
Situasi yang saat ini mulai memanas diantara mereka pun membuat suasana nampak mencekam.
Pertarungan antara mereka akan segera di mulai yaitu IBLIS ULAR PUTIH melawan FATIR dan GUNTUR yang berkolaborasi untuk mengalahkannya itu kini sudah sama sama bersiap untuk saling menyerang dari kubu mereka masing-masing.
Hujan deras yang masih melanda dari tadi pun membuat suasana saat itu semakin tegang diantara mereka semua. Angin kencang disertai petir yang keras telah beberapa kali terdengar memekakkan telinga disekitar mereka.
Terlihat masih 2 orang pasukan bambu kuning yang terkapar pingsan tak berdaya setelah diserang Fatir tadi pun nampak masih tak sadarkan diri hingga saat ini.
Kemudian IBLIS ULAR PUTIH pun berkata "BAIKLAH, SEPERTINYA HARUS AKU YANG MAJU UNTUK MEMBERI PELAJARAN KEPADA KALIAN AGAR BERTEKUK LUTUT DI HADAPANKU" Ucap IBLIS ULAR PUTIH kepada mereka seraya meregangkan otot-otot ditubuhnya.
"MAJULAH KESINI WAHAI IBLIS ULAR PUCAT" Ucap Fatir sambil menggerakkan tangannya seolah memanggil ke arah IBLIS ULAR PUTIH.
"DASAR BOCAH SOMBONG, BERANI NYA KAU MENGHINAKU, TERNYATA KAU INGIN SEGERA MERASAKAN PUKULAN DARI TANGANKU INI YA, BAIKLAH AKAN KU KABULKAN KEINGINANMU ITU" Segera saja IBLIS ULAR PUTIH menyerang Fatir dan guntur sambil melompat ke arah mereka berdua.
"SEEEEEEPPP" IBLIS ULAR PUTIH pun melayangkan tangan dan tubuhnya yang bergerak seperti ular yang menggeliat menyerang mereka berdua.
Namun Fatir dan guntur pun masih mampu menghindari serangan serangan dari IBLIS ULAR PUTIH itu, mereka berdua saling bekerjasama menghindari serangan - serangan yang dilancarkan IBLIS ULAR PUTIH itu kepada mereka hingga tak ada serangan yang mengenai mereka sedikitpun.
Namun, beberapa kali serangan IBLIS ULAR PUTIH itu hampir mengenainya namun Fatir masih mampu membuat serangan itu gagal karena kecepatan gerakannya yang sangat cepat sehingga mampu melihat pergerakan IBLIS ULAR PUTIH itu dengan mudah dan dapat dihindari dengan sangat baik oleh fatir.
"TERNYATA ENGKAU TIDAK SEKUAT NAMAMU WAHAI IBLIS ULAR PUCAT, MASIH TERLALU MUDAH AKU MENGHINDARI SERANGAN MU INI" Fatir tertawa terkesan meremehkan serangan IBLIS ULAR PUTIH sambil menghindarinya.
Kemudian "PLAAAK" guntur berhasil menampar wajah IBLIS ULAR PUTIH itu yang sedari tadi hanya terfokus menyerang pada Fatir dan melupakan nya sehingga ia mendapatkan kesempatan emas untuk menyerangnya saat itu.
"KURANG AJAR KAU BERANI MENAMPARKU, AKU AKAN MEMBUNUHMU" Teriak IBLIS ULAR PUTIH yang semakin emosi karena terkena pukulan itu yang membuat wajahnya memar dan berubah merah serta terasa panas dipipinya.
__ADS_1
"HAHAHA, MARAH YA? AYO BUKTIKAN PERKATAAN MU TADI DAN TUNJUKKAN KEHEBATAN MU PADA KAMI SEPERTI YANG KAU KATAKAN DI AWAL TADI" Ucap Fatir terus menerus mengejek IBLIS ULAR PUTIH yang semakin kesal dibuatnya.
"BOCAH TENGIK, KAU TERLALU SOK HEBAT, RASAKAN SERANGAN ULAR BERBISA KU INI DAN AKAN KU ANTAR KAU KE NERAKA!!!" Ucap IBLIS ULAR PUTIH yang terlihat kesal karena diremehkan Fatir sambil terus melayangkan tangannya dengan jurus ular berbisa yang membentuk seperti ular untuk menyerang Fatir berkali - kali.
Perkelahian itu pun membuat seluruh tempat itu nampak tak beraturan dibuatnya oleh pertarungan mereka. Fatir pun masih dapat bertahan menghadapi serangan serangan IBLIS ULAR PUTIH itu yang menurutnya masih terlalu lambat untuk membuatnya dapat dikalahkan.
Dan "DAAAAAK" Akhirnya Sebuah pukulan yang membentuk tapak tangan mendarat di dada guntur yang mulai lengah. Ternyata pergerakan IBLIS ULAR PUTIH yang terus sedari tadi menyerang Fatir itu hanyalah pengalihan saja untuk mencari celah menyerang guntur yang berani memukulnya tadi.
