
IBLIS KERA itu kembali melompat ke arah Fatir sambil mengarahkan cakar tangannya kepada Fatir.
Melihat hal itu Fatir kembali menghindari serangan IBLIS KERA yang sangat kuat dan mengerikan itu.
Sementara itu Guntur juga berlari menjauh dari tempat itu dan di kejar oleh beberapa pasukan dari sang raja penculik untuk menangkap nya.
Kemudian IBLIS KERA itu melayangkan serangan cakarnya ke arah Fatir seperti bersiap ingin mencabik cabik tubuh Fatir.
Sangat nampak kalau IBLIS KERA itu terlihat sangat lapar dan ingin memangsa tubuh Fatir hidup hidup.
Fatir yang sadar bahwa kesalahan sedikit saja yang di lakukannya akan membuat nya menjadi santapan dari IBLIS KERA itu pun segera berpikir untuk menghentikan serangan dari IBLIS KERA itu yang terus menerus menyerang nya tanpa henti.
Kecepatan dari IBLIS KERA itu ternyata mampu menyamai kecepatan Fatir saat ini.
Hingga Fatir yang menyadari kecepatan dari IBLIS KERA itu pun membuat nya harus segera memikirkan cara untuk menghentikan serangan dari IBLIS KERA itu padanya.
Monster itu tidak membiarkan Fatir untuk berdiam diri sedikit pun. Dia terus menyerang Fatir secara membabi buta hingga membuat Fatir pun kewalahan di buat nya menghindari serangan dari IBLIS KERA itu.
"aku harus segera menghentikan serangan monster ini, kalau terlalu lama membiarkan nya menyerang seperti ini, ku rasa stamina ku tidak akan sanggup bertahan untuk melawan stamina monster ini yang seperti nya tidak terlihat lelah sama sekali sedari tadi" Ucap Fatir sambil memikirkan cara untuk mengalahkan lelaki monster itu.
Fatir pun memikirkan cara untuk mencoba menyerang sisi bawah dari monster itu yaitu kakinya yang terlihat sangat kokoh dalam bergerak mengejarnya.
Karena monster itu terlihat sepertinya sangat bertumpu dengan kakinya dalam setiap serangan nya dari tadi.
Jikalau dia bisa melumpuhkan kaki monster itu pasti monster itu akan berhenti menyerang nya pikir Fatir dalam analisisnya terhadap IBLIS KERA itu.
Fatir yang berpikir sambil berlari di kejar IBLIS KERA itu pun mencoba mencari celah untuk menyerang monster itu.
Ketika monster itu terus mengejar dan hendak mendaratkan kakinya dari lompatan nya ke arah Fatir.
"BAAAAAAK" suara serangan parang yang di lakukan Fatir terhadap kaki monster itu yang baru mendarat kan kakinya karena terus melompat menyerang Fatir.
Ternyata ketika Fatir berlari sedari tadi dirinya diam diam mengambil parang dari salah satu pasukan itu hingga akhirnya dia menemukan kesempatan untuk menebas kaki monster itu hingga putus.
"BRUUUUK" Monster itu terjatuh dan wajahnya menghantam lantai dengan keras. Dan terlihat kedua kakinya putus akibat sabetan parang dari Fatir terhadapnya.
Melihat hal itu Fatir pun merasa senang karena berhasil menyerang monster itu. Dia pun berpikir pasti monster itu tidak akan menyerang nya dengan cara itu lagi karena sudah berhasil ia jatuhkan dan bersimbah darah.
Tiba-tiba monster itu kembali mengerang "AAAARRRRRRGGGHHHKKK" dengan cepat ternyata kaki monster itu tumbuh kembali dan monster itu pun bangkit kembali berdiri dari tempat terjatuh nya dan malah bergerak semakin cepat menuju Fatir dan menyerang Fatir dengan mulutnya seperti harimau yang ingin menggigit mangsanya.
__ADS_1
Fatir yang mendapat serangan itu pun terkejut dan tidak menyangka karena serangan yang di lakukan nya sebelum nya itu tidak membuat nya berhenti menyerang Fatir dan malah membuat serangan dari IBLIS KERA itu malah makin menjadi jadi terhadapnya karena IBLIS KERA itu memiliki kemampuan regenerasi tubuh.
