Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 56 "Dasar Pengecut!!!"


__ADS_3

Kini mereka semua dalam keadaan terkepung oleh para pasukan dari sang raja penculik. Sang Raja penculik itu pun berkata "TANGKAP MEREKA SEMUA, JANGAN KASIHANI SAMA SEKALI!!!" Teriak sang raja penculik dengan tatapan marahnya.


Setelah mendengar perintah dari sang raja penculik untuk menyerang mereka semua. Maka para pasukan tersebut pun langsung menyerang Fatir yang berada di barisan paling depan di antara mereka semua. Dan masing-masing dari para pasukan itu memegang senjata tajam berupa tombak dan parang.


"WUUSSSSH" Seketika itu ujung tombak yang runcing mengarah kepada wajah Fatir dan hanya berjarak 2 cm lagi tombak itu sudah pasti menembus wajah Fatir.


Namun dengan kecepatannya yang telah meningkat saat ini seketika itu juga serangan itu dapat di hindari Fatir dengan mudah.


"PRAAAAK" bahkan tombak itu pun dapat di patahkan nya dengan kedua tangannya ketika dirinya berhasil menghindari ke samping dari arah tombak itu datang kepadanya.


Melihat hal itu mereka semua terkejut karena kekuatan Fatir yang bisa mematahkan tombak itu dan bahkan bisa menghindari serangan yang hampir tidak mungkin di hindari itu dengan sangat cepat sekali.


"SYUUUUT" Tiba-tiba dari arah belakang Fatir datang lagi sebuah serangan dengan menggunakan parang yang mengarah ke lehernya dengan sangat kencang sekali.


"WEEEEEESSSH" Fatir pun segera merunduk dan bergerak menendang dengan kakinya ke arah belakang hingga membuat pasukan yang menyerangnya itu terjatuh ke belakang dan mengenai pasukan lain yang di belakangnya hingga mereka pun berbenturan.


"BRAAAAAK" terlihat beberapa pasukan terjatuh akibat benturan dari pasukan yang di serang oleh Fatir itu.


"BOCAH TENGIK, MARI KITA HABISI DIA SEKARANG JUGA !!!" Teriak pasukan lain yang tersulut emosinya akibat melihat teman temannya telah terjatuh oleh serangan Fatir.


sambil membawa parang pasukan itu pun mengajak teman temannya yang lain untuk menyerang bersama.


"SEEEEP, SEEEEP, SEEEEP" Seketika itu muncul serangan beruntun yang di lakukan oleh guntur dengan jarum kilat saktinya ke arah tangan para pasukan yang ingin menyerang Fatir.


"PRAAANG, PRAAANG, PRAAANG" suara parang yang berjatuhan dari tangan para pasukan itu akibat serangan dari guntur ke tangan pasukan yang memegang senjata itu.


"KURANG AJAR!!! TERNYATA KAU JUGA INGIN LEKAS MATI!!! KU PIKIR HANYA DIA TAPI TERNYATA KAU PUN JUGA TIDAK SAYANG NYAWA" Teriak sang raja penculik kepada guntur sambil menunjuk jarinya ke arah Fatir.


Kemudian sang raja penculik berkata "SAATNYA GUNAKAN HAL ITU!!! AKU TIDAK INGIN INI BERLANGSUNG LEBIH LAMA!!!" ucap sang raja penculik kepada salah satu pasukannya.

__ADS_1


Setelah mendengar hal itu pasukan itu memberi kode kepada beberapa pasukan yang lain dan tiba tiba mereka pun berlari menuju ke 4 sudut mengelilingi Fatir dan guntur serta para sandera semua.


"BERHATI-HATILAH" Ucap Fatir kepada mereka semua.


"JANGAN ADA YANG LENGAH SEDIKITPUN" sahut guntur pada mereka.


Tiba-tiba para pasukan itu semua nampak menjauh dari kumpulan Fatir dan guntur. Kemudian mereka pun melemparkan sesuatu secara menyilang di antara 4 sudut itu.


Dan ternyata hal itu adalah tali yang menjaring mereka semua dari atas tempat itu.


Melihat hal itu semua perempuan tua dan juga Sinta serta temannya itu terkejut dan akhirnya terkena jaring itu hingga membuat mereka kesusahan untuk bergerak karena terkena jaring itu yang kini telah berada di atas mereka.


