
Tubuh pendekar beruang hitam pun nampak kaku dan tidak bisa di gerakkan sama sekali oleh pendekar beruang hitam karena tubuhnya telah berada dalam kendali pendekar lembah darah saat itu.
"LEPASKAN AKU KEPARAT!!! AKU TIDAK AKAN MEMOHON KEPADAMU!!!" ucap pendekar beruang hitam sambil memelototi pendekar lembah darah ketika tubuhnya kaku.
"KAU MASIH BISA SOMBONG TERNYATA, PADAHAL SUDAH DALAM KONDISI TIDAK BISA BERBUAT APA-APA, JIKA DIRIMU TIDAK MAU MEMOHON KEPADA KU MAKA JANGAN SALAHKAN AKU BERBUAT INI KEPADAMU SIALAN!!!" ucap pendekar lembah darah dengan raut wajah sangat kesal pada pendekar beruang hitam.
"BAAAAAAAAAAKKK" Pendekar lembah darah pun meninju perut pendekar beruang hitam berkali kali sangat keras dengan wajah kesalnya.
"Aaaaaarrrrgggghhh" Teriak pendekar beruang hitam kesakitan.
"APAKAH DIRIMU MASIH TIDAK MAU MEMOHON PADAKU HAH BERUANG BUSUK!!!" Ucap pendekar lembah darah sambil terus mengintimidasi pendekar lembah darah.
"JANGAN BERMIMPI, AKU TIDAK AKAN SEKALI PUN MEMOHON KEPADA PENJAHAT SEPERTI MU, CUIIIH!!!!" ucap pendekar beruang hitam sambil meludah ke arah pendekar lembah darah.
Melihat hal itu pendekar lembah darah pun meradang dibuatnya dan tiba-tiba terjadi sesuatu pada tubuh pendekar beruang hitam seperti kejang pada otot tubuhnya dan pendekar beruang hitam pun berteriak kesakitan dibuat nya.
Dan kemudian tangan pendekar beruang hitam pun bergerak sendiri tanpa sadar "PLAAAK, PLAAAK, PLAAAK" menampar wajahnya sendiri berkali kali hingga terlihat lebam wajah nya akibat pukulan tangan nya sendiri.
Pendekar lembah darah yang melihat hal itu pun belum puas kemudian dirinya pun kembali membuat tubuh pendekar beruang hitam bergerak merunduk ke lantai dan tiba-tiba membentur bentur kan kepalanya dengan sangat keras ke lantai "BUUUK,BUUUK,BUUUK" hingga terlihat darah mengucur di kepala pendekar beruang hitam saat itu akibat benturan yang di lakukan berkali kali.
Terlihat raut wajah pendekar beruang hitam menahan rasa sakit yang teramat sangat namun dirinya tetap teguh pada prinsip nya untuk tidak mau memohon kepada pendekar lembah darah karena hal itu akan sangat merusak citra seorang pendekar maka dia lebih memilih mati daripada harus memohon kepada penjahat yang mengaku sebagai pendekar pikir pendekar beruang hitam saat itu.
"HENTIKAAAAAN!!!!" Fatir yang menyaksikan hal itu pun tidak tahan atas perlakuan yang di lakukan oleh pendekar lembah darah pada pendekar beruang hitam saat itu yang sangat tidak sadis.
"HAHAHAHAHA, AKU TIDAK AKAN BERHENTI!!! ucap pendekar lembah darah sambil terus tertawa.
Tubuh pendekar beruang hitam pun bergerak ke arah Fatir dan membelakangi pendekar lembah darah kemudian Wajah pendekar beruang hitam pun terlihat sudah berlumuran darah dan tiba-tiba pendekar beruang hitam mengambil keris nya dan mengangkat nya ke atas.
Kemudian keris itu di pegang dan di arahkan kepada tubuhnya sendiri.
Terlihat mata pendekar beruang hitam pun hanya pasrah terhadap apa yang akan terjadi padanya setelah ini karena dia sudah memahami apa keinginan dari pendekar lembah darah padanya.
Pendekar lembah darah pun menginginkan agar pendekar beruang hitam menusuk tubuhnya sendiri dengan keris yang di miliki nya itu.
