
Fatir masih terus memprovokasi mereka semua dengan ocehannya karena masih belum bisa menyerang dirinya sedikitpun.
"AYOLAH, LEBIH CEPAT LAGI SERANG AKU, GERAKAN KALIAN TERLALU LAMBAT" Ucap Fatir dengan Menyeringai kepada mereka sambil menghindari serangan mereka dengan mudah.
Tak disangka IBLIS ULAR PUTIH pun geram melihat hal itu. sehingga dirinya juga ikut menyerang Fatir dengan serangan dadakan yang membuat mereka semua terperangah melihat serangan yang dibuat IBLIS ULAR PUTIH kepada Fatir yang terlihat sangat cepat itu.
"RASAKAN INI!!!" Pukulan dari IBLIS ULAR PUTIH melayang kearah Fatir dengan keras dan Hampir saja pukulan itu mengenai wajah Fatir.
Namun Fatir yang telah meningkat kemampuan & kecepatannya itu pun segera menghindari serangan itu yang tinggal beberapa centimeter lagi dari wajahnya.
"Aaah, Hampir saja kena!!! " Ucap salah satu pasukan bambu kuning yang melihat hal itu sambil menghela nafasnya.
"Benar Hampir kena, aku juga berharap serangan itu mengenai wajah sombong bocah ingusan itu hingga dia tidak bisa berkata sombong lagi" Sahut salah seorang pasukan bambu kuning yang setuju dengan perkataan rekannya tentang serangan dadakan yang diberikan oleh IBLIS ULAR PUTIH itu kepada Fatir.
"Wah, kamu mau main curang yah?" Ucap Fatir sambil tersenyum sinis kepada IBLIS ULAR PUTIH yang menyerang nya secara dadakan sehingga ia hampir tidak menyadari serangan itu datang kepadanya.
"Tidak ada kata curang BOCAH !!! yang penting aku berhasil mengalahkan mu, sebentar lagi kau pasti akan bertemu dengan ajalmu!!! " Ucap IBLIS ULAR PUTIH sambil menahan kekesalannya. sejenak ia mengamati dan mencari celah untuk melumpuhkan Fatir yang sudah semakin waspada itu.
Fatir yang kini sudah semakin kuat itu pun mampu menghadapi serangan serangan mereka semua dengan mudah karena kecepatan pergerakan nya yang makin terus meningkat sehingga ia dapat menguasai pertarungan kali ini bahkan mampu merobohkan 10 orang pasukan bambu kuning hingga babak belur dibuatnya kesakitan.
PENDEKAR BUAYA PUTIH pun merasa geram akan hal itu karena mereka tidak bisa menyerang Fatir yang begitu cepat dari tadi dan hanya terlihat seperti orang bodoh yang menari - nari dilihatnya.
__ADS_1
"HENTIKAN, HENTIKAN!!! ATAU DIA AKAN KU BUNUH" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH yang Sambil memegang KUKU HARIMAU dan meletakkan nya di leher ayah fatir untuk mengancam Fatir agar berhenti melawan saat ini.
Seketika itu pun fatir berhenti menyerang dan terdiam ketika melihat ayahnya digunakan untuk mengancamnya. Kemudian pasukan bambu kuning pun tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan "BRRUUKK" terdengar suara Fatir yang terjatuh akibat di tendang punggungnya oleh salah seorang pasukan bambu kuning hingga ia jatuh tersungkur di hadapan IBLIS ULAR PUTIH.
Kemudian IBLIS ULAR PUTIH pun langsung berjongkok di hadapan fatir sembari memukul pipi Fatir berkali kali dengan pelan sambil menatap Fatir dengan tersenyum dan berkata "Akhirnya kau mengaku kalah juga bocah, cepat tangkap dia dan bawa ke hadapan Tuan PENDEKAR BUAYA PUTIH" Perintah IBLIS ULAR PUTIH kepada pasukan bambu kuning yang masih berdiri.
Guntur yang melihat hal itu masih meringis menahan sakit akibat racun yang mengenai dadanya itu pun berusaha bangkit sambil ditopang satu tangannya dan hanya bisa menyaksikan keadaan fatir yang telah ditangkap oleh mereka.
"HAHAHA, DASAR BOCAH INGUSAN, KINI KAU TIDAK AKAN BISA MELAWAN LAGI KARENA KALAU BERANI MELANGKAH SEDIKIT SAJA MAKA KAU AKAN MELIHAT AYAHMU INI MENEMUI AJALNYA"
Fatir yang melihat ancaman itu pun langsung kesal dan gemetar badannya, dan seluruh tubuhnya pun di penuhi rasa amarah yang tidak terkendali ketika melihat ayahnya diperlakukan seperti itu bahkan diancam hendak dibunuh oleh PENDEKAR BUAYA PUTIH yang memegangi ayahnya.
"HEN... HEN... TIKAN ITU, JANGAN TANGKAP FATIR" Ucap Guntur terbata bata sambil menahan rasa sakit di tubuhnya dan berusaha mendirikan badannya.
