Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 30 serangan tak terduga


__ADS_3

Xiou si yang masih mendengar cerita mereka ,lalu jalan balik ke toko itu.


"Yang mulia berita buruk...!" suara pengawal nya yang sangat cemas


"Ada apa ? " suara sedikit tenang


"Di luar ada orang yang tak di kenal menerang tiba tiba...." ujar pengawal itu


"APA ! "suara terkejut


"Mereka kata ,mereka ingin balas dendam.." sedikit ketakutan


"Balas dendam untuk apa ?"ujar tanya xiou si


" Hamba juga tak tahu yang mulia...."


"Baik lah ayuh ke sana..." suara sedikit tegas


"Yang mulia di sana berbahaya , lagi pun para pengawal sudah di kalankah..."


"Di kalahkan ! bagaimana dengan Roger....?"


"Di sedang bertarung dengan orang itu , jika aku lihat mereka setanding ... " ujar pengawal itu


"Baiklah aku nak ke sana ...!" suara tegas


"baik yang mulia .." terpaksa ikut perintah


Xiou si dan pengawal itu pun jalan ke sana , pengawal itu ada di depan xiou si untuk lindungi nya , tiba di sana xiou si tak sangat semua yang di kata kan itu benar.


"Pengawal beri tahu aku sejak kapan ini bermula..."


"Tak lama baru saja..."


"Napa bergitu muda sedangkan kalian semua di latih dengan keras dan belajar pertahan tubuh....." ujar xiou si


"Memang benar yang mulia tapi orang ini lebih kuat dan jika lihat dari pertarungan nya seiras dengan jeneral Roger..."


"Memang benar....."


Di arena pertarungan itu ,


"Aku akan bunuh kalian semua ...!" suara keras dari orang itu


"Siapa kamu berani menerang kami ! " ujar tegas Roger

__ADS_1


"Kalian semua bodoh , tak tahu kesalahan kalian juga menyerang kakak ku "ujar orang itu lagi.


"Apa maksud mu kami menyerang kakak mu....!" semua Roger naik kemarahan


Terungan demi tarungan yang tak henti , hingga merulakan tempat itu , para penduduk itu hanya lihat dan ketakutan saja , bagi mereka orang yang bertarung dengan Roger itu seperti raja mereka .


Xiou si hanya melihat tarungan itu bunyi bunyi pedang tak henti.


"Roger awas ....!" suara dari tepi.


"Yang mulia Napa di sana..." batin Roger berkata dan pandangan nya ke arah xiou si


Dalam detik itu juga orang itu menyedari Roger melihat ke arah xiou si , dengan cepat orang itu memukul Roger hingga terbuang di rumah sebelah hingga rosak berantakan .


"Aku akan bunuh siap saja menghalang aku...." sebuah jurusan yang cepat ke arah xiou si


Xiou si tak sempat hindari pengawal yang bersama xiou si itu melindungi nya , tapi tak sangka pengawal itu terbuang di belakang hingga muntah darah.


Sekali lagi orang itu guna jurus yang sama , tapi kali ini xiou si cepat hindarinya , melompat ke luar dari penginapan itu , setiap serangan itu xiou si dapat hindari nya , orang itu pun juga jurus lain lebih kuat serangan tadi.


Xiou si hindari lagi , dengan cepat xiou si ingin melompat ke belakang , tapi kaki nya terlanggar kayu dan terjatuh , xiou si ingin berdiri tapi kaki nya terasa sakit , disebab terlanggar kayu kaki nya terseliuh.


Derangan itu hampir mendekati nya , xiou si tak dapat buat apa apa lagi hanya menutup mata , pada masa itu juga dia hairan Napa serangan itu tak sampai sampai , membuka mata nya xiou si terkejut melihat tiga para pengawal yang masih cedera itu ada di depan nya menahan jurus orang itu


salah seorang pengawal


"Kalian Napa ! , kalian masih cedera lagi...!" suara sedikit marah dan ada sedikit ketakutan


"Tugas kami adalah melindungi yang mulia dan kami tak akan benar kan orang itu cederakan yang mulia...." tiga pengawal itu berkata dengan suara tegar


Xiou si terdiam sejenak dan terpegun dengan keberanian mereka yang sangat setia para nya.


Tiga pengawal itu pun megambil langkah membalas kembali , hingga orang terlempar jauh sedikit.


