
Episode 124
Pertarungan pendekar mata iblis dan fatir saat itu pun membuat hawa disekitar tempat itu sangat menegangkan dan pertarungan mereka pun di warnai dengan kilatan cahaya warna warni yang terus menerus menerangi pertarungan mereka akibat kilatan dari gesekan antara kedua senjata mereka berdua yang sangat dahsyat itu.
"SREEEEEKK" Pendekar mata iblis pun menggerakkan tombak nya mengarah lurus ke kepala Fatir.
"WUUUUSH" Fatir yang menyadari bahaya itu pun segera menangkis serangan tombak itu dengan mandau nya dan bergerak ke sebelah kiri.
Serangan pendekar mata iblis yang berhasil di hindari Fatir itu pun membuat pendekar mata iblis semakin emosi dan kembali menghunus kan tombak nya dengan cepat mengarah ke bagian paha Fatir "SEEEEEEEEEFFFFTT".
lagi lagi Fatir pun menepis ujung tombak itu dengan bilah mata mandau nya "TRAAAAAANG" hingga menimbulkan percikan api di antara kedua senjata pusaka mereka.
Pendekar mata iblis pun berputar sambil memegang tombak nya yang seperti terlempar akibat dari benturan yang terjadi itu.
Namun tidak dengan mandau yang di pegang Fatir karena mandau itu masih di posisi saat Fatir menangkis serangan tombak dari pendekar mata iblis itu dan tulisan "bismillahirrohmanirrohim" di mandau itu pun tiba-tiba bercahaya kedap kedip yang berwarna merah seperti menandakan sesuatu.
Fatir yang melihat hal itu pun nampak kebingungan apa yang sedang terjadi pada mandau itu hingga membuatnya menjadi seperti itu pada tulisannya.
Pendekar mata iblis yang masih sangat bernafsu itu pun kembali menyerang dan menggunakan tombak nya dengan lebih buas dari sebelumnya hingga membuat lantai lantai di tempat itu seperti meledak akibat terkena hawa dari kekuatan tombak yang di gunakan pendekar mata iblis saat itu.
Fatir pun meletakkan mandau nya itu tepat di depan dadanya dengan kedua tangannya yang menggenggam erat mandau yang masih nampak bercahaya kedap kedip itu dan Fatir pun perlahan lahan mengucapkan kalimat "LA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAH" sambil memejamkan matanya.
Di saat serangan tombak pendekar mata iblis itu dilayangkan kepada Fatir tiba-tiba ujung tombak yang sangat tajam itu terhenti di depan Fatir dengan jarak kurang dari 5 sentimeter dari kepalanya.
Pendekar mata iblis pun nampak terkejut melihat hal itu karena dirinya tidak menyangka karena tombak nya bisa berhenti seperti itu.
Bahkan pendekar mata iblis pun merasa tombak itu seperti tertahan oleh dinding yang sangat kuat hingga tidak bisa di dorong sama sekali tombak itu.
__ADS_1
Di saat pendekar mata iblis yang kebingungan maka tiba-tiba mata Fatir pun terbuka dan memperlihatkan mata kanannya yang berbentuk huruf Lam Alif itu pun sangat bercahaya terang hingga tombak yang berada tidak jauh dari kepalanya itu pun terpental hingga membuat tombak itu terlempar dari tangan pendekar mata iblis saat itu karena merasa seperti ada yang menghempaskan tombak itu dari genggaman tangannya "BRAAAAAAK".
"KURANG AJAAAAR!!!! AKU TIDAK AKAN MEMBIARKAN MU BERBUAT SEENAKNYA!!!" ucap pendekar mata iblis dengan kesal dan kemudian menyerang Fatir dengan tangan kosong namun lagi lagi hal itu membuat pendekar mata iblis juga ikut terlempar seperti tombaknya karena seperti ada sesuatu yang membuat dirinya terlempar dari hadapan Fatir saat itu.
Tombak pendekar mata iblis itu pun terlempar di udara dan terjatuh berada di dekat iblis ular putih yang saat itu sedang menyaksikan pertarungan mereka berdua.
Ketua harimau hitam pun berkata kepada iblis ular putih yang berada di samping nya "AMBIL TOMBAK PENDEKAR MATA IBLIS ITU, DAN BANTU DIA MENANGKAP BOCAH MATA ELANG ITU HIDUP HIDUP!!!".
Iblis ular putih yang mendengar perintah itu pun segera bergerak dan mengambil tombak pendekar mata iblis itu.
Ketika iblis ular putih itu memegang tombak itu tiba-tiba tangan iblis ular putih itu terasa terbakar dan membuat tangan iblis ular putih saat itu menjadi melepuh akibat memegang tombak raja neraka milik pendekar mata iblis itu.
Pendekar mata iblis yang terpental itu pun masih mampu berdiri dengan kokoh karena kekuatan nya masih mampu menahan energi yang membuatnya terpental itu.
