
Hai teman sekalian jangan lupa ya hanya tekan tombol 👍 nya sudah buat apa auther senang. jangan lupa terus beri sokong nya....
hawa yang sangat dingin terasa di dalam markas itu. tapi di luar tak merasa kan apa apa. ketiga orang itu merasa dingin itu hingga dapat dirasa masuk ke tulang mereka.
"Napa dinding sekalian..." ujar Li Jie lalu yang sudah mula gementar
"Zhang apa itu kerja mu...?" zhang wei
"bukan aku kekuatan hanya embun dan air saja ..." ujar Zhang wei
"jadi siapa..." ujar Jun Qiang dan membuka lapisan baju nya dan melimuti xiou si yqng dalam kesejukan .
Jun Qiang tak sengaja menyentuh pipi kanan xiou si , Jun Qiang terkejut selepas menyentuh pipi kanan xiou si dingin itu lebih sejuk dari mereka rasakan.
"yang mulia Napa badan mu terlalu dinding...! " ujar Jun Qiang panik
"kenapa dengan yang mulia....!" tanya Zhang wei
"badan nya terlalu dinding....!" balas Jun Qiang
"yang mulia...." panggil mereka bertiga
"aku tak tahu ....! ini terlalu dinding..." ujar pelan xiou si yang dalam keadaan ke dinginan.
lalu xiou si melihat tangan nya muka membeku....
"terlalu sejuk...." ujar tak berdaya xiou si
"Li Jie guna api mu panas kan yang mulia...!" tegas Jun Qiang
"baik..." Li Jie pun guna api nya
xiou si merasa lebih panas sedikit ais yang membeku di tangan nya mula hilang. mereka bertahi merasa. senang sedikit.
"akhir nya aku sudah bebas...! sejak beribu ribu tahun aku terkurung....." suara misterius entah dari mana
"siapa....?" ujar mereka bertiga
"Hei kalian bertiga....! nampak nya kalian sudah bersatu kembali tapi di mana teman kalian yang lain...? tapi walaupun hanya kalian bertiga saja sudah cukup untuk kebangkitan ku.....!" ujar suara misterius itu
"siapa kamu dan di mana kamu....!" suara Jun Qiang yang masih mencari keberadaan suara itu.
"kalian akan tahu satu hari nanti jika aku sudah bankit dengan sempurna... aku tak sabar melihat kalian para militer dewa....!"ujar orang itu lagi
"siapa kamu bagaimana kamu tahu siapa kami....!!" ujar tegas Zhang wei
"hahahhah......!!!! aku tahu kalian siapa tapi kalian tak kenal siapa aku....! hahahha ...." ujar dan tertawa orang itu.
lalu dinding itu pun terus menghilang dari tempat itu...
"Hei....tunggu kamu belum beri tahu nama kamu....?" teriak Jun Qiang
tertiga orang itu pun tak tenteram , terdengar suara itu dan risau kan keadaan xiou si yang masih belum sedar....beberapa minit kemudian xiou si tersedar.
"yang mulia kamu sudah sedar....?" tanya Jun Qiang yang sedang mecangkuk di depan xiou si .
__ADS_1
"apa yang terjadi..... ? "tanya xiou si
"apa yang mulia tak ingat...?" tanya Zhang wei yang berdiri di sisi kiri
"aku hanya ingat waktu aku kesaktian hanya itu saja...." ujar xiou si lalu melihat sekitar nya
"bagus lah jika begitu...."ujar Li Jie yang berdiri di belakang xiou si
"sekarang uda jam berapa...." tanya xiou si lalu hendak berdiri tapi terjatuh lagi di tempat Jun Qiang berdiri.
dengan laju Jun Qiang memeluk tubuh xiou si yang masih lesu itu. muka Jun Qiang memerah lihat muka xiou si dengan dekat...
"cantik sekali...." ujar batin Jun Qiang Lalu dengan cepat sedar kan diri dan medudukan xiou si di bangku itu kembali lalu terlepas disana.
di luar markas....
"bagaimana dengan latihan kalian....?" tanya Zong Ming pada pembantunya
"lapor jeneral seperti yang jeneral printah kan..." ujar pembantunya bernama komender Dai jin
"bagus....teruskan latihan kalian aku balik ke markas dulu...."ujar Zong Ming
"baik jeneral...." ujar Dai jin
Zong Ming pun jalan balik ke markas..
