Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 105 "Merasa Bersalah"


__ADS_3

Mendengar penjelasan guntur pada dirinya itu azam pun berkata "TENYATA TIDAK SALAH JIKA KAU MERUPAKAN SANTRI TERBAIK DI PONDOK PESANTREN, KAU TERNYATA MAMPU MENGENALI DENGAN MUDAH RACUN YANG TELAH KU MASUKAN DI DALAM KANTONG AIR ITU, TAPI AKU TIDAK SEBODOH ITU!!!" ucap azam sambil tersenyum jahat kepada guntur saat itu.


Guntur yang melihat senyum jahat dari azam itu pun sedikit terkejut dengan reaksi yang di berikan azam padanya.


Seharusnya azam yang terkejut pada dirinya namun kini malah guntur sendiri yang merasa terkejut setelah melihat respon yang di perlihatkan azam saat ini kepadanya.


"APA YANG SEBENARNYA KAU MAKSUD AZAM???" tanya guntur kepada azam atas maksudnya.


"AKU TAHU KAU PASTI AKAN MENYADARI BAHWA AIR DALAM KANTONG AIR ITU TELAH KU CAMPUR DENGAN RACUN, TAPI AKU TIDAK MELETAKKAN RACUN ITU SAJA, TAPI AKU MEMILIKI RACUN LAIN YANG TELAH KU OLESI DI BAGIAN LUAR DARI KANTONG AIR YANG KAU PEGANG ITU, RACUN ITU AKAN MENJALAR MELALUI TELAPAK TANGAN MU DAN SAAT INI RACUN ITU TELAH MASUK KE DALAM TUBUHMU PERLAHAN LAHAN, HAHAHA" Ucap azam yang ketika itu sambil tertawa saat menjelaskan semuanya pada guntur.


Guntur pun terkejut mendengar penuturan yang disampaikan oleh azam kepadanya tentang racun yang telah di oleskan oleh azam pada kantong air yang di pegangnya saat ini.


Telapak tangan dari guntur saat itu pun terlihat memerah dan telapak tangan Guntur mulai terasa panas akibat dari efek racun yang telah menyerap di tubuhnya melalui telapak tangannya yang terkena racun itu sebelumnya.


"SIALAN!!! RACUN APA YANG TELAH KAU GUNAKAN INI? TUBUH KU SAAT INI MULAI TERASA PANAS SEPERTI TERBAKAR!!!" Ucap guntur yang mulai merasakan efek samping dari racun yang mulai menyebar di tubuhnya.


"ITU ADALAH RACUN YANG LEBIH HEBAT DARI YANG KAU MILIKI, ITU MERUPAKAN RACUN KATAK PANAH EMAS YANG APABILA SESEORANG MENYENTUH RACUN ITU MAKA RACUN ITU AKAN SEGERA MENYERANG JANTUNGNYA SELAMA 10 MENIT HINGGA MEMBUAT JANTUNGNYA TIDAK LAGI BERDETAK, KALIAN BERDUA AKAN SEGERA MELIHAT ALAM AKHIRAT SECEPATNYA!!!" ucap azam sambil tertawa menatap guntur saat itu yang terlihat kesakitan.


"Uhuk!!! uhuk!!!" Suara guntur yang tiba-tiba mengalami batuk dan mengeluarkan darah di mulutnya dan terlihat saat ini hal itu membuat lemas tubuh guntur saat ini hingga membuatnya terjatuh ke tanah akibat reaksi dari racun yang dirasakannya saat ini.


"SELAMAT MENIKMATI WAKTU TERAKHIR KALIAN DI TEMPAT INI,HAHAHA" sahut azam sambil berlalu pergi dengan cepat meninggalkan mereka berdua di tempat itu.

__ADS_1


Dengan sisa tenaga yang di milikinya saat itu pun guntur langsung berpikir untuk berusaha membuka portal dimensi gaib agar dirinya dapat menyembuhkan dirinya dari racun yang menyerang nya saat ini.


Ilham yang hanya bisa menatap guntur menahan kesakitan yang di deritanya saat itu pun terlihat menangis dan meneteskan air mata di pipinya karena merasa tidak dapat membantu apapun dan bahkan dirinya malah hanya seperti menjadi bebannya saja.


Mulai terlihat percikan dari portal dimensi gaib itu muncul lubang sebesar uang logam dan tangan Guntur pun mulai bergetar karena efek dari racun yang sangat kuat itu.


Namun meskipun tangan guntur nampak bergetar dengan kuat, guntur pun terus berusaha membuka portal dimensi gaib itu kembali dengan tenaga yang tersisa di tubuhnya saat ini.


Lubang dimensi gaib itu pun mulai membesar sebesar bola tennis yang mana guntur pun segera menggerakkan jari tangannya ke arah lubang dimensi gaib yang telah terbuka itu.


