
kini terlihat suasana pada pertarungan yang terjadi nampak sangat tegang di antara mereka. Fatir pun saat itu masih berdiri di hadapan mereka dengan gagah berani dan siap untuk menghadapi serangan mereka dengan tubuh yang masih terangkat dari tanah setinggi 1 meter dan badan yang di selimuti cahaya merah pekat kehitaman.
IBLIS ULAR PUTIH yang mendengar keinginan dari PENDEKAR BUAYA PUTIH yang menginginkan agar mereka menggunakan ILMU PENYATU SUKMA andalan mereka pun mengerti karena PENDEKAR BUAYA PUTIH telah mencapai batas dengan jurus perubahan RAJA BUAYA PUTIH yang di lakukan nya.
Kini mereka berdua bersiap - siap untuk melakukan penyatuan sukma dengan posisi badan PENDEKAR BUAYA PUTIH berada di depan dari badan IBLIS ULAR PUTIH.
Dari posisi tersembunyi terlihat seseorang sedang menyaksikan pertarungan antara Fatir yang sedang melawan PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH itu dengan penuh perhatian.
kini Mereka berdua pun kembali membaca MANTRA penyatuan sukma di antara mereka. Sesaat kemudian terlihat kepulan asap hitam yang keluar dari atas kepala mereka berdua.
Semakin lama maka makin bertambah banyak asap itu keluar hingga menutupi mereka berdua yang masih komat kamit mulut mereka membaca MANTRA ILMU PENYATUAN SUKMA itu.
Sontak semua orang yang menyaksikan hal itu pun bertanya - tanya apa yang terjadi pada PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH saat itu dan apa yang sebenar nya mereka ingin lakukan.
Terlihat Fatir yang berdiri di depan mereka pun mulai bergerak menyerang mereka berdua yang di tutupi kepulan asap hitam itu.
"WUUUUUUUSSH" Fatir bergerak secepat kilat mendekati kepulan asap itu sambil mengarahkan pukulan nya kepada mereka.
Dan ketika Fatir telah mendekati asap yang menutupi mereka berdua itulah Tiba tiba pukulan Fatir yang sudah hampir beberapa centimeter lagi mengenai mereka pun tertahan oleh sesuatu yang seperti nya menangkap pukulan nya.
"WAAAAAAAASSSSPP" Kemudian terlempar badan Fatir ke sebelah kiri akibat tangkapan tadi yang menahan pukulan nya.
__ADS_1
"CIIIIIIIITTTTTTTSSS" Suara kaki Fatir yang masih bisa bertahan dari lemparan yang terjadi pada nya.
Kini dirinya pun mulau bangkit dari tempat lemparan itu dengan mata yang masih menyala nyala menatap ke arah kepulan asap yang menutupi mereka berdua untuk menyerang balik.
Setelah kepulan asap itu hilang ternyata mereka telah berubah menjadi monster gabungan antara BUAYA dan ULAR yang mana bentuk dari kepalanya adalah BUAYA. Dan tangan nya berbentuk 2 kepala ular serta kakinya berbentuk seperti monster besar yang di liputi otot otot yang kokoh untuk menopang mereka bergerak.
Badan mereka di kelilingi cahaya biru yang membuat terlihat sangat kuat sekali hawa membunuh mereka dan sepertinya mereka akan semakin mudah untuk menghabisi nyawa seseorang yang mereka serang.
Terlihat ayah Fatir yang masih terbaring lemah dan pingsan berada tidak jauh dari belakang Fatir karena menyelamatkan Fatir sebelum nya.
Tiba tiba mereka berdua bergerak cepat seperti seekor Harimau mengejar mangsa nya mengarah kepada Fatir yang saat itu hanya terdiam melihat mereka.
Fatir yang hanya menatap mereka itu pun di datangi mereka dengan serangan tangan ular beracun yang mengarah kepada Fatir dengan kekuatan penuh.
