Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 37 "Melindungi"


__ADS_3

IBLIS ULAR PUTIH terlihat menatap tajam Fatir yang berada di hadapan nya. Dirinya seperti sedang menatap mangsa yang akan segera menerkam buruan.


"SEBENTAR LAGI KAU TIDAK AKAN MENJADI BANYAK BICARA LAGI" Ucap IBLIS ULAR PUTIH yang matanya merah menyala dengan tatapan serius menatap Fatir saat itu.


"SREEEEEK" Pergerakan tubuh IBLIS ULAR PUTIH saat ini meningkat pesat, Fatir yang saat itu tidak siap ternyata terhempas akibat serangan yang di lakukan dengan tendangan dari IBLIS ULAR PUTIH.


"BRAAAAAAAAK" Fatir yang tidak menduga hal itu pun terpental sejauh 7 meter dan terhenti oleh dinding ruangan yang terlihat retak akibat benturan itu.


Terlihat darah keluar dari sudut bibir Fatir. Dan Fatir pun segera mengelap nya dengan tangannya kemudian berkata "Ah, ternyata kekuatanmu lumayan juga ucap Fatir, sekarang aku tidak akan bermain main lagi dengan mu yang sekarang" Ucap Fatir tersenyum tipis dan memasang wajah serius.


"Fatir apakah kau tidak apa apa nak?" Ucap ayah Fatir mengkhawatirkan keadaan Fatir saat itu.


Fatir yang sudah bangkit pun berbicara kepada ayahnya "Tenanglah ayah, bantulah aku dengan doamu, agar aku dapat mengalahkan IBLIS ULAR TERKUTUK itu" Ucap Fatir yang memperlihatkan wajah penuh semangat untuk menghajar balik IBLIS ULAR PUTIH.


"APA? KAU BERANI MEMANGGILKU APA??? KAU MASIH BISA SOMBONG TERNYATA BOCAH TENGIK !!! AKAN KU BUAT KAU MENELAN KATA KATAMU SENDIRI!!! " Teriak IBLIS ULAR PUTIH sambil menyerang Fatir kembali dengan amarah yang memuncak.


Pertarungan sengit antara mereka berdua pun begitu cepat, hingga orang disekitar dan pasukan bambu kuning yang menyaksikan hal itu hanya melihat dinding yang tiba tiba rusak, lantai yang tiba tiba remuk, dan suara suara hempasan begitu nyaring saat pertarungan terjadi di antara keduanya.


Fatir yang saat itu semakin kewalahan karena tenaganya terkuras akibat pertarungan dengan IBLIS ULAR PUTIH itu pun menurunkan tempo pertarungan nya.


"KENAPA BOCAH TENGIK? APAKAH KAU SUDAH MULAI KELELAHAN? SEGERA PULANG KE RUMAH DAN MINTA IBUMU MEMBUATKAN SUSU UNTUKMU!!! HAHAHA" Sindir IBLIS ULAR PUTIH kepada Fatir yang terlihat sudah mulai kelelahan karena tubuhnya hampir mencapai batas tenaga dalam menggunakan kecepatan gerak yang di milikinya.


Fatir yang terlihat terengah-engah itu pun meneteskan air keringatnya di lantai sambil bergumam "Apa yang harus aku lakukan untuk mengalahkan IBLIS ULAR PUTIH yang sudah berwujud asli ini, dia pasti memiliki kelemahan, aku harus menemukan kelemahannya" Pikir Fatir sambil menatap IBLIS ULAR PUTIH untuk mencari kelemahannya.


"SAAT INI KAU HARUS MENEMUI AJALMU, BOCAAAAAAHH" Teriak IBLIS ULAR PUTIH sambil melancarkan serangan nya kembali kepada Fatir.


Fatir yang saat itu sudah terlalu lelah pun ketika ingin bergerak ternyata tubuhnya tidak bisa di gerakkan sama sekali untuk menghindar. Sehingga dirinya seperti kehabisan tenaga sama sekali dan akhirnya serangan itu sudah mendekati tubuh Fatir dan "BAAAAAAAK" Terdengar sangat nyaring serangan itu yang ternyata ketika Fatir di serang itu dirinya memejamkan matanya karena sudah bisa bergerak lagi.