"Ternyata lumayan juga kalian walaupun sudah cedera dan apa guna kalian lindung orang yang lemah itu....!" suara kasar


"Kami tak akan benar kan aku menyentuh nya....!"


"Menyentuh nya , hahaha. " ketawa berbahak bahak dan di ikut orang bawahan nya ketawa bersama.


Para penduduk yang masing ketakutan itu hanya lihat , pertarungan mereka tak henti , Roger yang masih terbaring itu cuba berdiri , dia melihat orang bawahan nya itu melawan orang itu dengan penuh tenaga , Roger pun berdiri dari tempat itu lalu ikut serta melawan orang itu.


Di belakang toko


"Napa dari tadi aku dengar berisik sekali seperti ada pergaduhan..." salah seorang bandit itu berkata..

__ADS_1


"Eyah , aku juga rasa gitu dan aku mendengar seperti ada pertarungan pedang dan bunyi kerosakan..."


"Apa yang terjadi di depan sana...." Yun Tang berkata dan mengerut kening nya


"Seperti ada yang tak beres..." batin Mo Fan


Para bandit yang di jaga oleh Mo Fan dan Yun Tang , mereka juga baru habis makan dan mereka di beri rawatan menganti membalut luka dan di sapu ubat , bukan itu saja tapi mereka juga di beri ubat herba yang dapat sembuhkan luka dalam.


Mereka menyakkan bahawa mereka sedang berlatih , lama kelamaan bunyi kerosak itu semakin kuat dan terdengar jeritan kesakitan , semakin panasan mereka saling memandang.


"Aku rasa ada yang tak beres...." salah satu bandit berkata


Lalu mereka berdiri saling Memangang dan angguk kelapa keluar dari tempat , itu mereka masuk melihat salah seorang pengawal xiou si yang pengsang di sana mulut nya berdarah akibat terkena serangan dari orang itu hingga muntah darah.


"Hye , kamu tak apa apa..." salah sorang bandit itu cuba membangunkan orang itu Sabil menapar perlahan ..


"Lindungi yang mulia ."suara perlahan terdengar dari pengawal itu Lalu mental darah lagi.


ymereka semua terkejut dan hairan apa yang terjadi , mereka mencari pelayan toko itu ,mereka juga terkejut para pelayan itu juga pengsan , lalu mereka terdengar pertarungan di luar yang tak henti .


Dengan pelan Melangkah keluar dengan hati hati lihat di luar para bandit itu terkejut lihat orang itu.


"Ketua kedua , Napa dia ada di sini...!" ucap salah seorang dari bandit


"Siapa itu...." Yun Tang bertanya


Mereka pun beri tahu semua nya.


"Di mana yang mulia...." bandit itu berkata


Mereka meyaksi pertarungan itu dari dalam , mereka juga terkejut lihat semua pengawal xiou si itu sudah tak berdaya berlawan begitu juga dengan orang itu menahan kesakitan .


Orang itu melihat musuh nya sudah lemah , menguna jurus asap mengenalkan Roger dan tiga orang itu membuat mereka terbatuk batuk dan tak dapat lihat dengan jelas , begitu juga para penduduk dan rombongan Yun Tang juga terbatuk batuk


Beberapa minit kemudian asap itu pelan pelan hilang Roger dan yang lain perasan orang tak ada di depan mereka lalu mencari dan mendengar suara yang sangat kuat


"Mati lah kamu...." ujar orang itu


Di mana xiou si yang masih berdiri di sana kesakitan kaki nya , xiou si menyadari nya berbuah papan besar dilempar ke tempat nya , xiou si tahu dia tak sempat lari jadi dia harus menerimanya.


Masa itu juga Roger dan yang lain sedar arah suara itu Adahlah di mana tempat xiou si berada mereka cuba menghalang orang itu tapi tak sempat .


Mereka hanya melihat papan yang besar itu di lempar ke tampat xiou si dan pedang itu menusuk tembus papan itu , mereka lihat dengan tak percaya dan terkejut , lihat darah mengalir di pedang itu.


" Tidak tidak yang mu-- " suara gugup Roger beserta orang bawahan nya , begitu juga dengan rombongan Yun Tang yang terkejut dan terduduk di sana hanya air mata yang terlihat dari muka mereka semau .

__ADS_1


__ADS_2