
Feng wer dan yang lain sudah siap kemas barang .mereka hendak beranjak pergi...
Mo Fan yang sedar dari rombongan itu... dia melihat sekeliling tak ada satu orang pun dari orang xiou si yang bersama dengan mereka . Mo Fan pun beredar dari rombongan itu.jalan mencari xiou si ...Mo Fan sedar dia harus menjaga xiou si dimana saja xiou si akan pergi.
Mo Fan melihat di satu penginapan yang di jaga ketat oleh pengawal Feng wer. Mo Fan tahu Xiou si ada disana. Mo Fan pun jalan ke sana
"berhenti....!" suara tegas pengawal
"tak ada satu orang pun di benar kan masuk ....!" ujar salah seorang dari pengawal itu
"Napa aku tak boleh masuk.... tugas aku harus menjaga yang mulia..." suara dingin Mo Fan
"maaf tuan Mo Fan ... yang mulia tak ingin berjumpa dengan siapa siapa hari ini...." ujar salah seorang pengawal
"Napa ...apa ada masalah.....? " ujar Mo Fan
"boleh dikata kan.... tapi kami sebagai tertera yang mulia tak boleh ingkar perintah ....!"
"aku tahu... tapi aku ingin berbicara dengan yang mulia...." ujar Mo Fan dan mengerut kening nya
" maaf....kami hanya menjalan kan tanggungjawab kami....yang mulia tak ingin berjumpa dengan siapa siapa..."ujar pengawal itu lagi.
"tapi....aku...." ucapan Mo Fan terhenti dengar suara dari belakang dua pengawal itu.
" cukup....!"
"wakil Jeneral..... " sahut semau para tentera
"aku ingat kamu sudah lupa dengan tanggungjawab mu Mo Fan....!"suara tegas Vincent melihat Mo dan dengan tetapan tajam
"wakil Jeneral ..aku tahu aku salah ...." ujar Mo Fan sambil tunduk bersalah
"yang mulia benar kan kamu masuk ....tapi yang mulia tak ingin berjumpa siapa siapa faham....!" ujar tegas
" aku mengerti...." berkata dan tunduk hormat " Napa aku rasa lah kelakuan mereka semua sangat menakutkan.... apa yang terjadi pada yang mulia...?" ujar batin Mo Fan
Mo Fan lihat sebelah kiri banyak barang " sepertinya baru di kemas...." ujar batin Mo Fan
"hye....apa ku boleh tanya....nya ada banyak barang di sana....?" ujar Mo Fan melihat pengawal yang menjaga barang itu.
"yang mulia akan berangkat petang ini....!"ujar dengan benar dari salah satu pengawal itu
"berangkat ....Napa tiba tiba....?" ujar ternya tanya
"kami tak tahu ,kami hanya ikut perintah..."ujar pengawal itu
Mo Fan dan pengawal itu pun berborak tak henti.
xiou si yang ada di kamar nya ,melihat barang yang di beri ayahnya. xiou si buka peti bagasi itu. xiou si tercangak melihat dalam nya . bukan hanya pakaian saja mala.. pakaian yang di hantar oleh ayah nya adalah satu set baju termasuk barang kemas , spatu tinggi , alat solek dan yang paling xiou si terkejut ialah tiara nya.. barang xiou si itu bukan hanya barang kemas bisa .. jika terpancar matahari atau sinar bulan barang kemas itu akan bercahaya tak kira terang atau gelap .
__ADS_1
"ayah.... Napa ayah antar barang diraja ku..." ujar pelan xiou si lalu menupuk kepala nya.
xiou si megangakat tiara nya ,cahaya bersinar berkilauan terang memancar ruang itu...sehingga membuat ketiga orang itu meroboh masuk kamar xiou si.
"yang mulia......?" seru tiga orang itu lihat ada cahaya terang dari kamar xiou si
"ada apa.... ??"ujar xiou si
"apa yang mulia baik baik saja.....kami lihat ada cahaya dari kamar yang mulia...." ujar Feng wer
"aku baik baik saja.....cuma...." ujar xiou si terhenti
"cuma....apa...?" ujar Roger
"benda ni Napa ada bersama...." ujar xiou si
" Tiara.....! " suara kuat tiga orang itu
"shuttttt... pelan kan suara kalian...!"
