Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 40 "Lepas Kendali"


__ADS_3

Terlihat Fatir bergerak di udara menuju arah hutan dengan cepat. Dirinya yang masih di selimuti cahaya merah kehitaman itu menerangi hutan yang sangat gelap itu hingga terlihat Fatir sedang mengejar seseorang yang berlari di hutan itu.


Seseorang itu berpakaian hitam dan mengenakan penutup mata. Dan ternyata orang itu lah yang membawa ayah Fatir yang saat itu masih dalam keadaan pingsan di tempat pasukan bambu kuning sebelumnya yang tidak di sadari oleh mereka semua di sana.


Fatir pun tiba tiba menghadang pergerakan seseorang itu di depannya dengan posisi masih di atas tanah yang berjarak 3 jengkal dari kakinya.


Seseorang itu pun menghentikan langkahnya ketika sudah melihat Fatir berada di hadapan nya.


Kemudian Fatir pun menyerang orang itu dengan menghempaskan pukulan dari arah atas ke orang itu dengan sangat keras.


Orang itu pun berhasil menghindari serangan itu sambil berteriak kepada Fatir "FATIR, BERHENTILAH INI AKU KAKEK AMIN, AKU SEDANG MENYELAMATKAN AYAHMU DARI KEADAANNYA SAAT INI" Ucap kakek amin sambil membuka kain hitam penutup wajahnya dengan berteriak meminta Fatir menghentikan serangan nya terhadap mereka berdua.


Fatir yang saat itu masih di kuasai amarahnya pun tidak bisa mendengar apa yang di sampai kan oleh kakek amin terhadapnya.


Dan dirinya pun tetap berusaha menyerang kakek amin yang sedang menggendong ayahnya saat itu tanpa sadar.


Kakek amin masih terus berusaha menyadarkan Fatir dengan terus berteriak "FATIR, SADARLAH, SADARLAH, JANGAN BIARKAN EMOSIMU LAGI LAGI MENGUASAI DIRIMU MENGGUNAKAN KEKUATAN MATA ELANG ITU" Ucap kakek amin yang masih terus berusaha mengingat kan Fatir yang belum sadar.


Namun hal itu tetap tidak membuat Fatir sadar. Tatapan Matanya yang kini menjadi hitam pekat seperti seseorang yang telah benar-benar hilang kendalu atas dirinya.


Bahkan dia terus menyerang kakek amin dan serangan serangan itu juga mengenai pohon pohon di sekitar tempat mereka bertarung itu.


Terlihat banyak sekali Batang - batang pohon yang tumbang akibat serangan Fatir di sekitaran tempat itu.


Bahkan pada saat kakek amin hendak menghindari serangan Fatir ternyata pohon yang tumbang itu hampir menimpa kakek amin dan ayah Fatir yang digendong kakek amin saat itu.


Namun, kakek amin yang menyadari hal itu masih mampu menyelamatkan diri mereka dari jatuhnya pohon itu hingga mereka berdua masih dapat terselamatkan dari bahaya itu.

__ADS_1


Kakek Amin yang berlindung di balik tumpukan pohon yang tumbang itu pun sambil menatap ke arah Fatir dan bergumam "Bagaimana cara menyadarkan keadaan nya saat ini? Apa yang harus ku lakukan agar dirinya sadar kembali? " Ucap kakek amin sambil memikirkan cara apa yang tepat untuk menyadarkan Fatir.


Kini Fatir bergerak menyerang tidak tahu arah bahkan dirinya juga menengadah kan wajahnya ke langit dan terus berteriak hingga mulutnya terbuka lebar seperti seseorang yang sedang merasa sangat kesakitan.


Sementara itu di dalam jiwa Fatir.


Nampak Fatir yang seperti baru tersadar itu terlihat sedang berada di dalam tempat kosong yang di kelilingi 7 pintu.


Masing-masing pintu itu terdapat tulisan yang menyebutkan tentang anggota 7 pada tubuh.


Namun, pada masing-masing pintu itu terdapat sosok bayangan hitam besar seperti sebelumnya yang menjaga pintu itu dan juga berjumlah 7 sosok bayangan hitam yang menjadi penjaga pintu pintu di dalam gerbang batin itu.


Fatir yang saat itu kebingungan melihat pintu pintu yang ada karena dia harus memilih pintu yang mana untuk dia buka dan lewati agar dirinya bisa keluar dari tempat itu secepatnya agar bisa segera menyelamatkan ayahnya.


Tiba-tiba sosok elang sang malaikat muncul dihadapannya dan menemuinya seraya berkata "FATIR, TEMPAT INI ADALAH GERBANG BATIN 7 ANGGOTA TUBUH YANG HARUS KAMU LEWATI KE SEMUANYA SECARA BERSAMAAN AGAR KAMU BISA KELUAR DARI TEMPAT INI" ucap elang sang malaikat kepada Fatir.


"Hah!!! Apa itu Gerbang Batin 7 Anggota tubuh? Bagaimana cara ku untuk bisa melewati ke semua pintunya itu tuan elang sang malaikat?


"GERBANG BATIN 7 ANGGOTA TUBUH ITU ADALAH SESUATU YANG ADA PADAMU, HAL ITU TERDIRI DARI MATA, TELINGA, LIDAH, PERUT, NAFSU, TANGAN DAN KAKI. 7 ANGGOTA TUBUH ITU HARUS DI SUCIKAN DARI PERBUATAN YANG BISA MEMBUAT RUSAK KESUCIAN ANGGOTA 7 ITU" Ucap elang sang malaikat kepada Fatir dengan terus menatap Fatir.


