Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 26 "Cahaya"


__ADS_3

2 orang Pasukan bambu kuning itu kini berjalan mendekati guntur karena mendapat perintah dari IBLIS ULAR PUTIH untuk menyerangnya.


Fatir masih nampak kesakitan dan darah segar dari hidungnya masih terus menetes akibat pukulan dari salah seorang pasukan bambu kuning yang menampar wajahnya tadi.


"KAU TIDAK LIHAT TEMANMU ITU BOCAH, DIA SAJA SUDAH BERDARAH DARAH BEGITU KAMI BUAT, APALAGI KAMU,HAHAHA" Ucap pasukan bambu kuning itu dengan congkak merendahkan guntur.


"TIDAK AKAN PERNAH TAHU MENANG ATAU KALAH, KALAU KALIAN TIDAK PERNAH MENCOBA MELAWAN KU, INSYA ALLAH DENGAN IZIN ALLAH AKU AKAN MENUMBANGKAN KALIAN" Ucap guntur dengan yakin dan bersiap bertarung melawan mereka berdua.


Fatir yang nampak lemah itu pun masih diselimuti rasa amarah untuk membalas perbuatan mereka, namun ia yang masih terkulai lemas itu pun terus menatap ayahnya.


kemudian ia pun teringat akan pesan kakek amin yang jikalau dirinya harus belajar mengendalikan rasa amarahnya yang tidak terkendali agar tidak mudah terjebak oleh tipu syetan didalam hatinya dengan menguasai pikirannya melalui rasa marahnya yang berapi - api itu.


Sejenak fatir memejamkan matanya dan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan nafasnya perlahan-lahan untuk menenangkan hatinya yang diselimuti rasa amarah.


Kemudian IBLIS ULAR PUTIH itu pun melihat apa yang dilakukan Fatir dan berkata "KAMU SEDANG APA BOCAH, TIDAK ADA GUNANYA KAU MELAKUKAN ITU, HAL ITU TIDAK AKAN MAMPU MENYELAMATKAN MU, HAHAHA" Ucap IBLIS ULAR PUTIH itu mengejek Fatir.


Di Samping itu Guntur pun mulai bertarung dengan 2 pasukan itu demi menyelamatkan Fatir yang sudah tidak berdaya itu dan juga ayah Fatir yang berada dalam kurungan.


"RASAKAN INI !!! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN KALIAN BERBUAT LEBIH DARI INI" Teriak Guntur sambil menyerang mereka.


Pukulan demi pukulan dan tendangan terus Guntur layangkan kepada kedua orang pasukan bambu kuning itu masih selalu mampu menangkis serangannya dan mereka berdua pun tidak tinggal diam.


"HAHAHA, KAU KIRA MUDAH UNTUK MENGALAHKAN KAMI BERDUA DASAR BOCAH BADUT" Sindir Salah satu Pasukan bambu kuning itu dengan nada menghina kepada guntur.


Serangan balasan dari mereka berdua pun juga mereka lakukan terhadap guntur, akan tetapi Guntur masih mampu mengimbangi perlawanan terhadap mereka berdua sehingga pertarungan mereka itu nampaknya dalam kondisi seimbang dari dua kubu.


Guntur pun telah sekuat tenaga mencoba melawan untuk mengalahkan mereka berdua. Namun, kekuatan guntur nampaknya masih belum mampu untuk mengalahkan mereka berdua yang terlihat masih mampu mengimbangi kemampuan bertarung guntur saat ini.

__ADS_1


"Sepertinya kemampuan ku masih belum mampu untuk mengalah mereka berdua" gumam guntur didalam hati sambil memikirkan cara untuk mengalahkan mereka berdua.


"KENAPA TERDIAM BOCAH? APA YANG SEDANG KAU PIKIRKAN? APAKAH KAU SUDAH MENYERAH UNTUK MELAWAN KAMI BERDUA? HAHAHAHA" Teriak Pasukan bambu kuning itu meledek guntur yang terdiam memikirkan rencananya.


Ketika pertarungan itu hendak mereka lanjutkan tiba - tiba Perkelahian guntur dan pasukan bambu kuning itu pun harus terhenti sejenak akibat teriakan IBLIS ULAR PUTIH.