Ilham terlihat hanya menatap tajam dari apa yang telah di lakukan oleh guntur meskipun tubuhnya terus berusaha bertahan dari efek racun yang dapat melenyapkan nyawanya kapan saja.


Setelah guntur berhasil memasukan jari telunjuk tangannya ke arah lubang dari dimensi gaib itu pun tiba-tiba guntur langsung pingsan akibat tubuhnya yang tidak sanggup lagi menahan rasa sakit dari efek racun katak panah emas itu.


Dan seketika itu juga ilham pun merasa bersalah dan menangis sambil memejamkan matanya karena dirinya masih tidak dapat bergerak sama sekali dan dia pun berdoa di dalam hatinya agar guntur di tempat kan di tempat yang layak di sisi Tuhan karena perjuangan nya yang keras saat ini pikir ilham yang merasa sangat sedih akibat kehilangan seseorang yang sudah dirinya anggap sebagai saudara sendiri.


Sementara itu Fatir yang terus berlari menuju tempat dari markas pasukan sang raja penculik itu pun telah tiba di depan istana mereka.


"TERNYATA AKU HARUS KEMBALI KE TEMPAT INI LAGI!!! SAAT INI TAKDIR TUHAN PADAKU SEDANG LUCU LUCUNYA HINGGA AKU HARUS KEMBALI KE SINI DENGAN MASALAH YANG BERBEDA LAGI" ucap Fatir yang berada di hadapan istana sang raja penculik lagi.


Fatir yang berada di depan istana sang raja penculik itu pun terus memandangi istana itu sebelum dirinya bergerak untuk masuk menyelinap kembali ke tempat sang raja penculik ini, dan setelah cukup lama dirinya memandangi istana sang raja penculik itu dia pun segera menuju tempat di mana mereka para pasukan sang raja penculik itu menangkap kyai Abdullah saat ini.

__ADS_1


Dengan kekuatan yang berbeda kali ini Fatir pun ternyata memiliki kemampuan matanya yang dapat melihat apa yang ada di dalam istana sang raja penculik itu dengan sangat detail hingga penjuru ruangan.


Dirinya hanya memikirkan wajah kyai Abdullah dengan fokus dan ternyata pandangan matanya telah berhasil masuk menembus tempat itu dan akhirnya Fatir menemukan lokasi kyai Abdullah yang di tangkap saat ini dan dirinya pun langsung saja saat itu segera bergerak menuju tempat kyai Abdullah di tangkap.


Ketika Fatir berlari memasuki gerbang istana sang raja penculik saat itu pun tiba-tiba Fatir di hentikan 8 orang penjaga di depan istana sang raja penculik itu.


"BERHENTI!!! APA YANG INGIN KAU LAKUKAN DI SINI!!! KEMBALILAH KE TEMPATMU DAN JANGAN KE SINI, KARENA INI BUKAN TEMPAT MU!!!" ucap salah satu penjaga sambil berusaha memukul Fatir dengan senjata tumpul yang di miliki nya.


"AKU TIDAK BISA LAMA DI TEMPAT INI!!! AKU HARUS SEGERA MENGAKHIRI INI DENGAN CEPAT!!!" Sahut Fatir yang tidak bisa berlama lama di tempat ini karena harus segera menyelamatkan nyawa kyai Abdullah secepatnya.


"OMONG KOSONG!!! SERAAAANG DIAAAAA!!!" teriak para penjaga itu beserta pasukan lainnya.


"ZEEEEP!!! ZEEEP!!! ZEEEP!!! Fatir yang menyadari serangan mereka pun langsung segera bergerak cepat untuk menangkis dan menyerang balik mereka semua.


" BAAAKK!!! DUUUK!!! BAAAK!!!! Kedua tangan Fatir dengan cepat menghantam tubuh dan wajah mereka di tempat itu dengan sangat keras hingga mereka pun terkapar di tempat itu dengan memperlihatkan wajah mereka yang di penuhi dengan lebam bekas pukulan tangannya.


Beberapa dari mereka masih berusaha bertahan untuk melawan Fatir namun ternyata kekuatan di antara mereka sangat berbanding jauh yang mengakibatkan mereka para penjaga itu tidak sebanding dengan kekuatan yang di miliki oleh Fatir saat ini.


"BRAAAAAAK" Kedelapan para penjaga itu pun akhirnya tumbang di tangan Fatir dan mereka semua hanya di buat pingsan oleh Fatir di tempat itu karena dirinya tidak ingin membunuh seseorang di tempat itu.


Kini terlihat babak belur wajah dari para penjaga itu saat ini dan Fatir pun segera meninggalkan mereka di tempat itu dan segera menuju masuk ke dalam istana sang raja penculik untuk segera menemukan kyai Abdullah.

__ADS_1


Episode 105


__ADS_2