IBLIS KERA itu terus mengejar Fatir tanpa henti seperti seekor harimau mengejar buruannya.
Fatir yang mendapatkan ide saat itu pun langsung berlari ke arah pasukan sang raja penculik. Hingga membuat IBLIS KERA yang bergerak seperti monster itu pun tanpa sadar menyerang pasukan dari sang raja penculik itu karena mengejar Fatir yang berlari ke arah mereka.
Pasukan sang raja penculik yang terkejut itu pun berlari berhamburan akibat hal yang di lakukan Fatir itu. Beberapa di antara mereka ada yang terpental akibat hantaman dari IBLIS KERA itu pada mereka hingga membuat mereka luka luka bahkan tidak sadarkan diri.
Fatir yang menyadari bahwa IBLIS KERA itu hanya mengejar nya namun tidak peduli dapat melukai pasukan sang raja penculik pun merasa bahwa langkah yang di lakukannya adalah benar.
Hingga ia terus berlari menuju arah pasukan itu dan membuat mereka satu persatu di hantam oleh IBLIS KERA yang bergerak membabi buta itu.
Sang raja penculik yang melihat hal itu pun merasa geram dan kesal kemudian dirinya berteriak "IBLIS KERA HENTIKAN!!!"
Mendengar hal itu tiba tiba IBLIS KERA itu berhenti bergerak dan terus menatap Fatir.
Fatir yang melihat IBLIS KERA itu berhenti mengejar nya itu pun juga berhenti dari pelariannya.
Kemudian dia berpikir bahwa kendali dari IBLIS KERA itu adalah perintah suara dari sang raja penculik itu sendiri.
Kini terlihat banyak pasukan dari Sang raja penculik itu terkapar di lantai karena serangan dari IBLIS KERA itu yang menghantam mereka karena mengejar Fatir.
"WUUUUSH" Fatir melompat dan melakukan tendangan kakinya ke arah sang raja penculik itu. Melihat hal itu sang raja penculik kembali berteriak untuk memerintahkan IBLIS KERA itu menyerang Fatir.
Hampir saja tendangan Fatir mengenai penculik itu. "TAAAAAAAP" Tiba tiba IBLIS KERA itu bergerak cepat menerkam kaki Fatir dan berhasil menggenggam kaki Fatir dan melemparkan nya.
Fatir yang terkejut dengan serangan dari IBLIS KERA pun terlempar dan membentur dinding hingga membuatnya terjatuh di lantai.
Namun, Fatir pun bangkit dan menyeka darah yang keluar di sudut bibirnya akibat benturan dari lemparan itu.
Dirinya hanya terkejut akibat serangan yang di lakukan IBLIS KERA itu dan tidak siap hingga membuat nya berhasil di lempar oleh monster itu.
"HAHAHA, RASAKAN ITU, APAKAH KAU MASIH MAMPU BERDIRI MELAWAN PELIHARAAN KU INI, JIKA TIDAK SANGGUP LAGI MAKA LEKASLAH PULANG DAN MINTALAH IBUMU UNTUK MEMBUAT KAN SUSU HANGAT UNTUKMU" Ucap sang raja penculik sambil tertawa jahat kepada Fatir yang baru bangkit.
"JANGAN SOMBONG, KARENA SETIAP KESOMBONGAN PASTI AKAN BERAKHIR PADA PENYESALAN" Sahut Fatir dengan wajah penuh ketegasan.
"KEMARILAH MONSTER, AKU TIDAK AKAN LARI LAGI DARI MU!!!" Ucap Fatir sambil memfokuskan dirinya untuk mengaktifkan 7 gerbang batin anggota tubuh nya sekaligus.
Kini terlihat aura merah bercampur kuning mengelilingi tubuh Fatir. Kemudian Fatir pun mengarahkan jarinya seolah-olah memanggil IBLIS KERA itu mendekat kepadanya.
