Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 106 Bertemu selir


__ADS_3

"Aku kira ada yang menarik dengan pertandingan ini ? malangnya tak ada membosan kan !" ujar xiou si yang jalan baik ke Tari Riang.


"Yang mulia , apa yang tak menariknya ?" ujar tanya Li Jie


"Sememang nya tak menarik , permulaan tarian tak sesuai dengan muzik nya , pergerakan pun macam boneka !" ujar bentak xiou si


"Yang mulia , sepertinya mereka agak mendesak Lagian jika lihat pergerakan mereka seperti tak cukup berlatih " ujar Pinky


"Lihat saja udah tahu kan Pinky , apa guna pakai pakaian cantik dan mewah jika hanya pemilihan ? , mereka terlalu semangat hingga guna pakaian tarian dengan awal , apa itu hanya semata mata untuk tunjuk menawan Merka di depan Kasim itu ?" ujar xiou si


"Kira kira seperti itu yang mulia , tapi aku dari tadi memerhati Kasim itu tak peduli sangat dengan kumpulan lain , tapi yang aku hairan waktu Dari kumpulan Tari Riang berlangsung Kasim itu memerhati mereka hingga habis dan dia tersenyum sinis " ujar Lui Yong yang juga cuba biasakan diri.


"Eh , Apa kamu bisa lihat jarak dekat ?" ujar tanya xiou si


"Benar yang mulia , Aku bisa lihat dengan jelas " ujar balas Lui Yong


"Menarik aku kira kalian hanya roh bisa rupa rupa nya ada kemampuan yang luar biasa " ujar xiou si


AAAHHHHHH ! TOLONG !


" DIAM ! Dasar selir rendah !" ujar seorang pelayan yang sangat kejam yang di hantar .


"Lepas kan aku , apa salah ku ?" ujar selir itu


"BODOH ! masih tak sedar kamu ingat kamu secocok dengan Raja Huang ! , Dasar selir bodoh !" ujar pelayan itu dan menampar selir itu


"Ahhhhh , hentikan nya aku adalah selir kamu hanya pelayan ! , apa hak kamu mengajar ku , kamu ingat aku menyukai raja Huang jika tuan kamu suka pada nya suruh dia pergi terus terang dengan raja ! , aku ketempat Raja bukan kehendak ku , raja yang panggil aku ke sana ! " ujar bentak selir itu


"Dasar tak tahu diri , mati saja kamu !" ujar pelayan itu dan ingin membunuh selir itu.


"Bunuh saja aku , Raja tak akan lepaskan kalian !" bentak selir itu lagi


"Tak guna !" ujar teriak kuat pelayan itu dan menampar selir itu lagi , tapi tamparan itu tak sampai di wajah selir itu.


"Kamu yang seharus nya mati !" ujar tegas dari belakang pelayan itu


"siapa yang berani menghenti-- !" ujar bentak pelayan itu dan sebuah tamparan yang lebih laju dari pelayan itu mendarat di wajah nya.


"Ahhhhh ! " ujar teriak pelayan itu kesakitan terkena tamparan yang sanggt kuat.


Orang yang ada di sana tidak lain tak bukan xiou si yang ada di sana.


"Aku yang menghentikan mu , Dasar pelayan rendahan kamu ingat kamu siapa ? bagiku kamu hanya sampah di depan ku !" ujar tegas xiou si


"Sialan kamu ! , kamu ingat aku ini hanya pelayan aku ini adalah ketua pelayan !" Bentak pelayan itu lagi

__ADS_1


"Ketua pelayan , kamu kira kamu ketua pelayan aku takut ! , maaf kamu tetap sampah di depan ku dan hormat sedikit dengan orang yang kamu tindas itu ! , dia adalah selir kamu hanya pelayan , merkipun dia tak ada pengawal yang menjaga mengekorinya , di tetap selir dan orang yang lebih tinggi dari kamu !" ujar tegas xiou si yang wajah nya mula serius


"Kamu tak guna ! berani kamu , kamu ingat kamu itu bukan pelayan ? , cuba cuba mengajar ku tak pandang diri sendiri !" ujar bentak pelayan itu


"Kamu tak ada hak tahu siapa aku " ujar tegas xiou si


"Cis ! , menyebalkan pergi sana menganggu saja !" ujar bentak pelayan itu lagi


"Kamu tak apa apa " ujar tanya xiou si para selir itu


"Aku baik baik saja , terima kasih " ujar selir itu


"Siapa nama mu ?" ujar tanya xiou si lagi


"Nama ku Xiang Shu , kamu bisa panggil ku Xia Shu saja " ujar selir itu yang bernama Xia Shu


