
hai.... teman sekalian kita lanjutkan ya , tapi jangan lupa ya tekan tombol 👍 nya ya itu buat auther senang hati terima kasih atas sokongan kalian... jom sambung ceritanya...
Dalam pertarungan yang tak ada sebab , hingga ada kecederaan yang berlaku hingga membuat kesabaran tak terbatas.
Zong Ming yang melindungi xiou si dari tercedera hingga Zong Ming yang belum sembuh dari lukanya terkena serangan dari Lang Lee buat Zong Ming tercedera lebih teruk , xiou si tak tahan melihat nya , kesabaran xiou si mula memuncak .
Awan yang cerah putih bersih pelan pelan menghitam bunyi gurun mula keluar hingga suara dari kerajaan Dong guan desa kota dan kawasan istana dapat di dengar berteriak ketakutan dan penik.
Di markas tempat Zong Ming juga mula panik lihat awan itu menghitam dan bunyi gurun yang megerikan tak seperti biasa yang mereka dengar .
Kawasan pintu utama kota , Yun Tang dan Mo Fan yang berada disana menunggu seseorang yang di printahkan oleh xiou si .
"Napa tiba tiba awan itu jadi hitam ?" ujar Mo Fan hairan
Waktu itu juga orang yang mereka tunggu sudah terlihat dari jauh dari perjalan kaki.
Balik ke tempat Markas
"Sungguh berani ! sangat licik ! , kalian pantas mati saja ! untung saja kerajaan ini bukan milik ku jika kerajaan ini milik ku tidak ada maaf dan jangan harap terlepas dari perangkap !" ujar tegas xiou si
"Hei bicara apa kamu ! apa kamu raja bicara seperti itu !" ujar kuat Nai Yun
"Orang seperti kalian tak layak tahu siapa aku !" ujar tegas xiou si lagi.
"Cis ! hanya orang biasa seperti kamu tak layak jadi orang bangsawan !" ujar Leng Lee
"Terserah ! kalian percaya atau tak aku tak kesah sama sekali " ujar xiou si lalu membantu Zong Ming berdiri
"kamu ! berani kamu sentuh suami ku !" ujar keras Nai Yun dan menerang xiou si dari belakang.
"Yang mulia awas !" ujar pelan Zong Ming dan menarik xiou si dan terjatuh di tubuh Zong ming, serang itu terkena Zong Ming dan terlempar bersama dengan xiou si.
"Yang mulia kamu tak apa apa ?" tanya Zong Ming dengan suara kesakit dan pelan
Xiou si hanya diam dan wajah menjadi hitam.
" Nie Yun ! kamu sangat biadap di depan yang !" ujar Zong Ming terhenti yang masih memeluk tubuh langsing xiou si
"Zong Ming !" teriak xiou si menghentikan bicara Zong Ming yang hampir saja terlepas kata
"Maaf yang mulia " ujar Zong Ming dan mundur sedikit dari xiou si
Zong Ming terus terdiam yang lain juga turut sama .
__ADS_1
"Kalian mencabar kesabaran ku ! , maka jangan salah kan aku bertindak kasar !" ujar keras xiou si lalu menendang parut Nai Yun dengan kuat hingga terlempar di dinding di mana para tentera dari tempat lain di ikat .
Dinding itu turus pecah , tendangan xiou si terlalu cepat dan tak terlihat seperti angin yang tak dapat di lihat dan tak dapat di sentuh .
Orang orang yang ada di sana semua terkejut mata membulat besar dan tak dapat berkata apa apa , Zong Ming yang cuba berdiri melindungi xiou si tapi tak berdaya , hanya dapat melihat saja.
"Nai Yun !" teriak Lang Lee dan Hau Chu lihat Nai Yun yang sudah muntah darah.
"Pergi dari sini !" tegas xiou si
"Kamu berani !" teriak keras Leng Lee dan Hau Chu dan menerang xiou si.
Pergerakan xiou si lebih cepat dari mereka , Hau chu dan Leng Lee juga jadi seperti Nai Yun tapi mereka berdua terlempar di pondok tempat rehat tu.
