Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
episode 60 panas (part 2 )


__ADS_3

di saat mereka masih di pondok itu ,bicara dan tertawa dari orang tari riang yang sangat gembira . walaupun mereka adalah orang yang di tolak dari kumpulan lain.


"apa kalian masih di sini..." ujar dari belakang mereka


semua menoleh belakang


"guru..." panggil mereka


"dengan siapa kalian bicara...? " tanya guru mereka


"dengan nona..." ujar mereka semua lagi.


"silankan duduk guru..."


"terima kasih saja , guru datang ke sini hanya beri tahu sebentar lagi kita mula latihan jangan lambat ya...." ujar guru mereka


"ooohhhh.... baik guru..." ujar mereka semau


seorang yang sangat tampan hidung mancung rambut panjang warna coklat berikat separuh . guru mereka lihat xiou si yang sedang duduk di sana.


"yang mulia kami sudah menemui nya...." ujar Jun Qiang


"baik..." balas xiou si


"nona kami akan pergi latihan sebentar lagi ..." ujar Ru Yen


"oh.. kebetulan aku juga sudah hendak pergi..." ujar xiou si


"sudah nak pergi ya.... baik lah selamat jalan nona..." ujar dan tunduk hormat mereka semua


"aku pergi dulu berlatih dengan giat..." ujar xiou si


"baik kami pergi dulu..."


mereka pun meningal kan xiou si di sana dan jalan masuk ke dalam.xiou si pun berangkat pergi jalan keluar dari tari riang.


"Jun Qiang..." panggil xiou si


" di sini yang mulia..." ujar Jun Qiang


"di mana tempat nya...?"


"tempat itu di tempat latihan para militer..."


"baik kita ke sana , sejak dari tadi aku tak senang hati..."ujar xiou si


xiou si melihat sekeliling tak ada orang lalu melompat ke atas dinding hingga tiba di kem latihan para tentera. tiba di sana xiou si turun dan jalan seperti biasa . masuk ke dalam tak ada orang di bahagian depan ,lalu mencari keberadaan Mo Fan tapi tak ada di sana .


xiou si pun jalan hingga ke dalam di berhenti di sebuah tempat markas para militer dan banyak orang di sana.


"yang mulia di sana tempat nya dan Zhang wei sedang menunggu di dalam ..." ujar Jun Qiang

__ADS_1


"tapi bagaimana aku harus ke sana ...? tempat ini banyak orang..." ujar Xiou si


Xiou si jalan ke kiri ke kanan mencari idea.


"nona....." panggil seseorang dari jauh


"siapa...." ujar terkejut xiou si dengar di panggil sebutan nona


"ini aku yang bai... napa nona ke sini...?" tanya yang bai


"kamu rupa nya buat aku terperanjat saja...!" ujar xiou si


"maaf.... nona di sini panas tak baik untuk yang mu bukan nona ke sini , masuk lah dulu aku beri tahu jeneral Zong Ming binaan ke sini..." ujar yang bai dan menuruh xiou si masuk


"apa akan baik baik saja aku ke sini lagi pun inikan markas kalian...?" tanya xiou si


"nona ini hanya markas kecil bukan markas besar , lagi pun tempat ini hanya jeneral Zong Ming yang mengawal nya.." ujar yang bai


"apa Zong Ming ada di sini...?" tanya Xiou si


"jeneral Zong Ming baru keluar tadi apa nona ingin berbicara dengan nya..."


"tak hanya nak tahu saja.."


"oh.... masuk lah nona kamar kerja jeneral ada di atas dan tak ada orang di sana jeneral Zong ming tak benarkan sesiapa pun naik ke sana ...! nona tunggu lah jeneral di dalam..." ujar yang bai


"baik lah terima kasih yang bai..."


"tak apa nona lagipun jeneral Zong Ming sudah beri kami arahan dari awal jika nona datang ke sini kami tak di benar kan menghalang nona... lagi pun nona bukan orang biasa....!" ujar Pelangan yang bai dan sedikit takut


"silakan masuk nona ..."