__ADS_1
Seketika itu juga "SYUUUUUUUUT" tangan pendekar beruang hitam yang memegang keris itu langsung bergerak dengan cepat ke arah perut nya untuk di tusukkan karena dirinya telah berada dibawah kendali oleh pendekar lembah darah padanya.
Ekspresi wajah pendekar lembah darah pun merasa sangat gembira dan terlihat senyum jahatnya terukir di wajahnya disaat keris itu mendekat untuk menusuk perut pendekar beruang hitam saat itu.
"JLEEEEB" akhirnya tangan pendekar beruang hitam pun terhenti yang menandakan bahwa keris itu telah berada di perut pendekar beruang hitam saat itu.
Pendekar lembah darah pun tertawa sejadi-jadinya menyaksikan hal itu karena keinginan nya agar pendekar beruang hitam mati dengan tangan sendiri telah terjadi didepan matanya.
Kemudian Fatir pun berkata "AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN SEMUA INI TERJADI!!!!" ucap Fatir sambil menahan tangan pendekar beruang hitam yang memegang keris.
Dan ternyata keris itu hanya menyisakan 1 centimeter lagi untuk mengenai perutnya dan Fatir pun berhasil menahan tangan pendekar beruang hitam sebelum menusuk perutnya sendiri dengan bergerak secepatnya untuk menghentikan hal itu.
Kemudian mata elang Fatir pun aktif dan tiba-tiba mengeluarkan cahaya merah ke arah pendekar lembah darah "DUUUUUAAAAR".
Pendekar lembah darah yang menyadari hal itu pun langsung menghindari serangan cahaya itu dan ketika pendekar lembah darah melihat ke belakang untuk melihat apa yang terjadi terhadap dinding batu bagian belakang yang terkena cahaya merah dari mata Fatir itu pun akhirnya terkejut.
Ternyata dinding batu itu pun terlihat berlubang sangat dalam dan terbakar akibat terkena cahaya merah yang keluar dari mata Fatir saat itu karena terlalu marah terhadap perlakuan yang di lakukan oleh pendekar lembah darah pada pendekar beruang hitam saat itu.
"Luar biasa, ini kah kekuatan mata elang yang di sebut sebut selama ini sebagai kekuatan mata legendaris itu?? Seandainya aku tadi tidak dapat menghindari serangan itu, pasti aku akan sangat cepat bertemu dengan kematian" gumam pendekar lembah darah karena kagum menyaksikan kekuatan mata elang itu secara langsung.
Pendekar beruang hitam pun akhirnya terlihat lemas dan tubuhnya pun di topang oleh Fatir yang masih dalam keadaan aktif kekuatan mata elangnya saat itu sambil terus menatap pendekar lembah darah yang tadi telah berhasil menghindari serangan nya.
Pendekar lembah darah pun tiba-tiba berbuat sesuatu kembali dan tiba-tiba saja tubuh pendekar beruang hitam yang telah lemas itu pun menjadi bergerak dan kuat kembali akibat dikendalikan kembali oleh pendekar lembah darah yang telah menguasai pergerakan darah di tubuhnya.
Tubuh pendekar beruang hitam pun tiba-tiba menyerang Fatir dan Fatir pun menghentikan serangan yang di lakukan oleh pendekar beruang hitam itu terhadap dirinya.
"SADARLAH PENDEKAR BERUANG HITAM!!! JANGAN BIARKAN TUBUH MU DI KENDALIKAN OLEH PENDEKAR LAKNAT ITU!!!" Teriak Fatir pada pendekar beruang hitam yang masih tidak sadarkan diri itu.
Pendekar lembah darah pun nampak tersenyum dan terus mengendalikan tubuh pendekar beruang hitam sesukanya agar terus menerus menyerang Fatir.
Fatir terus berusaha menyadarkan pendekar beruang hitam dari ketidaksadaran nya.
"BUKANKAH ENGKAU TIDAK TERIMA DI PERLAKUKAN SEPERTI INI OLEH ORANG YANG MENGAKUI DIRINYA SEBAGAI PENDEKAR ITU!!! SADARLAH!!!" Teriak Fatir terus menerus sambil menahan serangan dari pendekar beruang hitam yang di luar kendalinya itu.
