Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 98 "Dimensi Gaib"


__ADS_3

Di saat Fatir selesai menyembuhkan luka guntur maka Fatir pun segera menghampiri tubuh pendekar mata iblis dan mencabut mandau terbang yang masih tertancap ditubuh pendekar mata iblis saat itu dan setelah mengambil mandau terbang dan menyimpannya di pinggangnya.


Maka Fatir pun membantu guntur untuk bangkit dari tempat itu bersama Fatir dan ketika mereka berdua ingin melangkah pergi meninggalkan tempat itu tiba-tiba "BRAAAAAK" tubuh Fatir pun langsung terjatuh pingsan menghantam tanah dan tidak sadarkan diri.


Guntur yang terkejut melihat hal itu pun segera berusaha menyadarkan Fatir namun Fatir saat itu benar-benar tidak sadarkan diri sama sekali meskipun guntur telah menggoncang kan badan Fatir berulang kali.


Ternyata tubuh Fatir telah mencapai batas kekuatan nya sehingga dia perlu waktu untuk pemulihan kekuatan di tubuhnya yang membuat diri nya saat ini tidak dapat sadarkan diri.


Guntur pun berusaha mengangkat tubuh Fatir dan mencoba membawanya pergi dari tempat itu namun ternyata ketika guntur bangkit dengan mengangkat tubuh Fatir bersamanya tiba-tiba pendekar mata iblis telah berdiri di belakang nya dan berkata "KAU MAU PERGI KE MANA BOCAH!!!" ucap pendekar mata iblis terkekeh sambil tersenyum jahat padanya.


Guntur yang terkejut melihat pendekar mata iblis yang kembali berdiri di hadapannya seperti seseorang yang tidak mengalami apapun itu pun membuat guntur bertanya-tanya dan berkata "APA YANG TERJADI PADAMU??? BUKANKAH DIRIMU TELAH MATI OLEH TUSUKAN MANDAU TERBANG???" tanya guntur dengan wajah kebingungan dan sedikit ketakutan.


"HAHAHA, KEBERUNTUNGAN MASIH BERPIHAK PADAKU, SEBELUM MANDAU TERBANG ITU MENUSUK TUBUHKU, AKU TELAH MERASAKAN HAWA MANDAU TERBANG ITU SEHINGGA AKU MEMILIKI KESEMPATAN MENGGUNAKAN JURUS MELEPASKAN JIWA YANG KU GUNAKAN UNTUK PERGI DARI TUBUH KU SEMENTARA WAKTU, DI SAAT ITULAH JIWA KU BERADA DI DIMENSI RUH DAN HANYA BISA MENYAKSIKAN APA YANG KALIAN PERBUAT PADA TUBUHKU ITU" Ucap pendekar mata iblis menjelaskan hal itu.


"SAAT AKU INGIN MENCOBA KEMBALI KE TUBUHKU LAGI TERNYATA TUBUHKU TIDAK BISA KEMBALI DI KARENA KAN MANDAU TERBANG YANG MASIH TERTANCAP DI TUBUH KU ITU MENGHALANGI JIWA KU UNTUK KEMBALI KE DALAM TUBUH KU SAAT ITU," lanjut pendekar mata iblis sambil melangkah kan kakinya mendekati ke arah guntur.


"NAMUN LAGI LAGI KEBERUNTUNGAN ITU MASIH BERADA DI PIHAK KU, KARENA DI SAAT BOCAH ITU MENCABUT MANDAU TERBANG NYA MAKA DI SAAT ITU PULA JIWA KU BISA KEMBALI LAGI MASUK KE DALAM TUBUHKU ITU TANPA KALIAN SADARI BAHWA AKU TELAH KEMBALI KE DALAM TUBUHKU, HAHAHA" Kata pendekar mata iblis sambil tertawa menceritakan hal itu pada guntur yang terlihat terkejut mendengar penjelasan dari pendekar mata iblis padanya.


"APAA??? SIALAN!!! KU PIKIR KAU TELAH KEMBALI KE NERAKA TERNYATA KAU MASIH BISA HIDUP!!!" Sahut Fatir yang merasa kesal dan terus menatap pendekar mata iblis.


"HAHAHA, KENAPA??? KAU INGIN MEMBUNUH KU??? KEMARILAH??? SILAHKAN??? APAKAH KAU MASIH MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK HAL ITU??? SEPERTI NYA TIDAK, HAHAHA" Ejek pendekar mata iblis yang terlihat sangat meremehkan kemampuan guntur yang berada di hadapan nya.