"Bagaimana cara menyucikan Anggota 7 itu tuan elang sang malaikat, beritahu aku agar bisa melakukan nya, aku tidak ingin terjebak dalam kondisi ini" Ucap Fatir dengan wajah memelas kepada elang sang malaikat.


"Pertama adalah Mata, hindari lah dari memandang sesuatu yang di larang dan dapat menyebabkan hatimu bertambah hitam karena pandangan yang rusak dari kesucian. Dan janganlah memandang orang lain dengan rasa penuh amarah atau pun dengan rasa kesombongan ketika memandang orang lain" Ucap Elang sang malaikat kepada Fatir.


Fatir mengangguk kan kepala nya tanda mengerti


"Kedua adalah telinga, hindari lah dari mendengar sesuatu yang membuat amarahmu berkobar, karena itu adalah kesukaan iblis agar hatimu mudah terhasut oleh segala sesuatu yang engkau dengar dengan telinga mu sehingga hal itu membuat rusak kesucian telinga mu" Lanjut elang sang malaikat.

__ADS_1


Fatir terus menyimak apa yang dikatakan elang sang malaikat padanya.


"Ketiga adalah lidah, jangan gunakan lidahmu untuk berkata-kata kasar yang bisa membuat orang lain sakit hati, karena itu akan memicu amarah orang lain untuk marah padamu, dan lidahmu akan berada jauh dari kesuciannya" Elang sang malaikat meneruskan perkataan nya.


"Keempat adalah perut, janganlah engkau memakan makanan tanpa membaca doa perlindungan agar syetan tidak ikut makan bersamamu dan mengambil berkah dari apa yang kau makan, dan jauhi makanan yang di haram kan atas dirimu untuk di makan, sehingga kesucian perutmu menjadi hilang akibat hal itu" Elang sang malaikat menatap Fatir yang menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


"Apakah kau mengerti apa yang ku katakan" Tanya elang sang malaikat kepada Fatir.


"Insya Allah mengerti tuan elang sang malaikat, aku mengerti atas apa yang kau jelaskan, namun aku ingin bertanya bagaimana cara aku melewati pintu itu semuanya secara bersamaan, bukan kah tadi kau mengatakan aku harus melewati pintu itu secara bersamaan" Tanya Fatir kepada elang sang malaikat.


Elang sang malaikat tersenyum tipis mendengar pertanyaan Fatir padanya kemudian berkata "Hal itu dapat kamu lakukan ketika kamu sudah membersihkan ke tujuh anggota tubuh itu secara bersamaan maka engkau pasti akan bisa melewati 7 pintu anggota tubuh yang ada di dalam gerbang batin ini, aku lanjutkan dulu penjelasan ku hingga sampai 7 bagian tubuh itu selesai ke jelaskan agar kau mengerti bagaimana cara membersihkan nya" Pungkasnya.


"Kelima adalah Nafsu, menjaga Nafsu dari hasrat yang tidak di perbolehkan atau di larang, agar terjaga kesucian dari Nafsu mu itu" Ucap elang sang malaikat sambil menunjuk ke arah ******** Fatir agar ia menjaganya dari hasrat itu nantinya.


"Yang keenam yaitu Tangan, menjaga tangan agar tidak berbuat kasar kepada orang lain atau melakukan hal hal yang di luar batas, tangan yang di gunakan untuk membela diri itu tidak masalah namun jika diniatkan untuk membunuh maka tanganmu telah rusak kesucian nya akibat hal itu" Tatap elang sang malaikat kepada Fatir saat itu.


"Dan terakhir yaitu yang ketujuh yakni kaki, gunakanlah kakimu untuk berjalan kepada jalan yang Allah ridhoi, bukan berjalan kepada yang hawa nafsumu inginkan, karena jika mengikuti hawa nafsumu, maka hal itu pasti akan merusak kesucian anggota akhir mu ini yaitu kaki mu itu yang pasti nafsu akan mengarahkan untuk digunakan melangkah pada sesuatu yang diharamkan" elang sang malaikat menjelaskan itu hingga akhir kepada Fatir yang masih mendengarkan nya.


"Lalu bagaimana aku harus memulai nya tuan elang sang malaikat?" Ucap Fatir bertanya.


"Kau harus mulai duduk bersila kemudian rasakan tiap tiap 7 anggota tubuhmu itu, dan taubati lah satu satu dari anggota 7 itu dimulai dari yang pertama hingga yang terakhir" Jawab Elang sang malaikat


"Dan Gunakanlah itu!!" Tunjuk Elang sang malaikat ke tasbih yang ada di leher Fatir. Tasbih itu adalah pemberian dari kakek amin sebelum nya yang kemudian dia bawa terus menerus dengan membawa nya di lehernya.


"Baiklah, aku akan segera memulai hal ini tuan elang sang malaikat" Fatir pun memulai dengan bersila di hadapan elang sang malaikat yang berdiri di samping nya dan terus memperhatikan nya.


"Silahkan Lakukanlah, kita lihat apakah kau bisa melewati hal ini ataukah tidak sama sekali, jika berhasil maka engkau akan satu langkah mendekati penguasaan terhadap kekuatan mata elang legendaris itu," elang sang malaikat melanjutkan perkataannya.

__ADS_1


"namun jika tidak maka kekuatan mata elang itu akan terus di kuasai nafsu amarahmu yang bahkan bukan hanya bisa membunuh musuh musuh mu namun juga bisa membunuh orang orang yang engkau cintai pada akhirnya nanti" Tatap elang sang malaikat dengan serius kepada Fatir yang sedang duduk bersila untuk memulai hal yang di katakan Elang sang malaikat tadi.


Episode 40


__ADS_2