Guntur pun terguling-guling jatuh hingga berada dibelakang Fatir sambil menahan sakit atas serangan yang didapatkan nya dari IBLIS ULAR PUTIH yang berhasil mengenai bagian dadanya.
"Aaaah Dada ku terasa panas" Ucap Guntur meringis kesakitan menahan serangan IBLIS ULAR PUTIH sambil memegangi dadanya yang nampak membiru karena serangan itu.
"RASAKAN!!! ITU SERANGAN ULAR BERACUN KU TELAH BERHASIL MENGENAI MU" Ucap IBLIS ULAR PUTIH nampak senang melihat serangan balasannya telah mengenai guntur yang tadi telah memukul wajahnya.
"KURANG AJAR, TERNYATA KAU SENGAJA TERUS MENYERANG KU HANYA UNTUK MENCARI KESEMPATAN MENYERANGNYA" ucap Fatir pun terkejut dan nampak kesal mengetahui hal itu.
"HEHEHE, TERNYATA KAU MENYADARI NYA BOCAH, NAMUN SUDAH TERLAMBAT KARENA RACUN ULAR PUTIH TELAH MENJALAR DI TUBUHNYA" IBLIS ULAR PUTIH Kembali tertawa sambil membusungkan dadanya.
"DAK DAK DAK DAK DAK" Terdengar suara langkah kaki yang terburu buru mendekat ke arah pertarungan mereka.
Dengan muka masam Fatir hendak menyerang IBLIS ULAR PUTIH kembali untuk membalaskan serangan yang mengenai guntur tadi, badannya terasa gemetar dan bergejolak didalam dadanya seperti teraliri listrik karena rasa marahnya yang sangat tinggi kepada IBLIS ULAR PUTIH.
Maka datanglah 20 pasukan bambu kuning dari belakang IBLIS ULAR PUTIH dan mereka semua datang bersama dengan PENDEKAR BUAYA PUTIH karena mendengar suara gaduh di halaman belakang dan segera menemui IBLIS ULAR PUTIH untuk menanyakan apa yang sedang terjadi.
"ADA APA INI? APA YANG SEBENARNYA TERJADI DISINI??? " Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH yang bergegas mulai mendekat ke arah IBLIS ULAR PUTIH.
__ADS_1
Fatir menghentikan serangannya terhadap IBLIS ular putih dan terus berjaga dengan memasang kuda kuda di kedua belah tangannya yang selalu siap untuk menyerang balik dengan wajah yang sudah dipenuhi kekesalan sambil terus menggenggam tangannya erat erat.
IBLIS ULAR PUTIH pun menceritakan apa yang terjadi diantara mereka, setelah mendengar itu pendekar BUAYA putih pun mengerti atas apa yang terjadi.
Pendekar BUAYA putih pun sangat marah melihat Fatir namun ia juga sekaligus senang melihat keberadaannya disini, karena ia sangat ingin sekali membalaskan kekesalan nya kepada fatir dan guntur yang telah menggagalkan rencananya tadi bahkan dengan berani membakar gudang mereka juga.
"BOCAH SIALAN, TERNYATA KAU DISINI, KELUAR DARI SARANG BUAYA MALAH MASUK KEKANDANG HARIMAU, DASAR MEMANG CARI MATI" PENDEKAR BUAYA PUTIH Menatap Fatir sambil memiringkan kepalanya dengan nada menghina.
"MAJULAH KALIAN SEMUA AKU TIDAK PUNYA BANYAK WAKTU MENGHADAPI KALIAN" Ucap Fatir yang sudah tidak tahan untuk menghajar mereka semua dari tadi.
"SIALAAN, SOMBONG SEKALI KAU BOCAH INGUSAN, SERANG DAN TANGKAP DIA HIDUP-HIDUP" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH Penuh amarah sambil menunjuk ke arah pasukannya memberi perintah.
"SIAAAAAAP TUAN" Ucap semua pasukan bambu kuning serentak bergerak mengepung FATIR saat itu.
20 Pasukan bambu kuning yang sedari tadi sudah berkumpul itu pun bersiap menyerang fatir atas perintah PENDEKAR BUAYA PUTIH demi membuat fatir bertekuk lutut di hadapannya.
"KEMARILAH BOCAH DAN MENYERAH LAH BAIK BAIK AGAR KAMI TIDAK SUSAH MENANGKAPMU" Ucap salah seorang pasukan bambu kuning.
"TANGKAP LAH AKU JIKA KALIAN MEMANG MAMPU" Ucap Fatir dengan nada mengejek diiringi dengan jari nya yang menunjuk kepada mereka.
"BODOH SEKALI, KAU MEMANG MENCARI MATI" Serang Pasukan bambu kuning geram.
5 orang pertama pasukan bambu kuning yang menyerang Fatir pun nampak kewalahan. Sehingga mudah sekali Fatir mengalahkan mereka berlima.
"BAGAIMANA? KENAPA KALIAN TIDAK BISA MENYENTUH KU, BUKANKAH KALIAN TADI MENGATAKAN KALAU KALIAN HEBAT" Fatir terus memprovokasi mereka semua dengan terus meremehkan serangan mereka yang tidak bisa mengenainya sedikitpun.
__ADS_1
Episode 27