__ADS_1


"AKU BUKANNYA TIDAK INGIN MEMBUNUH MU, AKU HANYA TIDAK INGIN MELIHAT MU MATI SEMUDAH ITU" Ucap guntur dengan wajah santainya seperti meledek pendekar mata iblis.


"APA MAKSUD MU??? KAU TIDAK AKAN PERNAH BISA MEMBUNUHKU, BAHKAN BOCAH MATA ELANG ITU SAJA TIDAK MAMPU MELAWAN KU APALAGI DIRIMU YANG TIDAK MEMILIKI KEKUATAN APAPUN UNTUK MELAWAN KEKUATAN IBLIS SEPERTI KU, HAHAHAHA DASAR PEMBUAL HANDAL" Ucap pendekar mata iblis sembari tertawa lepas di hadapan guntur yang masih memegangi tubuh Fatir yang masih pingsan.


"TENTU SAJA AKU BISA MEMBUNUHMU, NAMUN AKU TIDAK AKAN MEMBUNUHMU DISINI, JIKA KAU MEMANG BERANI MAKA JANGAN LAWAN AKU DI TEMPAT INI TAPI MARI BERTARUNG DI DIMENSI GAIB, APAKAH KAU TAKUT???" Tantang guntur sambil menunjuk jarinya ke arah pendekar mata iblis saat itu.


"HAHAHA, LAGI LAGI KAU SANGAT PANDAI MEMBUAL, KAU PIKIR AKU TAKUT UNTUK MELAWAN MU DI DIMENSI GAIB, AKU TIDAK AKAN PERNAH TAKUT PADA SIAPAPUN BAHKAN TUHAN SEKALIPUN, HAHAHA" Sahut pendekar mata iblis dengan penuh keangkuhan yang teramat sangat pada dirinya.


"JIKA MEMANG BENAR BEGITU, MARI KITA MELAKUKAN PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI DI DIMENSI GAIB SAAT INI" Ucap guntur memastikan tantangannya itu benar benar di Terima oleh pendekar mata iblis saat itu.


"HAHAHA, BAIKLAH JIKA ITU MEMANG YANG KAU INGINKAN, AKU AKAN MENERIMA TANTANGAN MU, DAN JIKA AKU BERHASIL MENGALAHKANMU, MAKA KAU BERSAMA BOCAH ITU AKAN MENJADI TUMBAL UNTUK MENYEMPURNAKAN KEKUATAN KU, HAHAHA" Ucap pendekar mata iblis yang meminta menjadikan guntur dan Fatir sebagai tumbal jika dirinya memenangkan pertarungan hidup dan mati antara dirinya melawan guntur nanti.


"BAIKLAH, NAMUN PERLU DI INGAT JIKA AKU YANG MEMENANGKAN PERTARUNGAN ITU MAKA KAU HARUS MENINGGALKAN KAMI DAN PERGI DARI TEMPAT INI SELAMA NYA!!!" Sahut guntur dengan nada keras pada pendekar mata iblis.


"BAIKLAH, AKU SEBAGAI LELAKI TIDAK AKAN PERNAH MENARIK OMONGAN YANG KELUAR DARI MULUTKU, DENGAN IZIN ALLAH AKU PASTI AKAN MENGALAHKAN MU MAKHLUK TERKUTUK" Sahut guntur sambil menunjukkan jarinya ke atas sebagai tanda bahwa dirinya menyerah kan segala sesuatu nya kepada Allah Ta'ala.


Kemudian pendekar mata iblis pun membuka portal dimensi gaib di hadapan mereka saat itu dan ketika portal dimensi itu terbuka maka pendekar mata iblis pun berkata "AYO MASUK, AGAR KAU BISA MENYADARI BETAPA BODOHNYA KEPUTUSAN MU SAAT INI, HAHAHA" ucap pendekar mata iblis yang terus meremehkan guntur.


"JANGAN TERLALU SOMBONG!!! KITA LIHAT SAJA NANTI!!! AKU AKAN TETAP MEMBAWA FATIR UNTUK IKUT BERSAMAKU KE SANA KARENA AKU TIDAK BISA MENINGGAL KAN NYA SENDIRIAN DI TEMPAT INI" ucap guntur yang menginginkan kalau Fatir tetap ikut bersamanya untuk pergi ke dimensi gaib.


