
Masalah di kerajaan baru Lamberion selesai dengan cepat , para penduduk kerajaan itu sama sekali tak menentang semau nya sangat setujuh dengan keputusan Raja baru Welbert
Orang dari kerajaan Liong Han dan poseiden jalan balik ke kerajaan Poseidon , tiga hari di kerajaan baru Lamberion selesai dengan cepat
Akhir nya perjalan balik mereka tiba di poseiden , lihat keadaan kerajaan poseiden uda kembali pulih atas bantuan dari kerajaan Liong Han
"Yang agung kita uda tiba " ujar panggil Amerin yang satu tempat di dalam kereta kuda , manakalah Arslan dan stevfan di kereta kuda yang satu lagi
"puteri Amerin kamu pergi lah dulu , yang mulia amat letih bahkan di kerajaan tak cukup rehat " ujar Lu yang , yang megendali kereta kuda itu
"Baik aku pergi dulu "
Amerin turun dari kereta kuda dan terus jalan tanpa lihat kebelakang
"Kak Amerin mana yang agung ?" ujar tanya Arslan yang lihat Amerin turun seorang diri
"Tuan Lu yang suruh aku pergi dulu , Lagian yang agung sedang lelap , aku bahkan tak berani sedarkan nya , Tapi aku tak sangakh yang agung tak punyai waktu rehat seperti ini " ujar Amerin , pemanpilan sedih nya jelas terlihat di wajah nya
"Kak waktu aku pergi cari yang agung , aku uda lihat pekerjaan yang agung di ruang kerja nya , aku bah kan terkejut lihat di dalam ruang kerja nya penuh dokumen yang di susun di dalam rak dan atas meja " ujar Arslan yang ingat kembali bagaimana keadaan ruang kerja xiou si
"Apa kamu merasa kasihan apa yang agung ?" ujar tanya Stavfan
"Tentu saja yang agung , aku anggap yang agung sebagai ibu " ujar santai Arslan dan tak sedar apa yang di katakan oleh nya
Stevfan dan Amerin terdiam
"Apa yang kamu katakan Arslan , apa kamu ingin di marah olah yang agung ?" ujar stevfan yang penuh kekawatiran dalam diri nya
"Lebih baik minta maaf pada yang agung " ujar Amerin lagi dalam hati nya juga penuh kekawatiran
"Yang mulia tak akan marah jika kamu panggil yang mulia ibu " ujar Christoper yang ada di belakang mereka
Christoper uda dengar semau nya dari awal mereka bicara , tapi Christoper hanya diam dan dengar saja
"Tuan Christoper ! " ujar serentak mereka bertiga , mereka terkejut tiba tiba ada orang bicara di belakang mereka dan mereka tak sedar sama sekali
"Kalian masih tak tahu , yang mulia di gelar sebagai ibu kerajaan di kerajaan Liong Han , banyak orang seperti kamu Arslan yang panggil yang mulia sebagain panggilan ibu " ujar Christoper lagi
"Oh gitu " ujar mereka bertiga lagi
"Pantas saja waktu aku di sana , Ye chen dan Nian ling panggil yang agung dengan panggilan ibu " ujar Arslan
"Kamu uda sedar , tapi kamu sebagai putera kerajaan lebih atas dari itu " ujar Christoper
"Apa maksud Tuan lebih atas dari itu " ujar Arslan yang penuh tertanya tanya apa maksud itu
"Kamu akan tahu jika yang mulia balik ke kedudukan nya "
__ADS_1
"Balik ke kedudukan , apa maksud nya ?"
