
Selepas saja Ye chen di selamat kan , semua orang di tempat itu tertanya tanya , siapa orang yang melompat masuk ke dalam tasik itu .
Raja Huang juga hairan siapa orang yang menyelamatkan Putera nya dan dari mana ? , bukan itu saja air tasik juga tiba tiba melambung naik seperti ada batu besar yang di jatuh ke dalam.
"Yang mulia bagaimana kamu bisa tahan selama setengah jam di dalam air ?" ujar tanya Mo Fan
"Aku memanggil mereka " ujar xiou si
"Mereka ?" ujar hairan Mo Fan dan berfikir
"Kamu lupa dengan mereka , baru beberapa hari lepas kamu bertemu dengan mereka " ujar xiou si
Mo Fan pun berfikir kembali , dia lupa bahawa Mo Fan pernah bertemu dengan mereka semua tapi hanya Jun Qiang saja yang tidak , karna waktu itu Jun Qiang tak ada di tempat itu.
"Oh aku ingat , jadi mereka lah yang datang tadi , tapi siapa yang satu lagi ?" ujar tanya Mo Fan
" Waktu itu dia tak ada , jadi kamu tak kenal dengan nya " ujar xiou si
"Oh gitu " ujar balas Mo Fan
"Siapa yang kalian maksudkan ?" ujar tanya Teng Shi
"Tak ada apa apa , Teng Shi kamu balik dahulu dan siapa air hangat untuk yang mulia mandi " ujar Mo Fan beri perintah pada Teng Shi
"Baik , aku pergi dulu " ujar balas Teng shi dan bergegas balik ke markas.
"Ibu bukan nona " ujar Nian Ling dari belakang Merka yang mengejar xiou si
"Nian Ling , Napa kamu ke sini" ujar tanya xiou si lihat Nian Ling berlari ke arah nya.
"Em-- " ujar Nian Ling terhenti , dia tak tahu nak panggil ada Karna Mo Fan bersama dengan xiou si
"Panggil saja kebiasaan mu " ujar xiou si dia tahu Nian Ling tak tahu nak panggil Apa
"Em , Apa ibu baik baik saja " ujar tanya Nian Ling yang kaget lihat xiou si , apalagi yang dia saksikan tadi itu .
"Ibu ? Napa Tuan muda Nian Ling panggil yang mulia Ibu ? , apa mungkin dia adalah --" ujar batin Mo Fan
"Mo Fan jika kamu tak nak kepala kamu hancur lebih baik jangan fikir bukan bukan !" ujar tegas xiou si
"Tak berani yang-- xiou si " ujar Mo Fan dan ketakutan
__ADS_1
"Yang mulia menakutkan sekali !" ujar batin Mo Fan lagi
"Aku baik baik saja , Napa ikut kami ?" ujar tanya Xiou si
"Aku terkejut lihat ibu terus lompat ke tasik itu dan ibu aku nak bertanya aku lihat ibu bukan seperti orang biasa ? " ujar Nian Ling
"Apa dia tahu siapa kau " ujar batin xiou si
"Apa maksud kamu Nian ?" ujar pura pura tanya xiou si
" Ya lah , Lagian aku juga terkejut waktu jalan ke tasik itu ibu tak ikut jalanan malah ikut jalan singkat dan melompat di atas tembok dan atap " ujar Nian Ling
Xiou si hanya diam ,
"Jika ibu ingin tahu di kerajaan ini tak ada yang bisa lakukan seperti itu dan orang yang bisa lakukan seperti itu hanya Raja dan beberapa orang bawahannya saja " ujar Nian Ling lagi
"Nian Ling dalam dunia ini , bukan hanya ada beberapa orang saja yang bisa lakukan seperti itu , kamu tak pernah bebas dan hanya terkurung di sini , jika kamu keluar dari kerajaan ini kamu bisa lihat yang lebih luar biasa lagi di luar kerajaan ini " ujar xiou si
"Di luar kerajaan ? , tapi orang seperti ku tak akan dapat keluar dari tempat ini " ujar Nian Ling lagi
"Napa bisa jadi gitu " ujar tanya xiou si
"Siapa ayah dan ibu mu " ujar tanya xiou si lagi
"Nama ayah ku Shen Jian dan ibu ku Sarista Barry" ujar Nian Ling beritahu nama orang tua nya.