Ketika pendekar mata iblis melihat tangan iblis ular putih itu melepuh hingga meringis kesakitan akibat berusaha memegang tombak miliknya maka pendekar mata iblis pun berkata "KAU TIDAK AKAN BISA MEMEGANG TOMBAK ITU DENGAN TANGANMU YANG LEMAH ITU IBLIS ULAR PUTIH, HAHAHA KARENA HANYA AKU SAJA YANG BISA MENGENDALIKAN KEKUATAN TOMBAK ITU, ITULAH MENGAPA TOMBAK ITU DISEBUT DENGAN TOMBAK RAJA NERAKA KARENA TIDAK PERNAH ADA SATU ORANG PUN YANG BISA MEMEGANG TOMBAK RAJA NERAKA ITU HINGGA SAAT INI KECUALI HANYA AKU SEORANG HAHAHA" ucap pendekar mata iblis tertawa melihat iblis ular putih yang terlihat kesakitan.
Pendekar mata iblis pun mengarahkan tangannya ke arah tombak itu dan tiba-tiba tombak itu melayang terbang sendiri ke arah tangannya hingga kembali berada di genggaman tangannya.
"HEEEH, KURANG AJAR!!!" Gumam iblis ular putih yang merasa kesal dengan ucapan dari pendekar mata iblis kepada nya namun dirinya tidak berani mengungkapkan hal itu karena dia tau kalau kekuatan pendekar mata iblis saat ini jauh berada di atasnya.
Fatir yang berada di hadapannya pun langsung bergerak lari dan melompat menyerang pendekar mata iblis saat itu dengan tebasan mandaunya.
Pendekar mata iblis pun langsung memutar mutar tombak di tangan itu hingga seperti baling baling yang mengeluarkan hawa panas dari putaran tombak itu.
Namun hal itu tidak membuat Fatir berhenti untuk menyerang pendekar mata iblis dan ketika tebasan mandau Fatir menyentuh putaran tombak itu tiba-tiba mandau dan tombak itu tertahan dan menimbulkan ledakan seperti aliran listrik yang keluar dari asal benturan itu terjadi dan membuat api berhamburan ke mana mana di dalam ruangan itu hingga menimbulkan api yang berkobar membakar batas antara mereka berdua.
Percikan itu semakin lama semakin banyak hingga pertarungan mereka berdua terhenti akibat api yang semakin membesar di tempat itu.
__ADS_1
Pendekar mata iblis dan Fatir pun terpisah kan oleh api akibat kobaran api yang berkobar semakin besar yang ada di hadapan mereka akibat hal yang tadi terjadi oleh senjata mereka.
Hal itu membuat pendekar mata iblis kesal karena tidak dapat melanjutkan pertarungan dengan Fatir saat itu dan masih berusaha untuk menyeberangi kobaran api di hadapannya saat itu untuk menemukan Fatir.
Fatir yang melihat keadaan itu pun langsung tersadar dengan kondisi guntur yang masih terluka dan segera memapah guntur untuk di bawa lari.
Terdengar suara gemuruh kaki dari para pasukan bambu kuning sedang menuju tempat itu untuk mengepung mereka berdua.
"Bertahanlah!!! Aku akan membawamu pulang guntur!!!" Ucap Fatir kepada guntur sambil memapah guntur untuk di bawa lari dari tempat itu.
Memanfaatkan kondisi itu Fatir pun segera menerobos dinding ruangan itu dengan kekuatan nya hingga dinding itu pun berhasil di tembus nya sambil terus membawa guntur.
Ketika Fatir keluar dari dinding itu ternyata beberapa pasukan bambu kuning berada di balik dinding itu dan berusaha menghadang mereka berdua dan mencoba menyerang Fatir dan guntur saat itu.
Fatir yang terkejut dengan keberadaan pasukan bambu kuning saat itu pun berusaha menghindar dari serangan mereka.
Namun baru ingin melangkah mundur dari serangan mereka tiba-tiba pasukan yang menyerang Fatir itu tiba-tiba tumbang di hadapan dengan kepala yang terputus.
Ternyata hal itu disebabkan oleh mandau Fatir yang bergerak dengan sendirinya.
Dan guntur pun berkata "Itu mandau milikmu Fatir, dia bergerak sendiri karena itu lah dia disebut dengan sebutan mandau terbang" Ucap guntur dengan suara pelan menyampaikan kepada Fatir.
Mengetahui hal itu Fatir pun tersenyum karena mandau itu dapat membantunya mengalahkan pasukan bambu kuning yang menghentikan pergerakan mereka.
Setelah beberapa pasukan bambu kuning itu tumbang di hadapan nya dengan semua kepalanya terputus maka mandau terbang itu kembali kepada Fatir.
Dan ketika mereka ingin melangkah pergi tiba-tiba Fatir seperti merasakan ada yang datang padanya dan dia pun segera melompat menghindari sesuatu itu bersama guntur dan ternyata itu adalah tombak milik pendekar mata iblis yang menancap di hadapan nya.
__ADS_1
"HEY, BOCAH!!! MAU PERGI KEMANA KALIAN!!! SELAGI AKU MASIH DI SINI, MAKA KALIAN TIDAK AKAN BISA LARI DARI TEMPAT INI!!!" ucap pendekar mata iblis pada Fatir dan guntur yang ingin berlari dari tempat itu.
Episode 91