Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Bab 135 Melindungi kedua raja


__ADS_3

Flash back


Di jalan belakang istana , Arslan yang memimpin jalan hingga tiba


"Berhenti dan senyap ! Ada suara di jalan depan ?" ujar xiou si


Mereka berhenti dan diam , langkah demi langkah jalan dengan pelan hingga tiba di kawasan arah suara itu


"Kerajaan ini bodoh sekali ! mereka hantar pasukan yang sangat lemah di barang belakang istana " ujar orang itu


"Benar , hahaha!"


"Tuan , Napa kita berhenti serang ?" ujar salah seorang militer


"Mereka uda sampai batas nya , aku bah kan tak setujuh sertai perang ini ! dasar Raja bodoh hanya mahu keuntung , di sebab kan mahu harta sanggup serang kerajaan ini ! , entah bagaimana barisan depan ? aku harap orang itu mati dasar penyuruh !" ujar tegas orang itu


"Eh apa dia mengutuk raja mereka sendiri ?" ujar batin Xiou si


"Seperti nya gitu Yang mulia , jika dengar bicara nya dia agak marah dan tak suka " ujar Cristoper


"Benar Tuan lebih baik mati saja Raja itu !" ujar militer itu lagi


"Aku harap Raja palsu itu mati !" ujar keras Tuan mereka


"Raja palsu ! Napa dia bicara seperti itu ? " ujar xiou si lagi


"Alangkah bagus nya jika bisa bertemu dengan Raja kedamaian " ujar orang itu lagi


" ! " Dalam fikiran mereka


"Yang agung kira nya mereka cari yang agung ?" ujar Arslan


"Napa mencari ku ?" ujar xiou si


"Kira nya mereka ingin kan kedamaian ?" ujar Christoper


Di saat mereka diam dan berfikir


"Jangan bergerak ! " ujar dari belakang


Xiou si Christoper dan Arslan saja yang ada di tempat itu , manakala semua militer jauh jauh di belakang mereka


Mereka pun angkat kedua tangan sebagai menyerah , mereka bertiga pun di bawah ke kem musuh


"Tuan ada tiga tertangkap " ujar militer yang membawah mereka


Xiou si dan dua orang itu hanya senyap dan tak berkata


"Siapa kalian ? apa kalian mengintai kami ? apa kalian musuh ?" ujar Tuan itu


Mereka hanya diam dan senyum sinis lalu geleng kepala


"Aku bertanya !" ujar keras Tuan itu lagi


"Rendah kan suara di depan yang agung " ujar tegas Cristoper


"Kamu ini kamu itu siapa ! Coba menyuruh aku rendah kan suara !" ujar keras Tuan itu lalu jalan mendekat ke arah xiou si

__ADS_1


"Menjauh ! jangan mendekat !" ujar tegas Christoper


"Ck , hai gadis yang cantik siapa nama mu , ke sini dan bersenang senang dengan ku " ujar tuan itu


Xiou si hanya diam dan menetap orang itu


"Aku bertanya Napa diam !" ujar j


keras lagi


"Orang rendahan seperti kamu berani naikkan suara di depan ku sampah ! kamu ingat kamu hanya seorang jeneral berani memerintah ku !" ujar keras dan tegas xiou si


"Ck ! berani kamu !" ujar orang itu dan menghayun pedang ke arah xiou si


Dengan cepat xiou si merampas pedang itu , arah hujung pedang ada di tengkok orang itu


"Jika kamu inginkan kedamaian kerajaan kalian ! lebih baik menyerah !" ujar tegas xiou si dengan wajah menakutkan


Orang itu pun melompat ke belakang sedikit dan ambil langkah menyerang kembalik , Cristoper dan Arslan hanya diam tak berkata hanya menyaksikan saja


"Sial Napa semau serangan ku tak kena !"


