
Kota Dongguan yang ramai orang , bunyi para penjual yang berusaha menjual hasilan jualan mereka .
Di satu tokoh yang terletak di sempadan kota dan desa , tokoh itu bertingkat dua .
"Tuan apa bisa kau jual barang ini ? , barang ini tuan aku menyuruh aku menjualnya kata nya dia tak barang ini " ujar seorang gadis pada pemilik tokoh yang berusia dua tiga tahun.
"Barang apa yang kamu nak jual kali ini , aku lihat kamu tak henti henti datang ke sini " ujar pemilik tokoh itu
"Barang nya sangat lumayan , Tapi tuan aku tak nak barang ini jadi aku ingin jual kan nya " ujar gadis itu lagi
"Barang apa itu ?" ujar pemilik tokoh itu
"Ini dia " ujar gadis itu dan berikan barang itu pada pemilik tokoh
Pemilik tokoh itu ambil barang tersebut dan buka lapisan kain itu , dia panasaran lihat kain itu adalah jenis kain sutera , gebuh dan lembut yang mahal dan tak ada di kerajaan mereka
"Nona Aku ingin bertanya siapa tuan mu dan Napa tuan kamu tak nak , benda ini masih masih elok dan masih boleh di guna " ujar tanya pemilik tokoh itu
"Buat apa kamu nak bertanya siapa tuan ku ! , kamu kira kamu tu siapa cuba tanya !" ujar tegas gadis itu
Pemilik tokoh itu terdiam , lalu mengeluarkan benda itu dari lapisan dan mengangkat barang tersebut , dia buka sebuah Gaun yang sangat cantik dan tak pernah ada di kerajaan mereka.
" Aku ingin tahu , Lagian aku lihat pakaian terlalu menarik " ujar pemilik tokoh itu , dia ragu untuk membeli pakaian itu
"Napa aku kira pernah lihat pakaian ini , Tapi di mana ?" ujar batin pemilik tokoh
Lalu pemilik tokoh itu pun melakukan pakaian gaun itu , ada barang lain lagi di dalam bungkusan kain itu yang di tutup oleh pakaian gaun yang tadinya , pemilik tokoh itu lebih terkejut lihat hiasan jepitan rambut lengkap
"INI ! , Pakaian dan hiasan ini tak ada di kerajaan ini , aku sudah perlihat banyak dari orang bangsawan dari kerajaan ini menjual barang barang seperti ini dan semuanya hanya biasa biasa , tapi barang yang ini berlainan , jika dilihat tungguh pakaian ini jepitan ini mungkin kah ! " ujar batin pemilik tokoh itu
"Nona aku kira barang yang kamu bawah ini , aku tak bisa belinya Lagian barang ini masih bisa diguna kan , Lagian mustahil tuan kamu tak nak barang ini , kan masih elok lagi " ujar pemilik tokoh itu lagi
__ADS_1
"Tak bisa beli , pembeli seperti apa kamu cuba mengajar ku , aku kata tuan aku tak nak tak lah , kata tokoh kamu menerima apa saja yang di jual ! , jadi yang ini apa tak bisa !" ujar bentak gadis itu
Di sisi lah ,
Xiou si yang jalan menujuh ke arah cahaya kembang api itu yang berada di sempadan desa dan kota , tiba di gerbang kota .
"Salam hormat yang mulia " ujar Vincent yang berada di pintu gerbang utama kota
"Kamu rupa nya Vincent , aku lihat kembang api biru tadi , apa ada yang mencurigakan !" ujar tegas xiou si
"Kami mendapat maklumat, waktu Kami dalam perjalan Kami lihat kembang api yang di lepas , jadi kamu pun terburu buru datang dan mencari tahu " ujar Vincent
"Jadi bagaimana hasilnya ?" ujar tanya xiou si
"Lapor yang mulia , tadi kami lihat ada orang yang mencuriga kan waktu kami ronda tempat ini , kami ada lihat ada seorang gadis bawah bungkusan tapi aku tak tahu apa benda itu " ujar salah seorang dari bawahan Cristopher
"Gadis itu ke mana !" ujar tegas xiou si
"Sekarang kami sedang mengawasi tempat itu " ujar orang itu lagi
" Menurut perintah yang mulia " ujar balas militer itu
Xiou si dan Vincent pun jalan ke arah tempat itu di lunjuk jalan olehiliyer yang tadi nya , tempat itu terus menarik perhatian Karna ada bunyi pertengkaran dari dalam .
"Di sini tempat nya " ujar militer itu
"Baik dan siapa nama kamu ? dan kamu dari Team mana ?" ujar tanya xiou si
"Maaf tidak ada kesopanan tadi , nama ku Garytion dari team silver keemasan orang bawah Tuan Vincent " ujar orang itu yang bernama Garytion
"Orang bawahan Vincent rupanya , Napa aku tak tahu ? " ujar xiou si
"Yang mulia aku ada hantar lapor , apa yang mulia ada lihat " ujar tanya Vincent
"Ah maaf aku belum laksana kan yang baru di hantar , jika bukan masalah ini aku sudah kerjakan semua itu" ujar balas xiou si
__ADS_1
"Yang mulia apa bisa aku tahu , apa yang buat hingga yang mulia lepas kan kembang api tadi ? " ujar tanya Vincent
"Gaun diraja ku !" ujar tegas xiou si
"Apa ! , yang benar saja " ujar terkejut Vincent
"Bukan hanya Gaun Di raja saja , hiasan jepitan juga hilang itu lah sebab nya , Lagian itu Adahlah Gaun yang ibu beri pada ku sebelum ibu pergi " ujar xiou si lagi
"Haaa ! " ujar Vincent lagi
Di tokoh yang di kepung itu , terdengar suara kuat dari dalam , yang sedang bertengkar dan saling menolak permintaan.
"Aku tak kesah jika tuan aku ingin atau tidak barang ini , aku tepat akan menjual nya ! " ujar bentak suara gadis
"Aku sudah katakan aku tak ingin beli , aku lihat barang ini bukan milik tuan mu , apa kamu mencuri benda ini hanya semata mata ingin kan wang !" ujar bentak pemilik tokoh itu.
"Apa masalah kamu , suka hati aku lah nak buat apa !" ujar gadis itu lagi
"Maaf aku tak ingin beli , jika kamu tak mengakuh barang ini aku sendiri yang kembalikan pada pemilik asal nya , banyak pelanggan aku yang datang , aku belum pernah lihat barang ini ada di sini , tapi barang ini aku kira berasal dari tempat lain dan aku pernah lihat pakaian ini di tempat asal ku yang dulu !" ujar bentak pemilik tokoh itu.
"Sialan kamu ! , Boss seperti apa kamu yang menolak jualan !" ujar bentak gadis itu
"Kamu terlalu biadap , kamu kira tempat ini milik kamu , senak nya tinggikan suara kamu !" ujar pemilik tokoh itu lagi
"Dasar sampah !" ujar bentak gadis
Waktu Mereka masih bertengkar , mereka terdengar tepukan tangan dari tangga , kedua oranh itu pun toleh ke arah tangga .
"Bicara kamu Biadap sekalian dengan pemilik tokoh ! , kamu kira hanya kamu saja yang ada kuasa ! , sedar diri sedikit kamu itu hanya pelayan suruhan ! " ujar kuat dari arah tangga itu
"Sialan ! , kami siapa cuba mengajar ku !" bentak gadis itu lagi
"Kamu pantas menerimanya , Karna kamu terlalu bodoh !"
Setiba orang itu di atas ,
__ADS_1
"Sialan , Kamu rupa nya !" ujar gadis itu