Si Fatir Pendekar Mata Elang

Si Fatir Pendekar Mata Elang
Episode 118 "Hilangnya Kekuatan"


__ADS_3

Dengan ekspresi yang aneh kini sang raja penculik telah berubah menjadi monster berkepala buaya dan memiliki taring panjang yang sangat mengerikan.


Sang raja penculik pun menggeram sangat keras hingga menggema di seluruh ruangan istana nya.


"Astaghfirullah!!! Ternyata kau bersekutu dengan iblis!!! Semoga kami semua selalu dalam lindunganMu Ya Allah dan terhindar dari segala tipu daya iblis terhadap kami!!!" Ucap guntur yang saat itu terkejut dengan apa yang terjadi pada sang raja penculik di hadapannya saat ini.


Kemudian sang raja penculik pun menyerang guntur yang ada di hadapan nya sambil berkata "MARILAH KAU BOCAH SIALAN!!!" teriak sang raja penculik yang telah menjadi seperti monster itu menyerang ke arah guntur.


Tiba-tiba datang seekor burung elang yang mengitari di atas mereka di dalam istana dan burung elang itu ternyata terbang berputar-putar di atas tubuh Fatir yang sedang bersama kyai Abdullah.


Guntur dan kyai Abdullah yang melihat hal itu pun nampak bingung dengan apa yang dilakukan burung elang yang nampak berputar-putar itu.


Namun kedatangan burung elang itu tidak membuat Guntur berhenti untuk menyerang sang raja penculik maka guntur pun mengambil beberapa jarum saktinya dan menggenggamnya sambil mengalirkan kekuatan listrik nya.


Dengan cakar tajamnya sang raja penculik pun menyerang tubuh guntur dengan kerasnya "SRAAASSSH!!!".


Guntur berhasil menghindar dengan melompat ke samping dan sambil melemparkan jarum saktinya ke arah sang raja penculik "SYUUUUTTT!!!"


Jarum jarum itu berhasil menancap di lengan sang raja penculik dan membuat satu lengannya tersengat kekuatan listrik yang mengalir di jarum jarum itu hingga membuat lengannya mati rasa.


Ketika lengan sang raja penculik tidak bisa bergerak karena aliran listrik yang mengganggu syaraf tubuhnya melalui jarum sakti guntur maka di saat itu pula guntur ingin melakukan serangan listrik terakhirnya untuk menghabisi sang raja penculik dengan kekuatan penuh listriknya.


"KAU AKAN BERAKHIR DI SINI!!!" Teriak guntur dengan penuh emosi.


Sang Raja penculik pun terlihat panik di raut wajah nya karena serangan listrik di jarum sakti yang mengenai lengannya itu membuat dirinya sulit untuk bergerak sementara ini karena hal itu telah mengganggu syaraf syaraf otot di tubuhnya.

__ADS_1


Namun lagi lagi kyai Abdullah berusaha menghentikan guntur agar tidak bertindak mengikuti nafsu amarahnya dengan berkata "HENTIKAN GUNTUR!!! JANGAN TURUTI NAFSU AMARAH DI HATIMU!!!" ucap kyai Abdullah mengingatkan.


Semua perkataan kyai Abdullah nampaknya tak terdengar di telinga guntur karena tertutup oleh nafsu amarah yang telah mengendalikan hatinya.


maka ketika dirinya membuka portal dimensi gaib dengan besar karena untuk mengeluarkan kekuatan listrik terbesar nya untuk mengalahkan sang raja penculik saat itu ternyata sebuah lengan dari IBLIS KERA telah menarik tubuh guntur ke dalam portal dimensi gaib yang terbuka itu dan hal itu membuat nya terjungkal ke belakang ke dalam portal dimensi gaib yang di bukanya akibat dari tarikan IBLIS KERA padanya.


Betapa terkejut nya kyai Abdullah melihat hal itu ternyata guntur hilang seketika setelahdi tarik oleh IBLIS KERA di dalam portal dimensi gaib.


Begitu juga dengan sang raja penculik yang merasa beruntung karena dirinya kali ini terselamatkan oleh IBLIS KERA Sehingga dirinya terhindar dari kekuatan penuh guntur yang seandainya tadi terjadi maka dirinya sudah pasti akan berakhir di tempat itu.


Guntur yang berada dalam portal dimensi gaib itu pun akhirnya di serang oleh IBLIS KERA yang sangat marah padanya karena membuat dirinya terjebak dalam dimensi gaib itu.


Namun guntur yang semakin bertambah kekuatan nya ketika berada di dalam dimensi gaib itu pun membuat nya semakin bertambah pula kecepatan tubuhnya sehingga dirinya dengan mudah dapat menghindari serangan yang dilakukan IBLIS KERA padanya.


IBLIS KERA itu terlihat sangat buas dan sangat ingin membunuh guntur di tempat itu namun hal itu ternyata membuat guntur tersenyum dan berkata "KAU SUDAH SALAH BESAR TELAH MENYERETKU KE TEMPAT INI IBLIS KERA!!! RASAKAN INI!!!" Ucap guntur sambil mengeluarkan kekuatan listrik di tangannya dan listrik itu seperti membentuk sebuah pedang tajam di tangannya.


Namun IBLIS KERA tersenyum saja karena dirinya merasa bahwa tubuhnya memiliki kekuatan regenerasi tubuh sehingga dirinya hanya bersikap tenang saja karena lengannha yang terpotong pasti akan kembali tumbuh lagi pikirnya.