"jeneral...."panggil yang bai
"eyah...Napa dengan mu dari tadi aku lihat kamu jalan sana sini...!" ujar tegas Zong Ming
"apa....!!! Napa tak beri tahu dari tadi...? bila lagi yang mulia tiba....?" ujar terkejut dan ujar pelan
" baru tiga puluh minit jeneral...."ujar takut yang bei
"tiga puluh minit....! Napa tak cari aku....di mana yang mulia sekarang...?" ujar Zong Ming dengan Suara pelan
" ada di dalam markas..."balas yang bai
"ikut aku....! hanya kita berdua saja tahu yang mulia siapa..."
"baik..."
mereka berdua pun jalan masuk ke markas . masuk ke tempat kerja Zong Ming , lihat xiou si tertidur di sana.
"siapa dia...?" tanya Li Jie
"orang tu adalah orang bawahan nya dan mereka berdua tahu siapa yang mulia..." ujar Zhang wei
xiou si pun tersedar lalu terbangun dari tidur nya , lihat Zong Ming dan yang bai di depan nya.
"apa kerja mu sudah selesai..."tanya xiou si yang baru sedar
"Zong Ming beri hormat pada yang mulia..." ujar Zong Ming lalu menangkup ke dua tangan nya berlutut hormat , yang bai juga seperti itu.
"maaf yang mulia aku tak tahu yang mulia datang ke sini...." ujar sopan Zong Ming
__ADS_1
"aku tahu kamu sibuk tak perlu minta maaf , aku hanya datang ke sini Karna bosan... "ujar tenang Xiou si
"tapi yang mulia sudah lama tunggu di sini..."ujar Zong Ming
"tak apa berdiri kalian berdua.... "
"terima kasih yang mulia..." ujar Zong Ming dan yang bai.
"Ming aku nak istirehat sekejap...." ujar suara lesu xiou si dan masih merasa sedikit pusing
" yang mulia di sini kurang nyaman apa kata yang mulia rehat di atas saja...." ujar Zong Ming
menunggu balasan dari xiou si tapi tak ada balasan. Lalu Zong Ming pun mendekat lihat xiou si sudah lelap...
"yang mulia...." panggil Zong Ming tapi tak ada balasan
"yang bei bantu aku kemas kamar di atas pasti kan bersih dan minta bantuan dari Yang lain..." ujar tegas Zong Ming..
"baik jeneral...." ujar yang bai dan tunduk hormat
Zong Ming melihat xiou si yang terlelap .
"yang mulia , Napa yang mulia memaksa diri mu buat kerja aku tak tahu yang mulia berbuat seperti itu demi kerajaan ini...aku pantas di hukum yang mulia jika aku tak meningal kan kerajaan waktu itu mungkin aku dapat menolong yang mulia , apa selama ini yang mulia baik baik saja sejak ke pergian ku..." ujar kesal Zong Ming
dua puluh minit kemudian...
"jeneral kami sudah siap.." ujar pengawal itu
"di mana yang bai...?" tanya Zong Ming
"yang baik masih di atas...." balas pengawal itu
"baik , terima kasih...." ujar tenang Zong Ming
pengawal itu pun menangkup kedua tangan nya dan beri hormat...
"Napa jeneral tiba tiba ucap terima kasih ...? selain nya jeneral selalu tegas...?" ujar hairan pengawal itu..
Zong Ming pun mengendong xiou si dan membawah nya naik , Zong Ming teringat waktu xiou si berumur tujuh tahun dan Zong Ming berumur dua belas tahun waktu itu , Zong Ming perna mengendong xiou si waktu xiou si lelap dan keluarga Zong Ming adalah pelawan istana .orang tuan xiou si hanya tertawa saja lihat Zong Ming mengendong xiou si waktu itu.
" Tuanku , tuan puteri sudah lelap..." ujar Zong Ming
"Ming terima kasih ya menemani puteri ku dan kalian semua juga...."ujar ayah Xiou si
di waktu itu Zong Ming , Feng wer dan Vincent adalah teman baik , mereka bertiga yang menemani xiou si waktu masih kecil . Feng wer waktu itu berumur empat belas tahun dan Vincent tiga belas tahun... mereka selalu berlatih bersama .
"Tuanku kami hanya menjalan kan tugas..." ujar mereka bertiga..
"baik aku harap kalian bertiga terus mengikuti puteri ku dan melayani nya dengan baik... sejak kepergian ibu nya aku tak tahu bagaimana nak hiburkan nya lagi..." ujar ayah Xiou si
"menurut perintah Tuanku..." ujar dan beri hormat mereka bertiga...
Zong Ming yang teringat dimasak lalu Lalu senyum sinis lalu geleng kepala...
" Tuanku maaf kan aku tak memenuhi printah , aku terlalu bodoh waktu itu , aku menyesal sepanjang hidup ku dan memikirkan bagaimana keadaan tuan puteri selama ini..." ujar batin Zong Ming dan mata nya berkaca kaca
__ADS_1