__ADS_1
Baru saja Sang Raja penculik ingin memerintah kan IBLIS KERA itu untuk bergerak menyerang Fatir tiba-tiba beberapa pasukan berlarian dari arah lorong menuju ke arah mereka semua di situ.
Mereka semua pun bingung dengan apa yang terjadi saat itu. Sang Raja penculik itu pun berkata "APA YANG TERJADI!!! KENAPA KALIAN BERLARIAN SEPERTI INI!!!" tanya Sang Raja penculik kebingungan.
"BAHAYA TUAN, BOCAH ITU TERNYATA MEMBUKA PINTU PENJARA YANG MENGUNCI PASUKAN RAHASIA YANG KITA SIAPKAN SELAMA INI, KINI MEREKA SEMUA MENUJU KE SINI TUAN" Ucap salah satu pasukan yang menjelaskan kalau guntur membebaskan pasukan rahasia mereka sambil terengah-engah dengan wajah ketakutan.
"APAAA!!! DIA MENGELUARKAN PASUKAN PEMAKAN MAYAT YANG KU SIMPAN SEMALAM INI!!! PASUKAN ITU MASIH BELUM SIAP UNTUK DILEPASKAN!!! MEREKA BELUM BISA DIKENDALIKAN!!! KURANG AJAAAAAR!!!! Teriak Sang Raja penculik dengan wajah penuh amarah.
Tiba-tiba para kelompok pemakan mayat itu datang berlari ke arah mereka dan membuat para pasukan mereka semua berhamburan.
Mereka pun akhirnya menyerang pasukan pemakan mayat itu dengan parang dan tombak mereka agar mereka tidak jadi santapan para pasukan pemakan mayat itu.
Parang dan tombak itu mereka gunakan untuk menebas leher dan menusuk badan dari pasukan pemakan mayat itu hingga bersimbah darah.
Dan banyak juga dari pasukan itu yang di gigit lehernya dan dimakan oleh mereka hidup hidup.
Sang Raja penculik pun langsung memerintah kan IBLIS KERA untuk menyerang pasukan pemakan mayat itu.
Kini terjadi pertarungan antar pasukan mereka sendiri. Pasukan pemakan mayat itu begitu banyak datang ke tempat mereka seperti tidak berhenti.
Fatir yang melihat hal itu segera bergerak mundur dan mencoba menyelamatkan para sandera yang sebelumnya terkena jaring.
Setelah sinta terbebas dari jaring dirinya pun membantu Fatir membebaskan para sandera yang lain dari jaring yang menangkap mereka.
Fatir pun memerintah kan kepada Sinta untuk membawa semua sandera berlindung ke sebuah ruangan agar semua sandera dapat selamat dan tidak menjadi korban santapan dari pasukan pemakan mayat itu.
Sinta pun mengerti dan segera membawa mereka semua pergi meninggalkan tempat pertarungan itu.
Fatir pun berusaha melindungi pergerakan Sinta yang membawa mereka semua dari serangan pasukan pemakan mayat yang menyerang ke semua arah karena mereka tidak bisa di kendalikan.
Sementara itu guntur belum terlihat sama sekali. Dan masih mengerjakan urusannya.
Sang Raja penculik yang melihat Sinta berlari membawa sandera itu pun berkata "JANGAN BIARKAN MEREKA LARI!!!" Tatapan penuh amarah terlihat di wajahnya.
"DI TEMPAT INI MASIH BELUM BISA DI TINGGAL KAN TUAN, PARA PASUKAN PEMAKAN MAYAT INI SEMAKIN BERTAMBAH BANYAK TUAN!!!" Ucap pasukan yang kewalahan menghadapi serangan dari pasukan pemakan mayat itu.
IBLIS KERA itu menyerang dan memakan para pasukan pemakan mayat itu dan pasukan pemakan mayat itu juga menyerang IBLIS KERA itu hingga beberapa dari pasukan pemakan mayat itu bergelantungan di belakang IBLIS KERA sambil menggigit badan IBLIS KERA itu dan mencoba memakan tubuh IBLIS KERA itu sedikit demi sedikit.
Episode 57
__ADS_1