Fatir dan guntur yang menyadari hal itu pun mampu bergerak menghindari jaring itu hingga membuat mereka berdua masih bisa bergerak bebas.


"Hampir saja aku terjebak" Ucap Fatir kepada guntur.


"Fatir, Sepertinya aku harus melakukan itu" Ucap guntur kepada Fatir sambil memberikan kode dari tatapan nya.


"DASAR PENGECUT!!! Kalau berani mari kita bertarung, jangan hanya menggunakan anak buahmu untuk menyerang!!!" Teriak Fatir memancing emosi dari sang raja penculik agar menyerang nya.


"HAHAHA, SEORANG RAJA TIDAK MUNGKIN MENYERANG SECARA LANGSUNG!!! SERANG DIA LAGI !!! Kembali sang raja penculik itu memerintah mereka semua untuk menyerang Fatir.


Kembali serangan dari para pasukan itu sambil mengayunkan parang dan tombak yang terus di arahkan kepada Fatir.


Kemudian sang raja penculik itu mengatakan kepada salah seorang pasukan itu "bawa monster itu kesini biar dia merasakan kekuatan dari monster itu!!!" Ucap sang Raja penculik dengan pelan memerintah kan kepadanya.


Segera saja salah satu pasukan itu berlari menuju apa yang di perintahkan sang raja penculik itu.


Fatir yang terus bertarung dengan para pasukan yang terus menyerang nya secara bergantian itu pun membuat para pasukan itu satu persatu terlempar dengan serangannya yang sangat cepat.

__ADS_1


"AAAARRRRRRRRGGGGHHH" Tak berapa lama terdengar suara teriakan dan seperti suara lari yang sangat cepat dan keras menuju tempat itu.


"BUK,BUK,BUK" Seketika mereka semua terdiam mendengar suara itu yang semakin mendekat ke arah mereka semua.


Tiba-tiba para pasukan itu menjauh dan membuka jalan untuk sosok yang datang itu. Karena mereka tahu bahwa yang datang itu adalah sosok yang selama ini sangat berbahaya.


Ternyata itu adalah sosok laki laki yang terlihat seperti seorang monster yang tinggi besar dengan sorot mata yang terlihat sangat tajam menatap mereka semua.


Melihat hal itu Fatir terkejut karena mengetahui bahwa sosok itu adalah sosok lelaki yang sebelumnya ia lihat di dalam ruangan penjara yang memakan tubuh manusia lain yang di lihat nya waktu pertama kali tiba di tempat ini.


"AAAAARRRRRRRGGGGGHHH, RRRRRGGGGHH" Terdengar suara erangan dari lelaki itu sambil menatap Fatir dengan tatapan penuh nafsu untuk membunuh.


Di leher Lelaki monster itu terdapat rantai besi yang mengikat lehernya begitu juga di kedua kaki dan tangannya.


"MAKHLUK APA INI!!!" Ucap Fatir yang masih terkejut memandang lelaki monster itu.


Sang Raja penculik itu pun berkata "IBLIS KERA SEGERA BUNUH DIA!!!" teriak dia memerintah kepada lelaki monster itu yang bernama iblis kera.


Tiba-tiba saja mendengar perintah itu IBLIS KERA itu pun langsung melompat tinggi ke arah Fatir dengan sangat cepat hingga telah berada di atas kepala Fatir dan hampir menginjak nya.


Fatir yang terkejut dengan serangan itu pun langsung bergerak sekuat tenaga untuk menghindari serangan itu.


"BRAAAAK" seketika itu juga lantai yang di injak oleh IBLIS KERA itu menjadi retak akibat benturan kakinya yang menghantam dari atas.


Fatir pun berhasil menghindari serangan itu dan mengamati IBLIS KERA itu dari atas hingga bawah.


Seandainya serangan itu tadi mengenai dirinya mungkin saja itu bisa menghancurkan tulang tulang yang ada di tubuh Fatir karena serangan itu sangat kuat dan keras sekali.


IBLIS KERA itu pun terus menatap tajam Fatir dengan sorot matanya. Dan terlihat gigi giginya yang di penuhi taring yang panjang dan juga air liur yang terlihat berhamburan di mulutnya seperti seseorang yang nampak nya terlihat sangat kelaparan.

__ADS_1


Episode 56


__ADS_2