Xiou si tersenyum dengar nama ibu nya ,
"Sepertinya ibu kamu bukan orang sini " ujar tanya xiou si sedikit tegas.
"Benar dan aku tak tahu dari mana asal ibu ku , ayah tak pernah cerita kan aku tentang ibu ku " ujar Nian Ling lagi
"Hahaha ! , yang benar saja nama itu buat aku ingin bunuh nya !" ujar xiou si dan sambil tertawa
"Membunuh nya ! , Napa ibu ingin bunuh ibu ku ?" ujar ketakutan Nian Ling
"Tak ada pa apa tapi nama ibu sama dengan orang yang ku kenal " ujar xiou si lagi
"Aku kira , ibu ingin membunuh nya " ujar Nian Ling lagi
"Aku tak ingin lakukannya , tapi jika dia tahu pasti dia akan lebih marah " ujar xiou si lagi
__ADS_1
"Siapa dia ?" ujar tanya Mo Fan dan Nian Ling
"Sudah kamu balik lah Nian Ling , jika aku kelamaan di sini nanti masuk angin " ujar xiou si
"Maaf , jika aku ada salah kata " ujar Nian Ling dan tunduk hormat
"Kamu tak bersalah " ujar balas xiou si
"Tapi aku lihat seperti ibu ku adalah salah dengan ibu , Lagian aku kira ibu seperti kenal ibu ku " ujar tanya Nian Ling lagi
xiou si hanya senyum saja.
"Pergi lah balik , jaga ye chen jika ada apa pa beritahu pada ku " ujar xiou si lagi
"Baik ibu , aku pergi dulu " ujar balas Nian Ling
Nian Ling pun beredar , Mo Fan dan Xiou si balik ke kem latihan , mereka di sambut dengan cepat walaupun baru hanya tiba di pintu gerbang .
"Yang mulia " ujar panggil mereka semua dan beri lalu pada Mo Fan dan xiou si
Xiou si yang kedinginan dan cara jalan nya juga mula pelahan , Zong Ming lihat xiou si yang kedinginan dan tubuh nya hanya di tutup kain , dengan cepat Zong Ming jalan ke arah xiou si , Zong Ming terus gendong xiou si masuk markas , Zong Ming tak nak xiou si masuk angin dan sakit lagi .
Mereka semua hanya lihat dan tak banyak bertanya Mereka tahu Zong Ming sangat setia pada xiou si bukan itu saja Zong Ming juga sudah mencerita kan pada Merka bagaimana kehidupan nya dulu sebelum datang ke kerajaan Dongguan.
"Jeneral Zong sangat setia pada yang mulia , aku tak pernah lihat Jeneral seperti ini , selalu nya jeneral sangat tegas , bila kedatangan yang mulia jeneral mula berubah " ujar Hou dou
"Benar , nampak nya kata kata Jeneral semua nya benar , tapi penyesalan yang dulu tak bisa di baik pulih " ujar Teng shi
Dalam markas ,
"Terima kasih Ming " ujar xiou si yang mulia gementar kesejukan
"Ini adalah tanggungjawab ku yang mulia , aku tak nak ulangi kesalah ku lagi , aku sangat menyesal " ujar Zong Ming , yang jalan membawah xiou si ke kamar mandi Yang sudah tersedia air hangat dalam tong besar di penuh air .
Zong Ming menyurun kan xiou si di pintu itu saja , kamar mandi itu yang di guna di bahagian atas berdekatan dengan kamar xiou si.
"Yang mulia Aku turun dulu , jika ada apa apa panggilkan aku saja " ujar Zong Ming dan menutup pintu kamar mandi itu
"Baik , terima kasih " ujar balas xiou si , lalu xiou si pun melepaskan semua pakaian nya dan masuk ke dalam tong yang terisi air hangat itu.
"Hangat sekali , aku tak sangkah mereka melakukan ini semua dan menyediakan kan semua " ujar xiou si
__ADS_1