Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 84 "Kekuatan Pendekar Mata Iblis"


__ADS_3

Kakek ilyas yang mendengar hal itu pun sontak saja merasa sangat bersalah karena mengetahui kebenaran yang sebenarnya dari kakek amin.


Namun, iblis ular putih pun berteriak "JANGAN DENGAR KAN OMONG KOSONG ITU PENDEKAR MATA IBLIS!!! DIA HANYA MENGARANG CERITA BODOH DAN INGIN MENIPUMU AGAR ENGKAU KALAH DALAM PERTARUNGAN INI!!!" ucap iblis ular putih dari kejauhan


Kemudian diana pun berlari ke arah kakek ilyas dan menanyakan keadaan kakek ilyas apakah baik baik saja sambil memeluk kakek ilyas yang saat itu tidak bisa bergerak karena efek jarum es pencabut jiwa.


Diana yang terlihat sedih itu pun meneteskan air matanya dan kakek ilyas pun berkata "Kemarilah!!! Kakek ingin mengatakan sesuatu ke telingamu" Ucap kakek ilyas pada diana.


Dengan wajah di penuhi air mata diana pun mendekat kan telinganya ke mulut kakek ilyas yang ingin berkata sesuatu padanya.


Tiba-tiba "BRAAAAAK" Tubuh diana pun terjatuh ke lantai tidak sadarkan diri. Dan kakek ilyas pun telah bisa bergerak kembali dan bangkit berdiri di hadapan kakek amin.


"APA YANG TELAH KAU LAKUKAN ILYAS??? KENAPA DIANA BISA TIDAK SADARKAN DIRI SEPERTI ITU!!!" Ucap kakek amin nampak terkejut melihat hal yang terjadi pada diana saat itu.


"HAHAHAHA, TERIMAKASIH CUCUKU, TERNYATA ENGKAU SANGAT BERGUNA UNTUK KU" Ucap kakek ilyas sambil tertawa.


"APA MAKSUD MU ILYAS!!!! JELASKAN PADAKU APA YANG TERJADI PADA DIANA!!!" Teriak kakek amin memaksa kakek ilyas untuk menjelaskan yang terjadi pada diana saat ini.


"AKU TELAH MENGHISAP JIWANYA UNTUK MENYELAMATKAN JIWAKU DARI KEMATIAN OLEH JARUM ES PENCABUT JIWA YANG KAU LEMPARKAN KEPADAKU!!!! YANG INTINYA ADALAH AKU MENUKAR KEMATIAN JIWA KU DENGAN JIWA YANG DI MILIKINYA AGAR JIWA YANG DI CABUT OLEH JARUM ES ITU ADALAH JIWA MILIKNYA, HAHAHA" Ucap kakek ilyas dengan raut wajah tidak bersalah meskipun telah mengorbankan cucunya sendiri untuk menyelamatkan dirinya dari kematian oleh jarum es pencabut jiwa.


Tubuh diana yang tergeletak di tanah pun perlahan lahan lenyap dan menyatu dengan tanah karena jiwanya telah lenyap oleh pendekar mata iblis dan jasadnya pun saat itu juga hancur menjadi tanah.


Mendengar kebenaran itu kakek Amin pun terlihat sangat marah dan berkata "DASAR BEDEBAH!!! TERNYATA ENGKAU MEMANG BENAR-BENAR TELAH BERUBAH MENJADI IBLIS, AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN MU KARENA TELAH MEMBUNUH CUCUMU SENDIRI SEPERTI ITU" teriak kakek amin dengan wajah sangat kesal melihat apa yang di lakukan oleh kakek ilyas terhadap cucu nya sendiri bahkan tidak peduli dengan kematian cucunya sendiri.


Kakek amin yang di kuasai emosi itu pun langsung bergerak ke arah kakek ilyas untuk menyerangnya.


Tiba-tiba kecepatan kakek ilyas pun meningkat drastis dan bergerak secepat kilat hingga berhasil menendang kakek amin dan membuat nya terlempar sangat jauh dan membentur dinding hingga membuatnya memuntahkan darah dari mulutnya.

__ADS_1


Terlihat mata dari kakek ilyas saat ini berubah menjadi merah gelap seperti di selimuti cahaya kegelapan yang kuat di sekeliling tubuhnya.


Kakek amin pun memegang dadanya dan sambil berkata "ILYAS KE KE KENAPA!!!" sambil berusaha mengangkat tangannya ke arah kakek ilyas dan kemudian kakek amin pun tewas saat itu juga.


"JANGAN PERNAH PANGGIL AKU ILYAS LAGI, NAMUN SEKARANG DIRIKU ADALAH PENDEKAR MATA IBLIS!!! DAN INGATLAH HUBUNGAN DI ANTARA KITA TELAH BERAKHIR!!! HAHAHA" ucap pendekar mata iblis itu dengan mata merah gelap sambil berlari pergi ke arah iblis ular putih dan saat itu juga pergi meninggalkan tempat itu karena telah melihat kakek amin telah tewas di hadapannya.