__ADS_1
Kemudian pendekar beruang hitam pun mengarahkan keris yang ada di tangannya untuk menyerang Fatir dan Fatir pun menghindari serangan itu dengan mudah beberapa langkah.
tiba-tiba pendekar lembah darah pun berteriak "MATILAAAAAAH!!!!!!" sambil mengendalikan tubuh pendekar beruang hitam.
"JLEEEEEEEB" akhirnya keris itu benar-benar tertusuk ke perut pendekar beruang hitam dan mulut pendekar beruang hitam pun mengeluarkan gumpalan darah.
Fatir yang menyaksikan hal itu di depan matanya pun terlihat sangat terkejut karena pendekar lembah darah masih ingin melakukan pendekar beruang hitam membunuh dirinya sendiri dengan tangan nya.
Dan pendekar beruang hitam pun akhirnya tersadar di kondisi kritisnya saat itu sambil tangannya yang masih memegang keris itu di perut nya.
Seketika itu juga Fatir pun bergerak menolong pendekar beruang hitam sambil memegangi tubuh nya dan berkata "BERTAHANLAH!!! ENGKAU PASTI AKAN SELAMAT!!! BERTAHANLAH PENDEKAR BERUANG HITAM!!!" ucap Fatir terlihat raut wajah panik bercampur satu dengan kesedihan dimatanya saat itu.
Pendekar beruang hitam pun berkata "Tidak perlu berbohong padaku pendekar mata elang, seperti nya waktu ku tidak akan lama lagi, ku mohon padamu balaskan lah dendam ku pada penjahat itu dan tolong jaga kan rayhan untukku" Ucap pendekar beruang hitam yang kemudian tidak sadarkan diri setelah mengatakan hal itu
Fatir yang melihat hal itu pun berteriak "AAAAAAARRRRRRRRRHHHHHHGGGGGGG" Sambil menahan tubuh pendekar beruang hitam dan air mata pun berlinang di kedua matanya.
Rayhan yang dari kejauhan sambil menjaga pendekar naga hitam pun menyaksikan hal itu dan merasa sangat sedih akibat hal itu namun karena dirinya tidak bisa berbuat apa apa pun dirinya hanya pasrah menyerah kan semua itu pada Fatir untuk membalaskan apa yang telah di lakukan pada saudaranya itu yaitu pendekar beruang hitam.
"HAHAHAHA, JANGAN CENGENG PENDEKAR!!! MARI KEMBALI BERSENANG-SENANG DENGANKU, HAHAHA" ucap pendekar lembah darah sambil tersenyum ke arah Fatir.
Fatir yang melihat hal itu pun tiba-tiba terbakar emosinya kemudian menurunkan tubuh pendekar beruang hitam terbaring di lantai dan dirinya pun bangkit dan berkata sambil menunjuk ke arah pendekar lembah darah "KAU AKAN SEGERA MENEMUI AJALMU SAAT INI!!!" Ucap Fatir yang langsung bergerak menyerang pendekar lembah darah saat itu.
Fatir segera melayangkan tinju nya ke arah wajah pendekar lembah darah.
Namun pendekar lembah darah menahan serangan itu dengan kedua tangannya hingga badan pendekar lembah darah pun mundur beberapa meter akibat kerasnya pukulan itu.
Ketika Fatir kembali hendak bergerak menyerang pendekar lembah darah tiba-tiba tubuh Fatir pun menjadi kaku tidak bisa bergerak seperti tubuh pendekar beruang hitam sebelumnya.
Ternyata pendekar lembah darah berhasil mengendalikan darah dalam tubuh Fatir dan membuat Fatir tidak bisa mengendalikan tubuhnya sendiri saat itu.
Fatir yang menyadari hal itu pun merasa panik sekaligus terkejut. Dia pun bertanya pada dirinya sendiri kenapa tubuhnya bisa terkena jurus dari pendekar lembah darah yang bisa mengendalikan darah dalam tubuhnya hingga tubuhnya menjadi kaku tak bisa bergerak seperti ini di bawah kendali pendekar lembah darah.
Episode 75
__ADS_1