"Untuk waktu sekarang , kami tak tahu kapan yang mulia kembali , kami hanya bisa menunggu , yang mulia sekarang hanya bergelar puteri mahkota agung " ujar Christoper dan terus mengeluh
"Bukan yang agung sekarang maharaja agung ?" ujar tanya Arslan
"Benar tapi yang mulia sembunyikan identitas nya itu , jadi kalian harus tutup rahsia ini " ujar Christoper
"Baik Tuan kami gerti " ujar mereka bertiga
" Tuan chris " ujar panggil Lu yang yang masih menjaga xiou si yang ketiduran di kereta
"Ada apa Lu yang?" ujar balas Christoper dan jalan kearah Lu yang berada
"Hari uda sore yang mulia ketiduran" ujar Lu Yang
"Yang mulia ketiduran ? baik aku gerti , kalian sedia kan kamar untuk yang mulia " ujar Christoper
"Baik " ujar Mereka bersama
"Napa nak sediakan kamar yang agung ?" ujar tanya Stevfan
"Yang agung ketiduran , aku uda kata tadi aku tak berani kejutkan yang agung " ujar Amerin
Mereka pun pergi sedia kan kamar untuk xiou si , Christoper mengendong xiou si turun dari kereta kuda di bantu oleh Lu yang
Chong melaksanakan yang di printahkan oleh Christopher , tiba di dalam istana xiou si terus di antar masuk ke dalam kamar yang di sediakan
Tiga jam berlalu , xiou si masih ketiduran di kamar itu
"Tuan makan malam uda sedia , apa perlu kejutkan yang agung ?" ujar tanya Alfansius
"Tak perlu beri yang mulia rehat dengan cukup , haaa selama ini yang mulia tak pernah rehat dengan cukup , kamar ruang kerja nya sentiasa menerang di waktu malam bah kan bekerja hingga menjelang pagi , yang mulia hanya rehat kan diri sekitar sejam atau setengah jam saja "
"Aku tak terfikir semau itu " ujar Alfansius lagi
"Ayah jika ayah masuk dalam kamar kerja yang agung , ayah juga tak sanggup lakukannya " ujar Arslan
"kamu uda lihat kamar nya kan Arslan ? semau yang kamu lihat di dalam itu adalah dokumen yang di hantar dari lima kerajaan , baru baru ini dua kerjaan lagi jalan kan serikat ia tu karajaan kalian berdua , dokumen yang di kirim semakin bertambah , Coba kalian hitung dalam satu minggu satu kerajaan akan hantar lebih dari sepuluh laporan " ujar Christoper
"Bukan itu kebanyakan !"
"Benar , makan lah aku akan beri tahu kalian lepas makan " ujar Christoper
Setengah jam kemudian , mereka selesai makan dan terus ruang ke ruang rehat
"Raja Yun piong , bagaimana kerajaan kamu sekarang ?"
__ADS_1
"sejak jalan kan serikat , kerajaan ku tak bermalas Malasan lagi " ujar Nan piong
"Bagus , Raja Arfansius aku punyai saran untuk mu jika berlaku lagi seperti ini jangan hantar pesan pada kerajaan Yan land dan sentiasa ronda di sekitar kawasan kerajaan , kalian buat yang mulia kesulitan !" ujar tegas Christoper
"Maaf Tuan Christoper "
"Yang mulia mengatur strategi ini selama dua hari tanpa rehat bah kan makan juga tida , yang mulia punyai kerja di kerajaan lain yang harus di selesai kan , kalian malah membuat yang mulia tertekan ! Di kerajaan kami yang laksanakan tugas demi ringan kan pekerjaan yang mulia " ujar Christoper
"Bukan hanya itu lima Tertinggi VG yang berada di samping yang mulia kami yang lain Petinggi G6 kebawah melaksanakan kerja di kerajaan " ujar Lu yang
"Sejak dari di kerajaan baru Lamberion aku tertanya tanya apa maksud mereka G dan VG ? bahkan punyai nombor sebelah G itu ?" ujar batin stevfan
"Raja Nan , Raja dari Lamberion tiba " ujar pengawal istana
"Baik bawah dia masuk "
"Maaf lewat tiba " ujar welbert dan masuk ke dalam
"Bagaimana , Apa uda bereskan semua masalah ?"
"Uda , atas bantuan dari Yang agung aku bisa senang Karna dapat kembali taktah ku "
Mereka punyai berborak tentang kerja sama kerajaan Poseidon dan kerajaan baru Lamberion
Di waktu yang sama putera mahkota layrion dari Raifon , jalan menuju ke kamar di mana xiou si di letakkan , layrion membawah secangkir teh herba yang selalu xiou si minuman
Layrion ingin beri lepas xiou si banggun dari tidur nya , jalan Leyrion hampir tiba lebih kurang tiga miter jaraknya , layrion lihat kamar yang xiou si guna pintu nya berbuka
layrion panasaran dengan jalan berhati hati mendekat pintu
"Yang mulia , apa kamu uda banggun ?" ujar Leyrion dengan pelan dan berhati hati
Tapi pertanyaan itu sama sekali tak ada sahutan , lalu layrion mendorong pintu itu hingga terlihat di dalam , kamar itu gelap hanya lampu tidur kecil yang menyalah .
"Lepasssss !!!!" ujar terik xiou si dengan kuat
"Yang mulia !" ujar kuat Leyrion dan cengkih teh herba terjatuh gelas pecah dan teh herba mengalir
Di ruang tamu
"Raja mulia ! "
"Ada apa kamu datang datang terus panggil aku dengan kuat !"
"Yang agung dalam bahaya !"
"APA !" ujar terkejut mereka semau , dengan serentak mereka semua lari dengan laju ke kamar tempat xiou si di letakkan
__ADS_1
"Yang mulia !" ujar panggil Christoper dengan kuat sambil berlari ke kamar itu