"TIDAK MASALAH, TENTU SAJA ITU MEMBUAT KU LEBIH MUDAH UNTUK MEMBAWA KALIAN BERDUA MENJADI TUMBAL MERAIH KEKUATAN KESEMPURNAAN KU NANTI, HAHAHA" ucap pendekar mata iblis sambil berjalan masuk ke dalam portal dimensi gaib yang di buatnya.

__ADS_1


Guntur yang mendengar perkataan itu pun nampak mengernyitkan dahi nya tanda bahwa dirinya tidak suka dengan perkataan yang di ucapkan oleh pendekar mata iblis padanya tadi.


namun dirinya tetap berjalan melangkah sambil memapah tubuh Fatir yang masih pingsan itu untuk masuk bersama sama ke dalam portal dimensi gaib yang dibuat oleh pendekar mata iblis untuk menuju tempat pertarungan hidup dan mati antara mereka semua yang menjadi pertaruhan demi menyelamatkan nyawa mereka berdua dari pendekar mata iblis.


Di saat guntur memasuki portal dimensi gaib itu bersama Fatir yang masih pingsan maka saat itu pula portal dimensi gaib itu memunculkan kilatan cahaya ke langit yang sangat terang sekilas memenuhi tempat itu dan setelah kilatan cahaya itu muncul maka sesaat itu juga tempat itu seketika berubah menjadi gelap kembali yang hanya menyisakan tempat yang hancur akibat pertarungan sebelum nya yang mereka lakukan di tempat itu.


Kemudian para pasukan bambu kuning yang menyaksikan kilatan cahaya itu pun segera bergerak menuju arah cahaya itu dan saat mereka berada di dekat lubang yang di buat oleh pendekar mata iblis dengan tombak raja neraka sebelum nya pun mereka semua nampak melihat iblis ular putih yang berdiri mematung di tempat itu.


Mereka pun mendekati iblis ular putih yang saat itu mematung dan ketika itu mereka semua menatap iblis ular putih dan mencoba menanyakan apa yang terjadi pada diri nya.


Iblis ular putih pun hanya bisa menggerakkan bola matanya dan memberi isyarat dengan menatap ke arah jarum es pencabut jiwa miliknya yang tertancap pada dadanya saat itu.


Kemudian salah satu pasukan bambu kuning itu pun mencabut jarum es pencabut jiwa yang menancap di dada iblis ular putih itu dan "CRAAK" setelah jarum itu tercabut maka saat itu pula iblis ular putih itu dapat berkata "MEREKA PERGI KE DIMENSI GAIB!!!" Ucap iblis ular putih dengan keras pada mereka semua yang ada di tempat itu.


"APA MAKSUD MU??? CERITAKAN LAH PELAN PELAN PADA KAMI SEMUA, APA YANG TERJADI PADAMU HINGGA MEMATUNG SEPERTI INI!!!" tanya salah satu pasukan bambu kuning yang mengomandoi pergerakan mereka saat itu.


"AKU MENJADI PATUNG SEPERTI INI AKIBAT ULAH BOCAH MATA ELANG ITU!!! AKU TERKENA JARUM ES PENCABUT JIWA MILIKKU SENDIRI KARENA DIRINYA, BERUNTUNG JARUM ES PENCABUT JIWA ITU TIDAK AKAN MEMBUNUH PENGGUNANYA, JIKA TIDAK AKU PASTI SUDAH BERAKHIR DI TEMPAT INI" Ucap iblis ular putih menjelaskan pada mereka semua.


"LALU APA MAKSUDMU TENTANG DIMENSI GAIB TADI???" Tanya salah satu dari pasukan bambu kuning pada iblis ular putih.


"SEBELUM DIRIKU MEMATUNG, AKU TELAH MELEPASKAN SATU ULAR PUTIH MILIKKU UNTUK BERSEMBUNYI DARI BOCAH ELANG ITU, KETIKA DIRINYA TIDAK MENYADARI HAL ITU, MAKA ULAR PUTIH MILIKKU ITU MENGIKUTI MEREKA KE DALAM LORONG BAWAH TANAH INI DAN DI SANA MEREKA BERTARUNG, TAPI KINI MEREKA SEMUA PERGI KE DIMENSI GAIB DAN AKAN MELAKUKAN PERTARUNGAN DI SANA" Ucap iblis ular putih menjelaskan apa yang di ketahuinya tentang kepergian mereka bertiga ke dimensi gaib untuk melakukan pertarungan hidup dan mati.

__ADS_1


Episode 98


__ADS_2