi keempat "


"Raja Arfansius jagakan nya dengan baik , jika aku dengar dia terluka kalian tahu apa yang terjadi kan !"


"Baik yang agung , aku tak akan kecewakan yang agung "


setelah itu Orang dari kerajaan Liong Han dan termasuk Leyrion serta militernya berarak pergi meninggalkan kerajaan Poseidon , mereka hanya lihat hingga hilang dari pandang mereka


****


Dalam perjalan yang uda jauh dari kerajaan Poseidon


"Yang mulia kelihatan nya mereka uda penat , perjalan ke kerajaan poseiden ambil waktu selama empat hari " ujar Lu yang


"Benar entah bagaimana keadaan di kerajaan dan kerajaan Dongguan , aku berfikir bagaimana mereka usahan di sana ?" ujar xiou si berfikir bagaimana keadaan di kerajaan Dongguan


"Mereka baik baik saja , Tuan Roger dan Tuan Alex ada di sana mereka pasti bisa lakukan kerja itu " ujar Christoper


"Harap seperti itu " ujar xiou si, dia berfikir bukan hanya para tentera itu malah berfikir dengan yang lain


"Yang mulia kita akan lama tiba di pertengahan jalan jika seperti ini " ujar Chong


"Jadi kalian mahu apa ?" ujar tanya xiou si


"Pecut !" ujar kuat para militer


"Eh Napa ingin pecut ?"


"Yang mulia kami hanya berjalan dan yang lain berkuda gitu juga pasukan Busur , jadi kami uda berapa hari tak senama pagi , apa bisa boleh yang mulia "


"Oh gitu boleh , kalian ingin balik dengan cepat ? jadi pergi lah aku dan pasukan kuda ada di belakang " ujar kuat xiou si lagi


"Ya benar yang mulia " ujar kuat para militer suara yang ada di belakang sekali juga bisa dengar Terikat mereka


"Ok Baik bersedia semau " ujar keras Christoper


"Sedih Tuan Gaberon !" ujar balas terik mereka lagi dan tukar posisi tersedia


"Sedia pecut !" ujar terikat Christoper dan mereka pun memecut


"Laju selkali ! Mereka terlalu semangat ?" ujar xiou si


"Yang mulia Setiap pagi dan petang militer bahagian Gladiator seperti ini gitu juga pasukan Busur dan pasukan berkuda juga seperti itu katanya agar pecutan kuda mereka lebih mahir " ujar Christoper lagi


"Bukan hanya itu mereka berlatih sendiri tanpa di suruh " ujar Fu Kong


"Bandar bah kan Kami semua termasuk Tuan Vincent dan Tuan Feng Wer selalu ikut serta "


"Bagus sekali kalian uda melangkah ke tahap yang seterusnya , mungkin Mereka uda jauh kita harus kejar mereka "

__ADS_1


" Baik " ujar mereka semau dan pasukan berkuda memecut pergi , xiou si yang ada di dalam kereta kuda hanya santai saja Leyrion dan militer nya juga menunggang kuda , kereta kuda yang angkut barang mereka juga pecut bersama


Mereka pun tiba di pertengahan jalan dan pasukan Gladiator dan pasukan Busur uda ada di sana mereka uda menyalah kan kayu api , hanyabaru sehari uda tiba di pertangahan jalan


__ADS_2