"SREEEEET" serangan ular beracun itu mengarah kepada Fatir dan terhenti akibat cakar elang yang terbentuk dari cahaya yang menyelimuti Fatir dan berhasil menangkap pergerakan serangan ular itu.
Kemudian cengkraman itu tidak di lepaskan hingga Fatir pun bergerak seperti hendak terbang mengarah ke langit.
"Aarrrrh, APA YANG INGIN KAU LAKUKAN BOCAH ??" Ucap monster yang suara nya terdengar seperti dua orang yang bergabung itu pada Fatir dengan posisi tertunduk.
Maka benar saja tiba tiba "BOOOM" Fatir bergerak terbang ke atas dari bangunan itu hingga hancur dan berlubang atap bangunan itu dengan masih mencengkram monster BUAYA dan ULAR itu hingga jauh ke langit.
__ADS_1
Monster itu menggelinjang dan menggeliat untuk melepaskan diri mereka dari cengkraman cakar elang Fatir. Namun karena cengkraman itu yang begitu kuat maka hal yang mereka lakukan itu hanyalah sia sia.
Kemudian Sekilas terlihat cahaya merah membentang dari arah bangunan itu hingga ke langit hingga sampai ke arah Fatir yang sedang terbang di kegelapan malam.
Tiba tiba seseorang yang sedari tadi memperhatikan mereka pun datang mendekati ayah Fatir dan membawa nya pergi dari tempat pingsan nya tanpa di sadari orang yang berada di sana.
Dikarenakan semua orang sedang tercengang dan berfokus melihat kejadian yang di lakukan Fatir pada monster BUAYA dan ULAR yang di bawa menuju langit.
Kini Fatir telah berada di ketinggian yang sangat tinggi membawa mereka, dan monster itu tiba tiba ingin menyerang Fatir dengan tangan nya yang berbentuk kepala ular itu menjadi memanjang menuju ke arah wajah Fatir.
Namun ternyata perlawanan itu hanyalah sia sia, karena sebelum kepala ular itu menyerang lagi lagi cahaya di tubuh Fatir itu berubah menjadi kepala elang yang langsung mematuk kepala ular itu hingga terluka parah.
Kepala ular yang di patuk itu pun kembali ke posisi semula dan berlumuran darah akibat patukan dari cahaya merah yang berbentuk kepala elang itu.
Tiba tiba saja di ketinggian yang sudah sangat tinggi itu membuat tipis udara pernafasan mereka hingga monster itu merasakan sesaknya nafas mereka dan meronta ronta agar mereka segera di lepaskan oleh Fatir.
Namun, Fatir yang saat itu tekhai di kuasai emosi nya pun tidak bisa mengendalikan diri nya hingga diri nya terus menembus batas awan semakin tinggi terus menerus di kegelapan malam itu hingga dari bawah terlihat indah cahaya itu di buatnya.
Semakin tipis lah udara yang bisa mereka hirup oleh monster itu karena ketinggian yang sangat tinggi itu. Hingga monster itu tiba tiba menjadi gumpalan cahaya dan berubah kembali menjadi PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH yang di akibat kan kesulitan bernafas dan juga batas waktu perubahan mereka berdua pun sudah habis sehingga mereka kembali ke wujud asli mereka berdua dengan kondisi pingsan.
Tiba tiba terlihat dari langit seperti ada yang turun ke bawah melintasi cahaya merah itu dengan cepat menuju ke bawah. "BOOOOOOOM" dan ternyata itu adalah tubuh PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH yang telah pingsan tadi di lemparkan dari atas langit dengan ketinggian yang sangat tinggi hingga jatuh di markas mereka yang membuat ruangan itu hancur berkeping-keping akibat menghantam tubuh mereka berdua hingga akhirnya mereka berdua itu pun meregang nyawa dengan kondisi yang sangat mengenaskan.
__ADS_1
Episode 38