Guntur dan ilham yang melihat hal itu pun terkejut dan segera menghampiri kakek amin yang telah tewas.


"KAKEK!!!! APAKAH KAU BAIK BAIK SAJA KEK!!! DASAR KEPARAT AKU AKAN MENGHABISIMU!!!" ucap guntur yang terlihat emosi dan menangis ingin bergerak menyerang pendekar mata iblis saat itu.


Namun ternyata tangan guntur di tahan oleh kakek amin dan ternyata kakek amin tidaklah tewas melainkan hanya terluka parah saat itu hingga membuatnya tadi sejenak tidak bisa bernafas karena serangan yang di terimanya.


Guntur pun menangis sedih di dekat tubuh kakek amin karena ternyata kakek amin masih hidup namun keadaannya saat ini kritis.


nampak kakek amin menggelengkan kepalanya tanda bahwa guntur jangan menyerang pendekar mata iblis itu karena guntur saat ini bukanlah tandingannya.


Kemudian kakek amin pun batuk darah akibat serangan yang diterimanya dari pendekar mata iblis tadi. Dan kakek amin pun mengatakan kepada guntur bahwa mereka saat ini harus segera kembali ke pondok pesantren untuk sementara waktu.


Ketika guntur menoleh ke arah ilham untuk mengatakan bahwa mereka harus kembali ke pondok pesantren terlebih dahulu ternyata ilham sudah tidak ada di antara mereka saat itu.


Dan ilham ternyata sedang mengikuti diam diam pendekar mata iblis dan iblis ular putih yang ingin kembali ke markas bambu kuning.


Guntur yang menyadari bahwa ilham tidak ada bersama mereka pun nampak kesal karena ilham pergi secara diam diam dan tidak memberi tahunya.


sementara itu ilham yang mengikuti pendekar mata iblis dan iblis ular putih secara diam diam pun terus memperhatikan mereka dari kejauhan.


"KITA HARUS SEGERA PERGI KE MARKAS UNTUK MEMBAWA BOCAH YANG MEMILIKI KEKUATAN MATA ELANG ITU SECEPATNYA" ucap iblis ular putih pada pendekar mata iblis.

__ADS_1


"TENANG SAJA KITA AKAN MEMBAWANYA KE SANA SEBENTAR LAGI" Sahut pendekar mata iblis sambil berjalan dan kemudian melanjutkan perkataan nya.


"BAWALAH PETI ITU DAN JANGAN SAMPAI 4 JARUM YANG KU PASANG DI PETI ITU TERLEPAS DARI PETI ITU, KARENANYA BERHATI HATI LAH KETIKA MEMBAWA NYA KE MARKAS" ucap pendekar mata iblis sambil menunjuk ke 4 jarum yang berada di peti itu.


"TENANG SAJA!!! AKU AKAN MEMBAWA PETI YANG BERISI BOCAH BERKEKUATAN MATA ELANG INI KE MARKAS BAMBU KUNING DENGAN AMAN" Ucap iblis ular putih dengan percaya diri.


ketika mendengar perkataan yang di ucapkan oleh iblis ular putih itu pun maka Pendekar mata iblis dan iblis ular putih segera pergi membawa peti yang berisi fatir menuju markas pasukan bambu kuning saat itu juga.


dan ilham yang mengetahui akan hal itu pun terkejut kalau peti itu berisi Fatir di dalamnya.


"KRAAAAK" suara ranting pohon yang terinjak oleh ilham saat itu pun terdengar oleh pendekar mata iblis dan iblis ular putih.


ilham pun sangat takut jika persembunyian nya di ketahui oleh mereka berdua.


namun, saat itu juga ternyata keluarlah seekor babi hujan dan berlari ke arah mereka berdua.


melihat hal itu pendekar mata iblis dan iblis ular putih pun segera membunuh babi hutan itu dengan sadis dan kemudian mereka pun melanjutkan perjalanan mereka menuju markas bambu kuning.


ilham yang terselamatkan oleh seekor babi hutan itu pun berterima kasih kepada Tuhan karena telah menyelamatkan dirinya dengan mengirimkan seekor babi hutan yang menjadi korban Keberingasan mereka berdua.


jantung ilham pun tidak henti hentinya berdegup kencang setelah kejadian itu dan dirinya pun segera kembali menemui guntur dan kakek amin.


ketika ilham kembali menemui guntur dan kakek amin terlihat bahwa kakek amin sedang di angkat oleh guntur untuk di bawa ke pondok pesantren kembali.


ilham pun mendekati guntur dan menyampaikan apa yang di lihat dan di dengarnya tadi tentang Fatir.


setelah mendengarkan hal yang di sampaikan ilham kepadanya saat itu maka guntur pun mengatakan kepada ilham agar mereka saat ini harus membawa kakek amin ke pondok pesantren terlebih dahulu karena kakek amin sangat kritis dan baru setelah itu mereka akan kembali lagi menyelamatkan Fatir.

__ADS_1


Episode 84


__ADS_2