"JANGAN TANGKAP DIA, CUKUP BAWA AKU SAJA, DIA TIDAK ADA URUSANNYA DENGAN HAL INI, KU MOHON LEPASKAN DIA" Ucap Fatir memohon kepada mereka untuk membiarkan Guntur pergi.
"GUNTUR PERGILAH SELAGI ADA WAKTU, JANGAN KORBANKAN DIRIMU DENGAN INI JUGA" Ucap Fatir memaksa
"TA, TAPI" Ucap guntur dan belum selesai berkata Fatir pun langsung memotong.
"CEPATLAH, KAMU TIDAK MEMILIKI WAKTU LEBIH BANYAK LAGI" Ucap Fatir memberi tanda kepada Guntur agar segera melarikan diri dari sini.
__ADS_1
Guntur pun mengerti keinginan Fatir terhadapnya. Namun hatinya masih kesal dan tidak bisa menerima semua ini apalagi membiarkan Fatir dan ayahnya tertangkap lagi. Apa yang akan ia katakan kepada kakek amin nantinya. Namun hal itu tidak bisa membuatnya berbuat apa apa lagi selain melarikan diri terlebih dahulu.
"PRAAAAAANG" Terdengar suara kaca pecah oleh Guntur yang ternyata dirinya mengambil keputusan untuk langsung menerobos kaca jendela yang berada tidak jauh di sampingnya dan kemudian ia pun melarikan diri dari mereka semua sambil menahan sakit di tubuhnya dengan sisa sisa tenaganya.
Ia pun berlari sekuat tenaga dan Air matanya pun berlinang sambil memikirkan keadaan Fatir dan ayahnya yang telah di tangkap namun air mata itu segera hilang karena bercampur dengan guyuran hujan cuaca malam itu.
Pasukan bambu kuning pun ingin mengejar Guntur yang melarikan diri lewat jendela namun dihentikan oleh Fatir yang menahan mereka agar tidak mengejar guntur yang melarikan diri.
PENDEKAR BUAYA PUTIH itu pun memukul perut ayah Fatir sambil berkata "KAU HARUS MENYERAHKAN DIRIMU BOCAH, AKU SUDAH SANGAT MUAK MELIHAT KELAKUANMU TADI YANG SUDAH MEMBUAT RENCANA KAMI GAGAL BAHKAN BERANI MEMBAKAR GUDANG KAMI, SEKARANG MALAH MENGHALANGI KAMI MENGHENTIKAN TEMANMU YANG MELARIKAN DIRI" Teriak PENDEKAR BUAYA PUTIH sambil mendengus menatap Fatir.
Fatir yang tak tahan melihat hal itu pun berteriak "HENTIKAN,HENTIKAN PERBUATAN LANCANG MU ITU TERHADAP AYAHKU" Ucap Fatir penuh amarah hingga membuat matanya memerah dan menatap seperti seekor Harimau yang siap menerkam, kini cahaya kuning yang sebelumnya menyelimuti tubuh Fatir pun telah berubah menjadi cahaya merah menyala karena ancaman itu.
Tiba tiba angin kencang mengelilingi tubuh Fatir. mereka semua berada di dekat Fatir terkejut dan menjauh melihat yang terjadi.
Kemudian IBLIS ULAR PUTIH pun terkejut dan teringat kembali kejadian di hutan yang membuat Fatir membunuh pasukan bambu kuning dengan sinar matanya hingga membuat tubuh mereka meledak berserakan di hutan sebelumnya tubuh Fatir juga bereaksi seperti ini.
"AWAAAS, SEGERA MENYINGKIRLAH DARI NYA, HAL INI SANGAT BERBAHAYA AKU PERNAH MELIHAT HAL INI DIHUTAN" Ucap IBLIS ULAR PUTIH memerintahkan mereka untuk menjauhi Fatir.
"APA MAKSUDMU IBLIS ULAR PUTIH, KENAPA KAU MENYURUH MENYINGKIR DARI NYA, APAKAH KAU BERPIHAK KEPADANYA SEKARANG" Ucap PENDEKAR BUAYA PUTIH sambil memelototi IBLIS ULAR PUTIH.
"Bukan begitu tuan PENDEKAR BUAYA PUTIH, sebelumnya aku pernah melihat nya seperti ini di hutan waktu pertama kali aku bertemu dengan nya, dia membunuh semua 6 dari 10 pasukan kita dengan membuat mereka meledak hingga berserakan daging dan darahnya hanya dengan sinar matanya" Ucap IBLIS ULAR PUTIH menjelaskan kepada PENDEKAR BUAYA PUTIH.
__ADS_1
"APA??? AKU TIDAK AKAN TAKUT TERHADAPNYA, DIA HANYALAH BOCAH TAK BERGUNA, POKOKNYA HENTIKAN DAN TANGKAP DIA, AKU TAK PEDULI HARUS DENGAN CARA APA KALIAN MENGHENTIKANNYA, AKU MENGINGINKANNYA HIDUP HIDUP" Perintah PENDEKAR BUAYA PUTIH kepada mereka semua dengan mata yang melotot tajam.
Episode 28