"Kuat sekali !" ujar Hau Chu
"Siapa orang ini kuat sekali ? kakek kita serang lagi !" ujar Leng Lee
" Kita guna jurus dua " balas Hau Chu
"Baik kakek ! Nai Yun kita serang bersama guna titik dua !" teriak Leng Lee
"Titik dua aku tak sangkah kalian juga menggunakan itu ! , tapi titik dua tak setanding ku !" ujar keras xiou si tapi masih dalam keadaan tenang
"kamu terlalu percayakan diri mu , terima lah ini !" ujar Hau Chu
"Jurus teknik dua !" ujar kuat tiga orang itu
"Jurus ini semua lari " ujar kuat salah satu pengawal Zong Ming
"Ini buruk yang mulia lari !" ujar Zong Ming
"Sudah terlambat jurus sengel , jurus lumpuh " ujar tiga orang itu lagi
Boom !
Tempat itu penuh dengan habuk hingga mereka terbatuk batuk terkena habuk itu.
"Terima lah akibat terlalu sombong !" ujar Hau Chu
"Tidak tidak yang mulia !" ujar Zong Ming , air mata nya yang mula bertakung di mata nya.
lima minit pun berlalu habuk habuk itu mula hilang
__ADS_1
"kakek kita berjaya " ujar gembira Nai Yun
"Lemah sekali ! tahu omong kosong saja !" ujar Hau Chu
"Ayoh balik padan muka nya !" ujar Leng Lee
mereka pun memutar badan hendak pergi.
"Serang kalian boleh tahan juga !"
Tertiga orang itu berhenti melangkah terkejut dan terdiam , mereka tak percaya mereka guna serangan yang paling kuat hingga tempat itu hancur berantakan , mereka pun mencari arah suara itu tapi tak ada di mana xiou si berdiri.
"Serangan kalian masih lemah dan salah guna " ujar xiou si
"Berani kamu keluar ! " ujar Hou Chu dengan suara keras
"Ini mustahil ! serangan itu tak mantap pada nya !" ujar Leng Lee
Para tentera yang ada di sana juga , seragan itu ada serangan yang terkuat di negara mereka .
Bagi xiou si itu belum cukup dan masih lemah , ketiga orang itu lihat xiou si berdiri di atas kayu yang di pacak tinggi , kayu itu untuk latihan mereka tapi jarang di guna kan , gaun xiou si yang melayang layang di tiup angin , tetapan wajah xiou si yang megerikan terlihat seperti membunuh , awan hitam dan bunyi gurun semakin kencang .
Ke tiga orang itu tak percaya serangan mereka tak mantap pada xiou si , kemarahan mereka mula naik dan menerang xiou si tanpa henti , xiou si hanya mengelak dan tak membalas .
"Yang mulia " ujar pelan Zong Ming lihat xiou si di serang tak henti
Saat xiou si di serang tak henti hingga xiou si sukar mengelak dan satu serangan terkena di lengan kanan xiou si itu adalah luka pertama xiou si hingga darah mengalir di lengan nya.
Zong Ming yang tak tahan lihat lalu memaksa dirinya berdiri dan lari ke arah xiou si dan melindungi nya.
"yang mulia lengan mu!" ujar Zong Ming yang sudah mendekat dengan xiou si
"Minggir Ming !" ujar tegas xiou si
"Tidak !" balas Zong Ming dan menentang printah xiou si
"Sialan mati kamu !" ujar Nai Yun dan menerang xiou si lagi
"Hati hati Ming !" ujar xiou si lihat Nai Yun di belakang Zong Ming yang cuba mendekatkan menerang lagi.
Dengan pantas Zong Ming melindungi xiou si hingga Zong Ming muntah darah di serang bahagian dadah nya , xiou si semakin marah kesabaran nya sudah tak terkawal .
Xiou si mula serius mata menghitam , dengan pelan melangkah ke arah tiga orang yang tak berhenti ketawa , ketiga orang itu sedar xiou si sudah dekat dengan mereka dan mereka pun bersedia cepat menerang xiou si .
__ADS_1
Tapi tindakan mereka hanya sia sia pergerakan xiou si lebih cepat orang yang serangan itu adalah Nai Yun dan terlempar kuat di pondok itu hingga hancur , Hau Chu dan Leng Lee terus membekuh mereka tak dapat buat apa apa serangan xiou si seperti angin .
Nia Yun yang membeku di tempat itu sama sekali tak dapat bergerak seperti tulang nya patah tapi tidak , xiou si pun jalan ke tempat dua orang itu dan melakukan pergerakan sama seperti Nia Yun kena.