
Suasana hutan saat itu sangatlah gelap di temani hujan yang masih sangat deras. Terlihat guntur yang saat itu masih terkapar di hutan karena disebabkan pingsan oleh racun yang sebelumnya telah menjalar di dalam tubuhnya.
"GUNTUR, BANGUNLAH APA YANG TELAH TERJADI PADAMU HINGGA KAU SEPERTI INI" Teriak seseorang yang berusaha membangunkan guntur yang saat itu sudah tidak sadarkan diri dengan nada sangat cemas.
Ternyata seseorang yang membangunkan itu adalah kakek amin yang wajahnya terlihat sangat cemas karena melihat keadaan cucunya yang saat itu ia temukan dalam keadaan terkapar di hutan sendirian dengan wajah pucat yang di akibatkan oleh pukulan beracun dari IBLIS ULAR PUTIH yang memukulnya ketika bertarung bersama fatir.
Sebelumnya Kakek amin yang berada di pondok pun merasa gelisah tidak tenang hatinya, Maka dirinya pun kemudian berinisiatif untuk mendatangi mereka berdua ke hutan bermaksud untuk melihat apakah rencana mereka telah berhasil dilaksanakan oleh Guntur dan fatir saat itu.
Dan hal itu di karenakan rasa khawatir yang sangat kuat terhadap mereka berdua yaitu fatir dan guntur yang belum kembali sejak mereka berangkat untuk proses penggagalan rencana pasukan bambu kuning yang berencana ingin membakar pondok pesantren al amin yang sebelumnya kakek amin beritahu pada mereka.
Di karenakan hal itu kakek amin berencana mencari mereka berdua meskipun dengan kondisi badan yang masih belum 100 persen dalam kondisi terbaik, namun karena rasa khawatir itu dapat mengalahkan kondisi badannya sehingga membuat tenaga Kakek amin masih terlihat kuat untuk mencari mereka berdua.
Kakek amin yang menyusuri jalan di hutan saat itu pun juga terguyur oleh hujan deras yang turun saat dirinya mencari mereka berdua di hutan dan hanya bermodalkan pelepah daun pisang yang ia jadikan sebagai pelindung dirinya dari guyuran air hujan yang deras sambil mencoba mencari mereka berdua di dalam hutan.
Dirinya terus memaksakan tubuhnya untuk menemukan mereka berdua saat itu yang tidak tahu entah dimana karena rasa gelisah yang menyerang hatinya dengan sangat kuat ketika itu.
Ketika dirinya menemukan guntur sebelumnya itu di karenakan terbantu oleh sebuah cahaya api yang membakar pohon akibat terkena sambaran petir sebelumnya yang masih menyala belum padam.
Dan hal itu ternyata menjadikan kakek amin berjalan menuju arah cahaya itu untuk mendatangi tempat asal cahaya api itu muncul dan ternyata kakek amin terkejut karena menemukan guntur tergeletak dan disampingnya terdapat pohon yang tumbang.
"GUNTUR APA YANG TERJADI PADAMU" Ucap kakek amin saat itu ketika pertama kali menemukan guntur terkapar dan berpikir kalau guntur pingsan karena terkena pohon yang tumbang ke arahnya.
__ADS_1
Kakek amin pun mencoba membangunkan guntur namun tidak ada responnya sama sekali. Kemudian kakek amin pun mencoba mendekatkan telinganya ke arah dada guntur untuk mendengarkan detak jantungnya yang berbunyi "DEG - DEG, DEG - DEG" ternyata masih terdengar sayup-sayup suara yang sangat lemah berdetak di jantungnya saat itu.
"Alhamdulillah masih terdengar detak jantung nya" Ucap kakek amin yang bersyukur sambil menghela nafas.
ketika kakek amin mencoba membuka baju guntur untuk mencoba memeriksa keadaannya saat itu. Betapa terkejutnya kakek amin ketika melihat sebuah telapak tangan yang ia sangat mengenal nya kalau telapak itu merupakan telapak beracun dari IBLIS ULAR PUTIH yang sangat berbahaya.
Karena dulu dirinya juga pernah terkena racun dari jurus pukulan telapak tangan beracun IBLIS ULAR PUTIH itu yang membuat dirinya hampir tewas sebelumnya.
kakek amin dan IBLIS ULAR PUTIH dulu pernah berteman baik, nama IBLIS ULAR PUTIH itu pun sebelumnya terkenal dengan sebutan PENDEKAR ULAR PUTIH karena ia memiliki kesenangan pada binatang ular sehingga menjadikan jurus terlarang yaitu pukulan telapak tangan ular beracun sebagai jurus andalannya.
