Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 128 "Ternyata Bukan"


__ADS_3

Pasukan bambu kuning pun kini bergerak dan telah mendekati tempat pertarungan Fatir melawan si pengemis gila.


Guntur dan ilham yang melihat pasukan itu mendekati mereka pun kini mulai terlihat panik.


"SIALAN!!! SEPERTI NYA PASUKAN BAMBU KUNING MENUJU TEMPAT INI!!! KITA HARUS MUNDUR DARI TEMPAT INI SEMENTARA!!!" Ucap guntur kepada Fatir saat itu nada panik.


Fatir yang melihat tubuh ibunya terjatuh di tanah akibat si pengemis gila itu pun terlihat sangat marah dan berkata "KALIAN PERGILAH!!! BIARKAN AKU SENDIRI YANG MENYELAMATKAN IBUKU!!! MESKIPUN TUBUHKU HARUS HANCUR DAN NYAWAKU HARUS HILANG SEKALIPUN, AKU TIDAK AKAN PERNAH MUNDUR SELANGKAH PUN DARI PERTARUNGAN INI!!!" Ucap Fatir dengan sorot mata yang tajam memandangi si pengemis gila di hadapannya.


Guntur yang mendengar hal itu pun tidak bisa berkata apa apa dan hanya terdiam mendengar keputusan Fatir yang sangat yakin untuk menyelamatkan ibunya saat itu juga.


Kemudian ilham pun langsung berbisik kepada guntur dan berkata "Rencana apa yang harus kita lakukan untuk menyingkirkan pasukan bambu kuning yang sebentar lagi sampai ke tempat ini kak?" Tanya ilham kepada guntur dengan berbisik.


Guntur yang mendengar pertanyaan itu pun langsung terkejut karena dirinya memang seharusnya membantu Fatir untuk menyelamatkan ibunya dari tangan si pengemis gila dan bukan mengajak Fatir untuk melarikan diri dari tempat itu pikirnya.


Guntur pun dengan segera memikirkan cara untuk menyingkirkan pasukan bambu kuning yang pasti akan mengganggu pertarungan satu lawan satu antara Fatir dan si pengemis gila yang saat ini telah menggunakan tubuh pendekar mata iblis untuk digunakan melawan Fatir.


Suara langkah kaki kuda pun semakin terdengar keras yang menandakan bahwa para pasukan bambu kuning itu telah benar benar mendekati mereka.


Fatir yang tidak bisa menahan dirinya pun segera bergerak dengan cepat menyerang ke arah si pengemis gila yang telah terluka parah sebelum nya.


"WUUSSSSHHH!!!" suara pergerakan Fatir yang sangat cepat ingin menyerang si pengemis gila saat itu juga.


namun di karenakan si pengemis gila menggunakan tubuh pendekar mata iblis untuk di kendalikan nya maka serangan Fatir itu pun berhasil di hentikan oleh tubuh pendekar mata iblis yang di kendalikan oleh si pengemis gila sehingga dirinya masih belum bisa menyerang si pengemis gila secara langsung.


Sementara itu Guntur dan ilham pun segera bergerak menuju pasukan bambu kuning itu untuk menghentikan mereka bergerak mendekati tempat Fatir dan si pengemis gila bertarung.

__ADS_1


Mereka berdua pun berlari dan menghentikan pasukan bambu kuning itu tepat di jembatan yang berada di atas sungai yang berada 10 meter di depan pintu gerbang markas pasukan bambu kuning.


10 Pasukan berkuda dari pasukan bambu kuning itu pun berhenti di depan guntur dan ilham yang telah menghadang mereka dan berkata "APA YANG KAMU LAKUKAN DI TEMPAT INI!!! APAKAH KAMU INGIN MATI HAH!!!" Teriak pemimpin pasukan berkuda itu kepada guntur yang ternyata tidak bisa mengenalinya dikarenakan guntur menggunakan kain penutup wajah untuk menyembunyikan identitasnya dari pasukan bambu kuning.


"AKU ADALAH PERAMPOK YANG DATANG DARI JAUH UNTUK MENGAMBIL HARTA YANG ADA DI TEMPAT INI, HAHAHA" Ucap guntur yang berpura pura sebagai perampok.


"APAAA!!! PERAMPOK!!! APAKAH KAMU TIDAK SALAH MERAMPOK DI TEMPAT INI, HAHAHA" Ucap pemimpin pasukan berkuda itu sambil tertawa terbahak bahak hingga di ikuti oleh pasukan berkuda lainnya.


"SRAAAAAASSSH!!!! suara percikan air yang membasahi seluruh pasukan berkuda itu yang ternyata di lakukan oleh Ilham yang sedari tadi telah bersembunyi di bawah jembatan dan bertugas untuk menyiram pasukan berkuda itu sesuai dengan rencana yang di berikan guntur sebelum nya untuk menghentikan pasukan berkuda itu.


