
Pagi menjelang sangat cerah , xiou si terbanngun awal melihat ye chen masih lelap , bangun dari katilnya , lalu keluar melihat di luar.
"Selamat pagi nona xiou si " Lan Yi
"Selamat pagi juga Lan yi...."xiou si sambil senyum
"Napa nona awal bangun atau nona nak pergi dah ? " Lan Yi
"Aku dah terbiasa awal bangun dan lepas tuan putera bangun baru aku pergi , lagi pun aku takut dia akan marah lagi jika aku tidak beritahu nya....."xiou si
"Ohhh , baik lah apakah nona ingin masak sesuatu , untuk sarapan pagi....?" Len Yi
"Eyah , jom ke dapur lihat apa yang aku boleh masak......"xiou si sambil tersenyum
Mereka menuju dapur ,melihat bahan dan meminta Lan Yi sediakan , xiou si menyediakan alat masak , jam menunjukkan tujuh pagi xiou si dan Lan Yi masih menyediakankan bahan.
"Lan Yi kami dah bawah yang kamu minta !" Peng Xin.
"Oh , terima kasih peng Xin.. " ujar Lan Yi
Masuk ke dapur peng Xin melihat xiou si dengan muka panasaran .
"Siapa kamu , berani masuk ke sini ! " ujar keras peng Xin
Xiou si hanya melihat dan tak berkata.
"Hei ! , aku berbicara dengan mu apa kamu dengar ! , jika tidak kamu keluar sekarang.....!suara keras peng Xin
Lan Yi yang berada di bilik lain , mengambil bahan , xiou si ada di dapur masak , Lan Yi merasa peng Xin terlalu lama dia pun jalan menuju dapur masak , Di sana xiou si yang sudah mula masak.
__ADS_1
Len Yi mendengar suara jeritan itu dengan laju ke sana , peng Xin yang menengking xiou si yang tengga masak untuk ye chen setelah bangun dari nyenyak nya dengan cepat Len Yi menghentikan peng Xin dan menenang kan nya.
Lan Yi menjelaskan tapi peng Xin tidak percaya , dia tetap menengking dan bicara kasar pada xiou si ,terikan demi teriakan terdengar di kamar ye chen , ye chen terkejut dengar teriakan itu lalu terbangun
"Waaaaahhhhh ibu ?" suara pelan dengan mata yang masih mengantuk , ye chen terus menangil.
ye chen yang sudah siap diri ,mendengar suara keras itu.
"Siapa , yang berani bising di awal pagi ini ?"ye chen jalan tuju ke sana
Xiou si yang sudah siap masak dan meyimpan di satu tempat supaya tidak cepat dingin , Len Yi yang sangat takut dan berusaha hentikan peng Xin tapi tidak dapat , peng Xin yang masih bicara besar dan melihat segelas air lalu meniram muka xiou si , xiou si hanya diam dan terus melaksanakan tugasnya tidak peduli dengan peng Xin.
Ye chen yang sudah bangun dari tempat tidur , mencari xiou si di seluruh kamar nya dan termasuk di bilik pelajarannya yang berada di bilik kamar sebelah , sambil mencari dan memanggil dia mendengar suara yang keras dari awal pagi yang membuat dia terbangun , lalu dia jalan menuju ke tempat itu.
Balik di dapur ,
Han Bou yang membawah bahan yang di minta xiou si , dalam perjalanan Han Bou terdengar suara peng Xin yang kuat ,yang sedang marah seseorang dengan cepat jalan ,tiba di sana melihat ada air tumpah ,
Lan Yi melihat Han Bou datang , dengan cepat memberi tahu apa yang terjadi ,Han Bou yang marah dan ketakutan lalu
"Peng Xin berhenti kamu !"suara keras Han Bou yang sangat ketakutan. .
"Apa berhenti kamu kata ! , lihat siapa yang ada di sana ! , berani kamu membawah orang lain ke sini ! , jika yang mulia tuan putera tahu jangan harap kalian terlepas ."ujah peng Xin yang sangat marah
"Peng Xin aku harap kamu tarik balik kata-kata mu itu pada ku dan juga kata kata yang kamu keluar dari mulut pada nona xiou si , kalau tidak jangan menyesal !" ujar dengan suara tegar Han Bou.
Pertengkaran tidak henti tidak sedar ye chen sudah di sana , lalu masuk melihat lantai basah , jalan masuk ke dalam.
"Apa yang kalian lakukan di awal pagi , kalian membuat aku terbangun !" ujar tegas ye chen
__ADS_1
Mereka semua terkejut menoleh belakang
"Yang mulia ." ujarsemua berlutut dan memanggil
"Eyah ! apa yang kalian lakukan pagi pagi sudah bising....?" ujar tegas ye chen
"Yang mulia ada orang lain di sini jadi aku menghalau di pergi ! , tapi dia enggan pergi tu sebab kami gaduh dan Han Bou dan Lan Yi marah pada ku , sebab membiar kan orang itu di sini ! "ujar peng xin
"Siapa orang tu ?"ujar tanya suara tegas ye chen
Walaupun umurnya empat tahun ,ye chen sangat tegas , dia sudah terbiasa seperti itu sejak umur tiga tahun , ayah nya tidak ada masa layan ye chen ,selalu sibuk dengan kerja dan ye chen merasa sunyi itu sebab kelakuan nya sangat tegas , seperti ayah nya yang seusia masa kecil.
Ye chen yang masih mencari xiou si lalu melihat di sekitar , ye chen tunduk kepala tarik nafas dan pandang depan lagi , melihat setiap mereka lalu melihat seseorang yang sedang terduduk dan basah habis.
" IBU !" ujar kerkejut dengan mata bulat besar dan terkejut.
Orang itu tidak lain tidak bukan xiou si yang ada di sana , ye chen mendekat xiou si dengan muka sangat marah
"Apakah dia orang yang kamu ingin usir !"ye chen
"Ma maaf yang mulia dan apa yang mulia pangil orang ini tadi....?" peng Xin
"Biadap sungguh kamu ya peng Xin " Han Bou
" Ibu aku pangil di ibu ! , apakah kamu tak ada telinga " ujar tegas ye chen
"Maaf yang mula......." ujar peng Xin mula ketakutan
"Han Bou usir orang ini dari hadapan ku !" ujar tegas ye chen
__ADS_1
"Baik yang mulia. " ujar Han Bou dan beri hormat
Ye chen menyuru mereka bantu xiou si bersikan diri , setelah siap meraka sarapan xiou di pun meningal istana dan balik ke Taman Bunga Pelangi.