
Serangan musuh yang tak henti henti hingga pertahanan kerajaan Poseidon tak dapat menahan , akhir nya mereka mundur ke garisan ke dua , musuh dari kerajaan lain terlalu kuat hingga banyak para militer yang terkorban dan cedera.
"jeneral musuh sangat kuat pertahanan juga musnah , kita hanya bisa bertahan di baris kedua " ujar salah sorang militer
"Aku tahu , bagaimana dengan pertahan tempat lain ? "
"Di sana juga seperti ini jeneral "
"Sial kerajaan kita di kepung ! bagaimana dengan pertahanan laluan belakang ?"
" Hanya pertahanan di sana saja yang dapat bertahan dan laporan yang kami dapat pasukan yang di hantar lebih kuat dari yang di barisan hadapan "
"aku kira mereka akan hantar pasukan yang kuat dari depan, tapi tak sangkah mereka hantar pasukan yang lebih kuat di belakang , aku salah strategi ! jadi bagaimana mereka sekarang ?"
" sekarang mereka hanya bertahan saja dan pihak musuh tidak menyerang terus mereka hanya guna pasukan Gladiator , Jadi bagaimana jeneral ?"
"Lapor kan pada raja !"
"baik jeneral "
mereka pun pergi bertemu dengan raja dan melaporkan tentang strategi yang salah di atur , lepas saja raja mereka tahu dia sangat marah pasukan yang di hantar salah arah.
meskipun militer yang di hantar dari belakang istana lebih kuat dari yang di hadapan mereka masih dapat menanam dengan lebih lama
"Jeneral apa mereka bermain dengan kita ?"
" Aku kira seperti itu , mereka sengaja lakukan seperti ini hingga pasukan kita terus menerus kurang ! bagaimana dengan militer dari kerajaan Nan Chun ?"
" Kami juga Seperti itu pasukan semakin kurang !"ujar militer dari Nan Chun
"Jeneral " ujar panggil orang itu pada jennerla dari Nan Chun
"Ada apa "
"Barisan utama sudah runtuh !"
"APA !" ujar terkejut dari kedua jeneral
"Bagaimana sekarang ?! " tanya jeneral dari Poseidon
"Sekarang mereka mundur ke garisan ke dua "
"Sialan ! kita di sini di permainkan ! tapi di depan sudah runtuh !"
"Dan satu lagi putera Arslan tak ada di istana "
"APA ! Napa boleh sampai Gini ! apa sudah di temukan ?"
"Sekarang sedang di cari tapi hasil nya tak ada "
" bagaimana dengan raja dan ratu ?"
"Raja masih di posisi ratu di istana khabarnya tak sihat lepas dengan putri Amerin kata putera Arslan tak ada ratu terus pengsan "
"Kemana putera pergi ?"
"Bukan putera saja , tapi lima militer yang menjaga nya juga tidak ada termasuk Firdaus pembantu putera stavfan "
"Haaa ! aduhai ke mana saja mereka pergi aku harap mereka baik baik saja"
__ADS_1
"jeneral , ada kabar baik "
"Apa dia ?" ujar dua jeneral dengan serentak
"Kerajaan Raifon datang membantu jumlah mereka lima puluh ribu dan ada seorang yang bersama dengan mereka tapi aku lihat dia adalah ketua mereka yang beri arahan "
"Bagus ada bantuan dari kerajaan lain " ujar ke dua jeneral
"Tapi ini masih belum cukup ! pihak lawan lebih banyak dari kita !" ujar tegas jennerla dari kerajaan Nan Chun
"Benar , jika ada bantun dari kerajaan yang lebih kuat kita bisa menang !" ujar jeneral dari posoiden
"Benar , jika ada dari kerajaan lain yang lebih ku--" ujar jeneral terhenti dan terfikir sesuatu
"Napa kamu ?"
"Apa kita melupakan sesuatu ! "
"Lupakan apa ?"
"Kerajaan yang terkuat !"
"Kerajaan terkuat ? " ujar jenerel dari Poseidon dan berfikir
mereka pun terdiam seketika dan berfikir saling memandang ,
"Apa mungkin !" ujar mereka serentak
"Dari kerajaan yang mulia agung dari kerajaan Han !" ujar kuat mereka dengan serentak
"Napa bisa kita lupa dengan yang mulia agung hanya dari kerajaan itu saja yang bisa bantu kita , Napa raja tak terfikir malah minta bantuan dari wilayah Tujuh kerajaan " ujar jeneral dari Poseidon
"Jeneral apa mungkin putera Arslan dan yang lain pergi mencari yang mulia agung ?"