"Sebab kamu masih lemah !" ujar tegas xiou si


"Berani kamu , kalian semau bunuh ga--" ujar orang itu terhenti xiou si ambil langkah dengan cepat dan orang itu tak pun kesempatan menyerang


Langkah xiou si terlalu cepat hingga mereka tercangak


"Pertahanan dan lindungi yang mulia !" ujar keras Cristoper, dia uda sedar para militer nya uda dekat dengan mereka


Akhir nya pihak muruh menyerah dan tak berani bertarung lagi


"Gadis ini kuat sekali aku bah kan tak ada kesempatan menyerang kembali " ujar batin tuan itu


"Ikat mereka semua ! " ujar tegas xiou si


"Yes my lord " ujar balas para militer xiou si


"Yang mulia " ujar panggil crietoper


"Yang agung " ujar panggil arslan


"Yang mulia ! Yang agung ! My lord ! siapa dia ini apa dia puteri mahkota kerajaan poseidon ! "


"Ada apa panggil ku ? " ujar tanay xiou si sedikit tegas


"Tak ada apa apa , apa yang mulia baik baik saja ?" ujar tanya cristoper


"Aku ok tak perlu hiraukan dan kamu ! " ujar xiou si terus lihat tuan musuh itu


"Apa ? Aku salah mohon ampun yang mulia tida yang agung bukan my lord , kami salah kami seharusnya bicara baik pada kalian " ujar orang itu yang uda ketakutan


"Siapa nama mu ?" ujar tanya xiou si


"Aku nama ku --" ujar gugup nya


"Apa bisa hilang kan rasa gugup mu itu ?" ujar christoper dengan wajah datar

__ADS_1


Orang itu hanya bisa menelan ludah


"Nama ku Welbert "


"Oh Welbert , dari aku dengar kamu mekutuk raja kalian dan kata raja kalian palsu ? " ujar tenya xiou si


"Aku sangat benci orang yang rebut taktah orang ! Aku sangat benci orang itu , harap saja di mati sana !" ujar bentak welbert


"Apa yang terjadi ?" ujar tanya xiou si lagi


Welbert pun mencerikan kan semua nya


"Pantas saja kamu benci raja itu , jadi kamu nak buat apa sekarang ?" ujar tanya xiou si lagi


"Aku tak tahu "


"Aku bisa bantu kamu , tapi kamu harus minta maaf pada mereka dan dia " ujar xiou si


"Minta maaf pada mereka dan siapa dia ?" ujar tanya welbert


"Arslan " ujar panggil xiou si


"Yang agung panggil aku ?" ujar arslan


"Eyah , apa bisa kamu maaf kan orang ini dan militernya ?" ujar xiou si


"Jika yang agung yang minta nya aku tak akan menolak " ujar arlsan dan membungkuk


"Siapa gadis ini napa dia begitu hormat pada nya ? Dan siapa orang yang bernapa arslan ini ?" ujar batin welbert


"Tuan kami mohon maaf karna menyerang tempat ini , kami tahu kesalahan kami , lagian kami juga tak setujuh tapi kami di paksa oleh raja bodoh itu " ujar welbert berlutut dan menunduk beri hormat


"terima mohan keampunan kami Tuan " ujar para bawahan welbert


"Aku putera arslan dari kerajaan poseidon menerima mohon maaf kalian atas nama dari yang agung " ujar arslan meskipun dia sangat marah , tapi arslan coba menahannya karna dengar bicara mereka tadi


"Kamu adalah putera termuda kerajaan ini ? !" ujar welbert


"Benar , kalian tak perlu takut permohon ini yang agung yang memintanya " ujar arslan


"Terima kasih arslan dan kalian apa bisa minta maaf pada mereka yang di sana , arslan kamu teman kan mereka " ujar xiou si


"Baik yang agung "


Mereka pun jalan memdekat istana , di sana para militer kerajaan berkumpul satu tempat , mereka lihat mereka uda di kepung hanya tingga lalu istana


Lalu mereka terdengar ujar kuat " bunuh dua raja itu ! "


" Tidak !" ujar keras arslan lihat dari jauh


"Pergi ! " ujar tegas dan kuat xiou si


"Serahkan pada kami Yang mulia dan sebagai tanya balas pada kami kernaa menerang kerajaan tuan putera " ujar welbert dan seorang lagi pembantunya


Dengan cepat langkah mereka menahan dua orang yang ingin bunuh kedua raja itu


Flash Off

__ADS_1


__ADS_2