Namun saat terkena racun itu kakek amin masih bisa terobati karena pertarungan itu ternyata merupakan sebuah pertandingan perebutan gelar pendekar yang hanya terjadi di antara mereka saja.
Dan pertemanan itu terjadi ketika dulu sebelum peristiwa yang membuat kakek amin hampir tewas itu terjadi, yakni perbuatan curang yang dilakukan PENDEKAR ULAR PUTIH dengan menggunakan dan mempelajari jurus terlarang yang seharusnya tidak boleh pelajari oleh anak seumur mereka saat itu.
Namun karena rasa penasarannya akan hal itu pun dirinya tetap mempelajarinya secara diam diam dan tidak di ketahui orang lain saat itu sehingga membuatnya berhasil menggunakan jurus terlarang itu dan ternyata dia berpikir untuk mencobanya pertama kali adalah ketika bertarung melawan kakek amin di pertarungan perebutan gelar pendekar itulah hingga kakek amin keracunan dan hampir tewas karena jurus terlarang itu di pukulkan kepadanya.
Kakek amin yang tidak sengaja terkena pukulan jurus terlarang dari IBLIS ULAR PUTIH itu pun langsung merasakan panas di dadanya seolah olah ada yang bergerak didalam dadanya hingga membuat sekujur tubuhnya gemetar dan merinding hingga terkulai lemas dan wajahnya berubah pucat saat itu, ketika hal itu terjadi membuat IBLIS ULAR PUTIH panik dibuatnya hingga dirinya pun langsung memberikan penawarnya oleh IBLIS ULAR PUTIH saat itu seperti yang di katakan buku yang tertulis di bagian penawar jurus terlarang itu.
Yang tertulis di buku itu kalau orang yang terkena racun itu tidak akan menemukan obat penawarnya, seperti yang di katakan IBLIS ULAR PUTIH dahulu kepadanya saat terkena jurus itu.
Kecuali hanya dengan cara yaitu di netralkan dengan racun terbalik dari IBLIS ULAR PUTIH itu sendiri sebagai penawar racunnya yaitu metode racun melawan racun.
__ADS_1
setelah peristiwa itu terjadi mereka pun akhirnya memiliki arah dan pikiran yang berbeda sehingga mereka berdua memutuskan untuk tidak lagi berada di jalan yang sama untuk menjadi rival lagi karena sudah terdapat hal yang tidak mereka sepakati mengenai pandangan terhadap jurus terlarang itu.
PENDEKAR ULAR PUTIH saat itu pun mengatakan kepada kakek amin kalau dirinya telah berganti nama menjadi IBLIS ULAR PUTIH dan tidak mau lagi memakai nama pendekar karena telah hampir membunuh kakek amin.
Hingga akhirnya mereka pun berpisah dan tidak pernah mau berjumpa lagi satu sama lain akibat peristiwa yang terjadi pada mereka itu.
Dan PENDEKAR ULAR PUTIH itu telah benar-benar menjadi apa yang ia tekuni selama ini karena terus belajar jurus terlarang.
Hingga dirinya telah menjadi IBLIS ULAR PUTIH yang harus terus mengambil jasad orang lain untuk dirinya agar bisa menggunakan jiwa jiwa orang tersebut sebagai tumbal dari jurus terlarang yang ia pelajari.
Hal itu di lakukan agar dirinya bisa terus hidup dan bertahan lama dengan jurus terlarang yang ia pelajari sebelum dirinya menjadi abadi dan tidak terkalahkan menurut yang ia baca di dalam buku jurus terlarang itu.
Kakek amin pun nampak merasa bersalah karena telah memberi amanah kepada guntur dan fatir yang terlalu berat menurutnya hingga guntur harus berakhir seperti yang kakek amin lihat seperti sekarang ini yaitu terkena pukulan beracun oleh mantan rivalnya dulu.
Melihat keadaan guntur yang kian melemah itu pun kakek amin segera mengeluarkan jarum kilat saktinya untuk di gunakan menusuk titik syaraf pada tubuh guntur dengan metode jarum akupuntur agar racun yang berada pada tubuh guntur itu bisa berhenti menyebar sementara waktu hingga kakek amin memiliki waktu untuk membawanya pulang ke pondok pesantren dan memikirkan cara agar bisa mengobatinya.
Kakek amin yang telah selesai menusukkan jarum itu ke tubuh guntur pun kemudian langsung menggendong tubuh guntur dan segera membawa guntur untuk pergi ke pondok pesantren agar segera bisa menemukan penawar racunnya.
Wajah guntur sangat nampak pucat sekali dan tubuhnya pun tidak bergerak sama sekali seperti seonggok mayat yang sudah siap untuk di kuburkan.
Episode 31
__ADS_1