Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan

Seiras Wajah Ratu Tapi Bukan
Episode 64 di mana


__ADS_3

Hai... para pembaca sekalian jangan lupa tekan tombol 👍 nya ya lepas baca novel ku dan itu buat auther senang hati ... terima kasih atas sokongan kalian dan aku mohon maaf ya jika updeat nya lama .


di pagi hari para tentera yang melakukan pekerjaan berat di awal pagi tanpa sarapan membuat xiou si marah hingga mereka semua terdiam dengar kata xiou si.


permintaan xiou si tak dapat di tolak oleh yang bai dan berkata jeneral mereka tak ada kuasa jika xiou si yang meminta nya.


"bai Napa kamu kata begitu...? dan apa maksud mu jeneral kita tak ada kuasa jika nona yang minta...?" tanya Hou dou


"kalian akan tahu satu hari nanti jika waktu nya sudah tiba...!" ujar sedikit tegas yang bai


mereka pun membawa Xiou si ke dapur mereka , tiba di sana xiou si tak sangka tempat itu di jaga bersih dan teratur . alat alat masakan dan alat keguanna di susun dengan terapi dan kemas.


"siapa yang akan masak sekarang...?" tanya xiou si


"hari ini....? jika ikut jadual kami yu Lie yang bertugas sekarang.." ujar Hou dou


"panggil kan nya..."


"baik nona..." ujar yang bai


lima minit kemudian...


"yang..... nona aku sudah membawah nya...." ujar yang bai yang baru tiba " hampir saja....!!" ujar batin yang bai


"apa nona memanggil ku..." ujar sopan yu Lie yang baru tiba . sebelum tiba di sana yang bai sudah beritahu yu Lie untuk berkata sopan.


" ah.... eyah apa kamu yu Lie...?" tanya xiou si


"benar aku yu Lie ada apa nona memanggil ku...?" tanya yu Lie


"hari ini kamu yang bertugas menediakan sarapan kalian semau benar kan..." tanya xiou si


"benar....tapi aku tak tahu nak sediakan apa....? lagi pun Bahan makan kami tak cukup...." ujar yu Lie


xiou si hanya diam dan tersenyum .


"Napa tak cari idea yang lain....?" ujar xiou si


"idea...? apa yang kami harus buat lagipun..." ujar yu Lie terhenti.

__ADS_1


"sudah tak perlu beritahu ku lagi , keluarkan semua bahan yang tersisa..." ujar tenang xiou si.


"apa yang nona nak lakukan dengan ahhhh...." ujar yu Lie terhenti lagi ,yu Lie kesakitan pinggan di siku oleh yang bai


"lakukan saja apa yang di suruh oleh nona..." ujar sedikit tegas yang bai


"baik..." ujar mereka bertiga , mereka tak tahu apa yang xiou si nak lakukan


mereka pun mengeluar kan bahan yang tersisa , xiou si melihat bahan mereka yang untuk sehari lagi di guna kan. mata xiou si mula berkaca kaca lihat bahan yang tersisa itu hati nya mula sakit lihat semua itu . beras , minyak , gula , kopi dan yang lain lagi semua nya habis hanya tinggal ubi kayu , biskut , roti dan air hanya tinggal sedikit saja..


"yang bai tolong aku ambil kertas dan pen.." ujar xiou si


"baik...nona..." balas yang baik


"dan lihat Zong Ming apa dia sudah banggun atau belum ya...."


"baik nona..." ujar yang bai


lima minit kemudian yang bai datang kembali...


"nona ini dia dan jeneral belum banggun lagi..." ujar yang bai


"terima kasih yang bai..." ujar xiou si dan jalan ke meja yang ada tersedia bangku di sana


"yang bai.... hantar kan ini pada Feng wer..." ujar tengah xiou si dengan hati yang sakit.


"baik..." ujar yang bai


"dan kalian bertiga ikut aku...." ujar xiou si lagi pada tiga orang itu


"baik..."ujar tiga orang itu


mereka pun jalan bersama hingga tiba di depan gerbang istana bunga. yang bai terus jalan pergi di gerbang utama di mana Yun tang menjaga...


"bai kamu nak kemana....?" tanya Yun tang lihat yang bai jalan keluar .


"aku di printahkan oleh yang mulia untuk bertemu dengan jeneral Feng wer..." ujar yang bai


"yang mulia yang menyuruh ....? selalu nya yang mulia menuruh Mo Fan yang pergi..?" ujar hairan Yun tang

__ADS_1


"aku juga tak tahu tapi yang mulia yang menyuruh ku ..."


"baik pergi lah..."


tiba di luar yang bai mencari keberadaan Feng wer , selalu Feng wer berada di tepi tempat pengumpulan para beca tapi yang bai tak melihat nya disana...


"di mana jeneral Feng wer selalu nya dia ada di sana....?" ujar pelan yang bai


"apa kamu mencari jeneral Feng wer...." suara dari belakang yang bai


yang bai terkejut dengar ada suara dari belakang nya..


"benar aku mencari nya..." ujar yang bai


"jeneral Feng wer sudah balik kemarin , ada apa kamu mencarinya...?" tanya orang itu


"sudah balik , aku membawah pesan dari nona untuk berikan pada jeneral Feng wer..."ujar seperti kesal yang bai


"pesan dari yang mulia...!!!"ujar orang itu


"eyah...dan kamu..."ujar pelan yang bai cuba lihat muka orang itu yang sedang guna topi menutup muka nya.


"Napa tak beri tahu dari tadi ....!" ujar orang itu lagi


"jeneral roger apa itu kamu..." ujar hati hati yang bai


"eyah ini aku..." ujar roger


Roger lah orang yang bercara di belakang yang bai hingga yang bai terkejut.


" tolong antar pesan ini pada jeneral Feng wer.." ujar sopan lalu menghulurkan sampul surat itu ke arah roger dan tunduk serapi badan.


Roger melihat sampul itu apa cop warna emas ,mata Roger bulat membesar lihat cop itu.


"terima kasih yang bai aku balik dulu dan jaga yang mulia ya...." ujar Roger dan tergesah gesah beredar dari tempat itu , selepas lihat cop bewarna emas itu.


Roger pun meninggal kan kerajaan Dongguan dengan laju balik ke kerajaan Liong Han. yang bai pun jalan masuk dia tak tahu apa yang xiou si lakukan hingga Roger menjadi penik dan ketakutan.


di kerajaan Liong Han cop warna emas adalah cop di diraja dan cop mutlak. jika Ada cop itu merka tak akan berani menentang nya lagi dan mereka harus melakukan tugas itu dengan laju .

__ADS_1


yang bai pun balik ke istana bunga xiou si dan yang lain menunggu yang bai di depan itu .xiou si pun membawah mereka masuk ke gudang bahan bekalan makan mereka .lalu xiou si xi mengambil sedikit bahan di sana untuk .dua hari .semau yang tiada di siang xiou si mengambil sedikit dan memberikan pada mereka .


keempat orang itu terkejut lihat stok bahan makanan yang sangat banyak di sana , hingga keempat orang itu mbeku dan mata membulat besar tak percaya.. xiou si pun membahagikan yang di pungut oleh xiou si dan membahagikan empat tempat.


__ADS_2