"BOCAH KURANG AJAR!!! KEMARI KAU DAN RASAKAN AMARAHKU!!!" Teriak pemimpin pasukan berkuda itu dengan mata memerah memandangi ilham yang telah menyiram mereka semua.


Kemudian ilham pun berkata "LAWAN KALIAN SEMUA ADALAH AKU!!!" ucap guntur sambil menepuk dadanya kepada pasukan berkuda dari pasukan bambu kuning saat itu.


"SIALAAAAN!!! SERAAAANG DIAAAA!!!" Teriak pemimpin pasukan berkuda untuk menyerang guntur saat itu juga.


"SRAAAAAAAPPPPP!!!!" suara sengatan listrik yang memancar dari satu serangan guntur itu pun membuat mereka semua terkapar sekaligus.


Hal itu di karenakan tubuh mereka yang sebelum nya telah basah oleh ilham sehingga satu serangan itu berhasil membuat mereka semua terkena serangan listrik itu secara bersamaan dan membuat mereka terjatuh tidak sadarkan diri beserta kuda kuda mereka.


"Alhamdulillah, Rencana kita benar-benar berhasil!!!" Ucap ilham kepada guntur dengan sangat senang.


Melihat hal itu ilham yang masih berada di bawah jembatan pun mengacungkan jari jempolnya ke arah guntur karena mereka telah berhasil dengan cepat menghentikan pasukan berkuda itu untuk mendekati pertarungan Fatir dan si pengemis gila yang sedang menyelamatkan ibunya dan Mereka berdua pun menyaksikan dari kejauhan pertarungan Fatir melawan si pengemis gila.


Fatir yang saat ini berusaha untuk menyerang si pengemis gila pun masih belum bisa menyentuh tubuh si pengemis gila di karena kan hebatnya si pengemis gila mengendalikan tubuh pendekar mata iblis untuk menghentikan semua serangannya terhadapnya.

__ADS_1


Tubuh pendekar mata iblis yang di kendalikan oleh si pengemis gila itu pun terlihat matanya memiliki tatapan kosong dikarenakan telah ditinggalkan oleh jiwanya.


Fatir yang melihat hal itu pun berusaha untuk menghancurkan tubuh pendekar mata iblis itu saja agar si pengemis gila tidak bisa lagi menggunakan tubuh pendekar mata iblis itu untuk di kendalikan.


Kemudian Fatir pun berdiam diri sejenak sambil memfokuskan kekuatan mata elangnya dan tak berapa lama pandangan matanya pun berubah menjadi kemerahan.


Si pengemis gila yang melihat hal itu pun berkata "KENAPA KAU BERHENTI MENYERANG KU!!! APAKAH KAU TELAH MENYERAH SAAT INI!!! HAHAHA" Ejek si pengemis gila yang saat itu merasa telah berada di atas angin dalam pertarungan mereka berdua.


Fatir pun terlihat hanya terdiam saja karena dirinya masih memusatkan kekuatan nya agar dapat menghancurkan tubuh pendekar mata iblis yang digunakan si pengemis gila untuk melindungi dirinya itu.


Tubuh Fatir saat ini pun terlihat di selimuti cahaya merah seperti dirinya pertama kali menggunakan mata elang tidak sadarkan diri.


Namun saat ini Fatir telah bisa mengendalikan kesadaran dirinya dalam menggunakan kekuatan mata elang miliknya itu.


Fatir pun langsung berkata "RASAKAN INI!!!" Teriak Fatir yang saat itu ternyata langsung mengeluarkan kekuatan cahaya merah di matanya.


Mendengar teriakan itu si pengemis gila pun langsung menyadari bahaya dari serangan Fatir saat itu dan dirinya pun segera mengendalikan tubuh pendekar mata iblis saat itu untuk berada di hadapannya agar menjadi tameng dari serangan kekuatan cahaya merah Fatir terhadapnya.


"DUAAAAAAAARRRR!!!!" terdengar ledakan dari serangan kekuatan cahaya merah dari mata elang Fatir saat itu.


Dan ternyata ledakan itu menghasilkan asap tebal dan terlihat potongan tubuh yang berserakan dan darah yang nampak mengotori tempat itu akibat kekuatan dari serangan cahaya merah di mata Fatir itu.


Guntur dan ilham yang dari kejauhan menyaksikan hal itu pun nampak terkejut karena Fatir ternyata mengeluarkan kekuatan cahaya merah di matanya.


Fatir yang berpikir telah menghancurkan tubuh dari pendekar mata iblis itu pun akhirnya terkejut di karenakan ternyata potongan tubuh yang berserakan yang di lihat nya itu ternyata bukanlah tubuh dari pendekar mata iblis melainkan itu adalah tubuh dari si pengemis gila yang telah benar-benar mati akibat terkena serangan cahaya merah dari kekuatan mata elang miliknya karena terlihat sebuah kepala di tanah yang merupakan kepala dari si pengemis gila yang telah tewas.

__ADS_1


Episode 128


__ADS_2