"Para militer sekali bertarung lah dengan semangat hingga putera Arslan membawah kabar baik , percaya lah pada putera Arslan " ujar kaut jenerla dari Poseidon memberi militer nya semangat
"Berjuang hingga mati , percaya pada putera Arslan "ujar kuat Para militer dengan suara gemuruh .
*****
kerajaan Liong Han
"Lu yang apa sejak mereka bangun sudah seperti ini ?" ujar tanya xiou si
"Benar "
"Mungkin mereka cari Arslan dan Firdaus ? pergi panggil mereka jika mereka sudah banggun dan satu lagi sediakan sarapan untuk mereka "
"Baik yang mulia "ujar balas Lu yang
Tiga puluh minit berlalu ,
"selamat pagi Yang mulia " ujar panggil Arslan dan Firdaus
"Ah eya selamat pagi "
"Ada apa yang agung panggil kami ?" ujar tanya Arslan
"Apa kalian kenal dengan mereka ?" ujar xiou si dan tunjuk ke arah orang itu
__ADS_1
"mereka siapa yang mulia ?" ujar Firdaus
Arslan dan Firdaus pun toleh ke arah orang itu mereka terkejut lihat enam orang itu , mereka terus membeku Arslan dan Firdaus tak sangkah akan bertemu dengan mereka lagi.
"Bagaimana mungkin ! mereka masih selamat !" ujar Arslan dan Firdaus dengan serentak dan mata berkaca kaca
"apa mereka teman kalian ?" ujar tanya xiou si
"Benar mereka adalah teman kami " ujar Firdaus
"Yang agung " panggil Arslan
"Bukan aku yang temukan Lu yang yang temukan mereka waktu bertugas di lokasi itu " ujar xiou si
"Pergi temui Mereka dari tadi tak berhenti cari kalian berdua " ujar xiou si lagi
"Baik yang agung " ujar Arslan dan Firdaus dan membongkuk seri hormat
Lepas saja Arslan dan Firdaus pergi bertemu dengan mereka xiou si lihat pemandang yang sangat terharu , mereka tida sangka akan bertemu lagi di kerajaan ini .
Satu jam kemudian mereka pun bertolak perjalan mereka terbahagi tiga kelompok , kelompok pertama di ketuai oleh Fu Kong kelompok kedua Lu yang dan yang ke tiga adalah kolompok xiou si bersama dengan Cristopher dan orang dari Poseidon
"Baik kita bertolak tengahari nanti ' ujar xiou si
"Lapor yang mulia "
"Ada apa ?"
"Ada kabar dari kerajaan Poseidon "
"kata kan terus !"
"Baik , pertama pasukan poseiden gagal mempertahan kan garisan depan dan sekarang mereka mundur di baris ke dua dan barisan pertahanan belakang juga seperti itu tapi yang mencurigakan pihak musuh tida serang terus menerus "
"Apa mereka sedang bermain ?" ujar xiou si
"Tak tahu yang mulia "
"Yang agung bagaimana di kerajaan ku ?" ujar Arslan yang jalan ke arah xiou si bersama dengan orang bawahan nya .
"team shadow kata barisan hadapan gugur dan mundur ke barisan kedua " ujar xiou si
"kelihat semakin parah " ujar
"yang mulia satu lagi , kami dengan dari bisikan militer putera Arslan hilang dan kata nya kemungkinan dia di tangkap oleh musuh "
"Haaaa hilang ? " ujar xiou si dan toleh ke arah Arslan , Arslan dan militer nya juga terkejut dan terdiam
"Aku masih hidup lagi dan baik baik saja di sini ? apa kira aku di tangkap atau sudah mati ?" ujar Arslan
"Mungkin seperti itu Arslan , shadow jangan kamu anggap itu benar putera Arslan tak ke mana mana dia bersama ku " ujar xiou si
"Bersama yang mulia ? "shadow toleh lihat orang yang ada di samping xiou si
"Yang mulia apa orang ini adalah putera Arslan ?" ujar tanya shadow
"Benar ini aku putera Arslan dari kerajaan Poseidon , apa bisa kamu beritahu bagaimana keadaan ayah dan ibu aku ?" ujar tanya Arslan
"hormat putera Arslan ke dua orang tua mu baik baik saja hanya mereka masih kaget kan kamu "
__ADS_1
"Mereka kira aku di culik dan di jadikan sandara "
"Sudah kita bersiap "ujar xiou si