Kemudian IBLIS ULAR PUTIH itu pun berteriak "APA YANG TERJADI PADA ANAK INI KENAPA TUBUHNYA KINI MENGELUARKAN CAHAYA KUNING, APA SEBENARNYA YANG TERJADI???" IBLIS ULAR PUTIH terkejut melihat kejadian itu.


"CAHAYA APA ITU?? KENAPA KELUAR DARI TUBUHNYA" Pasukan bambu kuning itu menatap kearah Fatir tercengang Dan mereka pun juga memperhatikan cahaya kuning yang keluar dari tubuh Fatir saat itu.


"Mungkin saja itu pertanda dia sudah akan dijemput malaikat pencabut nyawa, HAHAHA" Ucap pasukan bambu kuning yang satunya sambil terkekeh berharap agar Fatir lekas menemui ajalnya.


"FATIR, APA YANG TERJADI PADAMU APA KAU BAIK BAIK SAJA" Teriak Guntur memanggil Fatir yang masih tidak bergerak merasa khawatir.


Kemudian terdengar sayup sayup suara dari mulut Fatir "LAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYIL ADZIM" Ucap Fatir sambil berusaha bangkit dari lantai yang membuat cahaya kuning di tubuhnya menjadi semakin terang sehingga membuat IBLIS ULAR PUTIH itu melepaskan injak kan kakinya dari tubuh Fatir dan mundur beberapa langkah menjauhi tubuh Fatir karena terkejut melihat Fatir yang bisa bangkit dari keadaan nya saat ini.


Sinar itu pun semakin terang dan membuat semua yang melihatnya pun menutupi wajah mereka dengan tangannya masing masing dan tidak bisa melihat apapun karena cahaya itu terlalu silau dipandang mata.


Fatir pun merasakan badannya seolah - olah kembali segar bugar dan sepertinya efek racun goresan MANDAU di tubuhnya itu hilang dalam sekejab.


Dan ia pun merasakan aliran darah di tubuhnya kembali mengalir deras hingga membuat tubuhnya merasakan sesuatu yang bergerak mengalir didalam tubuhnya yang membuatnya kembali bisa menggerakkan tubuhnya kembali.


Fatir pun segera berdiri dan merasakan tubuhnya lebih energik dari sebelumnya. Penglihatan Fatir tentang jurus - jurus dari elang sang malaikat yang sebelumnya ia latih di dimensi alam mimpi kemarin pun semakin terlihat jelas kembali di pandangannya & Tulisan "LAM ALIF" yang berada di mata kanan Fatir pun kini nampak bersinar.


IBLIS ULAR PUTIH pun menyadari akan tanda "LAM ALIF" yang bersinar dimata Fatir itu dan matanya pun terbelalak terkejut karena menyadari akan hal itu yang ternyata merupakan suatu tanda dari kekuatan MATA ELANG yang sangat legendaris yang sering diceritakan tentang ciri ciri pemilik kekuatan itu. karena tidak sembarang orang mendapatkan kemampuan itu karena hanya orang terpilih yang mendapatkannya.


"AAAAAH, AKU TIDAK PEDULI APA YANG TERJADI PADAMU, RASAKAN SERANGAN KU INI" Langsung Satu pasukan bambu kuning yang sudah tidak sabar lagi bergerak ingin mencabut nyawa Fatir sambil memegang sebilah MANDAU di tangannya dan kembali melayangkan tebasan ke arah Fatir dari belakangnya.

__ADS_1


Namun Fatir yang sekarang sudah berbeda dari sebelumnya, kini gerakannya semakin cepat dan membuat Fatir terlalu mudah menghindar dari serangan MANDAU yang berkali kali dilakukan pasukan bambu kuning itu terhadapnya.


Semua serangan yang dilakukan berkali-kali oleh salah seorang pasukan bambu kuning itu pun nampak terlalu lambat dalam pandangan Fatir saat ini Oleh sebab itu terlalu mudah baginya menghindari serangan serangan kecil seperti itu.