"ma.....ma....af yang mulia...." seru tiga orang itu
"kami terkejut melihat nya....."ujar Vincent
"sudah lah.... aku tak kesah jika pakaian ku saja ...tapi dalam peti bag ini ada dua set baju diraja ku...!" suara sedikit tegas dan menupuk kepala nya lagi..
ketiga orang itu hanya diam tak tahu nak jawab apa...
"emmhh...." xiou si hanya angguk kepala saja dan menutup peti bag itu.
Mo Fan pun masuk..
"yang mulia...." seru tunduk hormat
"emmhh...ada apa...." suara sedikit tegas
"apa yang mulia akan berangkat petang ini...?" ujar Mo Fan
"eyah.....benar Napa...." seruh xiou si
"Napa tiba tiba....?"
xiou si memaling kepala nya ke arah Feng wer yang masih tunduk kepala....
"tak ada apa apa .....! jadi Napa kamu tak pergi teman mereka.... lagi pun sudah lama tak kamu tak balik...?"ujar xiou di sedikit tegas
"aku mempunyai tugas yang di beri ,tugas ku menjaga yang mulia ,aku tak lupa dengan tanggungjawab ku..! " ujar Mo Fan tegas dan tunduk hormat
"bagus lah jika begitu..... kamu masih ingat tugas mu... hmeee...sudah lah..." ujar xiou si tenang . " apa aku rasa gelap ...? apa sudah malam....?" imbul xiou si
__ADS_1
"gelap..... "ujar tiga orang itu
Mo Fan panasan lalu menegakkan badan nya ,jalan keluar kamar xiou si menujuh ke arah luar....Mo Fan melihat awan hitam yang sangat gerih ..
"ini tak bagus.... Napa bencana itu datang sekarang ..." Mo Fan bergegas kembali ke kamar xiou si.
"yang mulia kabar buruk ..."
"apa dia....?"
"hujan lebat akan turun dan awan di luar sangat gelap kelihatan sangat mengerikan...."
"apa... Napa. tiba tiba hujan ..bukan kah tadi cuaca agak baik.....?" xiou si mengerut kening nya.
pada masa itu juga , kedengaran suara ketakutan di luar .mereka pun semua pun keluar pergi lihat. mereka melihat semua penduduk desa kucar kacir melarikan diri ,ada yang tergesa gesa mengemas barang jualan mereka , menutup pintu dan jendela .
" apa yang terjadi....Mo Fan"
"aku akan jelas kan ....kita masuk dahulu..." ujar suara cuba tenangkan diri
setelah masuk Mo Fan menceritakan tentang kejadian itu.... xiou si hanya diam dengar bicara Mo Fan. hujan lebat dan awan jadi gelap sudah lama terjadi di desa itu.walaupun banyak peramal dan dukung yang menolong desa itu Tapia tak ada satu pun tahu tentang bencana ..
setiap kami hujan lebat itu turun mereka tak dapat pergi kemana mana , hanya duduk dalam rumah melihat titisan air yang jatuh ke tanah..
xiou si jalan keluar melihat di luar , dia panasaran . xiou si melihat sebuah pohon besar terletak di dalam kawasan pendalam di penuhi pokok pokok besar yang terletak di hujung jalan mati itu...tepat itu adalah tempat terlarang.
"Jun Qiang ....apa kamu yang melakukan ini...?"
angin meniup ke arah xiou si dan muncul menunjukkan diri sejati nya
"maaf yang mulia ...itu bukan aku ...tapi aku kenal siapa itu...." ujar Jun Qiang
"siapa....dia !" suara tegas
"yang mulia mungkin ini kesempatan yang mulia bertemu dengan yang lain...."
"maksud mu...?"
"maksud ku orang yang seperti aku ada di desa ini "
"oohhh... jadi di mana dia berada....?"
"yang mulia sudah tahu dan sudah lihat dia mana keberadanya "
"maksud mu orang itu ada di jalan mati tu..."
"yang mulia sangat bijaksana dan muda memahami.." ujar Jun Qiang dan tunduk hormat
"aku ini jumpa dengan nya....! " ujar tegas xiou si
__ADS_1
"baik yang mulia ...aku akan guna kekuatan ku melindungi yang mulia..."