"Nama ku xiou si , salam kenal selir Xia shu " ujar sopan xiou si


"Shu nama nya sama dengan xiou Shu " ujar batin xiou si


"Napa kamu masih di sini pergi sana ! " ujar tegas xiou si


"Sialan ka-- !" ujar pelayan itu terhenti dengar ada suara laki laki mendekat


"Napa ribut sangat di sini !" ujar tegas laki laki itu


"Selir Xiang Napa di sini ? dan kamu bukan pelayan nya Napa di sini dan kamu siapa ?" ujar Kasim itu yang bernama Lu Ming


"pelayan ini bawah aku ke sini dan mencederaakan ku " ujar bentak xia Shu


"Mencederaan kan kamu , kamu sendiri yang cederakan diri mu mala Salahkan aku !" ujar bentak pelayan itu lagi


"Pelayan rendahan ! , bicara kamu tak sopan sekali ya ! , selir Xiang apa kamu baik baik saja " ujar Lu ming


"Aku baik baik , orang ini yang bantu ku " ujar Xiang Shu


"Terima kasih Karna bantu selir Xiang shu" ujar Lu ming pada xiou si


"Tak perlu berterima kasih , aku kebetulan lalu di sana dan tak sengaja lihat pelayan ini menindas selir Xia , sudah lah aku nak balik sekarang , aku tak nak kelamaan di sini " ujar xiou si dan jalan pergi


" Hei ! , siapa yang benar kan kamu pergi Kasim belum benar kan kamu jalan !" bentak pelayan itu dan menarik pakaian xiou si hingga terjatuh.


"Ahh ! " teriak xiou si kesakitan , token istana bunga jatuh terus ke kaki Lu Ming , kain penutup wajah xiou si terbuka.


"Kamu tak apa apa ?" ujar tanya Xia Shu

__ADS_1


"Aduh tangan ku " ujar kesakitan xiou si dan mengusap lengan nya.


"Apa kamu bisa berdiri ?" ujar tanya Lu Ming


"Aku bisa berdiri " ujar xiou si lagi


Xiou si pun berdiri , Xia Shu ambil kain penutup wajah xiou si dan Lu Ming ambil token istana bunga , waktu Lu Ming hendak ambil token itu dia terkejut .


"Token istana bunga !" ujar batin Lu Ming


Lu Ming pun ambil token itu dengan tangan bergetar dan menaik kan kepala nya dan lihat ke arah xiou si begitu juga dengan Xia Shu yang baru menaikkan kelapa nya dan hendak berikan kain itu .


Sekali lagi Lu Ming dan Xia Shu terkejut lihat wajah xiou si ,


"Permaisuri !" ujar batin terkejut Lu Ming dan Xia Shu .


Xiou si lihat wajah pucat mereka berdua ,


"Kamu benar benar pelayan tak guna ya ! , terus tarik aku ! , kamu ingat kamu tu siapa menyebalkan pergi sana !" ujar tegas xiou si


Lu Ming dan Xia Shu hanya diam dengar bicara xiou si.


"Napa masih di sini pergi !" ujar tegas Lu Ming dan menghalau pelayan itu pergi


Pelayan itu pun meninggalkan tempat itu dan di sana hanya tinggal xiou si , Xia Shu dan Lu Ming .


"Aku pergi dulu " ujar xiou si


"Tunggu " ujar Lu Ming dan Xia Shu


"Ada apa ?" ujar tanya xiou si


" ini " ujar Lu Ming dan Xia Shu lagi , lalu memberi token dan kain itu pada xiou si


"Terima kasih " ujar xiou si


"Apa kamu dari istana bunga ?" ujar tanya Lu Ming


"Benar Napa kamu bertanya ? " ujar tanya xiou si lagi


"Mohon maaf Karna tak bantu tadi " ujar Lu Ming dan tunduk separas dadah


"Tak perlu minta maaf , bukan kalian yang melakukan nya , buat apa nak minta maaf " ujar xiou si sedikit tegas .


"Kami tak pantas melakukan seperti itu dan Kami minta maaf permai--" ujar Lu Ming terus berhenti

__ADS_1


"Stop !" ujar xiou si menghentikan bicara Lu Ming


"Aku tahu kamu nak kata apa , tapi aku beritahu aku bukan permaisuri kerajaan kalian , Aku tak kenal permaisuri kalian dan aku adalah orang dari luar yang bekerja disini " ujar xiou si menjelaskan


__ADS_2