"baik..."


yang bai pun membawah xiou si jalan masuk ke dalam markas itu . semua orang yang ada di sana tempat untuk menoleh ke arah xiou si dan berfikir siapa orang itu...


"Hei lihat siapa di ....? "


"mana aku tahu aku tak pernah lihat orang ini sebelumnya...."


di sekitar mereka yang sedang berbisik , yang bai pun menuruh xiou si masuk di dalam untuk menungguh Zong Ming kembali..


di luar markas besar itu yang bai terdengar bicara itu lalu megemgam kedua tangan nya..


"kalian...! apa kalian berbicara tentang orang yang tadi itu...?" tanya yang bai tegas


"eyah.... siapa dia apa di kekasih jeneral..?"


yang bai terdiam muka menjadi hitam.


"apa kalian terlalu bodoh...! apa kalian sudah lupa apa jeneral kata kan pada kita jika ada seorang gadis yang datang ke sini berikan di lalu dan jangan terlalu merendah kan nya...." ujar tegas yang bai

__ADS_1


"maaf apa orang itu yang di maksud kan jeneral...?" tanya orang itu


"eyah.... dia lah orang nya...! dan ingat jangan sesekali menganggu nona dan jaga ucapan kalian....! jika kalian degil nak lakukan juga aku minta maaf aku tak dapat tolong kalian jika nona terlalu marah...!" tegas yang bai


yang bai juga tahu siapa xiou si , itu sebab yang bai berkata seperti itu . Zong Ming perna beritahu pada nya . hanya satu kata semau menjadi hancur..


xiou si pun masuk ke dalam markas mereka seperti yang dikata kan yang bai tak ada orang di dalam .xiou si pun duduk di dalam dan mendengar bicara orang dari luar.


"panas sekali ....!"


"Napa hari ini tiba tiba saja jadi panas...? beberapa hari lalu tak seperti ini....!"


"benar kamu kata... entah apa yang akan terjadi lepas ini..."


bicara yang terus menerus tak henti di dengari oleh xiou si.


"benar juga kata mereka aku sangkah hanya orang dari tari riang saja ... ? di sini juga...!" ujar pelan xiou si


"Jun Qiang di mana orang itu. .?" tanya xiou si lagi


"arah sini yang mulia..." ujar Jun Qiang dan membawah xiou si jalan ke arah lain.


markas itu sememang nya besar dan banyak ruang dan bilik kosong , di tempat xiou si berdiri ada di bawah , lihat sekeliling dan lihat di luar . xiou si pun jalan hingga ke bahagian dalam . sebuah pintu yang bernotis di larang masuk .


"yang mulia di sini lah orang itu..." ujar pelan Jun Qiang


" baik bukan untuk ku..." ujar balik xiou si


"baik yang mulia...."balas Jun Qiang


Jun Qiang pun membuka pintu yang terkunci itu hanya guna satu jurus dan mendorong pintu itu.selwpas pintu itu di buka sebuah kekuatan kuat dan panas kelar dari tempat itu..


"panas sekali...!"


"yang mulia tak apa apa...?"


"aku baik baik saja .... ayuh masuk..."


xiou si dan Jun Qiang pun masuk ke dalam Jun Qiang yang mendahului jalan dan xiou si di belakang nya. selepas melangkah masuk ke dalam hanya anak tangga saja di sana jika di lihat seperti nya arah tangga itu turun kebawah..


tiba di bawah...


ada satu lagi gerbang pintu besar di sana jika di lihat seperti sudah lama. xiou si pun jal. satu langkah obor yang di pacak di dinding itu menyalah dan mengeluarkan api...


"yang mulia kamu sudah tiba...?" ujar Zhang wei yang sedang menunggu di sana


"jadi bagaimana...?" tanya xiou si


"orang itu ada di dalam..."


"baik.."

__ADS_1


Zhang wei pun membuka gerbang pintu besar itu . di dalam obor api yang terpacak di dinding menyalah dan laluan masuk ke tempat itu juga pacak nyalaan api panjang hingga hujung dan ada satu bulatan besar seperti susunan tangga...


"siapa kalian berani datang ke sini....!" ujar tegas orang itu tiba tiba berbicara entah dari mana keluar


__ADS_2