Kemudian gerakan mereka berdua terhenti sejenak dikarenakan serangan dari pasukan bambu kuning itu terhenti akibat dirinya yang kelelahan hingga nafasnya terengah-engah akibat serangan yang dibuatnya tidak ada yang mengenai Fatir sedikit pun.


"BOCAH KURANG AJAR, SYETAN APA YANG MERASUKI MU HINGGA MEMBUATMU MAMPU BERGERAK SECEPAT INI" Pungkasnya sambil memelototi Fatir yang berjarak sekitar 2 meter didepannya hingga tetesan keringat diwajahnya pun nampak deras bercucuran akibat hal itu.


"Sekarang kita gantian saatnya giliran ku yang menyerang," Ucap Fatir yang sedari tadi hanya menghindar dan terlihat mempermainkan satu orang pasukan bambu kuning yang menyerang nya sambil memasang kuda kuda untuk menyerang.


Fatir pun melayangkan pukulannya "DAAAAK" tak disangka satu pukulan tepat mengenai wajah pasukan bambu kuning itu dan kecepatan pergerakan Fatir pun meningkat dari sebelumnya.


Hal itu membuat salah seorang pasukan bambu kuning itu terlempar sejauh 3 meter dari tempatnya berdiri dan terjatuh tepat mengenai temannya yang berada dibelakangnya "GUBRAAAAK" maka Benturan keduanya pun tidak dapat terelakkan lagi hingga kedua orang itu kesakitan dan pingsan akibat tabrakan yang sangat keras itu dibuatnya, sehingga hal itu membuat IBLIS ULAR PUTIH nampak sangat kesal dan dadanya pun panas melihatnya.


Guntur yang menyaksikan hal itu nampak senang karena Fatir telah mengalahkan dua orang itu dengan mudah. Tapi guntur masih bingung apa yang sebenarnya terjadi Fatir kenapa dia bisa jadi sekuat ini pikir guntur sambil terus menatap Fatir.


"Dasar 2 orang tidak berguna, ku pikir aku tidak perlu membuang tenaga dan mengotori bajuku kali ini, ternyata harus aku juga yang menyelesaikan 2 bocah ini" Ucap IBLIS ULAR PUTIH yang terlihat sangat marah dan segera berjalan pelan mendekat ke arah Fatir yang masih diselimuti cahaya kuning itu.


Fatir pun kini membalikkan badan dan menatap IBLIS ULAR PUTIH itu dan berkata "SEKARANG GILIRAN MU" Ucap Fatir sambil menunjuk ke arah IBLIS ULAR PUTIH itu dengan tatapan tajamnya.


Guntur pun mendekati Fatir sambil memegang kedua bahu Fatir dan bertanya "Apa yang terjadi padamu Fatir apa kau baik baik saja?" Ucap Guntur masih mengkhawatirkan Fatir.


"Tenanglah guntur aku baik baik saja semua terjadi atas pertolongan Allah, mari kita habisi dia IBLIS ULAR PUTIH yang telah membunuh teman ayahku jaka dan tubuh yang ia gunakan sekarang adalah tubuh jaka yang telah di ambil nya secara paksa sehingga jaka harus meregang nyawa dibuatnya" Ucap Fatir menjelaskan kepada guntur.


Guntur pun terkejut mendengar hal yang disampaikan fatir, dia nampak tidak percaya ternyata orang itu adalah IBLIS yang mengambil jasad manusia untuk dijadikan sebagai wadahnya hidup dan menamakan dirinya sebagai IBLIS ULAR PUTIH.


"ASTAGHFIRULLAHAL ADZIM, Sungguh kejam sekali kau IBLIS, tabiat mu memang sesuai dengan namamu, kami berdua akan segera mengirim mu ke neraka" Ucap guntur sambil menepuk bahu Fatir tanda mereka akan bekerjasama untuk mengalahkan IBLIS ULAR PUTIH itu.

__ADS_1


Syamsuri yang sedari tadi tidak bisa berbuat apa-apa pun hanya bisa menatap Fatir dengan mata berkaca kaca dan sambil berdoa didalam hatinya agar dirinya dapat diselamatkan oleh Fatir dari tempat ini.


Episode 26


__ADS_2