__ADS_1


Namun ternyata ayahnya Syamsuri melindungi tubuh anaknya dari serangan itu hingga mereka berdua terpental akibat serangan itu.


Fatir yang terkejut menyaksikan hal itu pun hanya terdiam sejenak dan menatap ayahnya yang ternyata melindungi nya dari serangan IBLIS ULAR PUTIH tadi.


"A-a-yah, kenapa kau membiarkan dirimu di serang seperti ini? " Ucap Fatir yang terkejut dan matanya pun berkaca kaca melihat ayahnya.


"Te-te-tenanglah nak, inilah tugas seorang ayah terhadap anaknya, yaitu melindungi anaknya dari marabahaya, ini lah bentuk rasa sayang ayah terhadap mu fatir, dan jikalau ayah tidak bisa bertemu dengan ibumu nanti, maka tolong sampaikan padanya bahwa ayah mencintai nya dan juga dirimu Fatir" Ucap ayah Fatir yang kesakitan sambil terbata - bata menyampaikan pesan itu pada Fatir.


"HAHAHAHA, DASAR BOCAH TIDAK BERGUNA , AKIBAT KEBODOHAN DIRI SENDIRI AKHIRNYA AYAHMU MERASAKAN SERANGAN ITU, MUNGKIN SEBENTAR LAGI AYAHMU AKAN MENEMUI AJALNYA, AKIBAT ANAK NYA YANG TIDAK BISA MELINDUNGI ORANG TUANYA, HAHAHA" IBLIS ULAR PUTIH tertawa puas melihat hal itu.


Ayah Fatir pun pingsan setelah menyampaikan hal itu tadi. Fatir yang melihat ayahnya tidak sadarkan diri itu pun terlihat sedih dan sangat marah sambil menangis serta berteriak "AYAAAAAAAAAAAH" Dan sesaat kemudian dirinya pun kembali tidak sadarkan diri hingga badannya pun melayang setinggi satu meter.


Tangan dan kakinya membentang seperti membentuk huruf X tubuhnya lagi lagi diselimuti cahaya merah pekat yang agak kehitaman.


IBLIS ULAR PUTIH yang melihat hal itu mengingat kejadian di hutan dan berkata "APAKAH HAL ITU AKAN KEMBALI TERJADI LAGI? TAPI TENANG SAJA WUJUD KU SEKARANG BUKAN LAGI MANUSIA, ARTINYA AKU SUDAH MELEBIHI DIRINYA" Gumam IBLIS ULAR PUTIH sambil bersiap menyerang Fatir.


Fatir yang telah memukul IBLIS ULAR PUTIH itu hingga keluar ruangan pun terus menatap sekeliling, dan mengarah kan pandangannya kepada PENDEKAR BUAYA PUTIH.


PENDEKAR BUAYA PUTIH yang menyadari hal itu pun berkata "BEDEBAH, TERNYATA KAU BERANI MENANTANG KU!!! AKU TIDAK AKAN KASIAN PADAMU BOCAH INGUSAN!!!" PENDEKAR BUAYA PUTIH langsung melompat dan berdiri di hadapan Fatir sambil memasang kuda kuda untuk menyerang Fatir.


Fatir pun menyerang PENDEKAR BUAYA PUTIH dengan serangan pukulannya. Namun PENDEKAR BUAYA PUTIH masih mampu Menghindari serangan itu dan dirinya pun masih sempat mencoba membalas menyerang Fatir namun selimut cahaya merah kehitaman itu tidak bisa di tembus sehingga PENDEKAR BUAYA PUTIH berpikir bahwa dirinya tidak bisa melawan Fatir hanya dengan serangan biasa.


Kemudian PENDEKAR BUAYA PUTIH pun merangkak kan badan nya di lantai dan berucap "WAHAI RAJA BUAYA PUTIH , KELUARLAH!!! " ucap PENDEKAR BUAYA PUTIH saat itu juga tiba tiba tubuhnya di selimuti cahaya putih dan sesaat setelah itu terlihat dirinya telah berubah menjadi seekor buaya putih yang memakai mahkota raja.


Sementara itu IBLIS ULAR PUTIH yang terlempar keluar ruangan itu pun sedikit merasakan efek dari serangan fatir saat itu, kini dirinya berusaha bangkit dari tanah yang cuaca diluar ruangan itu nampak hujan gerimis.