Kemudian guntur kembali menebaskan kembali pedang listrik nya ke arah IBLIS KERA yaitu kaki sebelah kanannya hingga IBLIS KERA terlihat pincang karena kehilangan satu buah kakinya.


Namun respon IBLIS KERA masih tetap sama karena menganggap bahwa kaki dan tangannya pasti akan tumbuh kembali dengan kekuatan regenerasi nya.


Setelah waktu berlalu ternyata tanda tanda tubuh IBLIS KERA untuk beregenerasi tidak terlihat hal itu membuat IBLIS KERA nampak kebingungan kenapa tubuhnya tidak menunjukkan bahwa akan beregenerasi.


Kemudian guntur pun berkata "HAHAHA, SEPERTINYA ENGKAU TIDAK MENGETAHUI BAHWA TEMPAT INI BUKANLAH TEMPAT YANG SAMA SEPERTI DUNIA NYATA, INI ADALAH ALAM DIMENSI GAIB DAN INI ADALAH ALAM KEBALIKAN YANG MENAMPILKAN SESUATU YANG TERBALIK DARI DUNIA KITA, UNTUK ITU JIKA KAU BISA BEREGENERASI DI DUNIA NYATA MAKA DI TEMPAT INI ENGKAU AKAN MENJADI KEBALIKANNYA YAKNI TIDAK BISA MELAKUKAN REGENERASI TERHADAP TUBUHMU, HAHAHA" ucap guntur menjelaskan pada IBLIS KERA yang nampak bingung.

__ADS_1


"SUDAH KU BILANG BAHWA KAU SUDAH SALAH TELAH MENARIK KU KE TEMPAT INI, SUNGGUH MALANG NASIBMU IBLIS KERA!!! SEKARANG LAH SAAT NYA DIRIMU KEMBALI KE NERAKA!!!" teriak guntur sambil kembali mengayunkan pedang listrik nya yang semakin membesar kekuatan listrik nya.


"SRAAAAASSSHH!!!!" kekuatan tebasan dari pedang listrik itu ternyata dapat membuat kepala IBLIS KERA terpenggal oleh tebasan pedang listrik milik guntur itu dengan sangat mudah.


"AAAAAAARRRRRGGGHHHH!!!!" Terdengar sangat keras dan menggema suara erangan dari IBLIS KERA sebelum menemui kematian nya.


sementara itu sang raja penculik yang merasa tubuhnya mulai bisa bergerak dan lengannya tidak mati rasa lagi itu pun menganggap ini adalah kesempatan untuk menghabisi Fatir yang tengah sekarat itu dan hanya berdua bersama kyai Abdullah.


"HAHAHA, KINI KALIAN HANYA TINGGAL BERDUA!!! AKU AKAN MEMBUNUH KALIAN BERSAMA SAMA SEKARANG JUGA!!!" ucap sang raja penculik nampak senang karena tidak ada guntur yang mengganggu dirinya untuk membunuh Fatir dan kyai Abdullah di tempat itu.


Terlihat Fatir yang semakin mendekati ajalnya itu dengan nafas yang sudah sangat terengah-engah dan kyai Abdullah pun tidak henti hentinya mengiringi Fatir dengan dzikir di telinganya.


"RASAKAN INI!!!!" Teriak sang raja penculik yang melakukan serangan cakar tajamnya ke arah Fatir yang sedang terbaring di pangkuan kyai Abdullah saat itu.


Kyai Abdullah pun nampak terkejut dengan serangan itu dan sudah pasrah karena tidak bisa lagi menghindari serangan dari sang raja penculik pada mereka berdua.


Ketika serangan itu makin mendekat ternyata tiba-tiba portal dimensi gaib itu terbuka dan serangan listrik menyambar cakar tajam milik sang raja penculik saat itu dan membuatnya menghentikan serangan itu pada mereka sementara.


Kemudian di portal dimensi gaib yang terbuka itu tiba-tiba terlihat muncul wajah IBLIS KERA dan hal itu membuat sang raja penculik senang karena dirinya mengira bahwa IBLIS KERA berhasil mengalahkan guntur di tempat itu.


Begitu juga ketika melihat hal itu kyai Abdullah pun nampak terkejut karena tidak mengira bahwa IBLIS KERA ternyata masih hidup pikirnya.


Namun semua pikiran itu langsung buyar seketika saat guntur keluar dari portal dimensi gaib itu dengan memegang kepala dari IBLIS KERA yang telah terpotong olehnya sambil berkata "INI ADALAH PASUKAN TERBAIKMU TELAH BERAKHIR SEPERTI INI!!! INI KU KEMBALIKAN KEPADAMU!!!" Ucap guntur sambil melemparkan kepada IBLIS KERA itu ke hadapan sang raja penculik yang nampak terkejut melihat potongan kepala pasukan terbaik miliknya yaitu IBLIS KERA.


"DASAR KURANG AJAR!!! BERANI KAU MENGHINA KU SEPERTI INI!!!" Teriak sang raja penculik yang nampak tidak Terima di hina seperti itu.

__ADS_1


Namun sebelum menjawab hal itu guntur pun langsung kembali menyambar potongan kepala IBLIS KERA itu dengan sambaran petirnya hingga membuat kepada IBLIS KERA itu pun terbakar seketika dan berubah menjadi abu di hadapan sang raja penculik yang nampak terlihat geram pada guntur.


Episode 118


__ADS_2