"Dahsyat sekali serangannya, hingga aku tidak bisa melihat serangan itu, bahkan aku tidak sempat menghindar dari serangannya. Apakah ini kekuatan sebenarnya dari Mata elang yang di maksud, mungkin kalau aku tidak berubah menjadi wujud ini kemungkinan aku bisa tewas dengan cepat di buatnya" Ucap IBLIS ULAR PUTIH yang nampak terkejut memikirkan serangan dari fatir saat itu.

__ADS_1


"BOCAH IBLIS!!! KAU PASTI AKAN KU ANTAR KE NERAKA!!!" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH sambil bergerak kembali menyerang fatir dengan penuh emosi.


Fatir yang saat itu melihat serangan itu pun langsung menghindar dan segera memegang ekor PENDEKAR BUAYA PUTIH itu dan melemparkannya ke langit langit ruangan itu hingga terbentur keras dan kembali lagi terjatuh ke lantai.


"AAAARRRGGH" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH yang terhempas oleh Fatir sambil mengernyitkan matanya.


"BOCAH INI SANGAT KUAT, SEPERTINYA AKU TIDAK BISA MENYERANGNYA SENDIRIAN" Gumam PENDEKAR BUAYA PUTIH.


"IBLIS ULAR PUTIH Kemarilah, mari kita serang dia bersama sama" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH kepada IBLIS ULAR PUTIH yang saat itu berada di luar ruangan.


Seketika itu IBLIS ULAR PUTIH langsung masuk ke dalam ruangan dengan cepat hingga telah berada di samping dari PENDEKAR BUAYA PUTIH.


Kini mereka berdua merencanakan untuk menyerang Fatir bersama sama agar kekuatan mereka bisa melebihi kekuatan Fatir saat ini.


Karena menurut PENDEKAR BUAYA PUTIH kalau mereka hanya menyerang sendiri sendiri sepertinya kekuatan mereka masih kalah dengan Fatir yang saat ini sedang tidak sadar dan dirinya berada dalam kendali kekuatan itu yang menguasai amarahnya.


"SLAAAAASH" Fatir pun bergerak menyerang mereka berdua secara tiba tiba, namun mereka berhasil menghindar meskipun hampir terlambat bergerak namun keberuntungan masih berada di pihak mereka saat itu.


Mereka pun menyerang Fatir bersama sama, kini Fatir menyerang sekaligus menghentikan serangan mereka dari semua arah, karena kecepatan PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH juga sudah bertambah cepat maka mereka sekarang memanfaatkan kecepatan itu untuk menyerang Fatir agar dirinya terpojok.


Sekitar 5 menit pertarungan balas menyerang itu terjadi hingga akhirnya tenaga PENDEKAR BUAYA PUTIH dan IBLIS ULAR PUTIH juga hampir mencapai batas. Tapi tidak dengan Fatir dirinya masih memiliki kekuatan yang cukup karena dirinya di kendalikan kekuatan amarah nya itu hingga dia tidak bisa merasakan lelah pada tubuhnya saat itu.


PENDEKAR BUAYA PUTIH yang sadar bahwa dirinya tidak bisa bertahan lebih lama lagi menggunakan kekuatan RAJA BUAYA PUTIH itu pun segera berkata pada IBLIS ULAR PUTIH agar mereka berdua harus menggunakan jurus andalan mereka berdua yaitu ILMU PENYATU SUKMA.


Yaitu menyatukan tubuh mereka berdua hingga menjadi satu tubuh dengan dua kesadaran. Hal itu dapat meningkatkan kekuatan yang lebih dahsyat dan juga meningkatkan kecepatan lebih dari sebelumnya. Namun jurus ini tidak bisa bertahan lebih dari 2 menit karena jurus itu dapat menguras tenaga lebih banyak sehingga tidak mampu bertahan lebih lama. Jika di paksakan melebihi dari waktu 2 menit maka resiko yang akan mereka alami adalah tubuh mereka tidak bisa berpisah kembali dan selamanya mereka terjebak dalam penyatuan sukma itu dan mereka pun akan segera mati kurang dari 24 jam akibat sukma mereka berebut satu sama lain untuk saling melenyapkan di dalam jasad itu nantinya.


Episode 37

__ADS_1


__ADS_2